登入Hanan adalah seorang pengecut sejati yang lebih takut pada kecoa terbang ketimbang monster. Dia hanya ingin hidup damai sebagai buruh desa di era baru saat Bumi menyatu dengan dunia sihir. Namun, ketika sebuah Dungeon Break meratakan desanya dan memaksa dirinya kalah telak, Hanan sadar dia tidak punya pilihan selain menjadi kuat. Direkrut oleh Agensi Hunter Saint terkemuka, Hanan justru memilih merangkak dari kasta paling rendah: Hunter Peringkat F. Namun, di balik statusnya yang dipandang sebelah mata, pemuda ini menyembunyikan kekuatan fisik murni yang sanggup menghempaskan monster raksasa dengan tangan kosong. Saat konspirasi politik dan lonjakan anomali Dungeon mulai mengancam kehancuran negara, Hanan terpaksa terseret semakin dalam ke puncak hierarki kekuatan. Hingga akhirnya, dia menyadari bahwa seluruh bencana di dunianya hanyalah sebuah eksperimen buatan di balik layar yang diatur oleh entitas kosmik yang menyebut diri mereka 'Dewa'. Didorong oleh rasa amarah atas penderitaan keluarganya, si Hunter penakut ini kini bersiap mengangkat senjata paling berat di baris depan, siap menantang sang pencipta skenario demi merebut kembali kebebasan dua dunia.
查看更多Beberapa detik kemudian, sang Kapten kelompok mengangkat tangan kanannya tinggi-tinggi, memberikan isyarat tangan darurat untuk mundur perlahan kembali ke arah lorong goa yang sempit.Tidak ada yang berani memprotes. Semua orang secara serentak membalikkan badan dalam keheningan yang mencekam, melangkah seringan mungkin di atas tanah berbatu agar tidak menimbulkan gelombang suara sekecil apa pun yang bisa mengusik tidur mahluk raksasa tersebut.Begitu seluruh anggota berhasil kembali masuk ke dalam proteksi lorong goa yang agak jauh dari aula utama, mereka segera berkumpul melingkar. Diskusi darurat langsung pecah mengenai alasan di balik keberadaan Bos Monster peringkat C di dalam dungeon tingkat E. Mereka berdebat panjang dengan volume suara yang ditekan sangat pelan, berbisik-bisik di tengah kegelapan lorong.Setelah menimbang risiko kematian yang terlampau tinggi bagi tim yang hanya berisi Hunter peringkat rendah, sang Kapten akhirnya mengambil keputus
Sebelum melangkah lebih jauh menembus kegelapan, barisan para Hunter tertahan di depan perimeter yang dijaga ketat oleh barikade Tentara. Beberapa tentara dengan seragam loreng taktis lengkap bergerak efisien, membagikan sebuah perangkat sirkular logam ke pergelangan tangan setiap anggota tim penaklukan. Perangkat itu adalah gelang Magitech resmi."Aku tidak pernah bosan melihat gelang ini." Ucap seorang Hunter sambil memainkan fitur-fitur canggih pada gelangnya. Fungsi utamanya bertindak sebagai alat pelacak posisi real-time sekaligus pemantau tanda-tanda vital kondisi tubuh. Di era baru ini, teknologi tersebut menjadi standar wajib demi meminimalkan angka kematian yang sia-sia di Dungeon.Selain memantau detak jantung, gelang itu juga memuat berbagai macam fitur digital sekunder; mulai dari buku panduan portabel tentang ekologi Dungeon, hingga mesin pencari mini terintegrasi yang mampu memindai inisial kata dengan cepat layaknya browser modern. Khusus untuk Hanan yang memegang per
Setelah menempuh perjalanan menggunakan transportasi umum selama beberapa belas menit, dia akhirnya sampai di titik koordinat. Lokasi Dungeon itu berada tepat di sebelah sebuah kompleks taman kanak-kanak yang untungnya sudah dikosongkan dan dipasang garis pengaman.Setibanya di sana, Hanan dapat melihat sebuah gedung kecil berlantai satu yang terbengkalai. Area sekitarnya telah disterilkan dan sedang dijaga ketat oleh beberapa petugas tentara bersenjata lengkap. Pintu masuk utama gedung itu tampak hancur berantakan, menyisakan sebuah sebuah lubang besar. Jika seseorang mencoba mengintip ke dalam lorong gelap tersebut, ada sensasi tidak alami yang membuat bulu kuduk berdiri.Itu adalah Dungeon. Sebuah sarang monster temporal yang terkadang muncul secara acak di tempat-tempat tak terduga, baik di tengah hiruk-pikuk kota modern maupun di luar area pemukiman warga. Untungnya, peradaban manusia modern telah beradaptasi. Sebelum kemunculan sebuah Dungeon, biasanya akan t
"Karena kekuatan fisik murnimu setara dengan Hunter elit, aku akan langsung memasukkan namamu ke dalam daftar registrasi dengan peringkat D sebagai permulaan," ucap Kaelen sembari menarik kembali tangannya."Tunggu! Tidak! Jangan!" Hanan langsung menyela dengan keras, melambaikan kedua tangannya di udara dengan panik, menolak usulan itu mentah-mentah. "Saya menolak mendapatkan peringkat D! Saya tidak ingin menerima keuntungan yang merugikan dan memicu kecurigaan Hunter lain seperti itu, Tuan Kaelen!"Kaelen mengernyitkan dahi, sedikit terkejut dengan penolakan keras yang jarang dia terima. "Lalu apa maumu?""Saya merasa... saya harus memulai semuanya benar-benar dari bawah. Peringkat F!" Ujar Hanan dengan nada bicara yang dibuat seolah-olah dia adalah pemuda idealis yang penuh integritas dan ingin merangkak dari nol.Namun, di balik topeng idealis dan ketegasan bicaranya yang meyakinkan itu, alasan sebenarnya kenapa Hanan memaksa untuk ditempatkan






Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
評論