Share

Part : 17.

Sepulang dari rumah mama kami kebanjiran makanan. Mama menyiapkan banyak sekali  makanan dan vitamin untuk kami bawa pulang. Pasti ini keberhasilan mewujudkan anggota baru. 

Sekarang makanannya sedang kususun di kulkas, agar tidak mudah rusak atau basi. Arkan melihatku dari meja makan. Dia senang duduk sambil memakan buah apel yang baru saja aku kupas. 

"Libur gue tinggal empat hari lagi. Gak mau bulan madu? atau mau di apartemen aja?" tanya Arkan sambil terus memasukan apel kedalam mulutnya.

Melihat bibir Arkan yang merah menggoda membuat pikiranku menjadi iya-iya. Mesum Arkan sepertinya sudah menular padaku. 

"Memang mau kemana?" tanyaku sambil menatap mata bermanik coklatnya. Jernih dan penuh semangat, pikirannya tertebak sudah. 

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status