Home / Urban / Pembalasan Tuan Muda Terkuat / Bab 983 - Jarum Perak

Share

Bab 983 - Jarum Perak

Author: Rianoir
last update publish date: 2025-03-14 04:48:14
Melihat pemandangan mengerikan itu, wajah Ryan memucat.

Dia teringat saat lelaki tua di Sekte Medical God mengajarinya keterampilan medis hanya untuk menyelamatkan orang dan melindungi diri.

Tak ada yang bisa menyelamatkan Sekte Medical God dari kemunduran.

Meski Lin Qingxun sangat kuat di masa lalu, hanya sedikit yang benar-benar dia tinggalkan.

Pada akhirnya, Sekte Medical God menjadi satu-satunya sekte medis di Gunung Langit Biru.

Bahkan sekte bela diri biasa meremehkan untuk mencar
Rianoir

Ini Bab Kedua pagi ini. Selamat beraktivitas (⁠◠⁠‿⁠・⁠)⁠—⁠☆ Bab Bonus: 0/3. Bab Reguler: 2/2. Bab Bonus Hadiah: ?

| 99+
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (5)
goodnovel comment avatar
Patricia Inge
update nya ada di Jam1 keramat kakak pagi siang dan malam ...
goodnovel comment avatar
Terry Gindi
............upadate bab terlalu lmbat
goodnovel comment avatar
Ajis Mustolih
nunggu rilis bab baru nih...
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3377: Hukum Angin

    Ryan menimbang hal itu selama beberapa langkah. "Masalahnya, lawanku bukan orang lemah." "Wakil Keluarga Swiftgale yang masuk babak ini sudah terbukti menguasai hukum alam." "Kalau aku terlalu setengah-setengah, justru aku yang menanggung luka lebih dalam dari yang direncanakan.""Hmph!" Dengus itu kali ini lebih nyaring, hampir terdengar seperti tawa meremehkan. "Dengan Divine Immortal Body, Enam Dao, Energi Gao, dan hukum yang sudah kau kuasai, belum lagi Pedang Iblis Darah dan semua kemampuannya, kau masih khawatir terluka parah oleh lawan yang levelnya berada di bawahmu?" "Jika hal sepele seperti itu saja bisa menggagalkanmu, lebih baik kau putar balik sekarang, pulang ke Sekte Moon Flower, dan lupakan semua ini."Ryan menahan tawa dalam hati.Divine God Beast Tamer tidak sepenuhnya salah. Yang diperlukan bukan kekuatan penuh, hanya kendali yang tepat. Menampilkan celah tanpa benar-benar membiarkan lawan memanfaatkannya. Itu bukan hal yang sulit.Ryan melangkah naik ke atas a

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3376: Celah Kemenangan

    Ryan baru mengambil satu langkah menuju arena ketika suara Mervin Lux terdengar dari belakangnya."Ryan."Langkah itu berhenti. Ryan menoleh.Mervin terbaring setengah duduk di pinggir Arena, tubuhnya disangga oleh seseorang dari sekte. Wajahnya sepucat abu, bibirnya mengering dari darah yang sudah mulai membeku. Tangan kirinya yang tulangnya hancur tergeletak di samping tubuhnya, tidak bergerak. Tapi kedua matanya terbuka penuh, menatap tepat ke arah Ryan dengan tatapan yang tidak meminta dan tidak memohon. Hanya menuntut.Tulang rahangnya masih mengeras di bawah kulit yang pucat itu, bahkan dalam kondisi seperti ini."Aku sudah mempermalukan sekte." Suaranya serak seperti batu yang saling bergesekan. "Kau harus menang."Ryan menatapnya diam selama dua detik. Lalu sudut bibirnya terangkat sedikit."Tentu saja."Dia berbalik. Langkahnya kembali bergerak ke depan, pelan namun tidak pernah ragu. Dan sebelum jarak di antara mereka terlalu jauh untuk didengar, suaranya mengalir melewa

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3375: Satu-Satunya yang Berdiri

    Lantai di luar arena mengalami retak-retak panjang, menganga ke segala arah seperti jaring laba-laba raksasa yang ditarik dari satu pusat ke seluruh penjuru.Ketika cahaya itu perlahan mereda, yang tersisa adalah pemandangan yang membuat tribun membisu.Seluruh arena sudah berubah merah membara seperti lava yang baru mengering. Permukaan yang tadinya keras dan dingin kini retak-retak dan bercahaya dari dalam, memancarkan panas yang bisa dirasakan bahkan dari sisi tribun. Satu-satunya titik yang masih berwarna biru pucat hanyalah area kecil di sekitar kaki Mervin Lux yang masih berdiri.Asap hijau mengepul dari seluruh permukaan tubuhnya. Wajahnya pucat pasi. Tapi pedangnya masih menunjuk ke atas, ke arah Calder Sanctum yang melayang di langit.Calder berdiri di udara dengan tangan kanan masih terangkat. Sarung tangannya yang dibalut api keemasan kini berwarna merah tua, dan dari celah-celah jarinya, darah me

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3374: Kartu Terakhir

    Divine God Beast Tamer mengerutkan dahi. Tatapannya tajam terarah ke arena."Aneh," gumamnya pelan. "Meski dia punya fisik istimewa yang bisa meredam dampak balik, seorang anak dari kawasan terpencil dengan kultivasi puncak Ranah Dao Integration seharusnya tidak bisa menggunakan kekuatan sebesar itu dengan semudah ini."Bahkan Ryan yang memiliki Divine Immortal Body pun masih butuh perjuangan keras untuk melakukan hal yang sama.Fisik Calder Sanctum jelas tidak setara dengan Ryan. Tapi mengapa dia bisa menggunakannya tanpa sedikit pun rasa takut akan dampak baliknya?Ryan tidak menjawab. Dia tidak punya jawabannya. Tapi pertanyaan itu menggantung di benaknya saat matanya terus mengikuti gerak Calder di arena.Meski begitu, satu hal tetap terlihat jelas. Sekuat apapun kekuatan Calder, masih ada guncangan samar di sana. Esensi pedang Mervin Lux yang lahir dari tekad menembus cakrawala itu menekan Cald

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3373: Roda Surgawi

    Calder Sanctum melangkah ke tengah arena dengan langkah yang tidak terburu-buru. Pandangannya menyapu peserta yang tersisa, Ryan, Mervin Lux, dan satu peserta dari Keluarga Swiftgale. Matanya berhenti sejenak pada Ryan, lalu bergeser ke Mervin Lux.Keheningan berlangsung tiga detik.Kemudian Calder tersenyum tipis. Bukan senyum yang merendahkan. Senyum seseorang yang sudah mengambil keputusannya dengan tenang. Dia menoleh ke arah Mervin Lux dan memberi anggukan hormat yang singkat, tanpa kesan basa-basi."Kawan Mervin, silakan menyerang lebih dulu."Tribun langsung meledak.Seseorang yang menerima Perlindungan Darah Kuno, puncak dari semua pencapaian dalam kompetisi ini, mempersilakan lawannya menyerang lebih dulu?Itu bukan kerendahan hati. Itu pernyataan yang jauh lebih lantang dari teriakan mana pun. Calder Sanctum sedang berkata dengan caranya sendiri bahwa bahkan tanpa taktik, bahkan dengan memberikan lawan seluruh keuntungan serangan pertama, hasilnya tidak akan berubah.Di

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 3372: Harga Kemenangan

    Bayangan itu mendadak berubah seakan hidup.Begitu kata-kata "Hukum Bayangan" jatuh dari mulut Drew Shadowmist, seluruh naungan gelap yang menutupi lantai arena bergerak serentak. Seperti makhluk tak kasat mata yang menerima perintah dari tuannya, bayangan-bayangan itu mengalir ke arah kaki Drew, melilit naik melewati pergelangan, betis, paha, dan seluruh tubuhnya dalam hitungan detik. Lapisan kegelapan padat terbentuk melingkupi Drew dari ujung kaki hingga ke leher, bukan sekadar pelapis biasa. Seluruh substansi kegelapan di arena ini memutuskan untuk berdiri di sisinya.Xavier Dragvine mengepalkan kedua tangannya.'Ini bukan lagi tentang teknik gerak. Dia memanggil hukum alam itu sendiri.'Tidak ada waktu untuk berpikir lebih jauh. Drew Shadowmist melesat ke depan.WUUSSHH!Bukan kecepatan biasa yang bisa diikuti mata. Dia bergerak seperti bayangan yang meluncur di permukaan air, mulus, tanpa gesekan, tanpa hambatan. Barisan bayangan di bawah kakinya menjadi jalan yang ia tempuh

  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2684 - Melawan Dao Surgawi

    Saat raungan Ryan menembus langit, semua kultivator menatapnya seolah-olah mereka sedang melihat iblis. Menghadapi murka Dao Surgawi, dia masih berani melawan? Sungguh berani! "Universe Fatality!" "Lima Dao, aktifkan!" Ryan meraung keras. Andrey Xerxes telah menyerahkan kendali tubuh Ryan kemb

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2574 - Kemarahan yang Meledak 

    Tak lama kemudian, jam tengah malam tiba. Udara berubah dingin dan mencekam, seolah makhluk gaib mulai berkeliaran di sekitar altar. "Baiklah!" Tetua Neil Brook bangkit dari duduknya, senyum lebar terpampang di wajahnya yang keriput. "Semuanya, upacara pengorbanan Klan Aetheren sekarang akan dimula

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2601 - Kemarahan Sang Tetua

    Pria tua berjubah abu-abu itu melihat bahwa dua orang di depannya belum bergerak, tatapan mereka masih dipenuhi kebingungan.Amarah meledak di dadanya."Pergi sekarang!" raungnya dengan murka.WUUUUSSSH!Suaranya menciptakan gelombang suara yang meledak seperti

    last updateLast Updated : 2026-04-03
  • Pembalasan Tuan Muda Terkuat   Bab 2615 - Siasat Yuriel

    Kali ini, Divine Palace membawa tiga Kultivator Ranah Creation—dua di antaranya berada di tahap tengah, dan satu di tahap akhir. Seratus murid lainnya yang datang bersama mereka semuanya berada di Ranah God King.Tidak sulit bagi mereka untuk menyerang Shirly Jirk, tetapi tidak ada alasan bagi mer

    last updateLast Updated : 2026-04-03
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status