Beranda / Romansa / Menikah Dengan Paman Tunanganku / Bab. 222: Menikah Dengan Paman Tunanganku

Share

Bab. 222: Menikah Dengan Paman Tunanganku

Penulis: Faoo pey
last update Terakhir Diperbarui: 2025-08-28 21:44:10

“Jangan mimpi!” Anatasya menekankan tiap kata, matanya menatap tajam ke arah Damar.

“Aku akan menemukan bukti, dan aku sendiri yang akan menyeretmu ke penjara.”

Damar terbahak, tawa angkuhnya memecah udara.

“Miss Anna, orang yang bisa menangkapku… belum lahir!”

Ucapan itu membuat Yuna terdiam. Tangannya yang melingkar di pinggang Damar perlahan mencoba menarik diri.

Melihat kesempatan itu, Anatasya segera mengulurkan tangan, menggenggam pergelangan Yuna dengan lembut.

“Yuna, ayo. Miss bantu kamu turun.”

Yuna ragu, matanya bimbang.

Anatasya melanjutkan dengan suara tenang, “Kamu dengar sendiri, kan? Damar bukan orang baik.

Dia mendekatimu bukan karena cinta, tapi demi tujuan lain.”

Wajah Damar mengeras, suaranya meninggi penuh amarah.

“Anatasya! Kau pikir aku ini idiot yang bisa kau tipu?!”

Anatasya tersenyum tipis, tatapannya tetap stabil.

“Tidak. Aku tidak menganggapmu idiot. Tapi… IQ-mu memang tidak tinggi. Jangan terlalu melebih-lebihkan dirimu, Damar. Kau sama sekali tidak istim
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Menikah Dengan Paman Tunanganku    Bab. 320: Menikah Dengan Paman Tunanganku

    Saat suara Audrey mereda, bisikan-bisikan langsung bermunculan dari segala arah.“Ya ampun… dia hamil? Keluarga Zhu benar-benar sial.”“Iya. Siapa yang mau menikah dengan perempuan seperti itu? Belum jadi menantu saja sudah bikin repot.”“Hah, dia pasti jadi bahan tertawaan seluruh Jiangcheng!”Setiap kalimat menusuk telinga Arthur, Adeline dan kedua putra mereka. Tatapan mereka berubah. Ada kegelisahan yang tak bisa disembunyikan.Bagaimana mungkin Audrey, putri kesayangan mereka… kini jadi bahan hinaan semua orang?Di hadapan mereka, Nyonya Zhu tetap tersenyum tipis. Cengkeraman Audrey di pergelangan tangannya sama sekali tidak mengusiknya.“Anak kecil, masih muda tapi kelicikannya sudah sehebat ini.” Ia menepuk punggung tangan Audrey pelan. “Sayang saja, trikmu tidak pantas dipamerkan di acara resmi.”Setelah itu, ia menoleh sopan pada Arthur dan Adeline.“Tuan, Nyonya Bimantara… kenapa tidak membawa putri kalian ke atas saja? Disiplinkan dengan benar. Jangan biarkan dia bicara sem

  • Menikah Dengan Paman Tunanganku    Bab. 319: Menikah Dengan Paman Tunanganku

    Anatasya menoleh ke arah Audrey, tepat saat adiknya itu melanjutkan aksi dramatisnya. Mata Audrey memerah, wajahnya penuh tuduhan.“Kak, meskipun sekarang kau sudah menikah dengan Tuan Ketiga dan hidup berkecukupan, bukan berarti kau boleh meremehkan adikmu sendiri! Kelvin bilang dia tulus padaku, dan kau… kau tega bilang cincin berlian ini palsu!Sekarang aku tanya, apa ada ahli penaksir di tempat ini? Biar dia periksa! Hari ini aku mau tahu, mana yang lebih berharga: cincin pemberian Kelvin padaku, atau cincin pemberian Tuan Ketiga padamu!”Arthur buru-buru maju, tetapi sebelum sempat membuka mulut, Audrey menghentakkan kaki dan merengek seperti anak kecil.“Aku tidak peduli! Hari ini aku harus bersaing dengan Kakak! Dia meremehkanku!”“Bersaing apa? Omong kosong!” Arthur menegur pelan, kemudian berbalik memaksa senyum pada tamu-tamu. “Maaf… maaf, putri bungsuku memang sedikit keras kepala. Salah kami karena terlalu memanjakannya.”Adeline mendekat sambil menahan kesal, berbisik taj

  • Menikah Dengan Paman Tunanganku    Bab. 318: Menikah Dengan Paman Tunanganku

    “Tidak, itu tidak akan berhasil.”Klik.Pintu geser balkon terbuka, dan sosok Ainsley muncul dengan tatapan gelap yang bahkan bisa membuat udara ikut membeku. Seluruh keluarga Bimantara spontan menegang ketika hawa dingin dari mata pria itu menyapu mereka.“Tuan Nathan.” Ainsley melangkah maju, suaranya datar namun mengandung tekanan besar. “Kalau ada orang tenggelam di jalan, bahkan orang asing pun wajib menolong. Itu naluri manusia yang punya hati. Terlebih lagi jika yang kau selamatkan adalah adik kandungmu sendiri.”Ia menatap Nathan tajam, setiap katanya seperti bilah tipis yang menusuk tanpa suara.“Jadi jangan pernah menggunakan kebaikan itu sebagai alat untuk mengancam.”Ainsley berhenti sejenak. Tatapan matanya menusuk, namun ucapannya begitu tenang.“Ayahmu memberimu nama Nathan—harapan agar kau tumbuh sebagai tulang punggung keluarga. Kepala keluarga. Pria berintegritas. Bukan seseorang yang memaksa dan menindas perempuan lemah demi ambisi pribadi.”Ia tersenyum—senyum halu

  • Menikah Dengan Paman Tunanganku    Bab. 317: Menikah Dengan Paman Tunanganku

    “Ainsley, apa sebenarnya yang kau bicarakan?!” Elanour menatap gelisah, jari-jarinya saling menggenggam tanpa sadar.Ainsley mengangkat alis, lalu menjelaskan dengan nada datar namun tajam—seperti sedang memaparkan sebuah vonis.“Begini situasinya. Awalnya aku menduga Adeline berselingkuh, tapi ternyata bukan itu masalahnya. Putri sulung Adeline… kemungkinan besar sudah meninggal. Itu adalah kasus malapraktik medis. Dokter bedah yang menangani operasi saat itu takut dimintai tanggung jawab, jadi dia mencuri bayi lain untuk dijadikan kambing hitam.”Ruangan mendadak sunyi. Semua orang terkejut.“Kami tidak tahu bayi siapa itu. Tidak ada laporan kehilangan bayi di rumah sakit pada waktu itu. Dokter bedah itu sekarang kabur ke luar negeri, orang-orangku masih melacaknya.”Ainsley melanjutkan, suaranya semakin dingin.“Bayi itu ditukar oleh Martha dengan Audrey. Audrey itu keponakan Martha.Ia tidak ingin hidupnya hancur, hanya karna mengurus keponakannya yang dititipkan adiknya yang suda

  • Menikah Dengan Paman Tunanganku    Bab. 316: Menikah Dengan Paman Tunanganku

    Setelah meninggalkan Club, Bima langsung mengantar Ainsley menuju rumah sakit tempat Arthur dirawat.Di kursi belakang, Ainsley duduk menyandar santai sambil mengetuk sandaran tangan, seolah sedang menghitung waktu yang tepat. Wajahnya puas, seperti seseorang yang sudah mengatur seluruh permainan.“Bima, ada hal lain yang kamu temukan?”Bima mengangguk. “Tuan, Adeline dan Audrey mengambil banyak pinjaman online. Bahkan, Audrey mencuri sertifikat tanah Mansion Bimantara dan menggunakannya sebagai jaminan untuk rentenir.”“Oh?” Mata Ainsley memancarkan minat. “Untuk apa mereka butuh uang sebanyak itu?”“Untuk membeli dana.”“Dana? Dana yang direkomendasikan Kelvin?” Ainsley tertawa pendek.“Betul. Bahkan Martha juga ikut membeli Dana Aicheng.”“Aicheng?” Alis Ainsley naik. “Bukankah internal sempat bilang perusahaan itu memalsukan laporan?”“Ya. Ada yang ingin Bimantara Grup berinvestasi di Aicheng. Tapi setelah penyelidikan, kami menemukan indikasi kecurangan pembukuan, jadi kami menol

  • Menikah Dengan Paman Tunanganku    Bab. 315: Menikah Dengan Paman Tunanganku

    Ainsley memijit pelipisnya, merasa kepalanya hampir pecah. Dua pria patah hati duduk di hadapannya—yang satu berisik seperti speaker rusak, yang satu lagi pendiam sampai-sampai ingin ia congkel mulutnya dengan tang.Ia melepas kacamatanya dan meletakkannya di meja. Bobby melirik santai.“Bukankah kau sudah berhasil merebut hati istrimu? Untuk apa kau masih memakai itu?”Ainsley menatap kacamatanya sambil tersenyum tipis. “Kadang, sesuatu yang awalnya tidak terbiasa lama-lama bisa jadi kebiasaan. Dulu aku tidak suka Anna mendekatiku… tapi perlahan berubah. Dari kesal menjadi lunak.”Ia menghela napas kecil. “Mungkin ini yang disebut cinta—kesediaan meninggalkan kekurangan demi orang lain. Kadang aku pakai kacamata, kadang tidak. Tapi saat kupakai, itu mengingatkanku untuk lebih lembut dan memperlakukannya dengan baik.”Bobby hanya diam, sesekali meminum anggur, tapi telinganya mendengar tiap kata.Adithya menatap Ainsley penuh harap. “Ainsley, rumah tanggamu sekarang bahagia banget. To

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status