مشاركة

Bab 1098

مؤلف: Camelia
Hujan sudah berhenti.

Dengan menahan dingin yang menusuk hingga ke tulang, Aura mencari sebatang kayu untuk menopang tubuhnya agar bisa berdiri. Dia berniat mencari tempat tersembunyi untuk menunggu pertolongan. Namun, setiap kali melangkah, rasa sakit yang tajam menusuk dari kakinya.

Dua jam kemudian, Aura akhirnya melihat sebuah gua kecil di bawah tebing. Tanpa banyak berpikir, dia segera masuk dan bersembunyi di sana.

"Huh ...."

Setelah duduk di tanah yang kering, Aura akhirnya bisa merasa lega dan mengembuskan napas panjang. Dia menundukkan kepala untuk memeriksa kondisi tubuhnya, lalu dalam hatinya pun sudah memiliki gambaran kasar. Total seluruh luka di tubuhnya ada sepuluh lebih, tetapi yang paling parah adalah luka di kakinya. Jika tidak ada yang salah, kemungkinan besar itu adalah patah tulang.

Aura bersembunyi di dalam gua dan menatap cahaya di luar. Dia baru menyadari dia bukan hanya merasa sakit saat duduk, tetapi sangat lapar dan kedinginan juga. Saat menoleh ke sekeliling
استمر في قراءة هذا الكتاب مجانا
امسح الكود لتنزيل التطبيق
الفصل مغلق

أحدث فصل

  • Menjadi Tawanan CEO Dingin   Bab 1103

    Thea berkata, "Usulannya adalah kita sebaiknya menunggu di sini saja. Lagi pula, jalan pegunungan ini sulit untuk dilalui saat malam hari ...."Mendengar itu, tatapan Aura bergetar sebentar. Setelah itu, dia mengangkat kepala dan menatap ke langit.Saat ini, langit sudah mulai gelap dan terlihat samar-samar titik-titik bintang.Melihat itu, Aura teringat saat pertama kali dia datang ke tempat ini dan melihat hujan meteor. Jika bisa, dia berharap sekarang ada sebuah bintang jatuh yang melintas di langit juga dan mengabulkan keinginannya untuk menemukan Jose."Bu Aura?" panggil Thea lagi karena melihat Aura tidak bersuara.Aura yang tersadar kembali pun mengangkat kepala dan berkata pada Thea, "Ayo pergi. Kita juga ikut."Dia berpikir Jose menghilang karena dia. Jika dia hanya duduk menunggu di sini, dia merasa dia akan tersiksa oleh penantian yang panjang sampai sulit bernapas. Lebih baik dia pergi ikut mencari bersama semua orang.Thea melirik kaki Aura. "Tapi, dokter bilang kakimu mas

  • Menjadi Tawanan CEO Dingin   Bab 1102

    Melihat situasi itu, Parviz mendekat dan berkata pada Roy, "Kamu keluar dulu, aku mau bicara dengan Aura."Roy terdiam sejenak, lalu tetap keluar sesuai perintah Parviz dan meninggalkan ruangan hanya untuk Aura dan Parviz.Parviz berkata, "Rara ....""Kakek!"Aura yang tidak bisa menahannya lagi pun matanya memerah dan air mata nyaris mengalir.Namun, Parviz malah menyipitkan matanya dan berkata dengan nada dingin, "Diam! Simpan juga air matamu yang nggak berharga itu."Aura terkejut dengan sikap Parviz yang tiba-tiba menjadi serius, hanya bisa terpaku dan menatap Parviz. Kali ini, lukanya juga sangat serius, banyak bagian tubuhnya yang masih diperban.Melihat itu, hati Parviz langsung melunak. "Sekarang kamu menangis pun nggak ada gunanya. Nak, ingat baik-baik, air mata adalah hal yang paling nggak berharga. Kamu sudah memikirkan nggak, kamu harus bagaimana menghadapi amarah Keluarga Alatas kalau Jose benar-benar nggak ditemukan?"Aura menggigit bibirnya, lalu menggelengkan kepala dan

  • Menjadi Tawanan CEO Dingin   Bab 1101

    Riana mengangkat kepala dan menatap Roy dengan tatapan dingin, lalu mendengus. "Pak Roy, aku bahkan belum menuntutmu karena buat Jose dalam masalah, kamu malah masih berani datang mencariku."Roy menggigit bibirnya. "Bu Riana terlalu gegabah, kami semua juga turut berduka atas apa yang menimpa Jose. Tapi, Aura nggak bersalah. Melampiaskan semua kemarahanmu padanya, apa itu bisa menemukan Jose?"Riana mengertakkan giginya dan menatap Roy dengan tatapan penuh amarah. "Roy, bagaimanapun juga aku ini ibu mertuanya Aura, apa salahnya aku menegur menantuku sendiri?""Anggota Keluarga Kusuma nggak perlu diajari orang lain."Saat itu, tiba-tiba terdengar suara yang sangat lantang dari arah pintu. Parviz melangkah masuk dengan punggung tegak dan ditopang oleh kepala pelayan, lalu langsung menoleh ke arah Riana dengan tatapan tajam.Parviz menyipitkan matanya dan menatap Riana. "Rara dan Jose adalah suami istri, tentu saja harus sehidup semati. Jose menghilang demi menyelamatkan Rara, apa dia te

  • Menjadi Tawanan CEO Dingin   Bab 1100

    "Pihak Nyonya Aura sudah nggak bisa disembunyikan lama-lama lagi. Nyonya Aura bisa inisiatif meneleponku, jelas ini nggak akan bisa ditutupi lebih lama lagi," kata Marsel.Roy menggertakkan giginya.Saat itu, Jose adalah orang pertama yang menemukan Aura. Saat tim penyelamat menemukan mereka, mereka sudah terjatuh ke dalam sungai dan tidak ada yang tahu pasti apa yang sebenarnya sudah terjadi. Semua orang hanya melihat Jose sedang menopang Aura yang tak sadarkan diri, lalu menyerahkan Aura pada tim penyelamat.Sementara itu, Jose sendiri terseret arus sungai karena kehabisan tenaga dan tidak ada kabarnya lagi. Sungai itu memiliki arus yang deras dan air yang sangat dingin hingga menusuk tulang, semua orang tahu kemungkinan Jose akan selamat itu sangat kecil. Namun, tidak ada satu pun orang yang berani mengucapkan hal itu secara terang-terangan.Begitu mendapat kabar, Roy langsung mengerahkan orang untuk melakukan pencarian. Namun, pencarian hingga kini sudah berjalan sepuluh jam, tetap

  • Menjadi Tawanan CEO Dingin   Bab 1099

    Thea menggigit bibirnya dan tetap diam. Ekspresinya terlihat penuh dilema, seolah-olah sedang mempertimbangkan apakah dia harus memberi tahu Aura atau tidak.Melihat situasi itu, firasat buruk di hati Aura justru terasa makin kuat. "Baik. Kalau kamu nggak mau bilang, aku sendiri yang akan mencarinya."Setelah mengatakan itu, Aura langsung membuka selimut dan hendak turun dari ranjang.Sebelum Thea sempat berkata apa-apa, pintu kamar pasien Aura tiba-tiba dibuka seseorang."Rara."Roy masuk dengan tergesa-gesa. Melihat Aura sudah sadar, dia perlahan-lahan menghela napas lega. "Syukurlah kalau kamu sudah bangun."Aura menatap Roy. "Urusan kecelakaan tambang itu belum selesai dan Jose juga pergi ke lokasi. Kamu lihat dia nggak?"Tatapan Roy sempat berkilat sekilas, lalu melangkah ke sisi Aura seolah-olah tidak terjadi apa-apa. "Dia ada urusan mendesak, harus kembali ke Jakoro. Karena kamu terluka dan nggak cocok melakukan perjalanan jauh, jadi dia menyuruhku menjagamu."Aura terlihat ragu

  • Menjadi Tawanan CEO Dingin   Bab 1098

    Hujan sudah berhenti.Dengan menahan dingin yang menusuk hingga ke tulang, Aura mencari sebatang kayu untuk menopang tubuhnya agar bisa berdiri. Dia berniat mencari tempat tersembunyi untuk menunggu pertolongan. Namun, setiap kali melangkah, rasa sakit yang tajam menusuk dari kakinya.Dua jam kemudian, Aura akhirnya melihat sebuah gua kecil di bawah tebing. Tanpa banyak berpikir, dia segera masuk dan bersembunyi di sana."Huh ...."Setelah duduk di tanah yang kering, Aura akhirnya bisa merasa lega dan mengembuskan napas panjang. Dia menundukkan kepala untuk memeriksa kondisi tubuhnya, lalu dalam hatinya pun sudah memiliki gambaran kasar. Total seluruh luka di tubuhnya ada sepuluh lebih, tetapi yang paling parah adalah luka di kakinya. Jika tidak ada yang salah, kemungkinan besar itu adalah patah tulang.Aura bersembunyi di dalam gua dan menatap cahaya di luar. Dia baru menyadari dia bukan hanya merasa sakit saat duduk, tetapi sangat lapar dan kedinginan juga. Saat menoleh ke sekeliling

فصول أخرى
استكشاف وقراءة روايات جيدة مجانية
الوصول المجاني إلى عدد كبير من الروايات الجيدة على تطبيق GoodNovel. تنزيل الكتب التي تحبها وقراءتها كلما وأينما أردت
اقرأ الكتب مجانا في التطبيق
امسح الكود للقراءة على التطبيق
DMCA.com Protection Status