Share

Bab 555

Penulis: Fitri
Silvar merasa cara seperti itu terlalu kuno, jadi dia tidak mengikutinya.

Apa jangan-jangan wanita memang masih menyukai cara yang sederhana dan kuno seperti itu?

Elina bergeser sedikit ke belakang. "Lebih baik aku kembalikan saja uang itu ke kamu."

Sejujurnya, meskipun Elina sudah membeli saham Keluarga Sankara, dia tidak yakin kapan perusahaan-perusahaan itu bisa kembali menghasilkan keuntungan. Bahkan bisa saja setelah membeli saham tersebut, dia malah terus merugi.

Silvar menatap Elina denga
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 804

    Sebagai sesama pendiri merek perhiasan, Casya sangat paham berapa banyak usaha yang telah dicurahkan agar merek perhiasan Grup Narasoma bisa mencapai posisinya hari ini.Pada awalnya, perjalanan Grup Narasoma juga tidak jauh lebih mudah dibandingkan Spring & Co. miliknya. Hanya demi keuntungan dari penyelundupan itu, Frans bahkan rela menghancurkan seluruh lini bisnis perhiasan Grup Narasoma.Perhiasan emas yang dicampur bahan palsu adalah tindakan melanggar hukum. Selain itu, kepercayaan konsumen juga akan hilang sepenuhnya. Casya tidak pernah menyangka Frans bisa sekejam itu.Ponsel di saku piama Eston bergetar dengan jelas.Piama itu dibelikan oleh Dayne. Modelnya sama persis dengan yang dikenakan Casya. Hanya saja, di bagian dada piama Eston terdapat gambar seekor rubah licik.Eston sendiri tidak terlalu memedulikan hal-hal seperti itu. Dia hanya tahu bahwa rubah itu sepertinya dipasangkan dengan kelinci yang ada di piyama Casya. Dia mengeluarkan ponselnya dan melirik nama penelepo

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 803

    "Pak Kayden minta aku antarin kamu pulang minggu depan.""Kakak sudah kasih tahu aku."Minggu depan, Frans akan mengadakan rapat dewan direksi Grup Narasoma. Tentu saja Casya harus memberinya sebuah kejutan.Sudah hampir setengah bulan sejak Casya jatuh ke laut. Kalau sampai minggu depan dia masih belum ditemukan, Frans pasti akan mengira Casya sudah tidak mungkin diselamatkan.Saat dia lengah, itulah waktunya Casya kembali ke Keluarga Narasoma dan memberinya kejutan. Bermain catur melawan orang sekeji dan secerdik Frans berarti dia harus selalu berpikir beberapa langkah lebih jauh daripada lawannya.Hanya saja, Casya memang mampu memberikan kejutan, tetapi belum tentu Frans mampu menerimanya.Eston mengulurkan tangan, menarik Casya masuk ke kamar, lalu menutup pintunya. Tangannya melingkari pinggang ramping Casya. Dia menunduk dan berkata, "Aku punya hadiah untukmu.""Hadiah apa?"Bukan hari raya ataupun ulang tahunnya. Casya benar-benar penasaran apa yang ingin diberikan Eston. Sampa

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 802

    Rayan dikelilingi para dokter untuk menjalani pemeriksaan.Semua dokter mengatakan bahwa selama sekarang dia masih bisa makan, bisa tidur, dan tidak merasakan ketidaknyamanan yang berarti, itu sudah merupakan kondisi terbaik.Setelah pulang ke rumah, kondisi Rayan jauh lebih baik dibanding saat masih dirawat di rumah sakit. Bagi seorang pasien, suasana hati memang sangat penting.Setelah para dokter pergi, Rayan kembali ke kamarnya untuk tidur siang.Seluruh Keluarga Lumbana pun ikut bersukacita karena kondisi Rayan membaik.Dayne berkata, "Untung ada Casya di sini. Beberapa hari ini Ayah bisa makan dan tidur dengan baik. Terus terang saja, umur manusia sudah ada batasnya. Sebagai anak-anaknya, kami hanya berharap saat dia pergi nanti, dia bisa pergi dengan tenang."Rayan sudah termasuk berumur panjang.Keluarga Lumbana tidak berharap Rayan bisa hidup lebih lama lagi. Mereka hanya berharap saat waktunya tiba, dia tidak merasakan penderitaan dan bisa pergi sambil tersenyum.Mereka sekel

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 801

    "Rumah ini kan milik Kakek. Aku dan Eston tinggal di sini, apa kami harus bayar uang sewa ke Kakek?"Rayan dibuat tertawa olehnya. Sedikit rasa murung yang tadi sempat muncul langsung lenyap.Dia sudah tua.Sehebat apa pun seseorang saat masih muda, ketika sudah menua, tetap saja akan khawatir menjadi beban bagi anak cucunya, menambah biaya untuk merawat dan mengurus dirinya.Casya mendekat lalu berbisik di telinga Rayan."Sekarang aku lagi kerja sama dengan tantenya Kak Eston. Kalau Kakek nggak ada, nggak ada lagi yang bisa membelaku. Kalau mereka menekan aku pakai urusan kerja sama, aku harus gimana? Kakek harus terus berada di pihakku!"Rayan terkekeh. "Oke, oke. Kakek akan selalu di pihakmu. Kalau Eston bikin kamu kesal, datang saja ke Kakek, nanti Kakek yang membelamu."Eston memandangi mereka berdua. Dia pun tak bisa menahan diri untuk menghela napas. Sebenarnya, sifat Rayan cukup penyendiri dan keras. Kadang dia juga agak keras kepala. Di tempat kerja, dia sudah terbiasa menjadi

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 800

    Wanita muda yang tadi berbicara itu langsung memandang Rayan dengan ekspresi tidak puas."Kakek Rayan, dulu Kakek juga bilang suka sama aku!""Oh, Henny? Waktu kecil kamu memang selalu mengikuti Eston ke mana-mana. Dulu banyak sekali anak di kompleks ini yang suka mengikuti Eston."Henny mengangkat dagunya lalu menatap Casya. Dia dan Eston tumbuh besar bersama. Tidak berlebihan jika disebut sebagai teman masa kecil. Siapa di kompleks militer ini yang tidak tahu bahwa dia menyukai Eston?Menurutnya, wanita yang entah datang dari mana ini seharusnya tahu diri dan mundur.Di mata Casya, anak-anak yang tumbuh besar di kompleks militer seperti ini memang cenderung polos dan sederhana. Mereka terlalu dilindungi.Sangat berbeda dengan dirinya, yang sejak kecil sudah belajar bahwa hanya dengan bersaing dan menyenangkan hati Zafran, barulah seseorang bisa memperoleh sumber daya. Sejak kecil, Casya sudah memahami seperti apa kerasnya "dunia kerja".Selain Kayden, hampir semua anak di Keluarga Na

  • Ketika Takdir Mempertemukan Cinta yang Tertunda   Bab 799

    "Aku sudah suruh Ignas selidiki."Meskipun Kayden sudah melaporkan kejadian itu kepada polisi, demi menjaga nama baik rumah sakit, direktur pasti akan berusaha melindungi dokter tersebut.Setelah masuk ke dalam mobil, Kayden membungkuk untuk memasangkan sabuk pengaman Lunara. Teleponnya berdering.Ignas melapor, "Pak Kayden, dokter yang menghubungi Bu Lunara untuk mengambil hasil pemeriksaan sebelumnya pernah berhubungan dengan Pak Frans. Panggilan terakhir mereka terjadi kemarin.""Setelah berbicara dengannya, dokter itu langsung menonaktifkan kartu SIM. Kami membutuhkan sedikit waktu untuk melacaknya."Frans.Lagi-lagi dia.Kayden sama sekali tidak terkejut dengan hasil penyelidikan itu."Aku mengerti. Beri tekanan kepada pihak rumah sakit.""Baik, Pak Kayden."Setelah menutup telepon, Kayden memutar setir. "Tujuan Frans nggak lebih dari sekadar mengulur waktu."Dia ingin perhatian Kayden sepenuhnya tertuju pada Lunara sehingga tidak sempat memperhatikan apa yang sedang dilakukannya

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status