Accueil / Romansa / Pawang Cinta Presdir Misterius / 38. Jiwa Seakan Terlepas

Partager

38. Jiwa Seakan Terlepas

Auteur: Haryulinda
last update Date de publication: 2023-09-12 22:53:27

Revan terlihat ancang-ancang melakukan sesuatu pada Erin. Sedangkan Erin masih memundurkan diri.

"Mau kemana kau?" tanya Revan dengan tatapan tajam pada Erin.

Dug!

Tubuh Erin terbentur dinding. Hal itu tak membuat Erin menyerah. Ia beralih ke arah lain hingga lebih jauh dari Revan. Sementara Revan terus mendekat pada Erin.

"Jangan macam-macam!" bentak Erin pada Revan.

"Kau pikir aku takut padamu?" Revan terus menantang Erin. Ia tidak bisa tertekan apapun, meskipun Erin membentaknya.

Bugh!

E
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Dernier chapitre

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   50. Dihancurkan

    Erin tak menerima tawaran dari Arkan. Ia memilih setia pada Edward sesuai dengan kontrak kerja. Saat ini Erin berada di rumah Edward. Keberadaan Edward belum ada di sana."Erin, kau dipanggil tuan Xander." Pak Edo datang menghampiri Erin."Kenapa, Pak?""Tidak tahu. Sepertinya akan bicara hal serius.""Baik, Pak. Di mana tuan Xander?""Ada di taman belakang."Erin berjalan menuju ke taman belakang. Ia tak menyangka akan berbicara empat mata dengan Xander. Selama ini, Erin hanya berbicara dengan Elisa."Duduk." Xander menunjuk ke arah kursi taman yang ada di depannya."Ada apa, Tuan?""Apakah kau selalu bersama Edward selama ini?""Iya, Tuan.""Jadi, Edward terlambat datang ke rapat penting, kau juga bersamanya?""Iya, Tuan. Saya menjalankan tugas seperti biasanya.""Mulai sekarang kau dipecat.""Kenapa, Tuan?" Erin tampak tak terima."Kau gagal. Aku tau kalau kau diperintahkan Elisa untuk menjaga Edward dan memenuhi kebutuhannya. Tapi, berkali-berkali Edward gagal, kau selalu bersaman

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   49. Berhasil atau Tidak?

    Orang yang menelepon Edward adalah Celine. Erin membiarkan Edward mencurahkan waktu dengan Celine lewat telepon. Ia berpamitan pada Edward untuk pergi menjenguk ayahnya di rumah sakit. Erin pergi ke rumah sakit dengan menaiki taxi online. Ia berharap Edward baik-baik saja di rumah sendirian. Perjalanan ke rumah sakit memakan waktu tiga puluh menit. Sesampainya di rumah sakit, Erin langsung menuju ke ruangan sang ayah. Di sana Erin melakukan kegiatan rutin yaitu mengelap tubuh sang ayah. Sesekali Erin juga bercerita tentang segala hal yang terjadi. Hanya ada respon kedutan tangan yang dirasakan Erin saat menggenggam tangan sang ayah. "Erin!" panggil Andi yang melihat Erin keluar ruangan. "Eh, Andi. Aku kira kau sedang shift malam." "Ini kenapa?" Andi menyentuh wajah Erin yang tampak lebam. "Tidak apa-apa. Hanya pernah kecelakaan kecil saja." "Kau bohong! Pasti kau disakiti oleh pria itu!" "Cukup, Andi! Kau jangan menduga-duga, kalau tidak tahu apa-apa." "Kau tidak pantas bek

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   48. Memastikan

    Alex tidak melakukan apapun pada Erin. Ia justru tertidur lebih cepat. Hal itu membuat Erin harus mengobati luka-luka Alex semalaman. Bahkan Erin tidak menyadari jika hari telah berganti. Rasa lelah yang berkepanjangan, membuat Erin tertidur."Di mana aku?" tanya Edward pada langit-langit kamar. Kesadarannya kembali saat pagi hari. Ia menyadari jika tubuhnya terasa sakit. Namun Edward tidak bisa mengingat segala kejadian yang terjadi. Tok! Tok! Tok!Suara ketukan pintu membuat Edward terpaksa bangun dari posisinya. Ia berjalan perlahan agar Erin tidak terbangun. "Edward? Kau tidak apa-apa?" tanya Darwin yang ada di depan pintu. "Seperti ini, Om." "Aku diceritakan oleh Elisa, kalau semalam Xander menggila. Bahkan sekarang Xander masih mencarimu."Edward tidak menjawab. Ia justru mempersilakan Darwin masuk ke rumah. Di sinilah sekarang Edward dan Darwin duduk berhadapan."Sepertinya Papa marah karena aku terus mengacau di kantor.""Dia memang terlalu berambisi memiliki semuanya mil

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   47. Ganti atau Dihukum?

    "Apa permintaanmu?" Elisa terdengar penasaran dari seberang telepon.Alex memperbesar volume suara, agar Erin bisa mendengarnya. Walaupun Erin berusaha menjauh agar tidak mendengar percakapan Alex dan Elisa. Namun Alex menahan tangan Erin agar tetap mendengar pembicaraannya dengan Elisa."Aku tau kalau kau hanya ingin harta dari iblis itu. Jadi, aku akan mewujudkannya. Asalkan kau menjamin semua yang aku inginkan terwujud."Erin tampak terkejut dengan ucapan Alex. Ia tidak pernah terpikirkan kalau Elisa menginginkan harta Xander ayah dari Edward. Padahal dari luar Elisa terlihat seperti ibu peri bagi Edward. "Apa yang kau inginkan?""Semua yang aku lakukan tercukupi. Tidak ada hambatan.""Apa semua yang kau dapatkan masih kurang hingga meminta sesuatu lagi padaku?"Erin yang awalnya masih tidak percaya, begitu mendengar ucapan Elisa yang berbeda seratus delapan puluh derajat. Hal itu membuat Erin berpikir ulang. "Kalau begitu, ya sudah. Kau jangan ganggu aku. Kita hidup pada masing-

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   46. Apa Permintaannya?

    Alex menutup mulut Erin. Ia kemudian menarik Erin untuk memasuki mobil. Walaupun Erin terlihat kesakitan, Alex tidak peduli."Kemari kau anak bangst!" Xander berteriak. Alex tak mendengarkan Xander yang mengejarnya. Ia terus menancap gas dengan cukup gila, mobil sampai sedikit terangkat saat keluar dari gerbang. Erin berpegangan erat. Ia pikir Xander akan berhenti mengejar Alex. Rupanya dugaan Erin salah. Sebuah mobil tampak keluar dari rumah dengan mengikuti Alex."Sialan! Dia benar-benar ingin mati!" Alex berniat membalikkan mobilnya, lalu beradu bagian depan mobil."Alex! Kau jangan gila! Aku tidak ingin mati!" ucap Erin dengan gemetar saat melihat mobil Alex berbalik, lalu seakan-akan ingin menabrak mobil yang mengikutinya."Alex!" teriak Erin sembari menutup mata. Ia pasrah terhadap apa yang akan terjadi. Jika memang Erin nanti mati, hanya bisa memasrahkan ayahnya pada Sang Pencipta saja untuk menjaga sang ayah.Perlahan Erin membuka mata akibat tidak mendengar suara tabrakan.

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   45. Terkejut Bukan Main

    Brraaaaakkk!Xander melemparkan lampu hias pada tubuh Alex saat mulai bangkit. Hal itu tak membuat Alex gentar. Walaupun rasa sakit yang dirasakannya tidak hanya tubuh saja, melainkan batinnya juga sakit.Bugh! Alex menyerang Xander dengan menyeruduk dengan kepalanya hingga Xander terjatuh. Ketika Xander terjatuh, Alex langsung menerjangnya. Dug!Tubuh Alex dijatuhkan dengan keras pada bagian perut Xander. Pukulan diberikan Alex pada Xander. Sayangnya tangan Xander dengan sigap menangkis. "Anak sialan! Tidak tahu diri!" Xander mendorong Alex hingga oleng ke kanan. Namun tidak bisa menjatuhkan Alex, karena kaki Alex mengunci tubuh Xander. "Aku tidak minta dilahirkan bangst! Kenapa kau menginginkan aku ada!" Alex berteriak di wajah Xander. Bugh!Pukulan keras diberikan Xander pada Alex. Erin dan Elisa tidak tahan dengan pemandangan ayah dan anak yang saling menyiksa. Elisa menahan Xander. Sedangkan Erin menahan Alex. Mereka kemudian masing-masing menarik Xander baik Alex agar bisa

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   4. Rencana Rahasia

    Tok! Tok! Tok!Suara ketukan pintu kamar membuat perkacapan terhenti. Rupanya pak Edo yang datang kembali ke kamar. "Apa dia tidak diberitahu hal yang harus ditunjukkan?" tanya Edward pada pak Edo."Maaf, saya lupa Tuan.""Kau mendapatkannya atas perintah siapa?""Mom Elisa, Tuan."“Ternyata wanit

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   3. Apakah Malapetaka?

    Erin menunjuk pada foto yang ada di dalam kamar bukanlah seorang anak, melainkan pria. Insting Erin mengatakan jika pak Edo mungkin salah kamar. “Apa Bapak yakin ini kamarnya?” Erin berbalik tanya.Pak Edo mengangguk. Sikap Erin yang nampak terkejut sekaligus takut disebabkan kamar yang disinggah

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   2. Tertusuk Dilema

    Erin menatap sekeliling sekali lagi. Ia mencari keberadaan orang yang mengejarnya. Namun tidak ada. "Ayo, Nona." Pria tersebut membantu Erin berdiri. 'Lebih baik aku menerima tawaran orang ini. Daripada aku di sini, nanti tertangkap lagi,' batin Erin. Pria yang hampir menabrak Erin membukakan pi

  • Pawang Cinta Presdir Misterius   1. Terjebak Pilihan

    Seorang wanita tengah terduduk lesu di pinggir trotoar. Sebuah map berwarna merah yang dipegang adalah penyebabnya. Di dalam map itu terdapat pernyataan yang mengharuskan dirinya mengambil sebuah pilihan yang sulit yaitu mempertaruhkan nyawa ayahnya."Tidak ada pilihan lain, aku harus melakukan ses

Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status