مشاركة

Bab 67. PERTAPA

مؤلف: MN Rohmadi
last update تاريخ النشر: 2025-11-21 21:03:40

Bab 67. PERTAPA

Klik

Terdengar suara aneh saat Jaka Tole berusaha mencabut batu hitam yang menonjol itu.

Awalnya Jaka Tole menarik kemudian menekan dan memutar batu itu, dan disaat dia berusaha memutar batu sebesar kepalan tangan itu, tiba-tiba saja terdengar suara aneh.

Drrttt…

Setelah terdengar suara klik, tiba tiba-tiba saja terasa sebuah getaran di didinding gua yang disentuhnya.

Secara reflek Jaka Tole berusaha menjauh, sebuah pemandangan yang
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 146. BERBOHONG DEMI KEBAIKAN

    Bab 146. BERBOHONG DEMI KEBAIKAN Ular phyton ini besarnya sepohon kelapa. Begitu mulutnya terbuka dan Jaka Tole masuk ke mulutnya, maka dapat dipastikan dia akan dengan mudah mengisi perutnya. Saling asyiknya mengintip para Dewi yang sedang mandi di danau, Jaka sampai tidak menyadari kalau di atas kepalanya ada kepala ular yang sedari tadi sedang tidur di dahan pohon raksasa. Tiba-tiba saja keasyikan, Jaka Tole dikejutkan oleh tetesan air dari atas kepalanya. Tes… tes… tes… Secara refleks Jaka Tole mendongak ke atas, seketika itu juga kesadarannya langsung pulih. “Sssshhh…” Srakkk…! Kurang dari satu detik, tubuh Jaka Tole langsung bergerak berpindah tempat dengan sangat cepat. Untungnya Jaka Tole menguasai Ajian Langkah Sewu, sehingga hanya dalam waktu kurang satu detik dia sudah berpindah tempat sejauh seribu langkah, sehingga dia bisa dengan sangat tepat menghindari gigitan ular phyton raksasa ini Pergerakan yang tiba-tiba dan spontan membuat Jaka Tole seakan mel

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 145. MENGINTIP PARA DEWI MANDI

    Bab 145. MENGINTIP PARA DEWI MANDI Pemandangan ini tentu saja sangat menyejukkan dipandang mata, apalagi selama ini Jaka Tole sudah sangat lama tidak melihat pemandangan seindah ini. Pemandangan seindah ini hanya bisa dilihat saat dia masih kecil hidup bersama keluarganya di kampung, sebelum kedatangan para penjahat Warok Suromenggolo yang menghancurkan tanah kelahirannya. Penduduk satu kampung tidak ada yang hidup, bahkan kedua orang tuanya juga menjadi korban kebiadaban gerombolan Warok Suromenggolo. Hanya dirinya sajalah yang selamat dari pembantaian itu, itu pun karena dia jatuh ke jurang Malaikat, saat dikejar anak buah Warok Suromenggolo. Akhirnya Jaka Tole sampai juga di tengah kampung, dia segera melihat sebuah kedai makan yang cukup besar. Dengan langkah tegas dia berjalan ke arah kedai makan itu. Kehadiran Jaka Tole di kedai makan ini seketika menarik perhatian pemilik kedai dan beberapa pengunjung kedai, meskipun hanya ada tiga orang pendu

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 144. HANTU DISIANG BOLONG

    Bab 144. HANTU DISIANG BOLONG Selesai menguburkan kudanya, Jaka Tole menatap langit yang berbintang seakan tidak pernah terjadi apa pun di atas sana. Padahal baru saja langit mengamuk, memuntahkan amarahnya terhadap Jaka Tole. “Betapa cerahnya malam ini, sebaiknya saya segera istirahat agar besok pagi badan menjadi segar,” bisik Jaka Tole sambil memandang sekelilingnya. Tak lama kemudian, di mana Jaka Tole berdiri, sudah tercipta rumah jamur yang terbuat dari tanah . Kali ini dia membuat dengan struktur bangunan dengan lebih kuat dan tebal, agar cukup kuat untuk melindungi dirinya dari gangguan hewan buas, dari dalam hutan ini. Keesokan paginya, Jaka Tole terbangun ketika mendengar kicau burung bersahut-sahutan di atas dahan pohon yang ada di dekat rumah jamurnya. Setelah menghilangkan rumah jamurnya, Jaka Tole segera pergi ke sungai untuk mandi dan membersihkan tubuhnya. Dengan tubuh segar, sosok Jaka Tole terlihat berlari di pucuk pohon, men

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 143 NAIK DUA RANAH SEKALIGUS

    Bab 143. NAIK DUA RANAH KECIL SEKALIGUS Blar…! “Hegh…” Sebuah petir raksasa sebesar paha orang dewasa tiba-tiba saja menghantam tubuh Jaka Tole, setelah rumah tanah buatannya hancur. Tubuh Jaka Tole seketika berkilau, seakan menyala seperti lampu dengan tegangan tinggi. Jaka Tole yang sedang bersemedi, seketika merasakan ada sebuah energi listrik yang mempunyai kekuatan jutaan volt menghantam tubuhnya. Jaka Tole hanya bisa menahan sekuat tenaga hantaman petir kesengsaraan yang menghantam tubuhnya. Sebagai pendekar yang pernah mengalami ujian kesengsaraan, tentu saja dia sudah siap untuk menerima ujian petir ini. Hanya saja yang sama sekali tidak disangka, ujian kesengsaraan kali ini dia harus menerima sambaran petir sebesar paha orang dewasa. Padahal sebelumnya, dia hanya menerima ujian kesengsaraan dengan ukuran petir yang sama dengan petir yang biasa terlihat saat alam mengalami hujan petir. Dari mulut Jaka Tole keluar darah se

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi    Bab 142. PETIR RAKSASA

    Bab 142. PETIR RAKSASA Jaka Tole yang sedang semedi menyerap semua energi spiritual yang ada disekitar hutan, tampak sangat fokus mengumpulkan semua energi prana itu kedalam titik kundalininya. Langit seakan sedang mengamuk ketika ribuan lidah petir menari-nari seperti ular cahaya yang sedang bergerak di langit yang hitam. Dari kejauhan, fenomena mengerikan ini bisa dilihat oleh warga desa tak jauh dari hutan tempat Jaka Tole berada, yang jaraknya sekitar sepuluh ribu tombak. Satu tombak jika dikalkulasi dalam centimeter, sekitar dua ratus lima puluh sentimeter atau dua meter setengah panjangnya. Sehingga jarak sepuluh ribu tombak sama dengan sekitar empat sampai lima kilometer dari hutan tempat Jaka Tole berada. Di salah satu kedai makan, terlihat ada beberapa orang yang sedang berkumpul sambil menikmati secangkir kopi hitam yang dicampur gula jawa dan beberapa camilan khas seperti pisang goreng, pisang rebus dan singkong rebus tertata di atas meja kedai

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 141. SEMEDI MENYERAP MUTIARA SILUMAN

    Bab 141. SEMEDI MENYERAP MUTIARA SILUMAN Bahkan rakyat kotaraja Mandala segera mengaitkan kisah tentang sosok Jaka Tole, dengan pendekar atau ksatria yang melawan siluman ular di danau selatan kotaraja. Nama Jaka Tole mulai saat itu juga mulai harum dan diceritakan dari mulut ke mulut, dari orang dewasa hingga anak kecil.*** Sementara itu Jaka Tole yang sedang beristirahat, setelah pertarungannya dengan siluman buaya putih, tampak sudah kembali sambil membawa dua ekor ayam hutan berbulu emas di tangannya. Ayam hutan ini sudah dalam keadaan mati, setelah sebelumnya tubuhnya tertembus batu kerikil yang dilempar Jaka Tole. “Dua ekor ayam hutan ini, sepertinya cukup untuk mengisi perut,” gumam Jaka Tole yang segera mencari sungai untuk membersihkan isi perut ayam hutan hasil tangkapannya. Setelah menemukan sungai kecil, Jaka Tole segera membersihkan bulu dan isi perut ayam hutan berbulu emas hasil buruannya. Tak lama kemudian di dalam hutan sudah te

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 113. JAMU PIL EMAS

    Bab 113. JAMU PIL EMAS Tanaman kering itu adalah bahan Jamu yang diminta Jaka Tole. Segera saja Jaka Tole memeriksa tanaman Jamu yang baru saja datang, kemudian dia mengambil semua tanaman Jamu yang sudah kering itu dalam genggaman kedua tangannya. Sebuah pemandangan aneh terlihat di hadapan s

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 112. TABIB AJAIB

    Bab 112. TABIB AJAIB Pemandangan ini tentu saja menarik perhatian seluruh penghuni istana. Dari semua penghuni istana, dari kerabat Raja, para menteri, penasehat, Patih, Hulubalang, Senopati, Tabib dan yang lainnya tampak penasaran dengan apa yang akan dilakukan Jaka Tole, ada seseo

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 109. AJIAN TAPAK IBLIS

    Bab 109. AJIAN TAPAK IBLIS Melihat sikap prajurit penjaga gerbang istana, Jaka Tole hanya bisa menghela nafas. Tidaklah mungkin dia memaksa masuk untuk mengobati Baginda Raja, apalagi dia adalah pendatang atau seorang pelancong. “Baiklah, kalau kalian tidak mengijinkan saya masuk untuk mengobat

  • Lahirnya Legenda Ksatria Abadi   Bab 108. DIREMEHKAN

    Bab 108. DIREMEHKAN Setelah mengatakan hal itu, sosok Jaka Tole langsung menghilang dari hadapan kedua wanita yang tidak tahu berterima kasih. Jaka Tole memang tidak suka berurusan dengan para wanita yang susah untuk dimengerti, jalan paling baik adalah pergi meninggalkan mereka.

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status