Share

Bab 7 Selir Rong'er

Author: Jackie Boyz
last update publish date: 2026-01-08 18:42:13

Long wang berjalan keluar, melihat punggung Lian yang kini berjalan menjauh menuju ruang farmasi. Kasim Song melihat Long wang terus menatap Lian sampai gadis itu menghilang dari pandangan matanya.

“Yang-mulia, apakah ada hal yang ingin Anda sampaikan? Jika Anda menyukai peri Lian bukankah Anda bisa memilikinya? Seluruh penghuni empat alam ini adalah milik Anda yang mulia, mereka juga tidak akan berani menolak perintah,” ujarnya.

Long wang mengibaskan tangan kanannya. Dia menyentuh bahu kasim Song lalu mengatakan sesuatu di dekat telinganya, “Mengambil sesuatu hanya karena aku menyukainya tanpa memberikan kebebasan pada mereka untuk memilih apakah menurutmu itu sebuah keadilan? Menggunakan posisiku sebagai pemimpin dari empat alam untuk mendapatkan apa yang aku mau? Hahaha! Kasim Song, ajaranmu ini, sungguh tidak masuk akal!”

Kasim Song menelan ludahnya sendiri dia tidak berani menimpali ucapan Long wang. Dia tadi hanya ingin menghasut agar Long wang melakukan kesalahan dan menyalahgunakan posisinya sebagai pemimpin empat alam, tidak disangka Long wang sangat cerdas dan bisa memprediksi rencana licik kasim Song. Jika Long wang berhasil dia hasut maka posisinya sebagai pemimpin juga tidak bisa dipertahankan dalam waktu lama. Apalagi saat ini jantung Long wang sudah terluka karena racun tanduk monster iblis. Nyawanya juga tidak bisa diselamatkan tanpa penawar racun.

Kasim Song segera undur diri dan pergi, rencananya untuk menghasut Long wang gagal total.

Di sisi lain, Lian sudah melihat pil yang dia buat sudah jadi. Semua diambil dari nampan menggunakan alat sumpit yang sudah disterilkan.

Pada saat melakukan pekerjaan, dalam benak Lian terus terbayang-bayang tentang kejadian yang dia alami di dalam kamar Long wang, tanpa disadarinya pipinya merona merah. Lian berusaha meyakinkan hatinya sendiri.

Apa-apaan ini? Sejak kapan aku begitu mesum? Terus memikirkan bagaimana sikap Long wang ketika kami hanya sedang berdua? Sadarlah Lian! Sadarlah! Aku tidak boleh memiliki perasaan sedikit pun pada Long wang! Tidak boleh! Aku juga harus segera meninggalkan alam dewa, berlama-lama tinggal di sisi Long wang hanya akan membuatku sakit jiwa.

Guseng dan anggota farmasi masih terus berada di sana untuk mengawasi.

“Peri Lian, apakah ini sudah jadi?” tanyanya.

“Ya, setelah pil dingin tinggal masukkan ke dalam botol obat.”

Guseng menatap banyak botol dan banyaknya pil. “Semua ini untuk Yang-mulia?”

“Ya, benar!” jawab Lian dengan anggukan kepala.

“Tapi, kenapa kamu membuatnya sebanyak ini? Bukankah ini hanya diminum dua atau tiga kali dalam sehari?”

“Hanya dua kali saja, pagi satu butir dan malam satu butir,” jawabnya.

Guseng menatap botol obat yang begitu banyak disimpan untuk persediaan. Dia merasa peri Lian akan pergi jauh setelah tugas-tugas ini selesai. Akan tetapi dia menahan diri untuk tidak menanyakannya.

Lian menggunakan bahan-bahan khusus, banyak tanaman obat berharga di alam dewa, berbeda dengan alam fana tempat Lian tinggal yang hanya menyediakan sedikit tanaman langka. Komposisinya masih belum lengkap dan karena itu rasa sakit di dada Long wang mudah sekali kambuh terutama ketika Long wang menggunakan kekuatannya untuk melawan musuh.

Hanya saja semua orang anggota farmasi di alam dewa sama sekali tidak tahu komposisi yang tepat untuk membuat ramuan penekan racun untuk mengurangi rasa sakit di tubuh Long wang.  

“Jenderal Gu, aku sudah mencatat resep untuk meracik obat, catatan yang aku tulis ini ada dua jenis, satu sup obat dan satu lagi cara untuk membuat pil. Kamu adalah orang kepercayaan Yang-mulia, jadi aku percayakan catatan ini padamu!”

Guseng menatap Lian dengan ekspresi serius. “Apa kamu merasa kesal karena aku terus menyalahkanmu selama ini? Aku juga yang meminta prajurit untuk menangkapmu, aku tahu aku bersalah. Melihat Yang-mulia raja begitu memercayaimu, pasti kamu adalah peri baik, bukan peri jahat seperti yang aku pikirkan selama ini.” Ujarnya.

Ini adalah pertama kalinya Guseng mengakui kesalahan di depan peri kelas rendah seperti Lian.

Semua orang di dalam ruang farmasi juga kaget mendengar pernyataan tersebut.

“Hal ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan masa lalu, aku membantu Yang-mulia raja karena beliau sudah menyelamatkan nyawaku, ini hanya ucapan terima kasihku pada beliau,” jelas Lian pada semua orang.

Setelah pil obat selesai dikemas, semuanya disimpan di tempat khusus untuk membuat pil-pil itu aman.

***

Di alam spiritual, desas-desus tentang Long wang yang sudah diselamatkan oleh peri kelas rendah terdengar oleh raja alam spiritual.

Weihong sangat penasaran dengan peri bunga persik yang dikatakan berhasil membuat ramuan penekan racun tanduk monster. Selama beratus-ratus tahun lamanya belum ada satu pun tabib yang berhasil menawarkan racun ganas itu. Apalagi tubuh Long wang bukan tubuh dewa biasa, Long wang memiliki tubuh asli naga diangkat sebagai dewa naga dan menjadi pemimpin empat alam karena mampu mengatasi konflik dari empat alam selama beribu-ribu tahun lamanya. Dengan adanya Long wang sebagai pemimpin, perang bisa dihentikan dan empat alam bisa mendapatkan kemakmuran hingga detik ini.

“Peri rendahan mana yang bisa menghadapi Dewa naga?” tanyanya pada para pejabat di istananya.

“Saya dengar mereka kebetulan bertemu dalam perjalanan kembali dari alam spiritual, Yang-mulia.” jawab menteri kiri.

Weihong mengernyitkan keningnya, putrinya Rong’er segera berjalan mendekat dan memeluk lengan Weihong.

“Ayahanda, Anda sudah janji ingin menjadikanku sebagai selir di alam dewa, kapan Anda mengirimku ke sana?”

 

 

Continue to read this book for free
Scan code to download App

Latest chapter

  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 102 Tamat

    Lian mengantarkan Guyin ke istana alam iblis. Dia sudah tiba di sana, pada saat hendak masuk ke dalam ruang pribadi Guyin langkahnya dihadang oleh Selir Ning. Ning’an membawa para prajurit untuk menangkap Lian.“Pengawal, cepat tangkap dia! Wanita ini sudah mencelakai Yang-mulia Raja! Dia sudah membuat Yang-mulia terluka parah!”Mendengar itu Guyin diam-diam mengepalkan tangannya. Dia tidak menyangka usaha untuk membawa Lian kembali malah berakhir seperti ini.Lian mengukir senyum tipis lalu mencengkeram bahu Guyin dengan satu tangan dan berbisik padanya.“Iblis Gu, berhentilah bersandiwara di depan semua orang,” Lian melemparkan tubuh Guyin ke arah para prajurit. Guyin langsung membuka matanya dan menjaga keseimbangan tubuhnya agar tidak jatuh.Para prajurit yang sudah bersiap untuk menangkapnya terkejut. “Selir Ning, aku hanya mengantarkannya kembali ke istana. Aku lihat Raja kalian baik-baik saja, tugasku sudah selesai!” Lian mengibaskan lengan kanannya dan menghilang dari pandang

  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 101 Mereka sangat dekat

    “Long wang, apa kamu terlalu meremehkan status para Tetua agung alam langit? Apa mereka akan mempercayai kata-kata Guyin begitu saja tanpa menyelidiki kebenarannya sama sekali?” Lian menghela napas berat lalu menggelengkan kepalanya.Dia melirik ke arah Guyin yang kini terluka parah sambil memegangi dadanya sendiri. Guyin menundukkan kepalanya dalam-dalam dan tidak berani menatap ke arah Lian. Pria itu berjalan terbungkuk-bungkuk menggunakan tombak klannya sebagai alat bantu jalan.Lian berjalan mendekati Guyin dan menghadang tepat di depannya. “Minggir kamu!” usirnya pada Lian.Lian mendekat dan menatap kedua matanya dari dekat.“Kenapa? Sekarang kamu malu padaku? Iblis Gu, bukankah kamu sangat bangga ketika mengatakan pada Long wang bahwa kamu memiliki ikatan hidup dan mati dengan Dewi Kuno alam dewa?” Long wang melihat Lian tersenyum lebar sambil mengintip wajah Guyin seperti melihat dua orang rekan yang sangat akrab. Sepert

  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 100 Pertempuran Raja Long dan Raja Gu

    Baru kali ini mereka melihat kemarahan Guyin di luar medan perang. Kemarahan Long wang sama menakutkannya, semua orang tahu dua orang dengan tingkat kultivasi puncak master itu tidak bisa diremehkan. Getaran dari energinya saja bisa menghancurleburkan alam dewa. Istana langit yang kokoh selama berabad-abad tahun lamanya pun bisa hancur jika mereka bertempur di sana.“Apa kamu sungguh berpikir aku memanfaatkan Selir Li? Raja Gu, bagaimana kamu bisa sepicik itu? Kamu sudah meremehkanku! Sejak awal sampai akhir aku tidak pernah meminta Lian menggunakan jantungnya untuk menyelamatkan nyawaku!” geramnya. Long wang memberikan satu pukulan telak di dada Guyin membuat tubuh Guyin terpental menabrak dinding aula istana. Suara pukulan tersebut berdebum keras. Kali ini dinding aula tersebut benar-benar roboh. Semua orang berlarian keluar demi menyelamatkan diri. Tetua agung yang biasa berada di dalam kuil istana alam langit terusik dengan getaran yang terjadi. Ditambah petir langit yang b

  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 99 Istana Langit hampir runtuh

    Guyin mengepalkan tangannya, dia terlihat seperti seorang penjahat yang sedang mengacaukan kedamaian di alam dewa.Long wang menghela napas panjang, sebenarnya suasana hatinya sekarang juga tidak sedang baik-baik saja sejak Lian meninggalkan alam dewa beberapa waktu kemarin. Long wang menatap semua orang lalu berjalan ke singgasananya dan duduk di sana. Dia menatap Guyin yang sampai detik ini masih mengepalkan tangannya, tatapan mata Guyin tertuju pada portal yang kembali menutup perlahan yang hanya bisa dilihat olehnya dan Guyin. Long wang tahu Guyin tidak akan pernah bertindak ceroboh seperti sekarang kecuali tidak bisa menemukan keberadaan Lian. Apa dia pikir hanya dia sendiri yang panik? Aku sang Dewa naga sendiri bahkan tidak bisa menemukan keberadaan Dewi Kuno!Long wang sudah menebak sejak awal, kedatangan Guyin di istana alam dewa hanya untuk memancing Lian agar Lian menunjukkan diri. Long wang tidak tahu apa yang dibahas oleh

  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 98 Kebusukan alam dewa

    “Etika? Hahaha! Apa menurutmu kamu sendiri punya etika? Menteri kanan, aku mencium bau busuk di sini. Apa penyebab bau busuk ini berasal dari tubuhmu? Apa jangan-jangan kamu menyembunyikan sesuatu selama berabad-abad tahun lamanya?” pancing Guyin seraya menatap kedua mata Menteri kanan dengan penuh amarah.Guyin memang memiliki niat sendiri dan alasan kenapa dia masuk ke dalam istana alam langit. Dia datang bukan hanya untuk menemukan Lian tapi dia ingin membongkar kebusukan yang disembunyikan oleh semua orang di dalam aula tersebut. Guyin merasa Lian harus tahu kesalahpahaman yang selama ini dituduhkan pada alam iblis selama berabad-abad tahun lamanya. “Bi-bicaralah baik-baik! Kenapa sejak tadi kamu malah bicara melantur untuk memicu perseteruan di aula istana langit?! Aku sama sekali tidak ada hubungannya dengan semua yang kamu sebutkan!” balas Menteri kanan.“Ya! Sejak tadi Raja Gu bicara tidak jelas! Sebenarnya apa niatnya datang ke sini?”“B

  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 97 Keributan di istana langit

    Guyin memikirkan perkataan Wanru barusan, urusan penting yang dimaksud tersebut rasanya tidak masuk akal. Lian tidak terlibat dalam urusan apa pun kecuali hubungannya dengan istana alam dewa. Belakangan ini Lian selalu menjalani hidupnya dengan bebas. Entah kenapa Guyin merasakan firasat buruk tentangnya. Mengingat hubungan Lian dengan alam dewa Guyin kembali teringat dengan jantung peri suci di masa lalu. Guyin spontan berdiri dari kursinya. Ekspresinya berubah marah. “Yang-mulia!” Tegur Wanru panik. Dia cemas jika Guyin bertindak di luar kendali seperti sebelumnya. “Aku harus pergi untuk memastikan sesuatu!” ujarnya pada Wanru.“Izinkan aku ikut menemani Anda, Yang-mulia!” Wanru tidak rela melihat Guyin terluka parah ketika kembali nanti.“Tidak, kamu tetaplah berada di sini!” perintahnya.Guyin tidak membiarkan Wanru ikut pergi bersamanya. Dia tidak memberikan kesempatan pada Wanru untuk menolak perintahnya. Dalam hitungan detik Guyin sudah pergi meninggalkan istana alam iblis.

  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 44 Luka yang kambuh

    Guyin bisa melihat perubahan fenomena tersebut, reaksi alam bukan karena hal biasa. Dia menatap kedua mata Lian dengan tidak berkedip. “Apa kamu sedang menggertakku?” Guyin berdesis di depan wajah Lian.“Beberapa hari ini aku sudah cukup bersabar menghadapimu. Guyin, apa kamu kira aku me

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 46 Tidak seorang pun bisa menahanku

    Lian dengan santai menikmati acara tersebut, Guyin mengadakan pesta untuk menyambut kedatangan Lian di istananya. Awalnya dia ingin mengumumkan tentang pengangkatan permaisuri tapi Lian sudah berpesan padanya agar Guyin tidak melakukannya karena bisa menyebabkan peperangan. Mengingat situasi peme

    last updateLast Updated : 2026-03-26
  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 42 Inspeksi alam fana

    Di lembah obat.Zaochang bersama murid-muridnya sudah mencari keberadaan Lian di gunung dan area setempat. Mereka tidak menemukan Lian di mana pun. Mereka terus naik ke puncak gunung dan tidak menemukan jejaknya.“Sebenarnya ke mana perginya dia?”“Pak Tua, sudah dua hari kita terus m

    last updateLast Updated : 2026-03-25
  • Legenda Permaisuri Langit   Bab 41 Guyin Raja iblis

    Lian didorong masuk ke dalam gerbang kediaman. Di sana ada banyak pelayan yang bertugas untuk melayaninya. Mereka masuk ke dalam halaman dan masing-masing membawa nampan untuk melayani segala sesuatu yang mungkin Lian butuhkan.Lian menatap mereka satu-persatu, dia tidak tahu apa yang harus d

    last updateLast Updated : 2026-03-25
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status