MasukTerakhir kali di rumah Keluarga Junita, Grace bertemu dengan dokter karena Selena tergores oleh Milo.Tampaknya Selena menerima kabar bahwa Michael terluka dan lari ke rumah sakit tanpa memedulikan kesehatannya. Dokter keluarga juga datang karena khawatir."Selena, kenapa kamu ada di sini? Bukankah
Selly jelas-jelas ditendang olehnya, tapi Grace tidak menyangka bahwa Selly akan berdiri begitu cepat dan bahkan mengeluarkan gunting untuk melukainya!Sudah terlambat untuk menghindarinya. Dalam keputusasaan, Grace membuka tongkatnya dan langsung menyerang Selly."Hati-hati!"Tepat ketika tongkat m
Michael memandang Grace seolah sedang bingung. "Apa lagi yang dilakukan Selena?"Tepat pada waktunya, bos mengirimi mereka beberapa makanan biasa dan memberi tahu mereka bahwa hidangan spesial yang mereka pesan akan segera siap.Grace berkata, "Tuan Michael, kita makan dulu lalu baru bicara lagi."G
Setelah mendengar perkataan Michael, Grace tetap diam.Grace tidak berpikir bahwa penyakit Selena adalah suatu kebetulan. Mungkin karena opini publik di luar tidak mendukung Selena dan Selena juga tidak ingin keluar menemuinya.Dalam dua hari terakhir, berita tentang Selena belum sepenuhnya dihapus
Pilihan kata Messo lebih pintar.Yang Messo tanyakan adalah apakah Grace melakukan apa yang terjadi tadi malam dengan sengaja.Daripada, apa yang terjadi tadi malam.Jadi, maksud Messo adalah dirinya tahu bahwa Grace menjebak Selena tadi malam?Namun balkon itu relatif sepi dan terdapat tiang sebaga
Selena masih memeluk kaki Michael sambil menangis dengan sedih, "Lalu apa yang harus aku lakukan, Ayah?"Michael meminta Selena untuk secara terbuka meminta maaf atas kesalahan yang dibuat melalui departemen hubungan masyarakat lalu dengan tulus meminta maaf secara pribadi pada Grace dan menghabiska
William langsung berjalan menuju Tamara tanpa melirik Grace."Bukankah kamu sedang sibuk di perusahaan? Kenapa datang awal sekali? Rindu istrimu?" tanya Tamara dengan sengaja.Grace buru-buru berkata mendahului William, "Nenek, aku dan William akan segera cerai, tolong jangan membuat lelucon yang me
Grace tidak ingin berdebat dengan William di depan orang luar, jadi dia tidak berkata apa-apa, kemudian masuk ke dalam mobil setelah melepaskan tangan William.Albert menjadi supir dan Antony membawa mobilnya sendiri.Mereka bersama-sama pergi ke kantor polisi.Anah buah William berhasil menemukan t
Grace tidak setuju dan juga tidak menolak. "Kalian atur saja."Setelah itu, Grace naik ke lantai atas.Grace mengeluarkan koper, kemudian mengemas barang-barang yang menurutnya penting dan beberapa pakaian setelah masuk ke dalam kamar.Grace sudah menepati janjinya pada Nyonya Tamara, dia tidak perl
Grace menjawab dengan cuek tanpa membuka mata, "Lumayan, pernah ketemu sekali dulu."William bertanya dengan suara tenang, "Kamu panggil dia kakak?"Grace membuka mata dan menatap William dengan heran. "Apanya yang salah?"William merapatkan bibir. "Kenapa nggak panggil nama langsung?"Grace menjawa







