LOGINAnatasya dijebak oleh calon ibu mertuanya dengan paman tunanganya, yang sedang sakit dan berada di kursi roda. Dia pikir dia akan menjalani kehidupan menyedihkan setelan menikah, tetapi dia tidak tahu bahwa Paman tunangannya memberinya Rumah dan tanah, dan bahkan memanjakannya sampai ke surga. Satu-satunya hal buruk dari suamianya dia terus-menerus batuk dan sepertinya dia akan mati. Hingga suatu hari, Anatasya menemukan rahasia suaminya. Anatasya mencibir, "Bukanya kamu akan segera mati?" Ainsley: "Istriku menjagaku dengan baik." Anatasya mengertakan giginya, "Bukanya kakimu lumpuh?" Ainsley, "Agar anak kita tidak ditertawakan, aku meminta Dokter terkenal untuk menyembuhkan kakiku." Anatasya meledak dengan marah, "Ainsley, apa lagi yang kamu sembunyikan dariku?" Ainsley langsung berlutut dilantai dan memegang tangan Anatasya, "Sayang, jangan marah, pukul saja aku, ini semua salahku yang sudah berbohong padamu. Jangan sakiti janinnya, oke?"
View MoreMendengar itu, Bram gemetar menahan amarah, matanya langsung memerah. Selama bertahun-tahun, ia selalu merasa bahwa kakak dan kakak iparnya telah memikul tanggung jawab utama dalam merawat orang tuanya. Karena itu, ia lebih memprioritaskan mereka secara finansial dan materi, bahkan mengabaikan keluarga kecilnya sendiri. Namun siapa sangka, orang-orang yang ia besarkan justru tidak memiliki hati nurani! Suara Meilay terdengar dari dalam rumah. “Kalau Ibumu itu mati, apakah kita masih bisa dapat uang dari adikmu?” Kakak Bram, Ryan meludah dengan kesal. “Dapat apa?! Bram cuma guru miskin, tidak punya uang. Memangnya dia bisa punya berapa banyak?" "Aku sudah tanya ke agen properti, rumah mereka tidak ada nilainya. Kalau tidak, aku tidak akan nekat pinjam 500.000 yuan lalu kabur." "Siapa sangka kalian malah ambil 900.000 yuan, sementara aku sudah susah payah memikirkan cara menghidupi keluarga ini!” Meilay mengerutkan bibir. “Tapi dengar, Aria sekarang sepertinya sudah terke
Tepat saat Bram hendak berbicara, pria tua di hadapannya mengangkat tangan, memberi isyarat, “Ssst. Ikutlah denganku.”Bram menatap pria itu sejenak. Usianya tampak lebih dari sepuluh tahun lebih tua darinya. Wajahnya tidak menunjukkan tanda-tanda sebagai orang jahat, sehingga ia pun mengikuti pria itu menuju sebuah ruang privat di kedai teh.“Tuan, ada apa Anda membutuhkan saya?”Pria tua itu mengeluarkan ponselnya, membuka foto Bobby, lalu menunjukkannya kepada Bram, “Apakah kau sedang mencoba mengikutinya?”Bram terkejut. “Bagaimana Anda tahu?”Pria tua itu menjawab tegas, “Karena aku juga telah menyelidikinya… selama bertahun-tahun.”Hati Bram semakin yakin bahwa Bobby bukan orang baik. Ia segera bertanya, “Mengapa Anda menyelidikinya? Apakah Anda polisi?”Namun, ia langsung merasa ada yang janggal. Orang seusia ini seharusnya sudah pensiun.“Karena putriku telah ditipu olehnya!” suara pria tua itu tiba-tiba menjadi berat. “Dia menipu hati dan tubuh putriku hingga membuatnya bunuh
Setelah berbicara, Della melirik dua pria yang tampak “rukun” itu—keduanya sedang sibuk memecahkan kenari… Apakah mereka benar-benar seharmonis itu? Menikmati “berkah” memilik dua suami? Sebuah bayangan yang tidak pantas tiba-tiba muncul di benak Della: dua pria tampan luar biasa, satu menyuapi Anatasya kenari, yang lain memijat bahunya. “Um… apakah aku datang di waktu yang salah?” Anatasya memutar matanya. “Cepat, langsung ke intinya.” Della mengambil tablet, berjalan mendekat, lalu membuka sebuah video pendek. “Lihat ini, kakak ipar korban sudah muncul dan mengungkap detailnya.” Anatasya dan Ainsley tanpa sadar menatap wanita dalam video itu—sekitar berusia tiga puluhan. Dengan marah, wanita itu berkata kepada wartawan, “Adik ipar saya masih dirawat di ICU, nyawanya di ujung tanduk, tapi Yayasan Amal Jiangcheng yang katanya itu bahkan tidak datang menjenguk! Ini keterlaluan!""Adik ipar saya hanya ikut kelas ‘kebajikan pria’ beberapa hari. Setelah pulang, dia mengalami ganggu
Anya tidak menjawab, tenggelam dalam kesedihannya.Cinta?Dia sendiri tidak begitu yakin. Dia hanya tahu bahwa Jhon dan Leah adalah keluarganya. Kehilangan Jhon sama seperti kehilangan seseorang yang dicintainya.Perasaan yang samar dan rumit itu bahkan belum sempat menemukan jawabannya sebelum Jhon meninggal, apalagi sekarang setelah dia tiada.Setelah rambutnya dikeringkan, Anya langsung berbaring di tempat tidur Bima.“Tanganku terkilir, tidak nyaman kalau tidur di sofa,” ucapnya.Bima: ..…Setelah itu, Anya menatap Bima dengan mata jernihnya dan berkata polos, “Aku akan berbaring, tolong selimuti aku. Tanganku terkilir.”Bima: ...…Ia, yang akhirnya memilih tidur di sofa, merasa dirinya benar-benar payah.Saat berbaring, ia tiba-tiba terpikir untuk membeli pakaian untuk Anya.Karena tidak tahu ukurannya, dia diam-diam bangun, berjingkat menuju tumpukan pakaian, dan mengambil bra merah muda milik Anya.Kebetulan saat itu Anya bangun hendak ke kamar mandi dan melihatnya.Bima: …!!!
Bobby, yang sama sekali tidak menghadiri “Acara Kesejahteraan Publik Moralitas Pria”, justru muncul di kampus hari Aria—khusus untuk menghadiri penampilan calon istrinya.Hari ini adalah sesi latihan untuk perayaan ulang tahun Depertemen Seni.Karena kolam renang air hangat, Natali dan sekelompok m
Dengan menelan ludah pelan, Brielee bertanya ragu, “Benarkah?”Belum sempat Alexander menjawab, tangan kecilnya sudah lebih dulu menyentuh dada pria itu.Kecil, lembut—namun cukup berani.Ujung jarinya menekan otot dada yang keras dan padat, membuatnya terkejut hingga berseru spontan,“Kenapa… kena
Jhon tidak langsung menjawabnya.“Karena kau sudah datang,” ucapnya dingin, “masuklah dan temui Leah. Sepuluh menit lagi aku akan membawanya ke taman hiburan.”Begitu nama Leah disebut, wajah Eveline seketika memucat. Tubuhnya tanpa sadar mundur setapak.“Tidak… aku… aku tidak sanggup melihatnya,”
“Aku tidak bermaksud begitu, jangan salah paham.”Adithya buru-buru mengelak, lalu tetap tak kuasa menahan tawa. “Meski… memang kelihatannya begitu, hahaha.”Bobby: ……Awalnya Aria tidak terlalu memperhatikan. Namun mengikuti arah pandangan mereka, ia tiba-tiba melihat seekor anjing besar berdiri t






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.