Moon Glow Luna

Moon Glow Luna

last updateLast Updated : 2022-07-30
By:  Snow pinchOngoing
Language: English
goodnovel16goodnovel
10
4 ratings. 4 reviews
86Chapters
5.9Kviews
Read
Add to library

Share:  

Report
Overview
Catalog
SCAN CODE TO READ ON APP

Synopsis

Lucia, claimed from birth, Fragments of memories in her dream, until she met Alpha Andrea in Grande Valley, they had chemistry. What will happen, when she's exposed to a whole new world?  She's a vulnerable werewolves, and Andrea must marry a luna, to maintain his supremacy. Their love is threatened, will they thrive, or will Andrea marry the woman he's mated to? A werewolf-like himself. An entrapment secret is yet to be deciphered, the heart will break, power is sought for, the wheel of time will bring secrets unfolding, will they come out of this alive?    **Twisted: Alpha Andrea** "You're mine and that's final." "I'm not some toy to be claimed!" I retorted at the disgusting sound of it,  "Says who?" " you must learn to earn the love you deserve, not just go sniffing around, all in the name of some silly mate bond that's underrated by you or anyone."

View More

Chapter 1

preface

"Kami sangat menyesal atas apa yang terjadi. Kami ingin Darel menikah dengan Anda," ujar Tuan Alexander. Alya terkejut. "Menikah? Kenapa?" tanya Alya.

“Karena kamu tidak punya siapa-siapa lagi, dan Darel adalah penyebabnya. Ini adalah bentuk tanggung jawab kami,” jawab Tuan Alexander. Darel menambahkan, "Saya ingin menebus kesalahan saya."

Alya merasa terjebak. Ia tidak menginginkan pernikahan ini, tetapi menyadari ia tidak punya pilihan lain. Hidupnya kini bergantung pada belas kasihan orang lain. Tanpa pilihan, mereka melangsungkan pernikahan sederhana di ruang perawatan rumah sakit.

Pemuka agama pun menikahkan mereka, dan pernikahan mereka telah tercatat dalam buku pernikahan negara.

"Bagimana apakah ‘Sah’?"

"Sah." Ucap semua hadirin.

Alya menunduk, matanya kosong. Tak ada kebahagiaan, hanya kehampaan yang memenuhi dadanya.

"Sekarang kalian resmi menjadi suami istri. Semoga bisa saling menjaga dan menjalani kehidupan rumah tangga dengan baik," ujar Tuan Alexander.

Alya dengan suara hampir berbisik, "Suami istri...?" ia pun tersenyum pahit.

Darel menatap Alya sekilas, lalu membuang muka.

Mamanya Darel mendekat, menatap Alya dengan tajam, "Sekarang kau sudah menjadi bagian dari keluarga kami. Jangan macam-macam."

Alya tak menjawab. Rasanya seperti terperangkap dalam sangkar emas yang tidak bisa ia tinggalkan.

***

Kehidupan pernikahan Alya tidak membaik. Darel semakin mengabaikannya, lebih sering menghabiskan waktu dengan kekasihnya, Elmira.

Kini Alya sedang merapikan pakaian Darel di lemari, matanya tiba-tiba menangkap secarik kertas berlogo hotel. Dahinya berkerut saat membacanya.

Alya berbisik, "Reservasi hotel?" matanya bergerak cepat membaca nama yang tertera.

"Darel… dan Elmira?"

Tangannya bergetar. Ia melirik ponsel Darel yang tergeletak di meja samping tempat tidur. Dengan jantung berdebar, ia membuka galeri foto.

"Tidak… ini tidak mungkin…" ujar Alya dengan suara tercekat.

Foto-foto mesra Darel dan Elmira terpampang jelas, bahkan ada foto mereka diranjang yang sama. Wajah mereka penuh kebahagiaan, seolah Alya tak pernah ada dalam hidup Darel.

"Selama ini… aku hanya istri di atas kertas?" tanya Alya memonolog.

Air matanya jatuh tanpa bisa ditahan. Ia merasakan sakit yang menusuk begitu dalam.

Hati istri mana yang tak perih mengetahui suaminya telah mengkhianatinya sedalam ini? Apalagi, sejak pernikahan mereka, Darel belum pernah sekalipun menyentuhnya sebagai seorang suami.

Darel masuk ke kamar tanpa mengetuk. Ia tampak tidak peduli dengan kesedihan Alya.

"Besok aku akan pergi ke luar kota. Aku tidak mau ada masalah saat aku pergi," ujarnya dingin.

Alya mendongak, matanya yang sembab menatap wajah lelaki yang telah menikahinya itu. "Darel, apakah kita tidak bisa berbicara? Hanya sekali ini saja, aku ingin kita berbicara sebagai suami istri."

Darel tertawa sinis. "Suami istri? Kamu pikir masih ada hubungan itu di antara kita? Dari awal pernikahan ini hanya kesalahan. Aku sudah lelah. Kalau bukan karena keluargaku, aku pasti sudah meninggalkanmu sejak lama."

Perkataan Darel seperti pisau yang menusuk hati Alya. Ia menggigit bibirnya, mencoba menahan rasa sakit. Sungguh, ia ingin berteriak, ingin marah, tetapi tak ada gunanya. Hatinya sudah cukup terkoyak.

"Kalau begitu, lepaskan aku," ucap Alya dengan suara bergetar. "Izinkan aku pergi."

Darel terdiam sesaat, lalu menyeringai. "Pergi? Kau pikir semudah itu? Kalau kau pergi, kau tidak akan mendapatkan apa-apa. Jangan harap aku akan membiarkanmu pergi dengan mudah."

Alya menatapnya dengan tatapan penuh luka. “Aku tidak butuh apa pun darimu. Aku hanya ingin kebebasan.”

***

Suatu pagi, saat sarapan, Alya meletakkan dokumen di atas meja makan. Semua anggota keluarga Alexander sedang duduk di sana, bahkan ada Elmira juga yang kini tak malu bermesraan didepan keluarga Darel.

"Apa ini?" tanya Mama Salsa dengan nada merendahkan.

“Surat perceraian,” jawab Alya dengan tegas. Suaranya bergetar, tetapi penuh ketegasan.

Ruangan menjadi sunyi. Darel menatapnya tajam. Elmira tersenyum penuh kemenangan.

“Kamu yakin dengan keputusan ini?” tanya Darel dengan nada menantang.

Alya mengangguk. “Aku sudah cukup menderita. Aku tidak ingin bertahan dalam pernikahan yang hanya membawa luka.”

Mama Salsa tertawa dingin. “Bagus. Dari awal kamu memang tidak pantas untuk Darel. Pergilah, dan jangan pernah kembali.”

Alya tidak berkata apa-apa. Ia hanya mengambil koper yang sudah ia siapkan dan melangkah keluar dengan tertatih. Darel tidak mencoba menahannya, duduk diam seolah kepergian Alya tidak berarti apa-apa baginya.

Alya melangkah keluar dari rumah besar itu dengan langkah tertatih dan terseok-seok. Udara pagi terasa lebih segar, kebebasan akhirnya ada dalam genggamannya. Dengan langkah mantap, ia berjalan ke pinggir jalan dan mengangkat tangan, menghentikan taksi. Namun, di saat yang bersamaan, seorang pria juga melakukan hal yang sama.

"Maaf, tapi saya duluan yang menghentikan taksi ini," ucap Alya.

Pria itu menaikkan alis, "Duluan? Saya jelas lebih cepat."

Alya pun menyilangkan tangan, "Saya yang lebih butuh."

"Oh ya? Saya juga buru-buru," ujar pria itu.

Pak Sopir pun menghela napas, "Mas, Mbak, kalau masih bertengkar, jangan naik taksi saya."

Alya mengerutkan kening, "Baiklah. Pak, antarkan saya dulu," putus Alya.

Pria itu menatap Alya sejenak, lalu menghela napas, "Turuti saja maunya dia, Pak, biar cepat selesai."

Alya melirik pria itu sekilas, lalu memasukkan koper kecilnya ke dalam bagasi. Pria itu pun melakukan hal yang sama. Keduanya masuk ke dalam taksi, duduk dalam diam. Suasana canggung menyelimuti.

"Kenapa? Mau bertengkar lagi?" tanya pria itu.

Alya mendengus, "Enggak. Saya cuma merasa… kita pernah bertemu sebelumnya?"

Pria itu menyeringai, "Mungkin. Dunia ini kecil."

Alya mengalihkan pandangan ke luar jendela, berusaha mengabaikan perasaan aneh yang mulai mengusiknya. Tak lama, ponsel pria itu berdering.

"Ya, saya sudah dalam perjalanan… Jangan biarkan dia pergi sebelum saya sampai," ujar pria itu dengan suara yang berubah serius.

Alya menoleh, ia merasakan sesuatu yang janggal. Pria itu menutup telepon, lalu menatapnya.

"Sepertinya perjalanan kita akan lebih menarik dari yang kukira," ucapnya kemudian.

Alya menegang. Jantungnya berdetak lebih cepat. Siapa pria ini sebenarnya? Dan kenapa firasat buruk mulai menyelimutinya?

***

~ Bersambung ~

Expand
Next Chapter
Download

Latest chapter

More Chapters

To Readers

Welcome to GoodNovel world of fiction. If you like this novel, or you are an idealist hoping to explore a perfect world, and also want to become an original novel author online to increase income, you can join our family to read or create various types of books, such as romance novel, epic reading, werewolf novel, fantasy novel, history novel and so on. If you are a reader, high quality novels can be selected here. If you are an author, you can obtain more inspiration from others to create more brilliant works, what's more, your works on our platform will catch more attention and win more admiration from readers.

reviews

S.E Dymek
S.E Dymek
captivating. Lucia steals your attention and the story leaves you wanting more! can't wait to continue the journey!
2022-06-23 08:46:23
2
0
Scribbled stories
Scribbled stories
love love, pls update more
2022-06-19 01:53:56
2
0
Nayi Shat
Nayi Shat
nice hand work, looking forward to new chapters from the Author
2022-06-07 04:17:18
2
0
Milan Writes
Milan Writes
Interesting story, I love the journey of Lucia.
2022-06-07 03:34:00
2
0
86 Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status