แชร์

Bab 53

ผู้เขียน: Khoirul N.
last update วันที่เผยแพร่: 2025-07-10 21:43:33

Jack diam. Walau dia tahu alasan orang-orang itu bersikap demikian, dia tidak bisa berterus terang.

"Mungkin karena kamu sangat cantik," jawab Jack sambil menunjukkan barisan giginya yang putih.

Emma mendengus. "Kamu mulai lagi." Ia lalu turut tersenyum, "Tapi ini bagus. Artinya, jika aku diterima bekerja di sini, aku berada di lingkungan orang-orang yang sangat menghargai dan menghormati orang lain."

"Itu benar. Sekarang, fokus saja pada wawancaramu, dan berhenti memikirkan hal lain."

"Kamu b
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (1)
goodnovel comment avatar
Hendri Swedi
penulisnya niat nulis nggak sich....,kok up detenya lama......
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 73

    Rumah mewah Victor yang sebelumnya sepi menjadi begitu bising oleh pekik lantang yang bersumber dari ruang kerja."Elena! Elena!!" "Victor, ada apa?! Kenapa kamu berteriak di pagi buta begini?" Elena bertanya dengan nada kesal setelah sang tunangan membuatnya kaget dan panik."Aduh..." lirih Elena sambil memegang kepalanya yang pening karena bangun mendadak."Elena, aku kalah... Aku sudah hancur!! Argh...!" Victor mengakhiri keluhnya dengan lenguh panjang seolah tombak menusuk jantungnya.Elena yang tidak tahu apa yang terjadi, mengernyitkan dahinya dengan hati tak tenang. "Apa yang kamu bicarakan?" Victor berdiri dan menunjuk-nunjuk layar laptopnya. "Apa ini masih belum jelas?" tanyanya lantang. "Aku dipecat! Kamu dengar? Aku sudah dipecat!!" Mata Elena terbelalak seperti akan keluar dari soketnya. "APA?! Tidak, tidak." Dia tersenyum getir. "Itu tidak mungkin..." Elena membungkuk untuk melihat tulisan di laptop kerja Victor.Itu adalah sebuah email masuk dari perusahaan tempat Vic

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 72

    Greg dan Rapth berdiri di dapur Ava. Mereka bergantian minum seperti orang yang kehausan di gurun pasir, tergesa dan berkali-kali.Bukan tanpa alasan keduanya melakukan itu. Bahkan setelah meneguk beberapa gelas air, napas mereka masih tersengal."Apa yang kalian lakukan di sini?!"Kedatangan Ava membuat Greg dan Rapth terkejut ketakutan hingga refleks berteriak sambil berpelukan.Tingkah keduanya mendatangkan kerutan di kening Ava. Dia meletakkan kedua tangannya di pinggang."Apa kalian ingin dipecat?!" bentak Ava dengan lantang.Greg dan Rapth saling melepaskan pelukan. Mereka membungkuk sambil meminta maaf pada Ava."Jika orang lain melihat tingkah kalian, tentu akan menertawakanku karena membayar seorang pecundang untuk menjadi pengawal!""Nyonya, jika anda menyaksikan apa yang kami saksikan, anda bahkan tidak akan berani keluar dari kamar." Greg berbicara masih dengan wajah pucat.Ava mendekat pada kedua pengawalnya. Dia melongok ke arah luar sebelum berbisik, “Apa yang terjadi p

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 71

    Jeritan Marco memecah ruangan sebelum siapa pun sempat mengatakan apa pun.Bukan teriakan satu kali, melainkan suara panjang yang patah di tengah, berubah menjadi raungan kasar yang nyaris tak menyerupai suara manusia.“Berhenti—BERHENTI—!”Napasnya tersedak, tubuhnya menegang lalu bergetar hebat, rasa sakit itu seperti tidak akan ada ujungnya. Datang sekaligus, bukan satu titik, tapi gelombang yang membuat kepalanya kosong. Ia berteriak karena tidak ada hal lain yang bisa ia lakukan. Kata-kata putus di tenggorokannya. Napasnya benar-benar kacau. Tubuhnya menegang, lalu gemetar.Marco memohon agar semua disudahi, biarpun dia tahu itu tidak akan menghentikan apa pun. Tapi, mana mungkin mulutnya bisa tetap diam, sedangkan rasanya dia seperti hampir menemui ajal. Setiap detik terasa terlalu panjang. Waktu seakan melambat, tapi rasa sakit tidak berkurang sama sekali.Greg dan Rapth refleks menoleh ke arah Jack.Jack tidak bergerak.Greg dan Rapth menelan ludah bersama rasa ngeri yang me

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 70

    Tenggorokan Ava seperti tercekik. Rasanya seolah ada duri tajam di dalamnya, hingga dia kesakitan saat menelan ludah. Tuan Hall bahkan seperti bisa membaca pikirannya. Tidak dipungkiri, sebelumnya Ava memang berniat untuk memperingatkan Laura dengan keras ketika mereka sudah lepas dari pengawasan Tuan Hall. Tapi sekarang, Ava benar-benar tidak berani untuk mencoba-coba membangkang."Baik, Tuan Hall," Ava tersenyum ketakutan, "Anda bisa mempercayaiku." Ava tersenyum lagi pada Laura. "Mari, Nona." Dia mendadak menjadi seorang yang ramah, santun, dan berbudi luhur."B-bagaimana dengan kami, Tuan?" tanya Greg memberanikan diri. Rapth pun menanti jawaban."Tetap di sini. Pindahkan lelaki tua ini ke atas ranjang. Saat dokter datang, dia akan menerima ganjarannya."Ava yang baru saja melewati ambang pintu, membulat matanya mendengar ucapan Jack. Dia tentu khawatir Jack akan berubah pikiran karena dia terlalu lamban menjalankan perintah, lantas membuatnya menerima ganjaran pula sebagaimana

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 69

    Jack melirik Laura sekilas, sebelum kembali melihat Marco. Tatapan itu menyimpan amarah yang besar, hingga membuat matanya memerah.“Kamu memperlakukan Nona Kills seperti benda mati,” katanya sambil menggertakkan gigi. “Kamu menikmati rasa sakitnya. Kamu membangun kesenangan dari jeritannya, dari traumanya.”Rahang Jack mengeras.“Orang sepertimu tidak pantas diberi akhir yang cepat.”Marco menggeleng lemah. “A-aku… aku bisa membayar. Berapa pun yang kamu mau...”Jack mengabaikannya.Dia mengeluarkan ponsel dari saku. Gerakannya tenang, terlalu tenang untuk situasi sekejam ini. Jack menekan satu nomor yang belakangan sering dia hubungi.“Halo, Tuan Hall. Ada yang perlu saya lakukan?" kata sekretaris Jack, Rafael Lewis, dengan nada hormat.“Aku butuh dokter bedah khusus,” lanjut Jack singkat dan jelas. “Yang terbaik. Datangkan ke Paradise Roadway dalam waktu sepuluh menit.”Dia berhenti sejenak, mendengarkan jawaban di seberang sana.“Ya. Kasus darurat,” tutupnya. “Pastikan dia datang.

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 68

    “Kamu akan bisa melakukannya hanya jika aku masih membiarkanmu tetap hidup.”Ucapan Jack menggantung di udara, dingin dan menekan. Marco Ring terdiam. Wajahnya yang pucat semakin kehilangan warna, sementara darah terus merembes dari pahanya yang tertembus peluru.Keheningan itu membuat Ava Cobra menelan ludah. Jantungnya berdetak keras. Dia menatap Jack, lalu bergeser ke dua pengawal Marco yang masih berdiri dengan tangan terangkat, wajah mereka kaku oleh ketakutan.Jika pria bernama Tuan Hall itu bisa menghabisi nyawa sang bos, tentu bukan hal sulit untuk menewaskan mereka juga, begitu pikir pengawal Marco Ring hingga membuat jantung mereka berdetak cepat.Jack melirik Ava sekilas. Tatapannya tajam, namun tenang, terlalu tenang untuk situasi seberbahaya ini.Jangan-jangan sebenarnya Tuan Hall adalah seorang psikopat? Ava menelan ludah.“Ava,” ucap Jack pelan, tapi suaranya terdengar memerintah. “Bukankah kamu memelihara beberapa ekor ular kobra?”Ava tersentak. Alisnya terangkat. “T

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 58

    "Nyonya, saya tidak bisa melakukannya." Victor menolak cepat.Disusul Elena, "Saya juga. I-itu tidak masuk akal." Bagi keduanya, berlutut di hadapan Jack adalah penghinaan paling hina. Di mata mereka Jack tidak lebih dari orang rendahan yang bahkan tidak layak untuk sekadar diajak duduk sejajar. L

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 57

    Victor dan Elena menjadi lebih tegang. Terlebih, mereka melihat ekspresi dingin yang ditunjukkan Daisy pasca menerima panggilan dari Tuan Filantropi. Entah akan seperti apa nasib mereka setelah ini. Mereka sampai tertunduk, tidak berani menegakkan kepala.Daisy mengepalkan tangannya. "Padahal sebel

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 56

    Dengan ragu Daisy menuruti perintah Jack. Dia menyalakan laptop dan menghubungkannya ke proyektor. "Berikan ponsel anda. Aku akan memeriksa video itu untuk melihat apakah anda berbohong atau tidak." "Haha, apa anda kira saya sebodoh itu? Siapa bisa menjamin anda tidak akan menghapusnya. Tapi, ini

  • Menjadi Taipan Usai Dicampakkan    Bab 55

    Elena mendengus kesal. Sudah cukup lama dia dan Victor menunggu, tapi Tuan Filantropi tidak juga datang menemui."Sebenarnya, seberapa dekat hubunganmu dengan Tuan Filantropi? Kenapa dia membiarkan kita menunggu begitu lama?" keluh Elena berwajah masam.Selain karena Elena merasa dongkol menunggu t

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status