แชร์

Bab 1270 - Kucing Oranye (II)

ผู้เขียน: Rianoir
last update วันที่เผยแพร่: 2025-04-29 13:09:11
Tanpa ragu, Ryan melepaskan semua kekuatan di dantiannya dan bahkan menggunakan rune kehidupannya untuk menahan serangan itu. Namun, usahanya sia-sia!

Kekuatan benturannya benar-benar membuatnya terpental beberapa meter, dan dia bahkan memuntahkan seteguk darah!

"Kuat! Sangat kuat!" Ryan berseru dengan mata terbelalak tak percaya.

Ryan tidak pernah menyangka bahwa dirinya akan ditempatkan dalam kondisi menyedihkan seperti itu oleh makhluk seukuran kucing.

Meskipun dia tidak punya waktu untu
Rianoir

ini bab kedua siang ini. Selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 83
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก
ความคิดเห็น (3)
goodnovel comment avatar
Anchou Mallawa
othor sekarang sibuk kyaknya. update bab telat mulu
goodnovel comment avatar
Gede Adi
menunggu bab berikutnya ternyata bukan pekerjaan menyenangkan
goodnovel comment avatar
Bubun Burhanudin
untuk lanjutannya kita tunggu bab 1271 ok
ดูความคิดเห็นทั้งหมด

บทล่าสุด

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3365: Ryan Pendragon Menang

    Ryan berjalan mendekatinya. Langkah demi langkah. Tidak cepat. Tidak perlu cepat. Dan dengan setiap langkah yang ia ambil, sesuatu dalam diri Yakou Zedd semakin hancur. Bukan tulang-tulangnya, tulang-tulangnya sudah habis. Yang retak sekarang adalah sesuatu di balik itu semua, napasnya yang mulai tidak beraturan, matanya yang tidak bisa memilih satu titik untuk dipandang, bibirnya yang bergerak tanpa menghasilkan suara apa pun. Tribun terdiam. Bahkan kepala-kepala keluarga yang sudah menyaksikan ratusan pertarungan sepanjang hidup mereka tidak berkedip. Yakou mengangkat wajahnya. Matanya memandang ke atas ke arah Ryan yang kini berdiri tepat di hadapannya. Matanya merah, tidak dari amarah, tapi dari seseorang yang sudah kehabisan segalanya dan masih dipaksa sadar untuk merasakannya. Tidak ada lagi kata-kata. Tidak ada rencana. Tidak ada kalkulasi. Dengan menggunakan setiap milimeter kekuatan yang tersisa, ia mendekatkan wajahnya ke tanah. Ke arah kaki Ryan. Tribun meledak

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3364: Kabur

    Hanya satu pikiran yang tersisa di kepala Yakou Zedd. Mundur. Mundur sekarang. Mundur sebelum terlambat. 'Selama aku menyerah, Tetua Agung pasti akan menyelamatkanku.' 'Setelah ini, aku akan meninggalkan Sekte Moon Flower selamanya.' 'Tidak akan pernah muncul di hadapan Ryan Pendragon lagi. Tidak pernah!' Tangannya bergerak secepat kilat. Mutiara Pelindung Laut Utara memancar dari telapaknya, melingkupi seluruh tubuhnya dalam kubah biru muda yang berkilauan. Ia menarik napas dalam-dalam, membuka mulutnya. "Aku meny..." BOOM! Cahaya emas meledak tepat di depan wajahnya. Kubah biru itu berguncang keras seperti lonceng yang dipukul palu raksasa. Retak-retak halus menjalar di permukaannya selama sepersekian detik sebelum perlahan menstabilkan diri. Yakou mundur setengah langkah, jantungnya hampir berhenti. 'Hampir.' Keringat mengalir deras di punggungnya. Tangannya mengepal di dalam kubah. Tapi kubah itu sudah stabil kembali. Mutiara Pelindung Laut Utara adalah artef

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3363: Kembali dari Neraka

    Ryan tidak menjawab. Ia hanya mengangguk pelan."Aku akan masuk ke dahimu dulu. Perlu istirahat."Sebelum Ryan sempat berkata apa pun, pria itu berubah menjadi sinar iblis yang meluncur dan masuk ke celah di antara kedua alisnya.Hening.Ryan berdiri sendirian di antara reruntuhan yang perlahan-lahan mulai ambruk dari dalam. Setiap tarikan napasnya terasa seperti menelan bara. Tulang-tulangnya berderak pelan saat ia menunduk dengan susah payah dan meraih kepala yang tergeletak di tanah.Kepala klon itu berat di tangannya.Tapi ia mengangkatnya.Ruang itu mulai runtuh sepenuhnya. Energi iblis yang tersisa menggulung dari segala penjuru, melingkupi tubuh Ryan yang penuh luka bak ombak yang menelan satu-satunya batu yang masih berdiri di tengah lautan.**Di arena, Yakou Zedd berdiri dengan senyum yang terus melebar.Senyum itu mengisi wajahnya hingga ke sudut-sudut yang biasan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3362: Sadar

    'Anak itu pasti sudah mati.'Klon itu terbaring di antara reruntuhan yang gosong.Setiap serat dalam kerangkanya berteriak kesakitan, tapi pikirannya justru mencari satu-satunya kenyamanan yang tersisa. 'Backlash dari serangan tadi jauh lebih besar dari apa yang aku sendiri terima.' 'Ditambah pantulan dari tekniknya sebelumnya, tidak ada kultivator Primordial Chaos yang bisa menanggung itu semua.''Tidak mungkin ada.''Tidak mungkin.'Tap!Klon itu membeku.Telinganya menangkap sesuatu di antara kesunyian. Hanya satu ketukan, samar, hampir tenggelam dalam suara reruntuhan yang sesekali masih ambruk di sekitarnya.Ia mengabaikannya. 'Mungkin batu yang jatuh.' Pendengarannya mungkin mulai berhalusinasi karena lukanya terlalu parah.Tap! Tap!Kali ini lebih dekat.Perasaan buruk merayap di dalam dadanya pelan-pelan, seperti racun yang bekerja tanpa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3361: Tidak Mungkin

    Klon itu membeku. Bukan karena taktik. Bukan karena kalkulasi. Seluruh energi iblisnya, seluruh insting bertahan hidup yang telah ia asah selama ribuan tahun, semuanya berhenti sekaligus dalam satu detik yang sama. Tangannya yang sedang membentuk segel bergetar tanpa bisa ia hentikan. Kakinya melangkah mundur satu langkah, dua langkah, tanpa perintah dari otaknya. Sepasang mata itu. Dia mengenalnya. Bukan dari pengalaman pribadi. Dari sesuatu yang jauh lebih dalam dari itu. Ingatan kolektif bangsa iblis yang diwariskan turun-temurun sejak zaman kuno, tertanam di lapisan terdalam inti keberadaannya, sesuatu yang tidak bisa dilupakan bahkan oleh makhluk yang sudah hidup ribuan tahun. "ITU... ITU DIA!" Suaranya putus di tengah kalimat, keluar setengah sebagai teriakan dan setengah sebagai bisikan yang tidak punya bentuk yang jelas. "Yang menekan Niflheim di zaman kuno!" "Tidak! Tidak mungkin!" "Bagaimana bisa makhluk itu ada di sampingmu?! Bukankah dia sudah musnah?!"

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3360: Lepas Kendali

    Cahaya emas itu muncul pertama kali hanya sebersit kecil di antara gulungan energi iblis yang pekat. Seperti nyala lilin di tengah badai. Lalu ia berlipat ganda. Tunas-tunas cahaya emas menerobos dari dalam lautan gelap tanpa henti, satu demi satu, puluhan demi puluhan, sampai tidak ada lagi sudut di dalam ruang itu yang terbebas dari kilauannya. Energi Gao yang murni dan padat meledak keluar sekaligus, membakar setiap lapisan energi iblis yang mengepung dari semua sisi. Lautan gelap itu kewalahan. Lalu runtuh. BOOOM! Klon itu tidak sempat bereaksi. Pada jarak sedekat itu, Energi Gao yang berpijar menghantam langsung ke arahnya tanpa hambatan. Cahaya emas itu tidak sekadar membakar permukaan. Ia menembus kulit, menjebol setiap lapisan pertahanan iblis yang tersisa, dan menyayat kedua mata merah darahnya dari dalam hingga kepulan asap kehijauan menguar dari rongga matanya. Klon itu menjerit. Bukan karena terluka biasa. Tapi karena rasa sakitnya menembus batas yang ia sen

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1773 - Pemimpin Knight of Round Table

    Dalam kertas itu, tertulis selain Keluarga Hellheim, ada juga Keluarga Campbell, Keluarga Warlock, dan Keluarga Sherlock! Ryan tidak tahu banyak tentang ketiga keluarga ini, tetapi dia pernah mendengar bahwa mereka dianggap sebagai keluarga kuat di Gunung Langit Biru.Lebih jauh lagi, Zodiac Hellh

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-29
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1746 - Ranah Lebih Tinggi?

    Theo Hodge berpikir dalam hati dengan perasaan campur aduk, 'Arthur Pendragon benar-benar memanggil leluhur itu dengan namanya.' 'Mungkinkah Arthur Pendragon bukanlah seorang pemuda berusia dua puluhan, melainkan seorang Kultivator yang hebat?' Apakah dia memiliki tubuh khusus? Atau menyembunyika

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-29
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1806 - Tersulut Amarah

    Luo Fang terengah-engah berat dan menatap Ryan dengan mata penuh kekaguman dan ketidakpercayaan. "Setiap kali aku melangkah maju, dampak tekanan pada meridian di tubuhku berlipat ganda dengan intensitas yang mengerikan." "Ini bukan hanya ujian bagi kekuatan tubuh fisik, tetapi juga ujian berat bag

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-29
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1877 - Sebelum Duel Melawan Jimmy (II)

    Wakil Keluarga Hellheim memandang Yulaw Hodge dengan ekspresi meremehkan. "Ryan tidak akan hidup melewati hari ini, jadi tidak perlu bertanya kepada kami apakah kami keberatan dengan aturan pertarungan!"Saat dia berbicara dengan arogan, seorang pria paruh baya muncul entah dari mana di sampingnya.

    last updateปรับปรุงล่าสุด : 2026-03-29
บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status