Share

PERPISAHAN AWAN & BINA

Bina pov

Keesokan paginya, aku mulai bekerja keras untuk persiapan acara fashion week. Aku berangkat bekerja pagi-pagi sekali. Mulai menjahit dan merapikan desain-desain yang kemarin belum terselesaikan, karena aku yang kabur di tengah-tengah jam kerja. Ya, tentu saja Rini tidak akan mau melanjutkan pekerjaanku. Ia selalu merasa tidak memiliki bakat sepertiku.

“Pagi nona Bina.”

Memasuki jam 08.00, karyawan butik mulai berdatangan satu persatu dan menyapaku yang masih terlihat sibuk di ruang jahit yang berada di lantai dua bangunan ini. Aku terus disibukkan dengan desain pakaian yang aku buat sendiri dibantu dengan ke-lima penjahit butik.

Pukul 12.00 WIB

Aku memberi izin kepada yang lainnya untuk beristirahat, sedangkan aku masih sibuk menjahit manik-manik  berbentuk lonjong berwarna ke-emasan pada sebuah gaun berwarna hijau tosca. Gaun ini adalah desain utama yang aku buat dan aku memutuskan untuk menanganinya seorang diri. Tidak s

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status