Share

Lembah Hantu

Author: Zhu Phi
last update publish date: 2026-04-18 18:02:58
Untuk mengetahui siasat Pangeran Ketiga yang tidak hadir saat penyerangan Istana Kekaisaran Song Selatan, kita kembali lagi di saat Zhao Shin kabur dari Lima Wanita Iblis yang mengeroyoknya.

Zhao Shin berlari tanpa menoleh ke belakang.

Angin malam mencabik jubahnya, napasnya berat namun tetap teratur. Kakinya menapak ringan di atas genteng istana, lalu melompat lagi—melintasi tembok tinggi Istana Kekaisaran Song Selatan dengan gerakan secepat bayangan.

Namun, pikirannya… tidak setenang gerakanny
Zhu Phi

Bab Utama : 1/3. Bab pertama hari ini... Bab Utama Tertunda : 170 Bab akan author berikan nanti di Season selanjutnya ya... mohon maaf sebesar-besarnya karena cerita ini akan segera tamat. Bab Bonus Gems : 27 bab juga akan diberikan di season selanjutnya secara bertahap selain bab utama.

| Like
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Legenda Dewa Pedang    Ending : Benua Terlarang

    Benua Terlarang...Nama itu bergaung seperti kutukan di kalangan para Cultivator Song Selatan.Sebuah daratan luas yang jarang disebut tanpa nada takut—tempat yang oleh sebagian orang dijuluki Benua Dewa. Bukan karena kedamaiannya… melainkan karena para penghuninya yang melampaui batas manusia biasa.Tak banyak yang berani pergi ke sana.Bukan karena tak ingin.Tapi karena tahu—sekali melangkah ke wilayah itu, hidup dan mati bukan lagi milik sendiri.Di Benua Terlarang, kekuatan adalah hukum.Sosok yang lemah… hanya bahan pijakan.Langit di sana terasa lebih berat, seolah tekanan energi spiritual menindih siapa pun yang belum cukup kuat. Bahkan cultivator tingkat Inti Emas... yang di Song Selatan sudah dianggap elite... hanyalah lapisan terbawah di tempat itu.Lebih tinggi lagi... ada mereka yang telah menyentuh ambang keabadian.Immortal.Makhluk-makhluk yang tak lagi terikat sepenuhnya oleh hukum fana.Sekte-sekte pedang terkenal menjamur di sana.Transaksi sepenuhnya menggunakan bat

  • Legenda Dewa Pedang    Pertempuran Lembah Hantu - Pesan Terakhir

    “Kenapa… ia tidak melawan?”Suara Shu Jin terdengar serak, nyaris tak dikenali. Ia berdiri membeku di tengah sisa panas yang masih beriak di udara. Abu halus beterbangan di sekelilingnya... sisa tubuh Wu Chao-Ming yang baru saja lenyap dilahap api. Bau hangus masih menempel di tenggorokan, pahit, menyesakkan.Tangannya gemetar.Untuk pertama kalinya sejak pertarungan dimulai… ia ragu.Langkah tertatih terdengar dari belakang.Tetua Wu Chao-Pei muncul dari antara reruntuhan tubuh murid-murid Wu. Napasnya berat, darah masih menetes dari sudut bibirnya, tapi matanya tetap jernih—penuh kelelahan… dan sesuatu yang lebih dalam.Guo Xiang langsung bergerak ke depan. Pedangnya terangkat, siap kapan saja menebas jika pria tua itu mencoba sesuatu.Namun Wu Chao-Pei hanya berhenti beberapa langkah dari Shu Jin.Tidak ada niat menyerang.Hanya satu gerakan pelan... ia mengeluarkan sebuah surat yang sudah kusut dari balik jubahnya.“Ini… dari ayahmu, Shu Jin,” ucapnya lirih. “Bacalah… maka kau akan

  • Legenda Dewa Pedang    Pertempuran Lembah Hantu - Rahasia Besar

    Wu Chao-Ming sudah menyadarinya.Sebelum Shu Jin dan Guo Xiang benar-benar tiba, sebelum ujung serangan mereka menyentuh sasaran—mata pria tua itu telah terbuka perlahan, seperti seseorang yang memang telah menunggu momen ini sejak lama.Dalam satu tarikan napas, dua bayangan menerjang.Namun yang mereka hantam… hanya ruang kosong.Energi pedang mencabik udara tanpa mengenai apa pun.Shu Jin langsung memutar tubuhnya ke belakang.Wu Chao-Ming kini telah berdiri di belakang mereka.Tegak dan tenang. Seolah perpindahan barusan hanyalah langkah biasa yang tak berarti.Jubahnya bergoyang pelan, wajahnya tetap datar, namun sorot matanya… dalam. Terlalu dalam untuk dibaca.“Aku sudah tahu hari ini akan datang…” suaranya berat, mengandung sesuatu yang tak mudah dijelaskan. “Tapi, Shu Jin… apa yang kau lihat… belum tentu adalah kebenaran yang sebenarnya.”Ucapan itu membuat suasana semakin memanas.Mata Shu Jin langsung menyala.“Bandot tua sialan!” suaranya pecah, penuh amarah yang tak lagi t

  • Legenda Dewa Pedang    Pertempuran Lembah Hantu – Menghancurkan Keluarga Besar Wu

    Shu Jin dan Guo Xiang melesat maju tanpa ragu.Kaki mereka tidak benar-benar menyentuh tanah... keduanya melayang rendah, menapak udara dengan kecepatan yang memecah angin. Hantu-hantu kelaparan di bawah mereka mengangkat tangan-tangan busuk, mencoba meraih, namun yang tertangkap hanya bayangan yang sudah melintas.Desingan udara berdengung di telinga.Satu… dua… puluhan sosok hantu terlewati dalam sekejap.Dan tiba-tiba... pemandangan berubah.Mereka mendarat di sebuah tempat yang kontras dengan neraka di belakang: sebuah dataran yang tenang, hampir indah. Tanahnya bersih, udara terasa lebih ringan, seolah wilayah ini dilindungi oleh sesuatu yang tak kasat mata.Namun ketenangan itu semu.Karena di sana... Keluarga Besar Wu telah menunggu.Ratusan murid berdiri berlapis, membentuk barisan kokoh yang menghadang jalan. Mata mereka tajam, penuh kewaspadaan, sebagian menyimpan keraguan, sebagian lagi menyala dengan niat membunuh.Dan di belakang mereka, seorang pria tua duduk bersila.Wu

  • Legenda Dewa Pedang    Pertempuran Lembah Hantu - Pasukan Hantu

    Kebingungan itu bahkan belum sempat mengendap di benak Shu Jin—baru saja ia menyadari ada sesuatu yang janggal... ketika teror berikutnya datang tanpa memberi ruang untuk bernapas.Kabut Lembah Hantu yang sebelumnya menutup pandangan kini telah tersibak sepenuhnya.tapi apa yang tersembunyi di baliknya… membuat udara seakan membeku.Ratusan sosok muncul.Mereka tidak berjalan tapi mereka meluncur. Bergerak cepat, tak beraturan, dengan aura membunuh yang begitu pekat hingga membuat dada terasa ditekan. Tanah bergetar pelan setiap kali gelombang hantu itu mendekat, seperti gelombang kematian yang tak bisa dihentikan.Mata Shu Jin menyipit tajam.Hantu-hantu itu bukan sekadar roh gentayangan.Mereka dikendalikan.Namun… oleh siapa?Beberapa di antara mereka memiliki cakar panjang, hitam, berkilat seperti logam basah... racun menetes dari ujungnya, menguap saat menyentuh tanah. Hantu yang lain diselimuti kobaran api hijau kebiruan, nyalanya tidak memberi cahaya hangat, justru memancarkan h

  • Legenda Dewa Pedang    Pertempuran Lembah Hantu – Sekte Pedang Surgawi

    “Tiarap!”Suara Shu Jin meledak memecah sunyi, tajam seperti petir yang menyambar di tengah kabut tebal. Dalam detik yang sama, ribuan anak panah berujung api melesat dari balik kabut dingin—menderu, berdesing, menyayat udara dengan panas yang langsung menggigit kulit.Shu Jin menjatuhkan tubuhnya tanpa ragu. Tanah lembap menyambut dengan dingin yang menusuk. Di kanan kirinya, Guo Xiang dan Zhang Yin bergerak seirama, tubuh mereka menghantam permukaan tanah hampir bersamaan. Lima wanita iblis di belakangnya juga bereaksi cepat—menjatuhkan diri, menempel pada tanah, napas tertahan.Namun di barisan belakang, ratusan murid dan anggota Gobi Pay tidak seberuntung itu.Teriakan keras terdengar menyayat hati..Beberapa bahkan belum sempat memahami perintah ketika hujan panah itu tiba. Api menyambar pakaian, menembus daging, membakar kulit. Bau gosong langsung memenuhi udara—campuran antara kain terbakar dan darah yang mendidih. Tubuh-tubuh berjatuhan, sebagian menggeliat kesakitan, sebagian

  • Legenda Dewa Pedang    Serigala Petir Surgawi

    Petir tidak pernah berhenti.Setiap detik, langit jurang itu meledak oleh cahaya putih. Setiap detik energi surgawi menghantam tanpa jeda… ke tanah, ke batu, ke tubuh Shu Jin.Tubuhnya seperti ditempa di tungku neraka.Kulitnya pecah oleh arus listrik… retak dan menghitam—lalu menutup kembali oleh a

    last updateLast Updated : 2026-04-01
  • Legenda Dewa Pedang    Lima Bahan Pil Pemulih Jiwa

    Kesunyian Dunia Makam Dewa Pedang benar-benar menyesakkan dada. Kabut kelabu berputar lambat di antara batu hitam yang retak dan lautan pedang kuno yang tertancap seperti nisan raksasa. Setiap bilah memancarkan aura tua—dingin, sunyi, dan mengandung sisa kehendak para ahli pedang yang telah lama mat

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Legenda Dewa Pedang    Bunga Jiwa Api Merah

    Ledakan pusaran api perlahan mereda.Lembah Api Surgawi tidak lagi bergemuruh—ia mendidih.Lahar mengalir liar ke segala arah seperti sungai yang kehilangan tujuan. Batu-batu besar masih berjatuhan dari tebing yang retak. Udara dipenuhi serpihan bara yang melayang perlahan, berputar lembut seperti s

    last updateLast Updated : 2026-03-31
  • Legenda Dewa Pedang    Hutan Angin Terkutuk

    Bahu Shu Jin naik turun saat ia memaksa tubuhnya berdiri. Setiap otot terasa berat, seperti diisi timah, namun langkahnya tetap maju—mantap, tak ragu. Es di bawah kakinya retak setiap kali ia menjejak, bunyinya nyaring di keheningan puncak gunung. Pedang Api Ilahi di tangannya masih menyala redup, b

    last updateLast Updated : 2026-03-31
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status