Beranda / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 1379 - Rencana Jahat Jimmy

Share

Bab 1379 - Rencana Jahat Jimmy

Penulis: Rianoir
last update Tanggal publikasi: 2025-05-17 17:40:00
Ryan dan Sekte Medical God pergi menuju Alchemy Tower.

Sepanjang jalan, orang-orang yang lewat menatap mereka dengan tatapan tidak bersahabat.

Mereka jelas terkejut bahwa sekelompok orang yang tampak biasa-biasa saja itu berhasil masuk ke Kota Dalecia.

Orang-orang di Kota Dalecia adalah kulitvator jalan alkimia atau kultivator jalan bela diri.

Kultivator alkimia terbaik akan memiliki aura alkimia yang mengalir di sekujur tubuh mereka, sehingga sangat mudah untuk membedakan mereka.

Tak sat
Rianoir

Ini bab kedua sore ini. Selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 77
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Didi Waelah
mlm ada Ndak iniiiiii???
goodnovel comment avatar
Bubun Burhanudin
nunggu lagi bab 1380 ya?
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3426: Tidur Bersama

    Ryan menaikkan satu alis.'Iblis harimau ini mau berteman denganku?'Konon para iblis selalu memandang rendah manusia. Selalu. Tanpa pengecualian. Tapi Ryan tidak menghabiskan terlalu banyak waktu untuk mempersoalkan itu. Dia tersenyum tipis dan mengangguk."Tentu saja." Lalu matanya melintas sekilas ke Rex dengan sorot menyelidik. "Tapi Saudara Rex, kau belum benar-benar mencapai batasmu tadi, bukan?"Rex Baxter mengangguk serius, tidak ada yang disembunyikan. "Benar. Aku masih bisa bertahan lebih lama. Tapi aku tahu bahwa sekalipun bertahan, mengalahkanmu adalah hal yang tidak mungkin." Pandangannya langsung, bersih. "Karena itu aku memilih mengakui kekalahan." "Lagipula, kalau aku memaksakan diri lebih jauh, risiko kerusakan pada jiwa dan fondasiku terlalu besar. Bagiku, kestabilan fondasi jauh lebih penting dari tiket masuk ke Ujian Darah Roh mana pun."Ryan menatap Rex beberapa detik. Sudut matanya sedikit menyempit.'Katanya para iblis selalu bertindak dari dorongan naluri,

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3425: Rex Baxter

    Dua jam lagi berlalu.Harimau hitam adalah yang pertama mencapai batasnya hari ini.Bukan karena tubuh fisiknya menyerah. Melainkan karena tekanan luar yang menghimpit terus-menerus membuat energi yang biasa dia gunakan untuk menekan darah iblis di dalam tubuhnya terpecah fokusnya. Dan darah iblis tidak perlu banyak kesempatan untuk bergerak. Begitu ada celah sekecil apapun, ia meledak keluar.BOOM!Dari dalam tubuh harimau hitam, ledakan energi iblis merah tua meledak tidak terkendali. Retakan-retakan hitam menjalar di permukaan kulitnya, seperti tanah kering yang terlalu lama tidak mendapat air. Matanya yang sebelumnya merah darah kini benar-benar membara, namun cahaya kesadarannya mulai pudar. Dia mendengus keras, mencoba menahan. Jiwa yang sudah sekuat baja itu dipaksa bekerja di dua front sekaligus, melawan tekanan dari luar dan melawan gejolak dari dalam.Tubuhnya tidak menyerah. Tap

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3424: Garis Darah Terendah

    Namun hanya itu.Sekejap setelah matanya berubah, wanita muda dari Klan Harimau Darah itu menguap panjang dan memalingkan pandangannya. Tanpa sepatah kata, dia melambaikan tangannya. Sebuah ranjang giok dan selimut brokat muncul di tengah lantai dua paviliun, dan dia berbaring di atasnya, menutup matanya, dan tertidur.Ryan menatap pemandangan itu selama beberapa detik. Di sampingnya, harimau putih dan harimau hitam sama-sama diam.'Dia baru saja bangun, kan?'Dan kini tidur lagi.Tapi yang membuat situasi ini tidak bisa ditertawakan begitu saja adalah kenyataan bahwa siluet harimau buas di belakang wanita muda itu tidak ikut lenyap. Tekanannya tidak berkurang satu persen pun. Mata emas api itu masih menyala terang seolah pemiliknya sedang terjaga penuh, dan gelombang spiritual yang dipancarkannya terus menghantam mereka bertiga tanpa jeda, tanpa celah, tanpa satu detik pun jeda.

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3423: Tekanan Berlipat

    Ryan menatap wanita muda itu dengan bingung. ‘Tinggal di sini? Apa maksudnya?’ Senyum aneh tiba-tiba muncul di wajah wanita muda itu. "Yang paling lama bertahan akan mendapat kualifikasi untuk ikut Ujian Darah Roh. Kalian semua, lakukan yang terbaik." Begitu kalimat terakhir itu selesai, suara raung harimau menggelegar di telinga mereka. Tubuh wanita muda itu tiba-tiba memancarkan cahaya emas yang membutakan. Siluet harimau buas muncul di belakangnya, dan gelombang tekanan spiritual yang mencekam membanjiri seluruh lantai dua sekaligus. Bahkan ekspresi Ryan berubah seketika. Kedua alisnya turun, rahangnya mengeras. Kakinya mundur satu langkah tanpa dia sadari. Enam Dao-nya muncul bersamaan, melayang otomatis mengelilingi tubuhnya dalam formasi yang tidak dia perintahkan. Energi Gao mengalir keluar tanpa aba-aba, melapisi seluruh tubuhnya seperti lapis baja yang terbentuk sendiri dari dalam. Belum berhenti di sana. Pola ungu-emas di kulitnya muncul satu per satu, berkelip d

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3422: Wanita Bermata Emas

    Ryan menggigit tulang paha panggang di tangannya. Santai. Matanya turun ke bawah, memperhatikan pria berbadan besar di depannya. Rahang pria itu mengeras. Matanya berpindah dari Ryan ke tulang paha, lalu kembali ke Ryan. Tangannya mengepal dan membuka berulang kali di sisi tubuhnya, seperti ingin mencengkeram sesuatu tapi tidak tahu harus mencengkeram apa. Tadi saat bertarung, Ryan menggunakan satu tangan untuk melawan. Tangan yang lain sempat menyambar tulang paha ini dari meja. Sayang kalau dibiarkan. "Kenapa kau diam?" Nada Ryan mendingin satu tingkat. "Tidak mau memakannya?" Pria berbadan besar itu menghela napas panjang. Dadanya turun perlahan. Matanya gelap, hampir tidak memantulkan cahaya sama sekali. Tapi tangannya bergerak juga. Menjangkau tulang paha yang tergeletak di tanah di dekatnya. Mengangkatnya. Memasukkannya ke dalam mulutnya. Dia mengunyah pelan. Matanya tidak beranjak dari Ryan sedetik pun. Bukan tulang paha yang dia makan. Yang dia telan suapan demi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3421: Rindy

    Pria berbadan besar itu meraung kesakitan. Suaranya penuh kejutan yang tidak dia sembunyikan.Tubuhnya terpental ke belakang dengan kecepatan tinggi, menembus pagar lantai dua yang tidak sempat menahannya, dan jatuh bebas dari ketinggian ke halaman di bawah.BRAK!Tubuhnya membentur tanah dengan keras. Debu dan kerikil berhamburan.Dia mencoba bangkit. Tubuhnya tidak merespons sama sekali. Energi Gao yang sudah meresap ke dalam meridian dan organ dalamnya terus bekerja dari dalam, mencabik-cabik setiap kali dia mencoba mengerahkan tenaga untuk berdiri.Dia bukan orang lemah. Tapi kontrol Ryan atas kekuatannya berada di level yang berbeda sama sekali.Dari atas lantai dua, Ryan menatap ke bawah dengan ekspresi santai.Lalu dia menyadari sesuatu. Sudut bibirnya terangkat.Pria berbadan besar itu jatuh tepat di titik di mana tulang paha tadi mendarat. Tulang paha berlumuran ludah itu m

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 224 - Menantang Yun Jing

    Ryan sama sekali tidak menghiraukan tatapan orang-orang di sekitarnya. Baginya, pandangan iri, takut, atau bahkan mengasihani itu tak lebih berarti dari debu yang beterbangan di arena. Dengan langkah mantap, ia berjalan ke tengah arena dan menunjuk Yun Jing dengan gerakan menantang. "Yun Jing,"

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 213 - Hari Ulang Tahun Rindy

    Adel dengan antusias berlari ke kamar tidur kosong dan melompat ke tempat tidur empuk. Seketika ia merasa enggan bangkit. Tempat ini didekorasi dan dilengkapi perabotan sempurna—benar-benar seperti impiannya! Ryan tersenyum melihat kegembiraan Adel. "Jika kamu suka, aku akan memberikan tempat ini

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 196 - Keangkuhan Brat Pitt

    "Wong Ren," si pemuda mencibir, "kukira kau memanggil bala bantuan, tapi ternyata kau malah menarik mereka berdua keluar dari panti jompo." Wong Ren berusaha bangkit, amarah membakar dadanya, namun Bibi Sandra menahannya erat. "Brat Pitt, jangan berani-berani memarahi orang tuaku!" Ya, pemuda somb

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 230 - Pertanyaan

    Ryan menimbang dengan hati-hati. Ada begitu banyak misteri yang ingin ia ungkap, tapi ia harus memilih yang paling penting. "Pertama, mengapa kau terjebak di nisan pedang dan mengapa kau membantuku?" "Itu dua pertanyaan," Luo Yun tersenyum misterius. "Tapi akan kujawab. Pertama, kami tidak terjebak

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-18
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status