공유

Bab 76

작가: Elenor
Edward jelas tidak sedang berbicara padanya.

Mereka telah menikah bertahun-tahun, tetapi Edward tidak pernah tidur memeluknya seperti ini.

Apalagi memberinya ciuman selamat pagi.

Clara yakin bahwa Edward mengira dirinya adalah Vanessa.

Bibir Clara perlahan mengerut dan matanya memerah.

Edward tidak bangun.

Clara pun menatapnya, menahan emosi dan amarah di hatinya, menarik napas dalam-dalam dan perlahan-lahan menjauhkan diri darinya, menarik dirinya keluar dari pelukannya.

Mereka begitu dekat, se
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (60)
goodnovel comment avatar
Siti M
kelamaan harusnya Clara bicara lagi dan mau minta cerai aja gak usah muter terus
goodnovel comment avatar
Goez Titatar Sunda
kenapa si clara ga bilang kita bisa tanpa edward
goodnovel comment avatar
Sya Lalala
ah itu mah edward cinta sm clara, vanesa mkn dianggap berjasa, nt br nyesel diakhir kl sdh tau kebenaranaya
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 728

    Edward tidak mengatakan hal lain seperti, "Aku sudah membaca semua makalah yang kau terbitkan," atau "Kau memang layak mendapatkan penghargaan itu."Setelah mengucapkan selamat, Edward memulai topik pembicaraan tentang Elsa, dan mereka bertiga pun mengobrol santai.Hari itu, setelah menemani Elsa, Clara masuk ke mobilnya dan pergi.Elsa duduk di mobil Edward, memperhatikan arah mobil Clara pergi dengan ekspresi ragu seolah ingin berbicara sesuatu.Edward berkata, "Ada apa? Apa kau lupa memberi tahu mamamu sesuatu?"Elsa menggelengkan kepala dan berkata, "Bukan begitu .... Aku cuma penasaran kapan mama akan menyelesaikan pekerjaannya dan pulang ke rumah untuk tinggal bersama kita lagi."Saat itu, dia memang bisa pergi ke rumah Keluarga Hermosa kapan pun dia mau, dan pulang untuk bersama Edward sesuka hati. Dia pikir kondisi seperti itu baik-baik saja, tetapi tetap saja dia masih ingin ibunya kembali pulang.Namun, ibunya selalu sibuk dan mengatakan kembali ke rumah akan sangat merepotka

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 727

    Gading tidak mengetahui sama sekali bahwa Clara memiliki hubungan dengan lingkaran pertemanan Robert Manakin.Namun, Gading telah mendengar berita tentang penghargaan yang diterima Clara. Setelah melihat berita di internet, dia tidak bisa menahan diri untuk menandai nama semua orang di obrolan grup: [Apa kalian semua sudah melihat berita? Apa dia benar-benar sehebat itu sekarang?] Semua orang di grup melihat pesannya, termasuk Edward, tetapi tidak ada yang membalas.Namun, beberapa saat kemudian, Vanessa muncul.Dia menandai nama Dani: [Anggi punya proyek yang ingin dia diskusikan denganmu. Apa kau punya waktu?] Dani melihat pesan itu dan membalas beberapa saat kemudian: [Aku ada waktu. Berikan saja nomor kontakku padanya, biar dia bisa menghubungiku langsung.] Vanessa: [Oke.] Setelah pembicaraan singkat itu, mereka tidak muncul lagi. Gading: [Halo? Apa nggak ada yang mau membalas pesanku?] ...Di sisi lain, Dani sudah menerima panggilan telepon dari Anggi. Setelah mendengarkan pe

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 726

    Doni memiliki hubungan yang cukup baik dengan Prof Nian, Robert Manakin, dan yang lainnya, tetapi mereka jarang memiliki kesempatan untuk berkumpul secara pribadi.Karena Clara dan Dylan dapat ikut serta, wajar jika Gunawan juga mengajak Doni.Lagipula, menghabiskan lebih banyak waktu dengan Prof Nian dan Robert Manakin, bukanlah hal yang buruk bagi Doni.Namun, Gunawan bahkan sama sekali tidak menyebutkan soal itu kepada Doni.Jika seseorang tidak mengunggah berita tentang pertemuan antara Prof Nian dan Gunawan ke internet, maka Doni pun tidak akan tahu bahwa ayahnya pergi makan bersama dengan mereka hari ini.Jangankan Agra, Doni sendiri saja tidak dapat memahami hal itu.Mungkinkah Clara dan Dylan membicarakan hal buruk tentangnya kepada Prof Nian, sehingga mereka tidak menyukainya? Apakah karena alasan itu ayahnya tidak mengajaknya ke pertemuan mereka?Namun, bagaimanapun juga, dia adalah putra kandung Gunawan. Dia tahu bahwa meskipun mereka kadang-kadang bertengkar, jika Clara dan

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 725

    Saat Clara, Prof Nian dan yang lainnya sedang berkumpul, Anggi dan Vanessa juga sedang berada di luar untuk bertemu dan mengobrol.Setelah membaca berita di internet, Anggi meletakkan ponselnya dan berkata dengan nada kesal, "Pantas saja dia terus mendekati Dylan dan berusaha sekuat tenaga mencegahmu berteman dengannya dan Prof Nian. Ternyata dekat dengan Dylan bisa membawa begitu banyak keuntungan."Sejujurnya, walaupun latar belakang keluarganya kaya, tetapi Anggi bahkan belum pernah bertemu dengan orang-orang seperti Prof Nian dan Robert Manakin.Beberapa netizen berkomentar bahwa tokoh penting seperti Prof Nian dan Robert Manakin, jika bisa bertemu mereka sekali saja dalam seumur hidup dan sekadar menyapa, sudah merupakan sebuah kehormatan besar.Bukan hanya para netizen itu, bahkan dia sendiri pun merasakan hal yang sama.Latar belakang keluarga Clara jauh lebih rendah darinya, namun melalui Dylan, dia bisa dengan mudah berkenalan dengan mereka. Selain itu, menurut pelayan yang me

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 724

    Pada Senin pagi, setelah menghadiri rapat di kantor, ponsel Clara berdering.Dylan yang menelepon.Begitu dia mengangkatnya, Dylan langsung memberitahunya dengan penuh antusias, "Clara, daftar penerima Penghargaan Sains dan Teknologi Kecerdasan Buatan Nasional tahun ini sudah keluar, dan namamu ada di sana. Selamat!"Clara tertegun sejenak, lalu tersenyum. "Oke, aku akan mengecek situs resminya sebentar lagi."Kabar tentang penghargaan Clara juga sampai ke orang-orang di perusahaan. Sebelum Clara sempat mengecek, Gery dan rekan lainnya sudah bergegas mengucapkan selamat kepadanya.Vanessa dan yang lainnya juga langsung mengetahui tentang penghargaan yang diterima Clara.Awalnya, banyak anggota Keluarga Gori dan Sanjaya yang tidak mengerti seberapa penting penghargaan Clara itu. Baru setelah mereka melihat netizen memuji Clara di kolom komentar dan mengetahui bahwa penghargaan itu sangat bergengsi, mereka mulai merasa gelisah.Selain itu, sementara netizen membahas penghargaan domestik

  • Pak Edward, Istrimu Ingin Cerai   Bab 723

    Sore itu, setelah Elsa menyelesaikan kompetisinya, Edward menelepon, "Sudah selesai kompetisinya? Bagaimana hasilnya?"Elsa menjawab dengan gembira sambil minum, "Juara pertama! Aku lolos ke babak berikutnya.""Bagus." Edward tersenyum, lalu menambahkan, "Kakekmu sudah pulang ke rumah. Kau pulang ke rumah lama ya, kita makan malam bersama nanti."Elsa menjawab, "Oke."Mereka tidak banyak mengobrol dan segera menutup telepon.Setelah menutup telepon, Elsa berkata kepada Clara, "Ma, Ayah menyuruh kita pulang ke rumah nenek buyut untuk makan malam bersama. Ayo, kita berangkat sekarang." Saat Elsa sedang berbicara dengan Edward, dia menyalakan pengeras suara sehingga Clara tahu betul bahwa Edward hanya ingin Elsa sendiri yang pulang ke sana, dan tidak mengundangnya.Jika Edward benar-benar ingin Elsa mengundangnya, Edward pasti akan berkata, "Ajak mamamu sekalian pulang ke rumah lama untuk makan malam bersama."Namun, Edward tidak menyebut namanya sama sekali.Clara berkata, "Mama sudah a

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status