Beranda / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 954 - Spirit Hall

Share

Bab 954 - Spirit Hall

Penulis: Rianoir
last update Tanggal publikasi: 2025-03-09 04:33:03
Energi qi berkumpul di tangan pria tua itu saat dia melangkah maju dengan niat jahat yang kentara.

Wanita itu merasakan tekanan tak terlihat yang mengikat tubuhnya, membuatnya tak berdaya.

Perasaan ini sungguh tak tertahankan. Dia memejamkan mata pasrah, menunggu nasib buruk yang akan menimpanya.

Namun pada saat kritis itu, sebuah suara magnetik yang tenang namun mengandung otoritas tiba-tiba terdengar.

"Aku tidak ingin ikut campur, tapi kenapa kau harus melibatkanku dalam urusanmu? Kurasa
Rianoir

Ini bab kedua pagi ini. Selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus: 1/6 Bab Reguler: 1/1 Bab (Komplit)

| 99+
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci
Komen (10)
goodnovel comment avatar
Chian May
yg nulis mumet hahahahaha
goodnovel comment avatar
Rianoir
mantap. terima kasih banyak lho pada kalian semua yang bisa ngikuti bab terbaru. modal kalian cukup kuat (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
goodnovel comment avatar
Rianoir
kalau panjang takut terlalu bertele-tele kak.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terbaru

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3438: Jiwa Kelas Merah

    "Tapi kepadatan energi di setiap kelas itu berbeda sangat jauh," lanjut Serena. "Bahkan kelas semi-oranye pun sudah jauh melampaui kelas kuning penuh." "Dan genius yang bisa memicu jiwa kelas kuning saja sudah termasuk yang luar biasa langka. Kebanyakan kultivator sepanjang hidupnya tidak pernah menyaksikan kemunculan satu pun."Dia berhenti sebentar sebelum melanjutkan. "Jangankan kelas merah atau oranye penuh. Kelas semi-oranye pun kemungkinan besar sudah jadi yang tertinggi dalam ujian kali ini." "Kelas oranye baru muncul sekali setiap seratus tahun. Sedangkan kelas merah... itu sudah masuk ke wilayah legenda.""Tidak ada kultivator dari generasi yang hidup sekarang yang pernah menyaksikannya langsung."Ryan mendengarkan semuanya dengan wajah yang tenang. Matanya tidak sekali pun bergerak dari arena.'Kalau aku ikut ujian ini, aku ingin menantang jiwa kelas merah itu.'Bukan karena sombong. Tapi kalau sudah masuk ke

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3437: Dua Kuning, Satu Setengah Oranye

    Ryan memiringkan kepalanya sedikit ke arah Serena. "Kenapa Klan Unicorn Naga tidak membawa peserta dari luar?"Serena melirik sekilas, lalu menjawab dengan nada datar. "Klan-klan yang lemah biasanya membawa anggota sekte besar sebagai pendamping." "Tugasnya melindungi anggota berdarah spirit mereka selama ujian berlangsung, supaya tidak jadi sasaran empuk di dalam.""Tapi klan sekelas Klan Unicorn Naga tidak butuh itu." Ia melanjutkan tanpa jeda. "Kekuatan mereka sendiri sudah cukup membuat siapa pun berpikir dua kali sebelum berani mengusik." "Mereka datang sendiri, tanpa pendamping, tanpa bantuan dari mana pun. Karena memang tidak ada yang perlu mereka minta."Ryan mengangguk singkat dan mengalihkan pandangannya ke depan.**Ketiga genius Klan Unicorn Naga kini sudah duduk bersila di hadapan Patung Seratus Binatang, punggung tegak, wajah tenang.Tidak ada yang usianya melampaui dua puluh sembilan t

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3436: Patung Seratus Binatang

    Ryan menarik tangan Serena dan menempelkannya langsung ke sisi tubuhnya, tepat di area tulang rusuk yang beberapa jam lalu menjadi sasaran cakar Chase Vale. Langsung, tanpa aba-aba. Jari-jari Serena menyentuh kulit yang terasa padat dan hangat di balik robekan jubahnya. Jantungnya berdegup satu kali di tempat yang salah. Pipinya memanas sebelum sempat ia cegah, sesuatu yang tidak biasa terjadi pada wanita seperti dirinya. Tapi yang jauh lebih mengejutkan adalah apa yang tidak dia temukan di bawah telapak tangannya. Tidak ada jaringan yang membengkak. Tidak ada titik yang menyentak ketika ditekan. Tidak ada jejak apa pun dari luka yang baru dicakar ulang dengan penuh tenaga beberapa jam lalu. Kulit di sana terasa mulus, seolah tidak pernah disentuh apa pun. Serena menarik tangannya perlahan. Tangannya berhenti sejenak di udara sebelum ia turunkan. Dia menatap Ryan beberapa detik, mata tidak bergerak, sebelum ekspresinya ia kendalikan kembali menjadi datar. "Kau benar-benar

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3435: Dua Jam

    Ryan menatap kepalan tangannya yang berlumuran darah sebentar, lalu memandang ke dalam lubang tempat Hugh terjatuh. Ternyata tidak sesederhana yang dia kira. Kekuatan tinju itu seharusnya cukup untuk melemparkan Hugh jauh, seperti yang terjadi pada Theo dan Chase. Tapi tubuh Hugh Vale tidak merespons seperti itu. Dia jatuh ke bawah, bukan terpental jauh. Bukan soal kekuatan. Ketahanan tubuh Hugh jauh di atas saudaranya, dan itu membuat perbedaan yang cukup mencolok. Di hadapan Ryan, Celia Vale tidak bergerak. Pandangannya menelusuri Theo yang tergeletak dengan dada amblas, Chase yang berlutut dengan pandangan kosong meski sudah diberi pil pemulih, dan lubang di tanah tempat Hugh tidak sadarkan diri. Wajah Celia sepenuhnya kosong. Rahangnya tidak mengeras, matanya tidak sempit, tidak ada amarah yang terbaca. Seperti seseorang yang baru menyadari bahwa semuanya sudah terlambat, dan tidak ada gunanya marah kepada siapa pun lagi. Tidak ada yang tersisa untuk Ujian Darah Roh. Ket

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3434: Sebelum Ujian Dimulai

    Dua kilatan itu bukan cahaya.Itu cakar.Chase Vale dan Hugh Vale muncul bersamaan dari dalam pusaran bayangan cakar, satu dari kiri dan satu dari kanan, menjepit Ryan di antara keduanya tanpa memberi ruang pelarian sedikit pun. Gerak mereka sinkron sempurna, dua orang yang sudah terlalu sering berburu bersama dan sudah hafal di mana titik lemah lawan berada.Ryan menyipitkan matanya.Tubuhnya berputar ke kanan. Cakar Hugh Vale menebas udara di sisi kirinya dengan tenaga yang membuat desiran anginnya memotong ujung jubah Ryan menjadi beberapa helai robek.Kuat. Lebih kuat dari Chase.Tapi kecepatannya tidak secepat yang Ryan duga.Chase Vale yang berdiri di sisi berlawanan menyaksikan ini semua. Sudut bibirnya melengkung. Tubuh Ryan kini menghadap ke arah Hugh, punggungnya terbuka lebar, dan luka sayatan dari golok Theo di tulang rusuk kanannya masih tampak merah segar.'Bocah itu t

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3433: Serigala Kegelapan

    Ryan sudah tidak ada di sana.Belum sempat Theo memproses apa yang terjadi, sesuatu meledak di sisi kanannya dari arah yang sama sekali tidak dia antisipasi."Minggir!"BOOOOMM!Kepalan yang diselimuti cahaya emas menghantam lambung Theo dari samping. Tidak ada peringatan, tidak ada ruang untuk menghindar. Theo Tanner hanya sempat mengaktifkan artefak pelindungnya secara refleks, dan perisai ungu tipis mengembang di sekeliling tubuhnya.Tidak cukup.Cahaya emas itu menghancurkan perisai seperti kertas basah dan meneruskan seluruh momentum langsung ke dalam tubuh Theo. Tulang-tulang di sisi kiri dadanya remuk dalam satu benturan, bunyinya seperti kayu kering yang dipatahkan empat sekaligus. Darah memuncrat membasahi jubahnya sebelum tubuh itu sempat terpelanting.BRAKK!Theo Tanner melesat ke belakang seperti batu yang ditembakkan dari ketapel, meninggalkan jejak udara terk

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2304 - Rahasia Kelahiran (II)

    "Aku telah memperhatikanmu dari jauh selama bertahun-tahun," lanjut lelaki tua itu dengan santai, sama sekali tidak peduli dengan kegugupan yang jelas terlihat di wajah Ryan."Awalnya aku pikir rencana gila yang kakekmu rencanakan seumur hidupnya hanya lelucon besar yang mustahil," akuny

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2266 - Jebakan yang Sempurna (II)

    Begitu sosok Ryan menghilang dari pandangan, para jenius muda Kota Spiritum yang tadinya terdiam langsung gempar. Berbagai makian dan kutukan terlontar."Ryan, menurutmu kamu siapa?!" seru seorang pemuda dengan wajah memerah menahan amarah."Atas dasar apa orang setengah lumpuh sepertimu masih bera

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2265 - Jebakan yang Sempurna

    Kepala Keluarga Liam menatap Tetua Agung Sekte Demon Blade dengan sorot mata penuh perhitungan. "Kita tidak bisa memberikan janji kosong.""Jika kita ingin mendapatkan imbalan ini, kita harus mempertaruhkan segalanya," jawab Tetua Agung Sekte Demon Blade dengan tegas. Tangannya terangkat, memberi g

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2188 - Kebangkitan Garis Keturunan Reinkarnasi

    Ryan bangkit dan melesat ke langit dengan kecepatan penuh. Dia memegang Pedang God Slayer dan Tombak Demon God di kedua tangannya. Meski terluka, tekadnya untuk melawan tidak surut sedikitpun. Namun, saat dia bersiap melancarkan serangan balasan, segel itu sudah terlalu dekat dan dia tertelan ol

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-04-01
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status