Share

Kata-kata Manis.

Author: Kurnia_cy
last update Petsa ng paglalathala: 2026-03-11 08:31:21

Kini Viana telah sampai di atas pelaminan, kedatangannya disambut Yanto dengan wajah gembira, berbanding terbalik dengan Feyla yang tampak cemberut dan masam.

"Para hadirin semuanya, inilah Viana, istri pertama saya yang saya nikahi lima tahun yang lalu."

Lantas Yanto berbicara kepada Viana.

"Dek, apa ada yang ingin kamu sampaikan dalam moment bahagia ini?" tanya Yanto berpura-pura bersikap manis untuk menutupi kisruh rumah tangga mereka.

Viana tampak sedikit bingung, kondisi seperti ini tidak
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Madu Pemberian Ipar    Pertikaian Runi dan Feyla

    “Anak kita, Mas... anak kita tidak selamat... Dia meninggal... hu... hu...hu.. .” tangis Feyla dalam pelukan Yanto.Degh!Yanto terkejut kala mendengar Feyla sudah tahu perihal bayi mereka yang telah meninggal itu. Dalam pikirannya, Feyla belum mengetahui hal tersebut dan dia berencana untuk menunda memberitahukannya minimal sampai kedatangan Pak Indra.Kondisi Feyla yang baru selesai operasi menjadi pertimbangan Yanto untuk mengambil keputusan tersebut. Dia tidak ingin Feyla menjadi stress karena mendengar berita tersebut sehingga dapat memperburuk kondisinya pasca operasi.Akan tetapi, harapannya tidak terkabul. Feyla sudah mengetahui perihal kematian bayi mereka dan hal itu membuat Yanto menjadi khawatir dengan kondisi fisik dan mental Feyla ke depannya.Yanto mengelus surai hitam milik Feyla dengan lembut, berusaha menenangkan wanita yang berstatus sebagai istrinya itu.“Iya, mas juga sudah mengetahuinya. Kamu yang saba

  • Madu Pemberian Ipar    Air Mata Yanto

    “Bagaimana keadaan istri saya, Dok? Dia baik-baik saja, kan? Anak yang dalam kandungannya juga baik-baik, kan?” cecar Yanto bertubi-tubi ketika mereka sudah berada di dalam ruangan Dokter Nilam, dokter yang menangani Feyla.Dokter Nilam menatap Yanto dengan wajah serius.“Pak Yanto, setelah kami melakukan pemeriksaan pada istri Bapak, ternyata istri Bapak mengalami ruptur uterus atau perobekan pada rahim dimana kerasnya benturan menyebabkan dinding rahim robek atau pecah sehingga mengakibatkan pendarahan hebat. Untuk itu kami harus segera melakukan operasi guna mengeluarkan janinnya dan untuk melakukan operasi tersebut, kami harus mendapatkan persetujuan terlebih dulu dari keluarga pasien,” jelas Dokter Nilam.“Tidak mungkin...tidak mungkin, Dok. Tidak mungkin sampai separah itu!” Tanpa sadar, Yanto menolak penjelasan dokter.“Tapi itulah kenyataannya, Pak dan berhubung kondisinya darurat, kami sangat mengharapkan

  • Madu Pemberian Ipar    Kekhawatiran Yanto

    Dua orang secara serentak menyerukan nama Feyla dengan nada penuh kepanikan.Orang itu adalah Runi dan Yanto yang baru kembali dari toilet. Yanto sangat terkejut bukan main melihat kondisi istrinya yang berlumuran darah.“Kak Feyla!”“Feyla, Sayang....Kamu...kamu berdarah!” seru Yanto panik.Keduanya kini sudah berada di samping kiri dan kanan Feyla. Yanto memeluk dan memangku tubuh Feyla yang mulai terasa dingin.Saking paniknya, Yanto bahkan sampai tidak menyadari bahwa Viana, mantan istrinya berada tidak jauh dari tempatnya saat ini.Feyla yang masih setengah sadar dan melihat suaminya sudah datang segera mencengkram kuat lengan Yanto, wajahnya pucat pasi dan jari jemarinya terlihat bergetar menahan rasa sakit yang melilit perutnya.“M-mas... tolong. Tolong selamatkan anak kita. Aakkh... Sakitttt...” rintih Feyla dan setelah itu tiba-tiba saja dia pingsan.“Feyla....Feyla... Bangun,

  • Madu Pemberian Ipar    Insiden

    “Benar. Kau kaget mendengarnya, bukan?” jawab Viana dengan senyuman sinis.“Tidak mungkin! Kau pasti bohong. Mana mungkin Nyonya Julia mau merekrut orang sepertimu. Ini semua pasti akal – akalan mu saja supaya kau bisa bebas dari hukuman. Dasar licik dan pembohong!” cerca Feyla dengan raut wajah marah.“Ya ya ya... terserah kau mau percaya atau tidak. Yang jelas aku telah berkata sejujurnya.”“Aku tidak percaya! Kau pasti bohong!” tunjuk Feyla di depan wajah Viana.“Ya benar, dia pasti bohong, Kak. Mana mungkin wanita seperti dia bisa bekerja di perusahaan bonafit,” timpal Runi yang diam-diam mencari informasi tentang PT. Cindera Kilau Murni di ponselnya dan dia begitu terkejut saat mendapati kenyataan bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan besar yang jangkauan pasarnya sudah merambah skala internasional.“Sudahlah Feyla, Runi. Jangan membuat masalah lagi. Pergilah segera

  • Madu Pemberian Ipar    Tuduhan dan Fitnah.

    Viana mengerutkan keningnya, menatap bingung ke arah si satpam.“Bapak bicara sama saya?” tanya Viana seraya menunjuk dirinya.“Benar, Mbak. Bisa ikut saya sebentar?” ulang satpam tadi.“Tunggu dulu, Pak. Ini ada apa? Kenapa saya harus ikut Bapak? Memangnya saya salah apa?” tanya Viana bertubi-tubi.“Saya mendapatkan laporan bahwa Mbak telah mencuri di toko ini. Untuk itu saya minta kerjasamanya supaya masalah ini menjadi jelas.”“Saya mencuri?” Viana terbengong mendengar penjelasan pak satpam.Satpam tersebut menganggukkan kepalanya.“Siapa yang melaporkan saya? Apa dia punya bukti kalau saya mencuri di sini?” tukas Viana kesal.“Kami yang melaporkanmu! Dasar pencuri, tidak tahu malu kau! Sebegitu parahnya kah hidupmu sekarang ini? Apa gajimu sebagai karyawan minimarket tidak mencukupi sehingga kau nekat mencuri di toko orang? Sungguh, aku sangat mal

  • Madu Pemberian Ipar    Laptop yang Tertinggal

    Lima bulan kemudian.Tiga orang wanita berpenampilan modis terlihat keluar dari sebuah toko perhiasan yang berlokasi di mall besar yang ada di kota itu. Sembari melangkah, mereka terus bercakap-cakap“Omset kita semakin hari semakin meningkat, Bu. Ini hal yang menggembirakan sekali,” ucap salah seorang wanita berbaju merah maroon.“Benar Ayu dan ini semua berkat Viana. Desain yang dibuatnya sangat indah dan menarik ketika diaplikasikan ke dalam bentuk perhiasan. Hal itulah yang menarik minat orang-orang untuk membelinya terutama dari kalangan ibu-ibu sosialita.”“Bukan Bu Julia, ini bukan sepenuhnya karena saya. Teman-teman yang lain ada juga yang memberi masukan sehingga hasilnya menjadi bagus dan sempurna.”“Ha ha ha....kamu terlalu merendah Viana. Padahal semua orang di perusahaan tahu kalau hampir sembilan puluh persen hasil desain itu merupakan ide dari kamu.”“Iya nih, Kak Viana mem

  • Madu Pemberian Ipar    Mika Membawa Viana

    "Viana apa-apaan kamu ini! Kenapa kau bicara seperti itu," tukas Yanto dengan kesal karena secara blak-blakan Viana membuka aibnya berupa perlakuan kasarnya kepada Viana.Mika mendadak ragu, dia menoleh pada orang yang berdiri di sebelahnya seolah meminta pendapat orang tersebut."Jimmy, bagaimana

  • Madu Pemberian Ipar    Kedatangan Mika

    Viana melirik ke kiri dan ke kanan, memutar otaknya untuk mencari cara bagaimana bisa kabur dari sana.Sejurus kemudian dia mendapatkan sebuah ide. Dengan cepat dia menghampiri lemari kecil yang ada di sudut ruang tamu yang berada di samping tempat Runi berdiri tadi.Dalam lemari ke

  • Madu Pemberian Ipar    Hendak Mengurung Viana

    "Awww....aduh sakit.... dasar perempuan gila!!" umpat Yanto sambil menarik lepas tangannya itu dengan raut wajah terlihat meringis kesakitan.Merasa dirinya telah bebas, Viana lalu berlari menuju ke pintu. Di pikirannya saat itu hanyalah ingin segera keluar dari rumah ini. Melihat sikap Yanto yang

  • Madu Pemberian Ipar    Perlawanan Viana.

    "Astaga, apa itu?" Runi yang sedang lelap tertidur mendadak terbangun dengan kaget saat mendengar suara teriakan yang begitu keras."Siapa sih yang berteriak malam-malam begini? Gangguin orang tidur aja," omelnya sambil menyibak selimut dan menurunkan kakinya dari ranjang.Runi yang merasa penasara

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status