Mag-log inMyers Linda tidak menyangka hidupnya akan berubah drastis sesudah menerima lamaran pernikahan Keeiko Jevt— Pria mapan dan sukses yang menyukainya pada pandangan pertama. Myli menolaknya berkali-kali karena pernah putus cinta setelah 5 tahun berpacaran dan di situ juga Keeiko tetap menunggunya. Hingga takdir dan peristiwa kecil membuatnya mengambil keputusan dengan cara menerima Keeiko. Meskipun ragu akan masa depannya yang cerah bersamanya.
view moreSetelah mendengar kabar bahwa Myli hamil. Keeiko tidak tinggal diam. Detik itu juga dirinya memaksa mengajak Istrinya keluar untuk membeli barang apapun sesukanya. Karena hingga saat ini wanita itu belum juga ada tanda-tanda mengidam. Myli sampai tidak bisa berdebat lagi. Kan bisa menunggu pas dirinya ngidam, kalau begini kan dirinya bingung harus memilih barang apa untuk dibeli. Memang tidak sabaran pria itu. “Tidak harus menunggu ngidam dulu kan? kau bisa memilih barang yang dulunya belum bisa kau beli. Pasti ada kan? Ayolah! Ingat-ingat lagi, apa yang kau inginkan namun belum kesampaian?” Itu jawaban Keeiko yang selalu keluar ketika Myli berkata tidak ada atau belum ingin satupun. “Meskipun barang receh kau mau membelikannya?” Tanya Myli. Keeiko mengangguk. “Ya, tentu saja. Aku bisa memberi apapun untukmu.” Anggapan receh bagi Myli belum tentu sama dengan Keeiko. Receh versinya sangat lah berbeda. “Aku ingin sandal harga 300ribu dan anting mainan bentuk mutiara yang mungkin s
“Hello, astaga Myli... Akhirnya kau menjawab telepon ku ini. Aku kepikiran denganmu. Sungguh! Sudah beberapa hari kita tidak saling berkabar kan... Pak Keeiko juga berkali-kali tidak hadir. Mau menanyakan langsung tidak bisa. Menelepon terus-terusan bisa-bisa dicurigai ada hubungan.” Kata Olive begitu panggilan langsung tersambung. Kekhawatirkan menggambarkan perasaan Olive saat ini. “Omong-omong bagaimana kabarmu? Apa kau baik-baik saja setelah difitnah Sereya?” Myli terharu, ternyata masih ada yang mengkhawatirkannya. Walau itu bukan keluarga. “Terima kasih Olive. Aku baik-baik saja, kau tahu kan aku tidak peduli dengan berita bodoh tidak berbobot itu. Hanya saja...” Myli terdiam menatap Keeiko yang tidur sembari menempelkan terasi di hidungnya yang harga 500an itu loh. Apakah ini hobi baru suaminya? Mencium bau-bauan tidak sedap nan bangkai. “Hanya saja...?” Olive mengulanginya. Myli menghembuskan napasnya lalu keluar dari kamar. Lebih tepatnya menjauh dari Keeiko. Laki-laki
“Olla!”“Sudah merasa bisa hidup sendiri?! Ditelepon tidak di angkat, disms tidak dibaca sama sekali.” Pintu apartementnya terbuka secara tiba-tiba. Waktu tidurnya jadi terganggu. Ia kaget, benar-benar kaget. Olla menyesal telah memberitahu wanita itu tentang pinnya. “PADAHAL AKU SUDAH MENYIAPKAN RENCANA LAGI UNTUK KAU LAKSANAKAN!” Ujar Sereya kesal. Dia sangat butuh Olla. Tapi perempuan itu seakan menghindarinya terus menerus. “Gagal lagi. Kau memang tidak bisa diharapkan.” “Ck, sudahlah. Mending kau pergi saja dari sini.” Usir Olla yang terlihat sangat setres. “Apa katamu?!” Sereya mendelik tidak percaya mendengar kalimat buruk itu. “Kau sudah merasa tidak butuh aku lagi, makanya bersikap angkuh seperti ini. Dasar mata duitan!” Olla terpancing oleh kata-kata itu. Dia pun berteriak. “SEENAKNYA SAJA KAU! AKU KENA TIPU SEBESAR 450JUTA. BISA KAU MEMBANTU MENGEMBALIKANNYA?!” Itu bukan uang yang sedikit. Mustahil bisa dapat sebesar itu dalam waktu dekat kecuali melakukan pencur
Keeiko mengajaknya pulang ke rumah. Myli pun setuju, lama-lama di hotel juga tidak merasa bebas. “Kau rese sekali, tunggu saja di kasur. Kalau menempeli ku seperti ini, aku merasa gerah dan sesak.” Ini mau maju dua langkah rasanya berat. Sudah tubuh Keeiko besar mirip kingkong. Tidak biasanya seperti ini. Wajar sih sedang sakit, kelakuannya mirip toddler. “Aku merasa tidak baik-baik saja saat kau menjauhi ku.” “Setidaknya aku bergerak masih di dalam sini... Dan kau bisa memantauku langsung dengan mata terbuka. Apa yang kau resahkan...” Myli sedang memikirkan secara logika, cara membuka koper tanpa duduk tanpa jongkok. Lah ini sela-sela jari jempolnya sudah dilatih untuk membuka resleting koper itu, tapi rasanya bikin emosi karena meleset terus. Kesabarannya tidak lah setebal emas antam 1000gram. Dirinya lagi-lagi harus bersikap alay untuk membujuk laki-laki itu. Merasa malu sih. Dia itu kalau sedang sibuk tanpa diganggu, selesainya malah lebih cepat. Kalau ditempeli begini bawaa
“Aku... Aku tidak ingin terpisah denganmu. Tapi kalau takdir sudah menjemput, aku terpaksa akan mengikhlaskanmu.” “Kau tahu kan Myli...? Bahwa aku benar-benar dan sangat mencintaimu. Dari awal dan akhir hayatku.” Bibirnya bergetar hebat. Myli mengangguk sekaligus menatapnya seksama. Mata pria itu
Dari dalam hotel, para petugas perempuan panik hingga kalang kabut. Ya, selalunya heboh terlebih dahulu. Mendengar suara gemuruh yang mengerikan, keras dan berisik seperti dalam tanah yang sedang bergerak. “Hei cepat keluar dan lari ke tempat aman.” Semuanya berbondong-bondong ....“Pak ada apa d
Airlan memilih opsi yang paling mudah, yaitu membuat akun sebanyak-banyaknya untuk membersihkan citra buruk Myli. Sambil rebahan, boker, dan makan sudah langsung jadi. Lah ke pihak berwenang dan menyewa jasa alat berat, belum tentu diacc sekarang. Di tengah-tengah membuat sandi akun, Airlan terdi
“Ya?” “Pak Keeiko? Maaf, aku kira Myli.” Keeiko menoleh ke tempat tidur. “Myli sedang tidur...” Buru-buru Olive meminta maaf dan segera mematikan sambungan itu. Sedaritadi ponsel Istrinya memang berisik sekali dan si pemilik tidak terbangun sama sekali... Hmm. Jadi lah Keeiko yang mengangkatny
Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.