Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 595 - Permintaan Eleanor

Share

Bab 595 - Permintaan Eleanor

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-01-08 06:05:40
Suasana kedai yang sepi membuat percakapan mereka terdengar jelas.

"Eleanor, mengapa kau mengajakku bertemu di luar?" tanya Jackson Jorge sambil menyesap tehnya. "Saat aku meninggalkan kediaman tadi, Ayah sedang sangat marah."

Dia merasakan ada yang berbeda dari adiknya, tapi tak bisa menjelaskan apa tepatnya.

Eleanor Jorge langsung ke intinya, "Lucas Ravenclaw membawa William pergi. Aku ingin William kembali. Aku juga ingin Lucas Ravenclaw mati!" Suaranya sangat dingin dan tegas.

Jackson Jo
Rianoir

Pagi Semua (⁠ ⁠╹⁠▽⁠╹⁠ ⁠) ini bab pertama hari ini Selamat Membaca (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆

| 53
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (1)
goodnovel comment avatar
Alvaro
kenapa ga bisa loncat baca bab nya
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3367: Gelar Kosong

    Tribun meledak.Keheningan yang tadi masih mengambang seketika digantikan oleh gelombang bisik-bisik dan teriakan yang saling tindih. Tidak ada yang memprediksi pertandingan ini akan terjadi di babak ini."Kenapa kau memilihku?" Tavin berdiri lima langkah dari Ryan, suaranya mengandung sesuatu di antara pertanyaan dan tuntutan."Apakah aku perlu alasan untuk memilihmu?" Ryan balik bertanya, santai.Tavin menghela napas pendek. "Kau tahu siapa kami? Dua keluarga di kawasan terpencil ini punya kedudukan istimewa yang tidak dimiliki siapa pun.""Keluarga Sanctum adalah keturunan para dewa. Apakah dengan memilihku, kau tidak merasa sedang meremehkan sesuatu yang tidak kau mengerti?"Ryan melirik Tavin dari ujung kepala sampai ujung kaki. Cara pandangnya singkat, sekilas, tapi cukup untuk membuat pemuda itu merasakan sesuatu berdiri di tengkuknya tanpa ia tahu alasannya."Keturunan para dewa?" Ryan mengula

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3366: Dua Belas Besar

    "Tuan Rodick, sudah berapa lama aku tidur?" Ryan bertanya sambil meregangkan lehernya pelan. "Ada kabar apa dari kompetisi?"Rodick Blazesky menggeser posisi duduknya, lalu melempar sebuah gulungan ke arah Ryan. "Hari kedua kompetisi hampir selesai." "Dua belas besar sudah ditentukan tadi siang. Lihat sendiri."Ia menunggu sejenak."Dengan kondisimu sekarang, apakah kau yakin bisa bertanding besok?"Ryan menangkap gulungan itu tanpa membukanya dulu. Bibirnya membentuk senyum tipis. "Tidak ada masalah, Tuan Rodick. Tidak perlu khawatir."Rodick tidak menjawab. Ia mengangguk sekali, berdiri, lalu meninggalkan kamar tanpa menambahkan sepatah kata pun.Ryan membuka gulungan itu.Matanya menelusuri daftar nama yang tertulis di sana, satu per satu. Dari dua belas nama yang tersisa, Keluarga Shadowmist menyisakan empat orang. Keluarga Sanctum juga empat. Trev Sanctum sudah tersi

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3365: Ryan Pendragon Menang

    Ryan berjalan mendekatinya. Langkah demi langkah. Tidak cepat. Tidak perlu cepat. Dan dengan setiap langkah yang ia ambil, sesuatu dalam diri Yakou Zedd semakin hancur. Bukan tulang-tulangnya, tulang-tulangnya sudah habis. Yang retak sekarang adalah sesuatu di balik itu semua, napasnya yang mulai tidak beraturan, matanya yang tidak bisa memilih satu titik untuk dipandang, bibirnya yang bergerak tanpa menghasilkan suara apa pun. Tribun terdiam. Bahkan kepala-kepala keluarga yang sudah menyaksikan ratusan pertarungan sepanjang hidup mereka tidak berkedip. Yakou mengangkat wajahnya. Matanya memandang ke atas ke arah Ryan yang kini berdiri tepat di hadapannya. Matanya merah, tidak dari amarah, tapi dari seseorang yang sudah kehabisan segalanya dan masih dipaksa sadar untuk merasakannya. Tidak ada lagi kata-kata. Tidak ada rencana. Tidak ada kalkulasi. Dengan menggunakan setiap milimeter kekuatan yang tersisa, ia mendekatkan wajahnya ke tanah. Ke arah kaki Ryan. Tribun meledak

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3364: Kabur

    Hanya satu pikiran yang tersisa di kepala Yakou Zedd. Mundur. Mundur sekarang. Mundur sebelum terlambat. 'Selama aku menyerah, Tetua Agung pasti akan menyelamatkanku.' 'Setelah ini, aku akan meninggalkan Sekte Moon Flower selamanya.' 'Tidak akan pernah muncul di hadapan Ryan Pendragon lagi. Tidak pernah!' Tangannya bergerak secepat kilat. Mutiara Pelindung Laut Utara memancar dari telapaknya, melingkupi seluruh tubuhnya dalam kubah biru muda yang berkilauan. Ia menarik napas dalam-dalam, membuka mulutnya. "Aku meny..." BOOM! Cahaya emas meledak tepat di depan wajahnya. Kubah biru itu berguncang keras seperti lonceng yang dipukul palu raksasa. Retak-retak halus menjalar di permukaannya selama sepersekian detik sebelum perlahan menstabilkan diri. Yakou mundur setengah langkah, jantungnya hampir berhenti. 'Hampir.' Keringat mengalir deras di punggungnya. Tangannya mengepal di dalam kubah. Tapi kubah itu sudah stabil kembali. Mutiara Pelindung Laut Utara adalah artef

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3363: Kembali dari Neraka

    Ryan tidak menjawab. Ia hanya mengangguk pelan."Aku akan masuk ke dahimu dulu. Perlu istirahat."Sebelum Ryan sempat berkata apa pun, pria itu berubah menjadi sinar iblis yang meluncur dan masuk ke celah di antara kedua alisnya.Hening.Ryan berdiri sendirian di antara reruntuhan yang perlahan-lahan mulai ambruk dari dalam. Setiap tarikan napasnya terasa seperti menelan bara. Tulang-tulangnya berderak pelan saat ia menunduk dengan susah payah dan meraih kepala yang tergeletak di tanah.Kepala klon itu berat di tangannya.Tapi ia mengangkatnya.Ruang itu mulai runtuh sepenuhnya. Energi iblis yang tersisa menggulung dari segala penjuru, melingkupi tubuh Ryan yang penuh luka bak ombak yang menelan satu-satunya batu yang masih berdiri di tengah lautan.**Di arena, Yakou Zedd berdiri dengan senyum yang terus melebar.Senyum itu mengisi wajahnya hingga ke sudut-sudut yang biasan

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3362: Sadar

    'Anak itu pasti sudah mati.'Klon itu terbaring di antara reruntuhan yang gosong.Setiap serat dalam kerangkanya berteriak kesakitan, tapi pikirannya justru mencari satu-satunya kenyamanan yang tersisa. 'Backlash dari serangan tadi jauh lebih besar dari apa yang aku sendiri terima.' 'Ditambah pantulan dari tekniknya sebelumnya, tidak ada kultivator Primordial Chaos yang bisa menanggung itu semua.''Tidak mungkin ada.''Tidak mungkin.'Tap!Klon itu membeku.Telinganya menangkap sesuatu di antara kesunyian. Hanya satu ketukan, samar, hampir tenggelam dalam suara reruntuhan yang sesekali masih ambruk di sekitarnya.Ia mengabaikannya. 'Mungkin batu yang jatuh.' Pendengarannya mungkin mulai berhalusinasi karena lukanya terlalu parah.Tap! Tap!Kali ini lebih dekat.Perasaan buruk merayap di dalam dadanya pelan-pelan, seperti racun yang bekerja tanpa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1509 - Dendam Xing Yingji

    Kemunculan Monica yang tiba-tiba membuat seluruh medan pertempuran berubah. Niat membunuh yang tadinya memenuhi udara seakan menghilang begitu saja. Dengan gerakan lincah, jari-jari lentiknya menari di udara, menciptakan pola rumit yang berpendar dengan cahaya keemasan. Rune-rune kuno muncul, b

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1560 -  Menjadi Buruan Banyak Sekte

    "Juga, Ryan sekarang telah menjadi incaran semua orang, jadi jangan pernah berhubungan dengannya di masa depan!" "Jangan sampai Keluarga Hodge mengatakan bahwa Keluarga Mouren terlibat," Warren Mouren menambahkan dengan nada tegas, memandang putrinya dengan sorot mata serius. Monica merasakan kema

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1542 -  Kemarahan Tetua Sekte Purple Star

    Warren Mouren mengikuti pandangan Chester Fauss dan melihat deretan kandang yang terbuka. Alisnya berkerut melihat pemandangan yang janggal. Ada sesuatu yang sangat tidak beres dengan situasi ini. "Tetua Chester," tanyanya dengan nada penasaran namun hati-hati, "untuk apa kandang-kandang ini digu

    last updateLast Updated : 2026-03-27
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 1504 - Kekuatan Lancelot

    Keluarga Mouren menguasai sebagian besar sumber daya kultivasi di Kota Season. Sebagai keluarga kuno, mereka memegang kunci ke berbagai tempat rahasia. Bahkan kekuatan-kekuatan besar di Gunung Langit Biru ingin menjalin hubungan baik dengan mereka. Lebih dari itu, Keluarga Mouren dan Keluarga H

    last updateLast Updated : 2026-03-27
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status