LOGINSetelah beberapa saat, Belle sudah mulai tenang jadi, Jelios juga sudah bisa kembali berbicara. "Aku perlu melakukan itu, sayang. Wanita itu harus diberikan pelajaran yang menyakitkan agar tidak bisa macam-macam. Jadi, sekarang sudah saatnya istriku yang manja ini berhenti murung kan?" bujuk Jelios
Jelios mengusap kepala istrinya lalu berbisik, "karena anak-anak sudah tidur, ayo ikut aku sebentar. Ada hal yang ingin aku bicarakan padamu," ucap Jelios lalu tersenyum meski ucapannya itu tak mendapat respon apapun dari istrinya. Perlahan, Jelios memindahkan putri keduanya ke box bayi, lalu berge
Jenie tersenyum, dan rona malu yang timbul di wajahnya itu benar-benar bisa terlihat dengan jelas. Rasanya, debaran jantungnya seperti akan meledak karena perasaan gugup dan juga bahagia yang menjadi satu. Saat ini, Jenie tengah bersama dengan Jelios setelah beberapa saat yang lalu Jelios menghubun
Belle semakin menjadi saat dia kembali melihat unggahan Jenie pada akun media sosial miliknya. Jenie mengatakan bahwa, dia merindukan pria yang memberikan kenangan indah di dalam kamar hotel. Sungguh, Belle menjadi semakin menjadi-jadi dengan segala pemikiran negatifnya kepada Jelios. Apalagi, saat
"Sayang?" panggil Jelios begitu dia sampai di kamar. Yah, karena istrinya tidak menyambut kepulangannya, maka Jelios bergegas menjalankan kakinya menuju ke kamar. Biasanya, Belle akan menunggu Jelios pulang di depan pintu rumah mereka, tapi karena tidak ada Belle saat Jelios pulang, maka Jelios han
Sudah tiga hari berlalu, dan jenie masih belum mendapatkan kabar apapun dari Jelios membuat dia benar-benar gelisah sepanjang hari. Jenie benar-benar ingin dengan segera menjalin hubungan yang sebenar-benarnya bersama dengan, Jelios. Namun, karena tiga hari ini masihlah tidak ada kabar sama sekali,
Yuri tersenyum menatap Jelios yang menatapnya dengan tatapan dingin seolah ingin menggapai Yuri dan memberikan pelajaran kepada wanita itu. Akan tetapi, mana mungkin Jelios dapat melakukannya di saat seluruh tubuhnya terkunci di brankar rumah sakit?Yuri membuang nafasnya, menatap Jelios dengan tata
Yuri kini berbalik badan dan menatap ajudannya dengan tatapan kesal lalu berkata, "Jika kau memang tidak bisa bekerja dengan baik, maka Pergilah dan jangan pernah datang untuk bekerja padaku lagi!" Ajudan Yuri semakin tak tahu lagi harus bagaimana menjelaskan kepada majikannya tersebut bahwa, tidak
Jelios berjalan keluar dari ruangannya setelah 2 minggu penuh terpenjara di rumah sakit. Tentu saja, luka di perut Jelios masih belum sembuh total namun, itu sudah jauh lebih baik sehingga Dokter juga tidak lagi memiliki alasan untuk menahan Jelios dan membuatnya tetap berada di sana. Jhon, pria it
Jelios menatap sekretaris pengacara itu dengan tatapan sedikit terlihat memohon lalu berkata, "Anda adalah orang yang membantu Belle untuk pergi ke luar negeri bukan? Aku datang untuk meminta tolong kepada anda memberitahu kepada ku, di negara mana Belle pergi dan jika bisa tolong belikan alamatnya







