แชร์

Bab 228 - Satu Tebasan Pedang

ผู้เขียน: Rianoir
last update วันที่เผยแพร่: 2024-11-07 20:51:25
Semua mata tertuju pada Ryan yang masih berdiri dengan tenang di satu-satunya bagian arena yang tersisa, tangannya tetap terlipat di belakang punggung seolah tak terjadi apa-apa.

Patrick bergegas maju dengan panik. "Tuan Ryan, saya akan membantu Anda mencegat orang ini!"

Namun baru saja ia hendak mengejar, sebuah suara dingin menghentikan langkahnya. "Tidak perlu melakukan itu."

"Tetapi..."

"Jika aku ingin membunuh seseorang," potong Ryan dengan nada datar namun mengancam, "bahkan jika merek
Rianoir

Ini Adalah bab bonus ketiga hari ini. Bagaimana menurut kalian tentang Kuburan Pedang? Kira-kira kultivator seperti apa yang dapat Ryan akses berikutnya? (⁠◍⁠•⁠ᴗ⁠•⁠◍⁠) Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Akumulasi Gem Bab Bonus: 07-11-2024 (malam): 1 Gem Bab Bonus Gem Hari ini: 3/4 Bab Bab Bonus Gem besok: 3

| 43
อ่านหนังสือเล่มนี้ต่อได้ฟรี
สแกนรหัสเพื่อดาวน์โหลดแอป
บทที่ถูกล็อก

บทล่าสุด

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4119: Menggunakan Pedang Jiwa

    Pria tinggi kurus itu meraung, lalu menepuk tubuh Kelelawar Haus Darah yang berada di sampingnya. Di antara seluruh anggota kelompok, hanya dialah yang masih mampu mengendalikan binatang iblis tersebut, meski tidak sepenuhnya.Amarahnya sudah memuncak setelah mendengar ucapan Ryan. Namun firasat buruk jg muncul sejak pertama kali melihat pemuda bertopeng itu belum juga hilang. Karena itulah, ia tidak berniat menguji kekuatan lawan sedikit demi sedikit.Kalau memang harus bertarung, ia akan mengerahkan seluruh kekuatan sejak awal.Kelelawar Haus Darah membuka mulut dan mengeluarkan pekikan melengking. Suaranya menusuk telinga seperti logam yang digesekkan dengan keras. Sepasang sayap raksasanya terbentang, lalu tubuh hitam itu melesat ke langit, membawa embusan angin pekat yang menghamburkan pasir.Dalam sekejap, bayangannya menutupi cahaya bulan. Kelelawar itu berputar sebentar di udara sebelum menukik lurus ke arah Ryan dengan mulut terbuka lebar.Pada saat bersamaan, keempat ang

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4118: Keserakahan Spirit Hall

    "Hehe, Adik Ketiga, ada yang aneh dengan bocah ini," ujar seorang pria bertubuh lebar. Suaranya serak, sementara matanya terus mengamati Ryan dari kepala sampai kaki."Kultivasinya memang hanya Ranah Creation, tetapi darah di dalam tubuhnya terasa begitu menggoda." "Lihat juga binatang roh yang ditungganginya. Garis darahnya pasti tidak biasa."Pria itu menjilat bibir sebelum melanjutkan, "Kalau kita membawa keduanya dan menyerap garis darah mereka, mungkin Tuan Lucas Ravenclaw akan memberi hadiah lebih besar kepada kita."Seorang pria botak yang berdiri di belakang Ryan tampak semakin tidak sabar. Ia memandang pemuda bertopeng itu seperti pemangsa yang menemukan mangsa empuk."Kakak Ketiga, Kakak Kedua, tunggu apa lagi? Kultivasinya memang rendah, tetapi garis darahnya murni. Bukankah Tuan Lucas sedang mencari orang-orang seperti ini?"Setelah mengatakan itu, pria botak tersebut melangkah maju. Dua rekannya langsung mengikuti, perlahan mempersempit jarak dengan Ryan.Keserakahan te

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4117: Kelelawar Haus Darah

    Kelelawar raksasa di tengah kelompok berjubah hitam mendadak gelisah ketika melihat Ryan dan Dark Ray. Sayapnya mengepak keras, menghamburkan pasir hingga beberapa tawanan terpaksa menundukkan kepala.Para pria berpakaian hitam saling pandang. Mereka segera berusaha menenangkan binatang itu, tetapi kepakan sayapnya justru semakin liar. Sorot mata kehijauan kelelawar tersebut terus tertuju pada Dark Ray, seakan ada sesuatu dalam tubuh tunggangan Ryan yang membuatnya sulit mengendalikan diri.Pemimpin kelompok itu, seorang pria bertubuh tinggi dan kurus, mengerutkan kening. Tanpa banyak bicara, ia mencengkeram salah satu tawanan yang sedang berlutut di tanah dan mengangkatnya begitu saja.Pria kurus yang tertangkap langsung meronta. Matanya yang semula kosong dipenuhi ketakutan begitu menyadari apa yang akan terjadi."Jangan! Lepaskan aku! Aku bersedia menyerahkan garis darahku!" teriaknya putus asa.Tubuh tawanan itu gemetar hebat hingga ia mengompol. Sementara itu, para tawanan la

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4116: Jejak Spirit Hall di Wilayah Selatan

    Ryan kembali memeriksa peta yang diberikan Quinton Greaves. Tidak jauh dari jalur yang sedang ditempuhnya terdapat Gunung Freezing Sky, sebuah gunung raksasa di pedalaman Wilayah Selatan.Menurut informasi yang diketahuinya, suhu di gunung itu sangat rendah, sementara puncaknya begitu luas sehingga sering dijadikan tempat menyelesaikan perselisihan. Tidak sedikit Kultivator Ranah Star Sealed memilih bertarung di sana untuk menuntaskan dendam pribadi.Akibat pertarungan yang berlangsung selama bertahun-tahun, kawasan Gunung Freezing Sky dipenuhi esensi pedang yang pekat. Bahkan dari penjelasan pada peta, Ryan bisa membayangkan betapa banyak ahli yang pernah saling berhadapan di tempat tersebut.Gunung itu juga tidak terlalu jauh dari Kota Heavenly Capital, tujuan Ryan yang sebenarnya.Quinton Greaves pernah memberitahunya bahwa pewaris misterius yang sedang dicarinya sempat muncul di kota tersebut. Ryan berha

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4115: Pertemuan di Tengah Gurun

    Jauh di pedalaman Wilayah Selatan, enam pria tua duduk bersila di atas sebuah tebing. Mata mereka terpejam, sementara aliran energi yang dahsyat membentuk formasi besar di sekeliling mereka. Keenamnya merupakan Kultivator Ranah Great Void tahap awal yang dikirim Keluarga Miles dari Kerajaan Ilahi. Mereka datang dengan satu tujuan, yakni menemukan gadis bercadar misterius yang sebelumnya muncul di Keluarga Celestedragon. Barisan enam ahli Great Void itu cukup kuat untuk membunuh hampir semua kultivator Benua Valorisia. Keluarga Miles tidak mengerahkan kekuatan sebesar itu tanpa alasan. Peristiwa yang mereka selidiki berkaitan dengan kematian Elias Miles, dan gadis bercadar tersebut diduga sebagai orang yang membunuhnya. Keluarga Miles belum pernah menerima penghinaan sebesar itu. Mereka bertekad melenyapkan pelakunya sampai tuntas. Di tengah formasi, setetes darah melayang tanpa jatuh. Darah itu tertinggal ketika gadis bercadar terluka di kediaman Keluarga Celestedragon. For

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 4114: Segel yang Lenyap

    "Demon Emperor, bisakah kau menghapus segel yang ditinggalkan orang tua itu?" tanya Ryan. Wajahnya menegang. Demon Emperor justru tertawa kecil. "Hal seremeh itu mana mungkin menyulitkanku? Aku sudah menghapusnya untukmu." Ryan mengembuskan napas lega. Ia tidak ingin perjalanan pentingnya di Wilayah Selatan terus diawasi. Setelah memastikan urusan segel selesai, perhatian Ryan kembali tertuju pada tunggangannya. "Ngomong-ngomong, sebenarnya binatang apa Dark Ray ini? Kenapa kau sampai menyuruhku membawanya?" Nada Demon Emperor berubah serius. "Kalian semua salah menilainya. Asal-usul binatang ini jauh lebih luar biasa daripada yang kalian bayangkan." "Entah keberuntungan macam apa yang selalu mengikutimu, Nak. Bahkan aku harus mengakui bahwa dalam urusan seperti ini, aku kalah darimu." "Jangan membuatku semakin penasaran. Apa sebenarnya keistimewaannya?" desak Ryan. "Dark Ray itu memang memiliki garis darah kuno, tetapi tidak sama dengan Sphinx," jelas Demon Emperor. "Garis d

บทอื่นๆ
สำรวจและอ่านนวนิยายดีๆ ได้ฟรี
เข้าถึงนวนิยายดีๆ จำนวนมากได้ฟรีบนแอป GoodNovel ดาวน์โหลดหนังสือที่คุณชอบและอ่านได้ทุกที่ทุกเวลา
อ่านหนังสือฟรีบนแอป
สแกนรหัสเพื่ออ่านบนแอป
DMCA.com Protection Status