MasukPertarungan yang panjang dan penuh dengan kejutan telah berakhir. Hao Tian keluar sebagai pemenang setelah mengalahkan Mo Yue. Setelah pertarungan final, para peserta melanjutkannya dengan babak tantangan dimana mereka mengajukan tantangan pada seseorang yang ingin mereka ambil posisinya. Setelah serangkaian pertarungan, peringkat yang kokoh telah didapatkan.Divisi Satu diketuai oleh Hao Tian sebagai peringkat satu. Di bawahnya ada Mo Yue dan Qin Yixue sebagai peringkat dua dan tiga. Lalu disusul oleh Li Zhenwu, Wu Daotian, Hua Yin, dan Feng Zhuxian. Tiga peringkat terakhir dari Divisi Satu adalah Song Yizu, Tang Shiyue, dan Yan Qiuhuan.Hao Tian melihat peringkat 11 sampai 30 dan tidak ada yang dia kenal kecuali Yan Qiulong yang ada di peringkat 15. Dia menjadi anggota Divisi Dua. Dengan bakatnya itu, tidak lama untuknya naik menjadi ketua dari Divisi Dua.Keesokan harinya, di aula Aliansi Wulin, rapat besar diadakan untuk membahas penyerangan ke Benua Manusia. Para Tetua dari berba
“Heh! Bahkan serangan sekuat itu tidak mendaratkan banyak luka padamu, Mo Yue!” ucap Hao Tian sambil melihat seseorang yang melayang di udara dengan pakaian lusuh.“Teknik yang sangat hebat. Petirnya bahkan mengandung Petir Tribulasi yang sangat kuat. Bagaimana caranya dia bisa mengkultivasi Petir Tribulasi sekuat itu?” gumam Mo Yue, penuh keingintahuan. Karena serangan itu, beberapa bagian tubuhnya terbakar. Lukanya akan jauh lebih parah jika Teknik Heavenly Demon Divine Art tidak melindunginya.“Kau sudah sekuat ini padahal baru saja menerobos ke Divine Realm. Kau memang orang yang bisa bersaing denganku di puncak Benua Wulin, Hao Tian,” ucap Mo Yue.“Masih bisa sombong setelah hampir tidak bisa menahan seranganku? Lebih baik kau ucapkan itu setelah kau mengalahkanku, Mo Yue,” balas Hao Tian. Dia mulai menyalurkan lebih banyak energi sampai menjadi kobaran api yang naik ke langit.Nine Yang Divine Art!Golden Crow Sage Incarnation!Kobaran api berubah bentuk menjadi sosok berwajah t
“Akhirnya kita bertarung lagi, Tuan Muda Mo Yue,” ucap Hao Tian sambil tersenyum.“Benar. Aku tidak sabar untuk merasakan kekuatanmu setelah kau menerobos ke Divine Realm,” balas Mo Yue.“Mari kita saksikan bersama pertarungan final antara Hao Tian dan Mo Yue, yang keduanya berasal dari Kultus Divine Heavenly Demon! Pertarungan ini akan menentukan peringkat nomor satu Heavenly Sword Division dan juga pemuda berbakat terbaik Benua Wulin!” seru pembawa acara dengan semangat yang semakin meningkat. Suara teriakan penonton pun lebih ramai dari sebelumnya. Ini adalah pertarungan puncak yang akan menentukan semuanya.“Ngomong-ngomong, kau sudah memulihkan energimu kan? Kalau tidak, jangan buat itu sebagai alasan saat kau kalah nanti,” tanya Hao Tian.“Omong kosong. Kenapa kau tidak rasakan saja langsung?” ucap Mo Yue sambil memulai gerakan pertamanya.BUMM!Mo Yue menyelimuti tubuhnya api hitam sebelum menerjang Hao Tian. Sementara itu api berkobar di tubuh Hao Tian dan sayap Phoenix muncul
“Aku akan menunggumu di final, Mo Yue,” ucap Hao Tian ketika melewati Mo Yue. Qin Yixue memang sangat kuat di antara Ahli Ranah Divine Sea lainnya, tapi dia dapat memperkirakan kalau kekuatan Mo Yue ada di puncak Ranah Divine Sea. Walaupun pertarungannya akan sengit, Mo Yue akan keluar sebagai pemenang di akhir.“Semangat, Kak Yixue!” seru Hao Tian pada Qin Yixue sebelum meninggalkan arena. Bagaimana pun Qin Yixue adalah Kakak Seniornya, dia setidaknya harus menyemangatinya.“Bahkan adikku lebih mendukungmu, itu membuatku sedih,” ucap Qin Yixue sambil menghela nafas.“Dia memiliki mata yang tajam,” ucap Mo Yue.“Ya, aku juga sadar diri tidak bisa mengalahkanmu. Tapi aku tidak boleh menyerah dengan mudah di depan adik-adikku. Aku akan mengerahkan semuanya, Tuan Muda Mo Yue!” seru Qin Yixue sambil melepas auranya yang mengeluarkan auman naga.Energi ungu yang besar berkumpul di kedua tangannya dan membentuk dua kepala naga. Qin Yixue memasang kuda-kudanya dan melesat ke arah Mo Yue. Di
Setelah kembali ke kamarnya, Hao Tian beristirahat sejenak sebelum berkultivasi dan memulihkan energinya. Dia tidak kehabisan banyak energi, jadi Hao Tian bisa dengan cepat memulihkannya. Lagipula Hao Tian memiliki energi yang sangat melimpah, kehilangan sedikit energi saja tidak akan berpengaruh banyak padanya.Hao Tian pergi keluar untuk mencari udara segar. Saat sampai di taman, dia melihat seorang wanita yang sangat cantik dengan pakaian berwarna merah muda, itu wanita yang dia kenal. Walaupun tampak dingin, dia terlihat sangat bersinar di bawah sinar bulan. Tapi dua orang di depannya sangat mengganggu pemandangan. Mereka pasti dengan tidak tahu malunya mengganggu wanita itu.“Halo. Kenapa wanita cantik sepertimu minum teh sendirian disini? Biar aku temani,” ucap seorang pria gendut. Dia tidak menyangka kultus yang biasanya hanya berisi orang-orang berwajah pucat dan dingin akan memiliki wanita secantik ini.“Wanita, kau harusnya bersyukur bisa ditemani oleh Tuan Muda Zhu. Dia ada
Li Zhenwu memenangkan pertarungan melawan Feng Zhuxian. Dilanjutkan dengan pertarungan selanjutnya, yaitu murid terkuat Kuil Shaolin Wu Daotian melawan jenius nomor satu Benua Wulin sekaligus Tuan Muda Kultus Divine Heavenly Demon Mo Yue.Mo Yue maju ke arena dengan langkah tenang dan wajah yang selalu terlihat dingin. Setiap langkah kakinya terasa memiliki tekanan yang menggetarkan hati setiap orang yang melihatnya. Auranya yang dingin dapat dirasakan dengan jelas. Tapi keberadaannya selalu ditemani dengan sorakan penggemar dan pengagum, entah karena kekuatan ataupun wajah tampannya.Di sisi lain, seorang biksu dengan kepala botak dan jubah emas naik ke arena dengan memiringkan telapak tangan di depan dadanya. Tasbih melingkari telapak tangannya. Senyum di wajahnya tidak pernah hilang, seakan kebaikan akan selalu datang darinya.Kedua orang ini seakan datang dari dunia yang berkebalikan, cahaya dan kegelapan.“Amithaba. Tolong beri biksu muda ini pencerahan, Tuan Muda Mo Yue,” Wu Dao
“Siapa orang desa ini, Hua Yin?” tanya seorang pria muda di samping Hua Yin sambil memandang rendah dan penuh permusuhan pada Hao Tian.“Dia temanku. Dia murid Kultus Divine Heavenly Demon,” jawab Hua Yin.“Murid Kultus Divine Heavenly Demon? Bocah lusuh ini? Candaanmu mulai lucu sekarang, Hua Yin,” u
Sebuah siluet raksasa naik ke langit dan menutupi Hao Tian dengan bayangannya. Hao Tian menatapnya dengan mata yang bergetar dan tubuh yang berusaha bangun dari keadaan menyedihkannya. “Sial... Apa aku akan mati disini?...” gumam Hao Tian dengan getir. BRUUK! Sesaat kemudian, siluet itu jatuh dan be
Hao Tian mengikuti Tetua itu dan meninggalkan orang-orang yang terkejut dengan perkataan Tetua tersebut. Hao Tian pun mendengar hal apa yang mereka rebutkan. Hal yang mereka rebutkan itu hanya satu, yaitu Tetua Zhuge.Tetua Zhuge adalah Tetua yang bertanggung jawab atas Perpustakaan Bela Diri. Tapi j
“Orang yang ditakdirkan menguasai Lightning Flame Divine Art? Aku?” tanya Hao Tian dengan bingung.“Ya. Sepertinya kau belum tahu kalau kau sudah melangkah ke tingkatan yang belum pernah dialami oleh siapapun yang memulai mempelajari teknik itu. Apalagi kau hanya membutuhkan waktu satu bulan. Hao Tia







