Beranda / Fantasi / Legenda Tongkat Semesta / Bab 429 Dewi Rembulan

Share

Bab 429 Dewi Rembulan

Penulis: Pujangga
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-18 19:29:09

“Kakang Lintang,” gumam Kelenting Sari dalam hati, tubuhnya masih diselimuti cahaya terang dimana proses penyatuannya bersama dewi rembulan belum selesai.

“Celaka, aku terlambat, tubuhnya terlanjur menyatu,” gumam Lintang yang baru saja datang.

Setelah selesai menyerap esensi dari batu bintang, energi raja kegelapan di dalam tubuh Lintang bertambah hingga beberapa kali lipat, tidak hanya raja kegelapan saja, tetapi semua energi milik Lintang juga ikut bertambah.

Beruntung dia memiliki inti energi naga hingga mampu menampung energi dalam jumlah banyak, andai Lintang hanya manusia biasa, maka dengan dua batu bintang tubuhnya akan hancur menjadi debu.

Kali ini, kekuatan pemuda itu sudah melebihi tingkat baka, energi di tubuh Lintang hampir menyamai energi para dewa hingga membuatnya naik ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu tingkatan alam surga.

Tidak ada satupun manusia yang mampu mencapai tingkat tersebut, Lintang adalah satu-satunya manusia yang berhasil sampai ke sana.

Dengan energi y
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 430 Selendang Energi

    Dengan jurus terlarang, Kelenting Sari memiliki waktu setengah hari untuk menggunakan kekuatan Dewi Rembulan.Kelenting Sari meminta pada Sang Dewi agar membantu Lintang menghadapi bangsa iblis dalam segala situasi.Akibat itu, Dewi Rembulan tidak memiliki banyak waktu berbincang bersama Lintang, meski dalam hati, Dewi Rembulan sangat penasaran dengan sosok lelaki itu.Mendapati 2 sesepuh golongan hitam sedang membantai beberapa pasukan Lintang, Dewi Rembulan segera menyerangnya membuat mereka seketika terpojok.Namun tidak lama dari itu, bermunculan 4 panglima iblis yang langsung mengepungnya dari berbagai arah.“Maaf aku telah merepotkan Anda Dewi,” ucap Kelenting Sari dari alam bawah sadarnya.“Hihihi, kau tidak perlu meminta maaf anak manusia, selama ini demi kebaikan, aku tidak akan merasa repot, namun semua ini tentu harus kau bayar mahal karena keberadaanku di dunia akan membuat inti energimu hancur,” jawab Dewi Rembulan.“Itu tidak masalah Dewi, selama bisa membantu kakang Lin

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 429 Dewi Rembulan

    “Kakang Lintang,” gumam Kelenting Sari dalam hati, tubuhnya masih diselimuti cahaya terang dimana proses penyatuannya bersama dewi rembulan belum selesai.“Celaka, aku terlambat, tubuhnya terlanjur menyatu,” gumam Lintang yang baru saja datang.Setelah selesai menyerap esensi dari batu bintang, energi raja kegelapan di dalam tubuh Lintang bertambah hingga beberapa kali lipat, tidak hanya raja kegelapan saja, tetapi semua energi milik Lintang juga ikut bertambah.Beruntung dia memiliki inti energi naga hingga mampu menampung energi dalam jumlah banyak, andai Lintang hanya manusia biasa, maka dengan dua batu bintang tubuhnya akan hancur menjadi debu.Kali ini, kekuatan pemuda itu sudah melebihi tingkat baka, energi di tubuh Lintang hampir menyamai energi para dewa hingga membuatnya naik ke tingkat yang lebih tinggi, yaitu tingkatan alam surga.Tidak ada satupun manusia yang mampu mencapai tingkat tersebut, Lintang adalah satu-satunya manusia yang berhasil sampai ke sana.Dengan energi y

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 428 Asgar dan Kekuatan Barunya

    Asgar melirik jauh ke atas langit melihat Garwakala dengan tatapan kesal, dia masih memiliki dendam kepada perempuan iblis itu dimana Garwakala pernah kabur darinya saat bertarung di wilayah pegunungan Merapi.“Sialan, dia ternyata telah memiliki kekuatan baru, ini sangat bahaya, Kelenting Sari sepertinya tidak menyadari itu,” gumam Asgar khawatir.Dengan perubahan tubuhnya sekarang, Asgar dapat merasakan kekuatan terpendam dari tubuh seseorang, termasuk dari tubuh bangsa iblis.Dia juga tahu Aghura saat ini jauh lebih kuat dari saat terakhir mereka bertemu, namun dengan energinya sekarang, Asgar masih dapat mengimbanginya.Dia juga tahu selain Aghura, ada satu sosok lagi panglima iblis yang memiliki kekuatan besar, dia adalah panglima Bala yang saat ini sedang bertarung bersama putri Adia.“Dari mana mereka dapat kekuatan secepat itu, dasar makhluk penjajah,” umpat Asgar.“Oii sialan, jika kau tidak mau bertarung denganku, maka pergilah dan cari lawanmu yang lain, dengan begitu, aku

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 427 Perang Akhir Bagian 1

    Mendengar itu, semua prajurit langsung berlarian menyerbu pasukan musuh.Meski telah memiliki pasukan baru dengan kekuatan luar biasa, Bawana tetap membagi pasukan ke dalam beberapa tahap.Pasukan ular dan raksasa bertugas membuka jalan, mereka adalah pasukan pembantai.Sementara di tengah, terdapat pasukan kerajaan Manarah dan kerajaan Halimun Putih, mereka dipimpin oleh Putri Turangga Dewi dan Putri Sri Pati Citaloka.Dan di bagian belakang, ada pasukan perdamaian yang bertugas melindungi setiap prajurit yang terdesak, dengan busur dan anak panah, mereka dapat menjangkau tempat yang sangat jauh untuk memberikan serangan.Limo masih berada di bagian belakang bersama mereka, serangan energi dari kedua bola matanya sangat efektif membunuh musuh kuat yang akan sengaja mengincar pasukan perdamaian.Sementara pasukan Bangga Sora, bergerak di bagian tengah membantu kerajaan Manarah dan Halimun Putih.Dimana sebagai pendekar medis, misi utama mereka adalah melindungi, namun sebagai pendek

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 426 Pertemuan

    “Hahaha, apa kalian melihatnya? mereka adalah keluargaku,” seru Asgar dengan penuh rasa bangga.Semua mata pasukan Lintang terpana menyaksikan ribuan bangsa ular raksasa di atas langit.Beberapa sampai lupa bernafas karena merasakan aura membunuh mereka yang sangat pekat, menandakan bahwa para ular itu memang makhluk haus darah.Tidak hanya para pasukan, tapi Bawana dan Warok pun sampai menelan ludah secara bersamaan.Keduanya benar-benar terkejut ternyata omongan Asgar tentang kekuatan bangsa ular selama ini tidak membual.Mereka benar-benar makhluk kuat yang haus darah, mantan para penguasa dunia ribuan tahun yang lalu.“Sial, ternyata si tengik itu sungguh berhasil membujuk mereka semua, hahaha,” gumam Bawana, selanjutnya dia tertawa senang karena mendapat kekuatan baru yang sangat besar.Terlebih di atas para ular itu terdapat para pendekar medis dari perguruan milik Bangga Sora.“A-apa itu sungguh naga?” tanya Samhu terbata.“Hahaha, tentu saja benar, jika bukan lalu makhluk apa

  • Legenda Tongkat Semesta   Bab 425 Memulihkan Keadaan

    “Tenang saja bibi, aku masih mampu melakukannya,” jawab Tresna Ayu sopan.“T-tapi bagaimana dengan bibi Kelenting Sari,” tanya Tresna Ayu.“Jangan khawatir, dia adalah wanita yang kuat, terlebih kita juga tidak akan lama,” jawab Anantari.“Begitu rupanya, baiklah,” kata Tresna Ayu.Kemudian dia mulai membentuk segel tangan menciptakan kubah energi, perlahan kubah itu hanya dapat melindungi sebagian pasukan, namun seiring bertambahnya energi putih yang masuk ke dalam tubuh Tresna Ayu, kubah energi yang dia ciptakan juga semakin membesar, hingga berhasil menutupi setengah wilayah hutan bambu.“Sial, ternyata mereka mengurung diri dengan tameng energi,” umpat salah satu panglima iblis yang baru tiba di sana.Padahal hampir saja mereka mencapai hutan bambu untuk menyerang pasukan Bawana, namun dengan adanya kubah energi, langkah mereka pun seketika terhenti karena tidak dapat menembusnya.Beberapa panglima iblis terus mencoba memberikan serangan energi, namun tetap saja gagal, dimana kuba

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status