/ Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1219 - Mencari Arthur

공유

Bab 1219 - Mencari Arthur

작가: Rianoir
last update 게시일: 2025-04-20 21:05:31
Mata Ryan menyipit melihat fenomena ini. Dia terkejut sekaligus senang.

'Guru berhasil!' pikirnya. 'Dia berhasil pulih dan kini sedang menerobos!'

Jika Xiao Yan mampu menahan petir Ilahi, kekuatannya akan pulih ke puncaknya.

Namun, ini lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, karena udara di sekitar dipenuhi dengan tekanan yang mencekam.

"Apakah Guru benar-benar dapat menahannya?" Ryan sedikit khawatir melihat intensitas petir yang terus bertambah.

BOOM!

Hampir 10.000 sambaran petir tiba
Rianoir

Ini Bab Bonus Hadiah sekaligus bab terakhir hari ini. Selamat Beristirahat (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 86
이 작품을 무료로 읽으실 수 있습니다
QR 코드를 스캔하여 앱을 다운로드하세요
잠긴 챕터
댓글 (2)
goodnovel comment avatar
badrus sholihin
menunggu pertarungan antara Xiao Yan melawan Slaughter Lord
goodnovel comment avatar
Bening Sumarsono
............ dikit banget bonusnya
댓글 더 보기

최신 챕터

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3810: Lencana Api

    Ryan Pendragon menatap Quinton Greaves dengan heran. “Kepala Akademi, bukankah Akademi Heavenly Flame didirikan di bawah naungan Kerajaan Ilahi?” “Rasanya ucapan tadi kurang pantas diucapkan di tempat seperti ini.” Quinton justru tersenyum. Senyum itu terlihat seperti milik seseorang yang sudah lama menunggu pertanyaan tersebut. “Tidak ada yang salah dengan ucapanku,” katanya pelan. “Kerajaan Ilahi yang sekarang bukan lagi Kerajaan Ilahi yang dulu.” Ryan tidak menyela. “Memang benar akademi ini berdiri karena Kerajaan Ilahi. Namun hari ini, sebagian besar orang justru ingin menarik garis pemisah sejauh mungkin dari mereka.” Sorot mata Quinton menjadi lebih dalam. “Sejak Keluarga Pendragon dari Kerajaan Ilahi...” Kalimat itu berhenti begitu saja. Quinton menutup mulutnya, lalu menggeleng pelan, seolah baru sadar bahwa ia hampir mengatakan sesuatu yang tidak seharusnya keluar. “Ada hal-hal yang lebih baik kau ketahui sesedikit mungkin.” Ryan menahan diri untuk tidak mengejar

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3809: Niflheim

    Ryan teringat pada Lucian Zeth. Pria itu adalah kultivator penempa tubuh yang mampu menandingi binatang iblis seranah. Di Akademi Heavenly Flame, namanya juga termasuk cukup diperhitungkan. Kalau akademi ini saja berada di urutan paling buncit, berarti di tiga akademi lain pasti ada murid-murid yang bisa menginjak Lucian tanpa mengeluarkan banyak tenaga. Pikiran itu membuat Ryan memahami satu hal. Dunia yang ia masuki sekarang jauh lebih luas daripada yang ia bayangkan saat baru tiba di Benua Valorisia. Namun senyum masam di wajah Quinton Greaves cepat menghilang. Pria tua itu tiba-tiba menepuk bahu Ryan dengan semangat yang meluap. “Tapi sekarang kita punya kau! Akhirnya Akademi Heavenly Flame bisa mengangkat kepala!” Matanya berbinar seperti anak kecil yang baru mendapat mainan langka. “Selama ini, para kakek tua dari akademi lain selalu membusungkan dada di depanku.” “Mereka terus membanggakan bahwa di tempat mereka ada genius yang membawa garis darah Kerajaan Ilahi.” Q

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3808: Empat Akademi

    Pria tua itu sedang bermain catur dengan Kepala Akademi Heavenly Flame. Saint Immortal King bahkan tidak melirik Ryan Pendragon. Ia hanya meletakkan bidak hitam di antara jemarinya ke papan, lalu menyeringai lebar. “Orang tua, kau kalah lagi.” “Senjata True God itu...” “Hmph!” Kepala Akademi mendengus dingin. Tanpa banyak bicara, ia melempar sebuah cincin penyimpanan ke seberang meja. “Ambil.” Nada suaranya terdengar tidak senang. “Aku masih ada urusan, jadi jangan berharap aku mengantarmu sampai pintu.” Saint Immortal King menyambar cincin itu, lalu menyimpannya sambil terkekeh. Ia merentangkan tubuh dengan santai, menenggak seteguk arak dari kendi di sampingnya, kemudian baru menoleh ke arah Ryan. “Orang tua, Akademi Heavenly Flame milikmu ini makin lama makin merosot. Bocah Ranah Creation tingkat satu pun sekarang bisa masuk?” Ryan hampir tersedak mendengar ejekan itu. Namun kalimat itu justru memberitahunya satu hal penting. Kepala Akademi sama sekali tidak tahu bahwa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3807: Dua Pantangan

    'Pantas saja Lucian Zeth langsung menurunkan tangannya begitu mengingat nama beliau,' pikir Ryan.Nolan Chester menarik kembali auranya. Tekanan yang tadi membuat pepohonan menunduk langsung lenyap, seolah tidak pernah ada. Setelah itu, ia tersenyum tipis kepada Ryan.“Air di Akademi Heavenly Flame ini sangat dalam. Kau tidak bisa mengukur murid maupun pengajar hanya dari tingkat kultivasi yang terlihat. Kau sendiri contoh terbaiknya.”Ryan tidak membantah.Nolan melanjutkan, “Ingat baik-baik. Di akademi ini masih ada beberapa orang yang sengaja menyembunyikan aura mereka. Orang seperti itu tidak boleh kau remehkan.”Nada suaranya terdengar datar, tetapi maknanya jelas. “Aku tidak mau kau celaka hanya karena salah menilai.”Ryan mengangguk pelan. Ia tahu Nolan tidak sedang menakut-nakutinya. Akademi sebesar ini pasti menyembunyikan banyak sosok yang tidak bisa dinilai dari penampilan luar.Nolan berhe

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3806: Aura Tersembunyi

    Di tengah keheningan yang masih menggantung di kantin, pelayan Area Heaven melangkah mendekat kepada Ryan Pendragon. Senyumnya sopan, langkahnya ringan, seolah beberapa meja yang baru saja hancur dan seorang Kultivator Ranah Star Seed yang tergeletak tidak jauh dari sana sama sekali tidak terjadi. “Tuan Muda, hidangannya sudah siap. Silakan masuk ke ruang pribadi.” Ryan mengangguk sambil tersenyum. ‘Orang yang mengelola Area Heaven pasti punya latar belakang tidak biasa.’ Pelayan ini benar-benar terlatih. Keributan barusan hampir meremukkan separuh suasana kantin. Lucian Zeth pingsan dengan napas tinggal segaris tipis, dan para murid di sekitar masih berdiri kaku karena terkejut. Namun wanita itu tetap melayani tamu dengan suara datar, senyum terukur, dan tangan yang tidak bergetar sedikit pun. Orang yang mampu melatih pelayan seperti ini jelas bukan sosok biasa. Ryan melirik Lena Sharpe sekilas, lalu berjalan pergi dengan kedua tangan di belakang punggung. Lena akhirnya ters

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3805: Pukulan Telak

    Dentuman keras meledak di dalam kantin. Tinju Ryan dan telapak Lucian Zeth akhirnya bertabrakan. Selama sepersekian detik, keduanya tampak berhenti di udara. Telapak Lucian menekan turun dengan seluruh kekuatan Ranah Star Seed miliknya, sementara tinju Ryan yang tampak lebih kecil menahannya dari bawah tanpa bergeser sedikit pun. Lalu Lucian merasakan ada yang tidak benar. Dalam bayangannya, tulang jemari Ryan seharusnya remuk lebih dulu. Setelah itu, lengannya patah, tubuhnya terpental, dan seluruh kesombongannya hancur di depan semua orang. Namun kenyataan yang ia rasakan justru sebaliknya. Dari titik benturan itu, ada tenaga mengerikan yang mendorong balik. Kekuatan tersebut begitu padat, begitu berat, sampai terasa seperti ia menghantam dasar gunung yang tidak mungkin digoyahkan. Sorot mata Lucian berubah. Untuk pertama kalinya sore itu, ketakutan muncul di sana. Sayangnya, sudah terlambat. Boom! Gelombang kejut meledak ke segala arah. Ruang di sekitar benturan pec

더보기
좋은 소설을 무료로 찾아 읽어보세요
GoodNovel 앱에서 수많은 인기 소설을 무료로 즐기세요! 마음에 드는 작품을 다운로드하고, 언제 어디서나 편하게 읽을 수 있습니다
앱에서 작품을 무료로 읽어보세요
앱에서 읽으려면 QR 코드를 스캔하세요.
DMCA.com Protection Status