MasukAku telah bekerja keras demi istriku dan keluarganya. Perlakuan buruk dari mertua dan ipar, aku abaikan. Bagiku kebahagiaan istriku adalah yang utama. Namun, dia justru berkhianat. Dia berselingkuh dengan atasanku! Itulah alasan mengapa aku sering ditugaskan keluar kota. Rupanya, mertua dan iparku tahu perselingkuhan itu, bahkan mendukung mereka untuk bersama. Istriku meminta bercerai, dan aku diusir begitu saja. Tapi, keajaiban terjadi. Kehidupan baru sebagai seorang taipan akan dimulai!
Lihat lebih banyakRumah mewah Victor yang sebelumnya sepi menjadi begitu bising oleh pekik lantang yang bersumber dari ruang kerja."Elena! Elena!!" "Victor, ada apa?! Kenapa kamu berteriak di pagi buta begini?" Elena bertanya dengan nada kesal setelah sang tunangan membuatnya kaget dan panik."Aduh..." lirih Elena sambil memegang kepalanya yang pening karena bangun mendadak."Elena, aku kalah... Aku sudah hancur!! Argh...!" Victor mengakhiri keluhnya dengan lenguh panjang seolah tombak menusuk jantungnya.Elena yang tidak tahu apa yang terjadi, mengernyitkan dahinya dengan hati tak tenang. "Apa yang kamu bicarakan?" Victor berdiri dan menunjuk-nunjuk layar laptopnya. "Apa ini masih belum jelas?" tanyanya lantang. "Aku dipecat! Kamu dengar? Aku sudah dipecat!!" Mata Elena terbelalak seperti akan keluar dari soketnya. "APA?! Tidak, tidak." Dia tersenyum getir. "Itu tidak mungkin..." Elena membungkuk untuk melihat tulisan di laptop kerja Victor.Itu adalah sebuah email masuk dari perusahaan tempat Vic
Greg dan Rapth berdiri di dapur Ava. Mereka bergantian minum seperti orang yang kehausan di gurun pasir, tergesa dan berkali-kali.Bukan tanpa alasan keduanya melakukan itu. Bahkan setelah meneguk beberapa gelas air, napas mereka masih tersengal."Apa yang kalian lakukan di sini?!"Kedatangan Ava membuat Greg dan Rapth terkejut ketakutan hingga refleks berteriak sambil berpelukan.Tingkah keduanya mendatangkan kerutan di kening Ava. Dia meletakkan kedua tangannya di pinggang."Apa kalian ingin dipecat?!" bentak Ava dengan lantang.Greg dan Rapth saling melepaskan pelukan. Mereka membungkuk sambil meminta maaf pada Ava."Jika orang lain melihat tingkah kalian, tentu akan menertawakanku karena membayar seorang pecundang untuk menjadi pengawal!""Nyonya, jika anda menyaksikan apa yang kami saksikan, anda bahkan tidak akan berani keluar dari kamar." Greg berbicara masih dengan wajah pucat.Ava mendekat pada kedua pengawalnya. Dia melongok ke arah luar sebelum berbisik, “Apa yang terjadi p
Jeritan Marco memecah ruangan sebelum siapa pun sempat mengatakan apa pun.Bukan teriakan satu kali, melainkan suara panjang yang patah di tengah, berubah menjadi raungan kasar yang nyaris tak menyerupai suara manusia.“Berhenti—BERHENTI—!”Napasnya tersedak, tubuhnya menegang lalu bergetar hebat, rasa sakit itu seperti tidak akan ada ujungnya. Datang sekaligus, bukan satu titik, tapi gelombang yang membuat kepalanya kosong. Ia berteriak karena tidak ada hal lain yang bisa ia lakukan. Kata-kata putus di tenggorokannya. Napasnya benar-benar kacau. Tubuhnya menegang, lalu gemetar.Marco memohon agar semua disudahi, biarpun dia tahu itu tidak akan menghentikan apa pun. Tapi, mana mungkin mulutnya bisa tetap diam, sedangkan rasanya dia seperti hampir menemui ajal. Setiap detik terasa terlalu panjang. Waktu seakan melambat, tapi rasa sakit tidak berkurang sama sekali.Greg dan Rapth refleks menoleh ke arah Jack.Jack tidak bergerak.Greg dan Rapth menelan ludah bersama rasa ngeri yang me
Tenggorokan Ava seperti tercekik. Rasanya seolah ada duri tajam di dalamnya, hingga dia kesakitan saat menelan ludah. Tuan Hall bahkan seperti bisa membaca pikirannya. Tidak dipungkiri, sebelumnya Ava memang berniat untuk memperingatkan Laura dengan keras ketika mereka sudah lepas dari pengawasan Tuan Hall. Tapi sekarang, Ava benar-benar tidak berani untuk mencoba-coba membangkang."Baik, Tuan Hall," Ava tersenyum ketakutan, "Anda bisa mempercayaiku." Ava tersenyum lagi pada Laura. "Mari, Nona." Dia mendadak menjadi seorang yang ramah, santun, dan berbudi luhur."B-bagaimana dengan kami, Tuan?" tanya Greg memberanikan diri. Rapth pun menanti jawaban."Tetap di sini. Pindahkan lelaki tua ini ke atas ranjang. Saat dokter datang, dia akan menerima ganjarannya."Ava yang baru saja melewati ambang pintu, membulat matanya mendengar ucapan Jack. Dia tentu khawatir Jack akan berubah pikiran karena dia terlalu lamban menjalankan perintah, lantas membuatnya menerima ganjaran pula sebagaimana
Di halaman depan, Jack dan Emma melanjutkan obrolan, sedangkan Nenek tidur siang. Mereka membicarakan hal-hal tidak terduga yang terjadi sejak pagi tadi."Aku berharap kamu bisa merasa nyaman bekerja di tempat barumu," ujar Jack menatap Emma dalam-dalam. Dalam benaknya dia bertekad akan mewujudkan
Emma menyampaikan kabar baik kepada sang nenek dengan bersemangat. Dia tersenyum lebar menunjukkan paparbag yang diperoleh dari Redwave Group.Jack mengamati wajah berseri Emma yang mengeluarkan isi paperbag itu."Nenek, rasanya masih terlalu sulit untuk dipercaya. A-aku tidak pernah mengalami inte
Rahang Emma jatuh ke lantai, sebelum senyum lebar terbit di wajahnya. Dia bertepuk tangan sambil melompat kecil, seperti kanak-kanak yang diizinkan bermain hujan. Ini mungkin terdengar tidak baik, tapi dia benar-benar senang melihat sikap Jack yang terkesan 'jahat'. "Tidak! Aku tidak akan melakuka
Jack tidak melarang ketika Emma berinisiatif mematikan ponselnya. Dia hanya tersenyum mendengar Emma mengoceh membicarakan Victor dan Elena.Gerutu Emma berhenti saat dia menerima pesan dari Kepala HRD untuk mengambil seragam di meja resepsionis. Meski merasa heran lantaran teringat bahwa tadi para






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ulasan-ulasan