Share

Bab 170

Setahun telah berlalu, kini Hanan dan Hanin telah berusia satu tahun, keduanya menjadi bayi yang sangat menggemaskan. Flora saja tidak tahan melihat kegemasan kedua buah hatinya. Mereka tengah belajar berjalan saat ini, sungguh waktu benar-benar berlalu tanpa terasa. Perasaan baru kemarin dia melahirkan dua buah hati yang sangat menggemaskan, sekarang mereka sudah satu tahun dan tak lama lagi akan bisa berjalan.

"Ma-ma.." Kata pertama yang di ucapkan Hanan membuat Flora histeris saking senangnya, dia segera mendekat tubuh gembul putranya itu lalu menangis sambil tertawa. Hanya satu kata tapi mampu membuatnya merasa sangat bahagia.

"Kenapa nangis, Flo?" Tanya Ranti. Selama ini, wanita paruh baya itu memilih untuk tinggal di rumah ini bersama Flora dan Abian, tentunya atas permintaan wanita itu karena sudah terbiasa dengan kehadirannya membuat Flora akan kesepian jika ibu mertuanya itu pergi.

Rumah lama, kini di tinggali oleh Santi. Rencananya, rumah itu aka
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status