Share

Bab 500

Author: Fitri
Jari Lunara perlahan mengusap wajah Kayden. Dia merasa kulit yang disentuh jemarinya terasa basah. Saat menyentuhnya, tubuh pria itu juga masih gemetar.

Lunara memejamkan mata sebentar, lalu berkata dengan suara pelan, "Dulu Ayah pernah bilang ke aku, semua masalah dalam hidup nggak bisa dihindari. Kalau sekarang nggak diselesaikan, nanti juga akan muncul lagi."

Masalah tidak pernah benar-benar hilang. Masalah hanya akan muncul lagi di tempat lain dan membuat orang lengah. Di antara dirinya dan
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 740

    Setelah makan selesai, Kayden pergi ke kasir untuk membayar. Pelayan tersenyum sambil berkata, "Pak Eston sudah membayarnya."Kayden menoleh dan bertatapan dengan Eston.Eirene segera menjelaskan, "Keluarga kami memang berinvestasi di restoran ini. Kalau Kakek sampai tahu kami makan bersama keluarga Bu Casya tetapi yang bayar malah Pak Kayden, Eston dan aku pasti akan dimarahi begitu pulang."Kayden memang pernah mendengar sedikit tentang latar belakang restoran ini. Tempat itu memang sering digunakan untuk menjamu pejabat pemerintah, jadi tidak aneh kalau Keluarga Lumbana ikut berinvestasi di dalamnya.Kayden menggenggam tangan Lunara, lalu berbalik memandang Casya yang berjalan beberapa langkah di belakang mereka."Maaf merepotkan Pak Eston untuk antar Casya pulang. Aku dan Lunara masih ada urusan, jadi kami pamit dulu.""Silakan, Pak Kayden."Eirene datang membawa mobilnya sendiri. Mereka pun berpisah di depan restoran.Baru setelah Kayden dan Lunara pergi, Casya mengembuskan napas

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 739

    "Kak, bukannya dulu sudah dijelaskan?""Tapi dia nggak percaya. Kalau laki-laki mulai ngambek memang nggak ada habisnya."Eston terdiam sejenak sebelum berkata, "Aku bisa jelaskan ke dia.""Boleh saja. Tapi dia sedang menjalankan tugas. Sudah setengah bulan aku bahkan belum melihat batang hidungnya."Lunara menyesap sedikit kuah sup sambil tersenyum. "Kakak iparmu sibuk sekali?"Eirene menghela napas. Sambil menopang dagunya, dia mengeluh, "Iya. Awalnya kami berencana tahun ini berusaha punya anak kedua. Tapi, bayangannya saja nggak kelihatan. Masa aku harus nangkap dia pulang, suruh dia tidur denganku, lalu setelah selesai langsung membiarkannya berangkat tugas lagi?"Nada bicara Eirene penuh keluhan.Casya mengangkat alis. "Memangnya kenapa nggak boleh?"Eirene menghela napas panjang dengan wajah penuh rasa sebal. "Dengan intensitas pekerjaannya seperti itu, kondisinya sudah nggak sebagus dulu."Lunara menahan tawanya. Dulu dia juga sering mendengar Eirene dan Gaia mengeluhkan suami

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 738

    Eirene langsung tampak bingung."Hah? Aku juga boleh ikut makan?""Tentu saja. Setelah pulang kerja, kamu bukan lagi karyawan Grup Narasoma, melainkan teman Lunara."Dengan wajah penuh rasa tersanjung, Eirene meninggalkan ruang kerja presiden direktur. Begitu kembali ke mejanya, dia segera menghubungi Eston.Karena penasaran dengan perkembangan hubungan Eston dan Casya, Eirene tidak bisa menahan diri untuk bergosip sedikit.Namun, balasan yang dia terima hanya, "Jangan ikut campur."Eirene terdiam. Kalau bukan karena di rumah ada Dayne, dan di kantor ada Kayden, apa dia perlu repot-repot peduli urusan seperti ini?Benar-benar bocah keras kepala dengan temperamen buruk.....Malam itu, mereka memilih sebuah restoran di dekat kantor pusat Grup Narasoma.Interiornya bergaya klasik yang elegan. Restoran itu juga memiliki halaman yang tidak terlalu besar maupun terlalu kecil, dengan sebatang pinus penyambut tamu berusia ratusan tahun yang ditanam di tengahnya. Nilai lanskap itu saja sudah s

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 737

    Floryn takut Casya tidak mampu melihat seseorang dengan jelas. Dia juga takut Casya mudah tertipu, lalu mencurahkan seluruh ketulusannya hanya untuk berakhir sia-sia.Setelah selesai membaca surel itu, Lunara terdiam sangat lama.Angin bertiup menerpa wajahnya. Saat itulah Lunara baru sadar bahwa dia sudah menangis, membuat pipinya terasa dingin. Setelah menutup surel tersebut, dia juga memenuhi permintaan Floryn dengan tidak menceritakan apa pun kepada Casya.Namun karena Floryn telah memercayainya, Lunara juga tidak ingin mengecewakan orang yang telah tiada. Dia pun menelepon Kayden.Pria itu segera mengangkat telepon tanpa jeda sedikit pun. Suara lembutnya langsung terdengar dari seberang sana, "Sayang, kangen sama aku?""Ada sesuatu yang ingin kuminta kamu lakukan."Kayden menjawab pelan. Di seberang terdengar suara pena menggores kertas saat dia sedang menandatangani dokumen. Setelah itu dia berkata, "Silakan beri perintah, Sayang.""Aku ingin kamu menyelidiki Eston.""Hm?"Kayden

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 736

    Mereka sama-sama sudah dewasa.Ciuman itu hanyalah sebuah kecelakaan.Sama seperti bunga yang layu atau matahari yang terbit dan terbenam, tidak layak dipermasalahkan, apalagi terus dipikirkan.Namun, justru karena ciuman itulah Casya tidak bisa tidur semalaman. Hatinya dipenuhi kebimbangan.Sejak kecil hingga sekarang, dia sudah melihat berbagai macam pria.Orang seperti Javier sudah bisa dianggap sebagai pria yang terhormat dan berorientasi pada keluarga. Selain terlalu mudah dipengaruhi orang lain dan kurang memiliki ambisi, dia sebenarnya sudah cukup baik.Shaka dan Hardi bahkan bukan yang paling buruk.Hampir seluruh lingkaran pergaulan Casya dipenuhi berbagai gosip perselingkuhan yang pernah dia dengar maupun saksikan sendiri. Sampai sekarang pun, pria di sekelilingnya yang benar-benar setia dan mencintai keluarga masih bisa dihitung dengan jari.Bahkan Frans juga tidak pernah kekurangan teman wanita di sisinya.Dulu Casya pernah saling mengikuti akun media sosial dengan Frans. G

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 735

    Frans kembali berkata, "Sejak kecil sampai sekarang, semua barang yang nggak diinginkan Kak Kayden selalu diberikan ke kamu. Sepertinya Kak Silvar sudah terbiasa."Silvar menyesap anggurnya. Dia tahu jelas bahwa Frans sedang berusaha mengadu domba.Banyak orang memang memandang hubungannya dengan Kayden seperti itu. Mereka menganggap dia hanyalah anjing yang mengibas-ngibaskan ekor di depan Kayden demi mendapat remah-remah.Namun, hanya Silvar sendiri yang tahu kenyataannya. Yang dia dapatkan bukanlah barang yang tidak diinginkan Kayden.Makanan ringan saat kecil, proyek ketika dewasa, banyak di antaranya justru dibutuhkan Kayden juga, tetapi sengaja diberikan kepadanya.Sedangkan soal wanita ....Itu murni karena Silvar sendiri yang mengejar mati-matian hingga akhirnya mendapatkan apa yang diinginkannya.Silvar kembali menyesap anggurnya. Anehnya, dia sama sekali tidak marah, melainkan hanya tersenyum sinis. "Setidaknya aku berhasil mendapatkannya. Sedangkan kamu, bahkan barang yang n

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status