Home / Romansa / Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif / Bab 234. Apa yang Kamu Minta?

Share

Bab 234. Apa yang Kamu Minta?

Author: Angsa Kecil
last update Last Updated: 2025-10-17 23:33:27
Lalu, Reyvan bergeser perlahan, sangat pelan. Takut gesekannya dengan seprai akan memicu alarm. Dia merindukan istrinya.

Set set set. Pelan dan dengan gerakan tanpa bayangan, Akhirnya bisa berpindah di belakang istrinya.

Lalu, Reyvan mengulurkan tangannya, mencoba meraih pinggang Amber dari belakang, berharap bisa merasakan kehangatan yang telah lama dia rindukan.

Jari-jarinya akhirnya menyentuh Amber. Reyvan tersenyum samar, merasa bangga telah memenangkan babak negosiasi ini.

"Sayang ...," bisik Reyvan sangat pelan.

Reyvan baru mau lanjut, tapi-

"Oooeee .... Ooeeee ....."

Tangisan Galaxy bak alarm pemadam kebakaran. Tangisan itu nyaring, mendominasi kamar utama.

Amber cepat melepas pegangan tangan Reyvan dan kembali fokus anaknya.

Huhhhh! Dasar anak pintar! Reyvan kesal geregetan sendiri.

Reyvan bangkit, duduk di ranjang, wajahnya memerah karena jengkel yang luar biasa.

"Sudah kubilang, jangan ganggu Papa!" desis Reyvan, sambil menatap anaknya yang lagi nyusu.

Angsa Kecil

Lanjut simak David Story ya ..... 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰 🙏🙏 Othor terharu banget, kalian simak terus dan selalu kasih semangat 🥰🥰🥰🥰 Oh ya, Othor juga lagi siapin novel baru, tapi belum netes 🤭🤭

| 35
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (12)
goodnovel comment avatar
Ning Laylatul
tambah seru ...semoga David dapat jodoh yang baik juga
goodnovel comment avatar
bocahcilek1331
judulnya apa kak? yg story david
goodnovel comment avatar
bocahcilek1331
akhirnyaaa slsai juga, saya pinisirin David kejamnya bgmna hehehe apakah mengalahkan kekejaman reyvan?
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 348. Ninja

    "Hoeexxx! Hoexxx ...." Irish menutup mulutnya sambil membungkuk. David gusar. Tangannya meremas-remas di depan. Kakinya maju dan mundur. "Akhhh!" Akhirnya dia mundur. Sebenarnya, insting seorang suami protektif dan budak cinta, akan berlari pada istrinya dan melakukan pertolongan pertama. Akan tetapi, pria itu malah harus menjauh dan melihat penderitaan istri dari kejauhan. "Apa sudah nggak mual lagi?" tanya David dengan wajah lemas dan suara serak. Aneh. Irish menarik napas dalam-dalam dan merasa tak mual lagi. "Apalagi yang salah sekarang, Sayang? Aku sudah menutup wajahku seperti ini tapi kamu masih saja mual." David frustasi. Irish menoleh pada suaminya dengan lengkungan senyum yang sangat lebar. "Nggak mual, Sayang." Huuffff .... David menekuk wajahnya. Lalu, pria itu mengangguk kecil. "Ok, kamu istirahat saja. Aku akan keluar sebentar." Irish mengangguk. "Yang lama ya?" Ha? Mata David melebar tegang. "Kamu sepertinya berharap bisa lama jauh dariku?" Sorot mata Dav

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 347. Alergi Muka Suami?

    "Sayang, lihat aku--" David menunjuk wajahnya."Hoexx ... Vid, menjauh!" pekik Irish sambil menutup mulutnya rapat-rapat. Dia cepat berbalik membelakangi David, bahunya naik turun menahan gejolak hebat kembali muncul dari perutnya.David terpaku di tempat. Tangannya masih menggantung di udara ingin meraih istrinya, tapi gagal. Wajahnya memelas kecewa."Ada apa sebenarnya, Sayang? Kenapa nggak suka lihat mukaku? Nggak masuk akal. Nggak mungkin kamu alergi muka suami sendiri." David terus menggeleng tak mau terima.Sedang Irish memang entah kenapa sedang tidak suka dengan wajah suaminya."Apa bauku? Apa wangi sabun atau shampo terlalu menyengat? Ya, itu juga pengaruh morning sickness." David refleks menciumi aroma tubuhnya sendiri, tapi di merasa tidak ada yang aneh."Bukan baunya, Vid ... tapi mukamu," lirih Irish tanpa menoleh. David mengerutkan kening. Jelas tak terima. Dia melangkah lagi, mencoba memutar tubuh Irish agar menghadapnya."Mukaku? Apa yang salah sama mukaku? Aku baru s

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 346. Nggak Kuat

    "Pelan, Boy!" teriak David saat sedikit saja Boy menambah kecepatan. David memegang bahu dan perut istrinya. Takut terjadi banyak guncangan. Boy hanya mengangguk-angguk terus, meski dalam hati sangat bergemuruh hebat, rasanya ingin mengomel-ngomel balik. Karena itu saja sudah kecepatan siput menurutnya. Apalagi di saat ingin menyalip. "Ini bukan balapan, Boy. Kamu lagi bawa anak dan istriku! Nggak usah sok keren mau unjuk kebolehan!" teriak David lagi. Boy tahan sabar. Dia aktifkan mode tuli, atau pura-pura tak dengar, demi menjaga kewarasan. Sampai Irish memijit pelipisnya karena pusing mendengar teriakan suaminya. Begitu saja terus selama dalam perjalanan. Hingga akhirnya, mobil sedan hitam berhenti dengan sempurna di depan kediaman. Irish sudah meletakkan tangannya di gagang pintu, bersiap untuk keluar sendiri, seperti biasanya. Akan tetapi, sebuah tangan besar dengan cepat mencengkeram pergelangan tangannya. "Jangan bergerak, Irish. Tetap di posisimu! Aku yang akan mem

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 435. Calon Ayah

    "Kenapa kamu cepat sekali menggerakkannya!" bentak David geram.Dokter itu gemetar dan mulai mengatur lebih lambat probe (transduser)."Tunggu! Aku mau lihat lagi. Putar bagian itu! Iya ... Iya yang itu." David tersenyum lebar dengan rahang gemetar saat melihat layar monitor. Dadanya terus berdenyut, rasanya tak sabar ingin melihat kecebong itu lahir.Mata Irish berkaca-kaca dan saat melihat layar monitor yang menampilkan kantung kehamilan. "Vid, aku beneran hamil .... Lihat, lihat itu dia ...." Dia bahkan enggan berkedip.Meski masih tampak sebiji kacang polong, tapi bagi pasangan itu sudah membuat jantung berdetak cepat, melebihi saat dulu David mengutarakan perasaannya.Dokter mengatakan kalau usia kehamilannya sekitar 6 Minggu. Tangan David gemetar memegang lembut tangan istrinya. "Sayang, lihat. Anak kita. Anak kita ....""Aku lihat, Vid. Aku melihatnya. Dia akan tampan atau cantik?" Irish meremas tangan suaminya."Tampan sepertiku atau cantik sepertimu, yang penting dia lahir s

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 434. Tante Hamil?

    "Vid, jangan menakutiku. Kenapa kamu malah nangis?" Air mata Irish mulai luruh. David menatap kertas di tangannya dengan tangan bergetar hebat. Napasnya tercekat. Lalu, pelan dia menatap Irish yang sudah menangis ketakutan. Mulut David sudah terbuka, ingin mengeluarkan kata-kata, tapi suaranya seolah terkunci oleh rasa haru yang meluap-luap. Dia belum pernah merasa tidak berdaya seperti ini sebelumnya. Bahkan saat menemui pasien hampir mati sekali pun. Irish semakin gelisah, tubuhnya yang lemas mencoba bangkit. "Vid, bicaralah. Ada apa sama hasilnya? Aku sakit apa?" David menarik napas dalam-dalam, mencoba menetralkan rasa. "A-aku ... aku akan jadi ayah, Irish. Kamu hamil." Seketika Irish terdiam. Matanya yang sembab kini melebar, menatap David dan mencari kebenaran di balik mata pria itu. "A-aku ... hamil?" Irish mengangguk kecil, memastikan. David mengedip mata dengan senyum haru. "Kamu hamil, Sayang. Ada anak kita di perutmu ...." David langsung mendekap tubuh istrinya er

  • Menjadi Istri Dadakan CEO Posesif   Bab 433. Dokter? Tapi--

    "Sebenarnya siapa yang salah? Kalian merasa benar, tapi kami juga nggak salah. Komunikasi itu bukan cuma soal bicara, tapi biar nggak salah asumsi. Masalah ini dimulai dari salah paham karena kalian malas buat jelasin. Jangan pernah ngerasa pasanganmu sudah tahu apa yang kamu pikirkan. Kita itu pasangan suami istri, bukan lagi main game tebak-tebak perasaan dan pikiran," ucap Irish. Membuat David menoleh dan tersenyum kaku pada Irish. "Andai kalian bicara sama kamu sejak awal, semua nggak akan kacau seperti ini," ucap Amber menatap dua pria itu. Reyvan diam menatap wajah istrinya. "Komunikasi itu jembatan agar dua hati terus saling memahami, tapi kalau nggak ada ada omongan, hal kecil saja bisa jadi masalah besar karena gagal paham." Irish menajamkan tatapannya pada suami. Amber menaikkan sedikit dagunya. "Benar. Memangnya kami ini cenayang, bisa langsung paham dengan apa yang kalian lakukan?" Reyvan dan David saling lirik. "Setelah aku simak dari tadi, sepertinya kalian memang

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status