Beranda / Romansa / Mencintai Seorang Climber / bab 122. Namanya Juga Anak-Anak

Share

bab 122. Namanya Juga Anak-Anak

Penulis: Yanti Soeparmo
last update Terakhir Diperbarui: 2025-03-09 08:50:34

Zakki masih berbincang-bincang dengan teman lamanya yang bernama Rio. Mereka bertemu di acara gathering TKIT Bunga Bangsa, tempat anak-anak mereka bersekolah.

“Zakki, anakmu cantik, berwajah indo lagi, nggak mirip dengan bapaknya. Apakah istrimu orang bule dari Australia, yang ketemu waktu lo kuliah di sana?”

“Istriku orang Bandung. Anak itu berwajah indo karena ada turunan dari mamaku.”

“Iya, gue masih ingat waktu masih sekolah dulu gue pernah nginap di rumah lo. Memang nyokap lo Indo Belanda.”

Percakapan mereka terhenti saat mendengar jeritan dan raungan anak-anak.

"Itu suara anak gue!"

Beberapa anak rupanya main perosotan. Saat seorang anak baru saja meluncur turun, ada anak lain yang juga meluncur. Tentu saja kemudian kedua anak itu saling timpa, dan saling tindih di ujung perosotan. Ketika akan berdiri, salah satu anak menyepak temannya. Anak yang disepak balas menendang, lalu memukul dan mendorong hingga temannya terjatuh. Anak yang dipukul dan didorong itu lalu menangis dan men
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Mencintai Seorang Climber   bab 320. Istri yang Disalahkan

    Ketika dokter memberikan surat hasil pemeriksaan terhadap Zakki, dokter sudah berusaha menjelaskan kondisinya, tapi Zakki tidak paham, atau tidak ingin paham karena sulit bagi seorang pria yang mulanya normal, harus menerima penjelasan bahwa dirinya bakal sulit punya anak.“Masih bisa dengan cara bayi tabung, kan Dok?” tanya Zakki.“Bayi tabung itu jika benih Anda berdua masih bisa disatukan, benih suami bisa membuahi sel telur milik istri, walau dilakukan di luar tubuh manusia. Tapi untuk kasus Anda, saya tidak merekomendasikan program bayi tabung.”“Kenapa Dok? Kami masih sehat, kan? Saya ada dana untuk prosesnya.” ucap Zakki.Dokter bahkan sampai harus memberi perumpamaan, “Misalnya sebuah lahan, bisa menghasilkan buah jika ada benih yang ditanam di lahan itu. Pada kasus Anda, lahannya ada, tapi benihnya nyaris tidak ada, nyaris zero.”“Saya ... mandul, Dok?” Suara Zakki melemah. Anita meneteskan air mata, dia sudah paham, bahwa suaminya bisa dikatakan infertil akibat cedera pada o

  • Mencintai Seorang Climber   bab 319. Penyesalan

    Anita dan Zakki bertemu di Australia, saat sama-sama studi setingkat S-1. Anita berasal dari keluarga menengah, kedua orang tuanya adalah pegawai pemerintah dengan jabatan yang cukup tinggi di level kabupaten. Anita mendapat beasiswa untuk kuliah di Australia.Sementara Zakki, kuliah di Australia ibarat pelarian, setelah dia gagal di sekolah kedinasan. Sebuah kasus membuat dirinya dikeluarkan dari kampus kedinasan itu. Kala itu Zakki tidak berani daftar kuliah di kampus dalam negeri, karena takut orang-orang mengenalinya, atau mengetahui kasus yang pernah membelitnya. Kasus itu menjadi pemberitaan besar di media televisi dan koran. Zakki sempat tidak mau kuliah, maunya ngumpet saja di rumahnya.Ketika itu Pak Ardi bicara, “Papa tidak akan mempercayakan perusahaan, pada anak yang tidak lulus dari perguruan tinggi. Papa malu pada rekan bisnis, para pemegang saham, para karyawan, kalau papa membawa anak untuk bekerja di perusahaan, tapi anak papa itu tidak kuliah. Sedangkan karyawan papa

  • Mencintai Seorang Climber   bab 318. Disuruh Poligami

    Bu Marianne menatap menantunya.“Mungkin kalian harus mulai memikirkan saran dokter, punya anak melalui proses bayi tabung. Kabarnya bahkan proses itu punya peluang dapat anak kembar.”Anita terdiam.“Kamu enggan karena biaya yang mahal?”“Ya, biayanya mahal, dan bagi kami, mungkin peluang keberhasilannya juga sangat kecil, Ma.”“Anaknya teman mama ada yang program bayi tabung, dan berhasil, malah dapat anak kembar laki-laki dan perempaun.”Anita tak bicara.“Kenapa diam? Apakah kondisimu yang bermasalah? Kamu yang sulit hamil, begitu?” desak Bu Marianne, namun tidak dengan nada emosi, “bicara terus terang Nita, apakah sekarang ini memang kondisi rahimmu tidak sehat? Tidak siap untuk hamil lagi? Kalau begitu, mungkin bisa dengan surrogate mother, sewa rahim wanita lain yang bersedia mengandung anak kalian.”“Ma, kenapa dalam pikiran orang tua, jika pasangan sulit punya anak, selalu pihak istri yang dianggap bermasalah rahimnya? Bukankah dulu aku pernah melahirakan Valentina, yang seha

  • Mencintai Seorang Climber   bab 317. Cucu Pertama

    Anita, istri Zakki, memilih untuk kembali ke rumahnya. Tiba di ruang tengah rumahnya, dia duduk bersandar di sofa, mengambil ponsel, mau menelepon suaminya, tapi ternyata nomor Zakki sedang tidak aktif. Anita mengira ponsel Zakki sedang diisi daya.Anita membuka galeri ponselnya, melihat beberapa foto terbaru Zakki yang dikirim lewat chat, foto-foto berlatar belakang pemandangan di pedalaman wilayah timur. Anita menggulirkan gambar-gambar dan foto-foto lama, hingga tiba di foto-foto seorang gadis kecil. Tak seharipun Anita kehilangan memorinya tentang gadis kecil usia 4 tahun itu, putri kandungnya, Valentina.“Anak Bunda yang paling cantik ....” Air mata Anita meluncur ke pipi.Valentina meninggal dua tahun lalu, dengan tidak wajar akibat keracunan yang disengaja. Pelaku sudah dihukum, tapi anak yang pergi tidak akan pernah kembali. Ketika putrinya itu meninggal, Anita dalam kondisi sedang hamil muda anak kedua. Janin itu tidak bisa bertahan.Beberapa bulan setelah kepergian Valentina

  • Mencintai Seorang Climber   bab 316. Dipaksa Check Out

    Sopir itu menyanggupi untuk menemui seorang pria yang bekerja di kantor distrik. Sore hari sopir itu datang lagi ke hotel, bersama seorang pria usia awal 40 tahunan, yang memperkenalkan dirinya sebagai Alom. Pak Ardi mempersilakan sopir itu menunggu di kafe hotel, sambil minum kopi dan makan kudapan sore. Sementara Pak Ardi berbincang dengan pria bernama Alom itu.Pak Ardi menceritakan tentang putranya yang disandera oleh kelompok separatis. Alom teringat pada rekaman video yang dikirim padanya, untuk disampaikan kepada aparat.“Begini, saya minta tolong sampaikan kepada kelompok itu, bahwa saya mau anak saya dibebaskan secara damai. Akan ada uang damai yang bisa disepakati berapa jumlahnya, bagaimana cara pengirimannya. Yang penting anak saya bisa kembali pada keluarganya, dalam kondisi selamat. Saya takut sekali kalau sampai ada kontak senjata antara kelompok itu dengan aparat, dan malah mengancam keselamatan para sandera.”Alom manggut-manggut. “Iya Pak, nanti saya sampaikan. Tapi

  • Mencintai Seorang Climber   bab 315. Masih Ingin Menebus Sandera

    Aparat menyarankan agar Pak Ardi sekeluarga segera kembali ke Bandung, dan menunggu kabar dari tempat tinggalnya saja.“Segala urusan pembebasan sandera, adalah tanggung jawab aparat negara. Keluarga para sandera tidak perlu melakukan negosiasi apapun dengan kelompok separatis, cukup menunggu di rumah saja.”Pak Ardi manggut-manggut. Sore hari Pak Ardi sudah tidak dirawat lagi di rumah sakit, dia dan keluarganya serta para pengacaranya menginap di sebuah hotel.Pak Ardi bicara pada istrinya, “Mama bisa pulang ke Bandung dengan para pengacara. Biar Zakki di sini temani papa.”Zakki menatap papanya, “Memangnya Papa mau ngapain lagi?”“Papa mau ke pedalaman, mencari peluang untuk membebasakan Marco. Kamu antar papa naik pesawat kecil ke pedalaman.”Zakki menghela napas berat. “Pa, bukankah urusan pembebasan sandera itu adalah urusan aparat? Waktu kemarin Pak Komandan sudah bilang begitu, artinya bahwa kita sebagai warga sipil nggak bisa ikut campur sama urusan itu, walau yang disandera a

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status