Share

Bab 744

Author: Elenor
[Ngomong-ngomong, Dani, siapa sebenarnya orang yang kau sukai itu? Sudah lama sekali, apa kau masih akan terus merahasiakannya? Apa kau nggak bisa memberiku informasi sedikit saja?]

Dani berpikir sejenak sebelum menjawab: [Akan kuberitahu nanti.]

Gading langsung menjawab: [Janji ya!]

Dani: [Iya.]

Vanessa tidak mengatakan apa-apa.

Tetapi, dia tahu bahwa "nanti" yang dimaksud Dani adalah ketika Edward dan Clara sudah resmi bercerai.

Keesokan harinya.

Setelah Clara mengantar Elsa ke sekolah,
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (80)
goodnovel comment avatar
Mariah Subarkah
udh d skip beekali2 ini cerita msh seputar dsini trs.. mo brp abad ini kelar nya.. GK kreatif bgt penulis nya..
goodnovel comment avatar
aini gaming
mau lanjut dah mulai bosan, GK d lanjut sayang
goodnovel comment avatar
Princessa
aku baru ngeh .. perasaan dari awal baca sering komen ... terakhir komen yg bab kemarin kok ga nongol..kena hide to...emang komenan ku nopo.....,biasa AE perasaan...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 747

    Namun .... Edward memiliki urusan lain yang harus dikerjakan.Setelah selesai makan, dia meminta sopirnya untuk mengantar Vanessa dan Rendi kembali ke kantor, sedangkan dia pergi terlebih dahulu.Di dalam mobil, Rendi menatap Vanessa dan bertanya, "Apa Clara masih mengganggumu?"Di konferensi teknologi beberapa hari yang lalu, meskipun mereka sempat mengobrol, namun karena ada banyak orang di sekitar, jadi mereka tidak memiliki kesempatan untuk berbicara berdua saja.Sekarang adalah kesempatan yang baik.Mendengar pertanyaan itu, sorot mata Vanessa menjadi gelap, dia lalu berkata, "Selain orang-orang dan urusan yang berhubungan dengan Morti Group, dia tidak memiliki kemampuan untuk menggangguku."Mendengar Vanessa mengatakan hal itu, Rendi berasumsi Vanessa hanya sedang meremehkan perilaku Clara dan merasa meskipun Clara telah mencapai beberapa kesuksesan melalui cara-cara yang tidak jujur, namun jika dia lepas dari Morti Group dan Dylan, Clara tetaplah tidak akan berarti apa-apa.Dia

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 746

    Pada saat itu, lift tiba di lantai tujuannya.Sebelum keluar, Rendi sempat berkata, "Apa kau punya waktu nanti siang? Aku ingin makan siang bersamamu dan juga Pak Edward."Saat menyebut nama Edward, pandangannya tertuju pada Clara yang sudah keluar dari lift bersama rombongannya, dan mengabaikan mereka sejak tadi.Vanessa berpikir sejenak, lalu berkata, "Aku bisa, tapi Edward punya banyak pekerjaan yang harus dibahas akhir-akhir ini. Sepertinya dia sudah punya rencana lain untuk makan siang. Bagaimana kalau aku tanyakan dulu, nanti aku kabari lagi?""Oke." Clara dan Rendi bekerja di lantai yang sama di Anggasta Group, mereka sesekali berpapasan tetapi saling mengabaikan.Sekitar tengah hari, Clara makan siang dengan seorang teknisi Morti Group di kantin kantor, sementara Rendi menerima telepon dari Vanessa yang mengatakan bahwa Edward telah menunda jadwal sebelumnya dan memesan ruangan untuk mengundangnya makan siang.Vanessa sempat mengatakan bahwa Edward sangat sibuk pagi itu, sehin

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 745

    Clara dan Dylan selalu terlihat memiliki hubungan yang sangat erat dan harmonis. Rendi tidak pernah membayangkan bahwa Clara sebenarnya diam-diam berhubungan dengan Edward ....Clara sudah merebut begitu banyak hal dari Vanessa, namun dia masih belum puas juga, bahkan sampai mencoba merebut pacarnya ....“Rendi, aku sedang bicara padamu. Kenapa kau melamun terus? Wajahmu juga terlihat sangat pucat.”Rendi menggertakkan gigi, menggenggam ponselnya erat-erat, ekspresi wajahnya tampak buruk dan menakutkan.Mendengar ucapan rekannya, Rendi perlahan tersadar, namun tetap diam.…Keesokan harinya, Clara dan beberapa teknisi dari Morti Group kembali pergi ke Anggasta Group.Sayangnya, mereka harus kembali bertemu Rendi dan rombongannya di lift lobi.Yang menunggu lift bersama mereka tentu saja juga ada beberapa karyawan dari Anggasta Group.Ketika Rendi melihat Clara, dan melihat orang-orang dari Anggasta Group menyambutnya dengan hangat, lalu orang-orang dari Morti Group aktif membantu Clara

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 744

    [Ngomong-ngomong, Dani, siapa sebenarnya orang yang kau sukai itu? Sudah lama sekali, apa kau masih akan terus merahasiakannya? Apa kau nggak bisa memberiku informasi sedikit saja?] Dani berpikir sejenak sebelum menjawab: [Akan kuberitahu nanti.] Gading langsung menjawab: [Janji ya!] Dani: [Iya.] Vanessa tidak mengatakan apa-apa.Tetapi, dia tahu bahwa "nanti" yang dimaksud Dani adalah ketika Edward dan Clara sudah resmi bercerai.…Keesokan harinya.Setelah Clara mengantar Elsa ke sekolah, dia berangkat ke kantor dan segera pergi ke Anggasta Group bersama Gery dan yang lainnya.Sayangnya, mereka bertemu Doni dan Rendi di lobi kantor Anggasta Group.Saat Dylan ada di sana, Doni akan berbicara sopan kepada Clara, tetapi sekarang karena Dylan tidak ada, Doni bertindak seolah-olah dia tidak mengenal Clara dan masuk ke lift bersama Rendi dan yang lainnya terlebih dahulu.Rendi tahu Morti Group dan Anggasta Group saat ini sedang berkolaborasi, tetapi dia tidak menyangka akan bertemu Cla

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 743

    Saat memesan makanan, Anggi bahkan secara proaktif memesan dua atau tiga hidangan favorit Dani.Dani berkata dengan tenang, "Terima kasih atas perhatian Bu Anggi, tapi saya nggak tertarik dengan hidangan hari ini. Saya akan memesan sendiri saja." Ditolak seperti itu, Anggi tidak merasa malu atau pun patah semangat. Tepat ketika Anggi hendak melanjutkan pembicaraan, Dani langsung menatap Edward dan sengaja mengubah topik pembicaraan. "Kenapa Elsa nggak ikut?"Edward berkata, "Elsa pergi ketemu mamanya."Mendengar hal itu, Dani tertegun sejenak, mengangguk, lalu secara proaktif mulai mengobrol dengan Edward tentang situasi bisnis domestik dan internasional saat ini.Semua orang jelas mengerti bahwa saat Dani bertanya tentang Elsa atau membahas bisnis, itu sebenarnya karena dia tidak ingin memberi Anggi kesempatan untuk berbicara dengannya.Selain itu, Dani terus memandang ke arah Edward, Gading dan arah lainnya, tetapi tidak pernah sekalipun melihat ke arah Anggi yang duduk di sebelahny

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 742

    Dalam dua hari terakhir, mereka telah beberapa kali bertemu dengan Rendi, tetapi Rendi mengabaikan mereka seperti orang asing atau memandang Clara dengan ekspresi muak dan sinis.Karena Rendi memperlakukan mereka seperti itu, maka Clara dan Dylan tentu saja tidak akan berusaha untuk bersikap ramah padanya.Oleh karena itu, meskipun mereka telah beberapa kali berpapasan selama dua hari ini, mereka tidak pernah saling menyapa.Kali ini pun, tidak berbeda.Clara dan Dylan bersikap seolah-olah tidak mengenal Rendi dan hanya berjalan melewatinya.Clara tiba di rumah pada dini hari. Setelah mandi dan tidur sejenak, dia kembali ke Morti Group untuk bekerja seperti biasa.Dia belum bertemu Elsa selama beberapa hari, tetapi Elsa tahu tentang perjalanan bisnisnya dan kapan dia akan kembali.Jadi, siang itu, dia menerima telepon dari Elsa yang mengatakan akan pergi ke rumah Keluarga Hermosa sepulang sekolah nanti, dan ingin meminta Clara untuk menjemputnya. Dia bertanya, "Ma, Mama kan sudah sibu

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status