เข้าสู่ระบบLian langsung menggeleng panik. “Aku-aku hanya menggunakan bibirku sebagai perantara obat, aku tidak memiliki niat lain. Tuan Long, kamu jangan bersikap seolah-olah aku mengambil kesempatan dalam kesempitan! Kamu sebelumnya pingsan, di sini tidak ada corong untuk memasukkan obat ke dalam mulut, tidak ada selang air sebagai perantara, aku terpaksa menggunakan bibirku,” ujarnya ragu-ragu.
Long wang mendekat dan posisinya sekarang Lian malah yang terbaring di bawah kurungan kedua lengan Long wang. “Tu-tuan Long, ti-tidak maksudku Yang-mulia raja! Aku-aku sungguh tidak bermaksud melakukan semua itu, ampuni aku....” Kasim di luar mendengar percakapan jadi dia masuk ke dalam dan melihat adegan luar biasa. “Siapa yang mengizinkanmu masuk?!” bentak Long wang. “Maaf, Yang-mulia!” kasim Song segera menutup pintu kembali. Sandiwara selesai, Long wang menarik diri dari atas Lian. Wajahnya masih pucat, meski kondisinya sedikit membaik tapi racun di jantungnya tetap bisa kambuh sewaktu-waktu. Lian melihat ekspresi wajah Long wang, pria itu tidak terlihat akan menindasnya. Lian turun dari ranjang lalu membungkuk hormat. Setidaknya ini adalah tindakan yang benar dan harus dia lakukan di depan seorang raja. “Tuan Long, apakah aku sudah boleh pergi?” tanyanya. “Ke mana? Apa kamu masih ingin terjun dari tebing untuk kembali ke alam fana? Tahukah kamu karena menyelamatkanmu racun di tubuhku kambuh? Jika kamu mati, aku pemimpin dari empat alam akan disalahkan, aku harus menerima hukuman dan sambaran petir langit sebagai hukumannya. Dengan kondisi tubuhku yang sekarang tentu aku tidak akan bertahan lama, apakah kamu senang melihatku mati juga setelah kamu mati?” tanyanya tanpa jeda. Lian tertawa dengan canggung. “Aku hanya ingin pergi untuk memeriksa pil di ruang farmasi, apakah pilnya sudah jadi atau belum. Jadi, kamu tidak ingin aku pergi memeriksanya? Baiklah, aku akan duduk di sini,” tanya Lian sambil menahan senyum di bibirnya. Lian membungkuk di depan Long wang untuk mengamati wajah Long wang dari dekat. Long wang cemberut lalu mengibaskan tangannya, dia tidak jadi memarahi Lian. “Pergilah-pergilah,” ujarnya pada Lian seperti seorang anak kecil yang sedang merajuk. Lian tersenyum lebar lalu segera pergi meninggalkan kamar Long wang. Long wang merasa debaran di dadanya kembali bereaksi. Perasaan yang sama seperti saat Lian berada di kolam mandi. Benang merah di jari manisnya muncul dan ketika melihat ke mana ternyata terhubung dengan jari manis Lian. Long wang panik, dia segera berdiri dari ranjang dan mengejar Lian. Untuknya Lian masih berada di dalam kamarnya dan belum sampai ke pintu. Long wang menarik tangannya dan menekan tubuh Lian di dinding dalam kamar. Kening Lian memancarkan sinar lalu muncul tanda merah yang menunjukkan bahwa wanita itu adalah seorang Dewi alam dewa. Buku takdir Long wang mengatakan bahwa peri suci akan datang untuk menyelamatkan nyawanya tapi peri suci itu adalah satu-satunya Dewi yang akan dia cintai sepenuh hati. Lian tidak mengerti apa yang sedang terjadi. “Tuan Long? Ke-kenapa kamu menangkapku? Bukankah kamu bilang padaku aku boleh pergi untuk memeriksa pil?” tanyanya bingung. Long wang tidak ingin seorang pun tahu tentang jati diri Lian yang sebenarnya. Dia menggunakan sihir untuk menutupi tanda di kening Lian. Seketika Lian langsung mengerti. Bibirnya bergetar dan dia tidak bisa menahan diri untuk tidak bertanya pada Long wang. “Tuan Long, apakah kamu sudah tahu kalau aku adalah peri suci yang ditakdirkan membawa jantung penawar racun?” tanyanya. Long wang menatap kedua mata Lian dalam-dalam. “Ya,” Lian menundukkan wajahnya dan dia menangis karena masa cemas dan takut kalau Long wang akan mengorek jantung Lian dari rongga dadanya sekarang. “Apa-apa kamu ingin mengambil jantungku? Apa-apakah karena jantungku adalah penawar racun tanduk monster lalu kamu menyelamatkanku ketika aku ditangkap klan iblis di hutan?” Long wang terdiam, dia bukan tidak bisa menjawab tapi dia enggan mengatakannya. Perasaan di dalam hatinya masih belum jelas, hubungannya dengan Lian juga sebatas pertemuan biasa yang tidak disengaja. Meski mereka pernah dekat dan Lian merawat racun di tubuhnya selama satu pekan penuh, tetap saja bagaimana mungkin Long wang bisa jatuh cinta dalam sehari satu malam? Long wang melepaskan Lian lalu memutar badan membelakanginya. “Pergilah, jangan khawatir, aku tidak akan mengorek jantung orang lain hanya karena kondisiku yang sekarat, lagi pula jantung penawar racun monster hanya bisa digunakan jika aku dan pemilik jantung terhubung dalam ikatan pernikahan. Bukan hanya pernikahan biasa, melainkan pernikahan yang sungguh-sungguh tulus, bersedia dari dalam hati dan kandidatnya harus rela sepenuhnya melewati ujian hidup dan mati bersamaku, kamu bisa menerkanya sendiri dan kamu pasti tahu bagaimana perasaanmu padaku sekarang?” tanyanya seraya memutar badan untuk melihat reaksi Lian. Lian menganggukkan kepalanya. Dia menyentuh dadanya sendiri, dalam hati dia merasa beruntung karena tidak terikat oleh apa pun dengan Long wang. Jadi jantung peri suci yang diteriakkan oleh klan iblis waktu itu menurutnya hanya omong-kosong belaka. Long wang bisa melihat keraguan dalam ekspresi Lian. Lian ragu pada dirinya sendiri apakah benar dirinya yang harus memberikan jantung penawar racun pada Long wang atau mungkin ada kandidat lain yang memiliki perasaan tulus terhadap Long wang serta bersedia menyerahkan jantungnya. Bukan hanya satu pihak tapi Long wang sendiri juga harus memiliki perasaan cinta sejati pada peri suci yang akan menyelamatkannya. “Kenapa? Apa kamu masih takut?” tanya Long wang. “Lian, tidak hanya dirimu, begitu banyak peri di alam dewa dan alam lain, contohnya dirimu dari alam fana. Jadi jangan terlalu memikirkannya,” lanjut Long wang. Lian masih merasa gugup. Dia enggan mengakui perasaannya sendiri. Awalnya dia hanya mengira bahwa Long wang yang sudah menyelamatkan nyawanya dari serangan klan iblis adalah manusia biasa, tapi tiba-tiba dia menemukan bahwa pria tampan yang dia selamatkan merupakan dewa naga yang menguasai empat alam, dewa naga yang diteriakkan oleh anggota klan iblis akan mengambil jantung suci miliknya sebagai penawar racun. “Ya, Tuan Long benar, mungkin-mungkin saja akan ada peri lain yang datang, lagi pula bukan hanya aku peri di dunia ini,” Lian berjalan pergi meninggalkan ruangan. Benang merah milik Lian yang terhubung dengan jari manis Long wang perlahan memudar.Lian mengantarkan Guyin ke istana alam iblis. Dia sudah tiba di sana, pada saat hendak masuk ke dalam ruang pribadi Guyin langkahnya dihadang oleh Selir Ning. Ning’an membawa para prajurit untuk menangkap Lian.“Pengawal, cepat tangkap dia! Wanita ini sudah mencelakai Yang-mulia Raja! Dia sudah membuat Yang-mulia terluka parah!”Mendengar itu Guyin diam-diam mengepalkan tangannya. Dia tidak menyangka usaha untuk membawa Lian kembali malah berakhir seperti ini.Lian mengukir senyum tipis lalu mencengkeram bahu Guyin dengan satu tangan dan berbisik padanya.“Iblis Gu, berhentilah bersandiwara di depan semua orang,” Lian melemparkan tubuh Guyin ke arah para prajurit. Guyin langsung membuka matanya dan menjaga keseimbangan tubuhnya agar tidak jatuh.Para prajurit yang sudah bersiap untuk menangkapnya terkejut. “Selir Ning, aku hanya mengantarkannya kembali ke istana. Aku lihat Raja kalian baik-baik saja, tugasku sudah selesai!” Lian mengibaskan lengan kanannya dan menghilang dari pandang
“Long wang, apa kamu terlalu meremehkan status para Tetua agung alam langit? Apa mereka akan mempercayai kata-kata Guyin begitu saja tanpa menyelidiki kebenarannya sama sekali?” Lian menghela napas berat lalu menggelengkan kepalanya.Dia melirik ke arah Guyin yang kini terluka parah sambil memegangi dadanya sendiri. Guyin menundukkan kepalanya dalam-dalam dan tidak berani menatap ke arah Lian. Pria itu berjalan terbungkuk-bungkuk menggunakan tombak klannya sebagai alat bantu jalan.Lian berjalan mendekati Guyin dan menghadang tepat di depannya. “Minggir kamu!” usirnya pada Lian.Lian mendekat dan menatap kedua matanya dari dekat.“Kenapa? Sekarang kamu malu padaku? Iblis Gu, bukankah kamu sangat bangga ketika mengatakan pada Long wang bahwa kamu memiliki ikatan hidup dan mati dengan Dewi Kuno alam dewa?” Long wang melihat Lian tersenyum lebar sambil mengintip wajah Guyin seperti melihat dua orang rekan yang sangat akrab. Sepert
Baru kali ini mereka melihat kemarahan Guyin di luar medan perang. Kemarahan Long wang sama menakutkannya, semua orang tahu dua orang dengan tingkat kultivasi puncak master itu tidak bisa diremehkan. Getaran dari energinya saja bisa menghancurleburkan alam dewa. Istana langit yang kokoh selama berabad-abad tahun lamanya pun bisa hancur jika mereka bertempur di sana.“Apa kamu sungguh berpikir aku memanfaatkan Selir Li? Raja Gu, bagaimana kamu bisa sepicik itu? Kamu sudah meremehkanku! Sejak awal sampai akhir aku tidak pernah meminta Lian menggunakan jantungnya untuk menyelamatkan nyawaku!” geramnya. Long wang memberikan satu pukulan telak di dada Guyin membuat tubuh Guyin terpental menabrak dinding aula istana. Suara pukulan tersebut berdebum keras. Kali ini dinding aula tersebut benar-benar roboh. Semua orang berlarian keluar demi menyelamatkan diri. Tetua agung yang biasa berada di dalam kuil istana alam langit terusik dengan getaran yang terjadi. Ditambah petir langit yang b
Guyin mengepalkan tangannya, dia terlihat seperti seorang penjahat yang sedang mengacaukan kedamaian di alam dewa.Long wang menghela napas panjang, sebenarnya suasana hatinya sekarang juga tidak sedang baik-baik saja sejak Lian meninggalkan alam dewa beberapa waktu kemarin. Long wang menatap semua orang lalu berjalan ke singgasananya dan duduk di sana. Dia menatap Guyin yang sampai detik ini masih mengepalkan tangannya, tatapan mata Guyin tertuju pada portal yang kembali menutup perlahan yang hanya bisa dilihat olehnya dan Guyin. Long wang tahu Guyin tidak akan pernah bertindak ceroboh seperti sekarang kecuali tidak bisa menemukan keberadaan Lian. Apa dia pikir hanya dia sendiri yang panik? Aku sang Dewa naga sendiri bahkan tidak bisa menemukan keberadaan Dewi Kuno!Long wang sudah menebak sejak awal, kedatangan Guyin di istana alam dewa hanya untuk memancing Lian agar Lian menunjukkan diri. Long wang tidak tahu apa yang dibahas oleh
“Etika? Hahaha! Apa menurutmu kamu sendiri punya etika? Menteri kanan, aku mencium bau busuk di sini. Apa penyebab bau busuk ini berasal dari tubuhmu? Apa jangan-jangan kamu menyembunyikan sesuatu selama berabad-abad tahun lamanya?” pancing Guyin seraya menatap kedua mata Menteri kanan dengan penuh amarah.Guyin memang memiliki niat sendiri dan alasan kenapa dia masuk ke dalam istana alam langit. Dia datang bukan hanya untuk menemukan Lian tapi dia ingin membongkar kebusukan yang disembunyikan oleh semua orang di dalam aula tersebut. Guyin merasa Lian harus tahu kesalahpahaman yang selama ini dituduhkan pada alam iblis selama berabad-abad tahun lamanya. “Bi-bicaralah baik-baik! Kenapa sejak tadi kamu malah bicara melantur untuk memicu perseteruan di aula istana langit?! Aku sama sekali tidak ada hubungannya dengan semua yang kamu sebutkan!” balas Menteri kanan.“Ya! Sejak tadi Raja Gu bicara tidak jelas! Sebenarnya apa niatnya datang ke sini?”“B
Guyin memikirkan perkataan Wanru barusan, urusan penting yang dimaksud tersebut rasanya tidak masuk akal. Lian tidak terlibat dalam urusan apa pun kecuali hubungannya dengan istana alam dewa. Belakangan ini Lian selalu menjalani hidupnya dengan bebas. Entah kenapa Guyin merasakan firasat buruk tentangnya. Mengingat hubungan Lian dengan alam dewa Guyin kembali teringat dengan jantung peri suci di masa lalu. Guyin spontan berdiri dari kursinya. Ekspresinya berubah marah. “Yang-mulia!” Tegur Wanru panik. Dia cemas jika Guyin bertindak di luar kendali seperti sebelumnya. “Aku harus pergi untuk memastikan sesuatu!” ujarnya pada Wanru.“Izinkan aku ikut menemani Anda, Yang-mulia!” Wanru tidak rela melihat Guyin terluka parah ketika kembali nanti.“Tidak, kamu tetaplah berada di sini!” perintahnya.Guyin tidak membiarkan Wanru ikut pergi bersamanya. Dia tidak memberikan kesempatan pada Wanru untuk menolak perintahnya. Dalam hitungan detik Guyin sudah pergi meninggalkan istana alam iblis.







