Compartir

410. Happy Ending

Autor: OTHOR CENTIL
last update Fecha de publicación: 2026-06-28 21:00:35

“Mama dengar, ‘kan? Aurin sudah memaafkan Mama sejak kemarin-kemarin. Jadi, jangan siksa diri Mama dengan rasa bersalah lagi. Fokus saja untuk sembuh, Ma. Mulai hari ini, kita buka lembaran yang baru sama-sama,” bisik Rayden lega meski suaranya masih agak parau.

Dan Rita hanya bisa mengangguk pelan sembari terus tergugu di dalam dekapan mereka.

Bagi Rita, tidak ada gunanya lagi menaruh dendam atau mengeraskan hati. Lantaran nyatanya, setela
Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App
Capítulo bloqueado

Último capítulo

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   410. Happy Ending

    “Mama dengar, ‘kan? Aurin sudah memaafkan Mama sejak kemarin-kemarin. Jadi, jangan siksa diri Mama dengan rasa bersalah lagi. Fokus saja untuk sembuh, Ma. Mulai hari ini, kita buka lembaran yang baru sama-sama,” bisik Rayden lega meski suaranya masih agak parau. Dan Rita hanya bisa mengangguk pelan sembari terus tergugu di dalam dekapan mereka. Bagi Rita, tidak ada gunanya lagi menaruh dendam atau mengeraskan hati. Lantaran nyatanya, setelah semua perbuatan keji yang pernah ia timpakan, Aurin justru menjadi orang pertama yang merawatnya dengan penuh ketulusan. Di hari-hari selanjutnya, Aurin membuktikan kata-katanya. Wanita itu bahkan rela bermalam di kamar rumah sakit yang sempit, terjaga sepanjang malam demi memastikan kenyamanan mertuanya. Tanpa ada guratan jijik atau terpaksa, Aurin dengan telaten menyuapinya makanan sendok demi sendok, menyeka tubuhnya yang kaku dengan air hanga

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   409. Maaf?

    “Hu … hu … hu ….” Suara rintihan pelan itu terdengar begitu memilukan, begitu menyayat hati Rayden. Sejak dipindahkan ke ruang rawat inap tiga jam yang lalu, mamanya tak henti-hentinya merintih dan menangis. Air mata terus mengalir lambat dari sudut mata Rita, membasahi bantal rumah sakit yang dingin. Sebelah tubuh wanita paruh baya itu kini benar-benar lumpuh. Tangan kanannya kaku, menekuk tegang di atas dada, sementara kaki kanannya terbaring lurus tanpa daya, sama sekali tidak merespons ketika jemarinya disentuh. Rita yang dulu selalu tampak rapi dan memukau, kini hanya bisa berbaring pasrah dengan sudut bibir yang meleyot kaku. Setiap kali ia mencoba membuka mulut untuk memaki atau menolak kenyataan ini, yang terdengar hanyalah rintihan patah-patah yang menyedihkan. Wanita penguasa itu kini harus menelan pil pahit, terjebak

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   408. Afasia

    Tuk, tuk, tuk. Suara langkah kaki yang tergesa memecah kesunyian koridor ruang ICU. Rayden, yang masih berdiri mematung di depan pintu kaca, langsung menoleh ke arah sumber suara. Aurin melangkah lebar menghampirinya, didampingi oleh Jack dan seorang anak buahnya yang lain yang berjaga di belakang. Tanpa sepatah kata pun, Aurin langsung menghambur ke pelukan Rayden, mendekap tubuh suaminya itu dengan teramat erat. Rayden pun sama. Ia melingkarkan lengannya, membalas pelukan sang istri dengan kehangatan yang sama besarnya. Sebuah pelukan yang menyalurkan ketenangan luar biasa di tengah badai yang sedang mereka hadapi. Begitu pelukan terlepas, Aurin mendongak, menatap lurus ke dalam manik mata suaminya yang tampak lelah. “Bagaimana keadaan Mama? Apa beliau sudah sadar?” tanyanya pelan. “Belumn.” Rayden menggeleng lemah. Tak mau membuat istrinya kelelahan jika harus terus berdiri di kor

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   407. Akhir Dari Ambisi

    Di rumah sakit.Sudah tiga jam lamanya Rayden berdiri mematung di depan kaca besar ruang ICU, namun ibunya belum juga menunjukkan tanda-tanda akan siuman. Di dalam ruangan steril itu, tubuh Rita tampak ringkih dikelilingi oleh berbagai kabel medis dan monitor yang berbunyi ritmis.Ingatan Rayden kembali pada kepanikan subuh tadi. Setelah dokter di klinik swasta menyatakan Rita terserang stroke mendadak. Hal itu ditandai dengan kesadaran yang menurun drastis dan sudut bibir sang ibu yang mulai meleyot ke satu sisi. Pihak klinik langsung angkat tangan. Mereka menyarankan Rega untuk segera melarikan wanita tua itu ke rumah sakit besar yang memiliki fasilitas penanganan stroke akut.Kini, Rita telah ditangani secara intensif oleh tim dokter spesialis saraf. Namun, statusnya yang masih tak sadarkan diri di dalam ruang ICU membuat atmosfer di koridor rumah sakit itu terasa begitu mencekam.Rayden menghela napas panjang, menyandarkan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   406. Keluarga Suportif

    “Benar, ‘kan?” timpal Ken pelan. Ia rasa, wanita tua itu memang pantas mendapatkannya. “Itu namanya karma instan karena sudah keterlaluan dan mau mencelakai kamu di altar kemarin. Biar dia tahu rasa!” “Ken! Jaga bicaramu, tidak baik menyumpahi orang yang sedang sakit,” tegur Meisya cepat sambil menyenggol lengan putranya, meski di dalam hati kecilnya ia pun masih menyimpan rasa dongkol atas perlakuan Rita pada Aurin.Ken ikut menarik napas panjang. Meski ia terlihat biasa saja pasca kejadian mengerikan tadi, namun jauh di lubuk hatinya ia menyimpan dendam kesumat pada Rita. Rahangnya sempat mengeras saat kalimat ketusnya tadi ditegur oleh sang mama.Ia bahkan membayangkan betapa kehilangannya ia jika sampai Aurin tertusuk tusuk konde tadi. Membayangkan anak-anak harus kehilangan ibunya, dan bagaimana hancurnya keluarga mereka jika wanita tua itu berhasil melaksanakan niat busuknya. Bagi Ken, Aurin adalah adik kecil yang harus ia lindungi, dan melihatnya nyaris celaka membuat naluri

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   405. Karma Instan

    “Apa? Stroke?”Rayden tersentak bangun, sisa kantuknya menguap seketika. Ia baru saja terlelap satu jam yang lalu setelah melewati malam yang panjang dan intim bersama Aurin. Namun, kini ia terpaksa menegakkan punggung dengan raut wajah yang berubah tegang lantaran sambungan telepon dari Rega, asisten pribadinya, membawa kabar buruk tentang kondisi sang ibu.Dari seberang telepon, Rega menjawab dengan nada berat dan penuh penyesalan. “Benar, Tuan. Tekanan darah Nyonya Besar melonjak sangat tinggi karena ledakan emosi yang luar biasa saat insiden di pernikahan tadi. Ditambah lagi dengan benturan keras saat beliau terjatuh di tangga altar, hal itu memicu pecahnya pembuluh darah di bagian otak yang vital. Dokter menyatakan bahwa akumulasi syok berat dan trauma fisik tersebut menyebabkan Nyonya Besar mengalami stroke mendadak.”“Ya Tuhan ….” Usai meraup wajahnya, Rayden terdiam namun napasnya masih memburu.Pikirannya seketika melayang pada sosok ibunya yang tadi pagi masih penuh dengan

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   386. Bebaskan Dia

    “Membunuhnya?” Rayden terkekeh canggung. “Jangan bercanda, saya bukan pria kejam.” “Iya, bukan pria kejam, memang bukan,” sindir Aurin sarkastik. Ia memutar bola mata malas, ingatan masa lalu mendadak berputar otomatis di kepalanya. Aurin masih ingat bet

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   385. Apa Kamu Membunuhnya?

    “Saya hari ini pulang untuk mengurus dokumen pernikahan.” Aurin, yang saat itu tengah menyusui Nora, menoleh pada suaminya. “Bukankah kita akan menikah dua bulan lagi, ya? Apa harus mengurusnya secepat ini?” “Harus. Kita hanya menikah

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   384. Saran ‘Enak’

    “Iya. Lidah mereka kasar sekali,” rintih Aurin sembari meringis menahan perih, tangannya refleks mencengkeram lengan sofa. “Perih rasanya.” “Kasar?” Rayden melangkah mendekat, keningnya berkerut heran. “Apa tidak selembut lidahku saat menghisap dadamu?” Spo

  • MALAM PANAS DENGAN MAJIKANKU   383. Hisapan Pertama

    Waktu berjalan begitu cepat di lingkungan rumah sakit yang serba steril. Selama empat belas hari itu pula, rutinitas Rayden dan Aurin sepenuhnya tersedot di ruang NICU. Perjuangan mengantar stok ASI setiap beberapa jam sekali, melakukan metode kanguru, dan doa-doa yang tak putus mereka panjatkan a

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status