Dimanja Tiga Kakak Tiri Berbahaya

Dimanja Tiga Kakak Tiri Berbahaya

last updateÚltima actualización : 2026-02-19
Por:  Ute GliderActualizado ahora
Idioma: Bahasa_indonesia
goodnovel18goodnovel
No hay suficientes calificaciones
7Capítulos
8vistas
Leer
Agregar a biblioteca

Compartir:  

Reportar
Resumen
Catálogo
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP

Sejak ibuku menikahi pria yang ternyata adalah target penyelidikanku, aku terjebak di dalam keluarga mafia paling berkuasa di Texas—rumah yang penuh rahasia dan tatapan yang terlalu berani. Tiga kakak tiriku yang berbahaya tak hanya mengawasiku, mereka juga menuntut kepatuhan mutlak…

Ver más

Capítulo 1

Bab 1 - Dijual Calon Suami

PLAK!

Satu tamparan keras mendarat di pipi seorang gadis hingga kepalanya terhentak. Namun, yang lebih menyakitkan bukan rasa panas di pipinya, melainkan pria yang baru saja melakukannya.

“Mark?” desis wanita yang bernama Winter.

Dia menatap tak percaya pada kekasih yang selama empat tahun ini memanjakannya.

“Kamu menamparku?” Winter sungguh tak menduga Mark berbuat kasar padanya.

Dan lelaki itu? Dia tidak menunjukkan penyesalan. Mark justru mengusap telapak tangannya sendiri seolah baru saja menyentuh sesuatu yang kotor.

“Aku tidak akan melakukannya kalau kamu menurut.”

Winter Valerian, dia adalah detektif muda di sebuah lembaga penegak hukum. Dalam kasus yang berat ini, dia harus melawan mafia paling mengerikan demi keadilan. Sebagai calon suami sekaligus senior, Mark sudah berjanji akan melindunginya. Lalu kenapa sekarang pria itu justru memaksanya berhenti menyelidiki?

“Aku hanya ingin kamu sadar, kalau hubungan kita jauh lebih penting dari pada menjadi pahlawan. Keluarga Libermon itu sangat berbahaya.”

Ucapan itu nampak penuh dengan kepedulian, tapi bukannya terharu Winter justru tertawa sumbang.

“Kita?” Pikirannya seempat melayang pada cincin pertunangan yang baru mereka bicarakan bulan lalu.

“Tidak ada 'kita' kalau kamu membiarkan keluarga Libermon itu melakukan segalanya sesuka hati mereka! Kamu kekasihku, calon suamiku, Mark! Kamu orang yang paling aku percaya saat aku mengatakan takut dengan penyelidikan ini!”

“Justru karena aku lelakimu, aku memberimu pilihan,” ucap Mark dengan napas memburu, “Diam dan biarkan aku naik pangkat dengan tidak mengusik keluarga mafia itu, atau kau hancur sendirian."

Winter mengernyit, “Naik pangkat? Maksudmu?”

“Ya, Winter, Ya! Kamu tahu kan kelompok mafia itu memberikan kita jutaan dolar? Kita bisa kaya hanya dengan membiarkan mereka melakukan yang mereka suka! Dan kau justru—“

PLAK!

Kali ini tangan Winter yang membuat pipi Mark memerah.

Tatapan Winter pada Mark berubah. Jadi, alasan kenapa penyelidikan kasus-kasus yang berkaitan dengan kelompok mafia dari keluarga Libermon menguap di udara adalah karena timnya menerima suap.

“Dasar Berengsek! Kau tak jauh berbeda dengan tikus-tikus yang sudah menguasai keadilan kota ini! Kau—“

Mark melangkah maju, mencengkeram rahang Winter dengan sorotnya yang tajam. Tak ada tatapan penuh cinta dan kehangatan. Yang ada kini sorot penuh ambisi yang rakus.

“Aku sudah memperingatkanmu, Winter. Berhenti jadi pahlawan para korban. Tapi kamu sama sekali tidak pernah mendengarkanku.”

Mata Winter mengerjap untuk menetralkan rasa sesak dan sakit di rahang sekaligus hatinya. Bertepatan itu pula sebuah mobil hitam memasuki gang dan berhenti tak jauh dari mereka.

“Aku beri satu kali kesempatan, lepaskan penyelidikan dan kita bisa melanjutkan pernikahan. Atau kau lebih memilih karirmu?” tanya Mark seperti jam pasir yang tak bisa menunggu lebih lama lagi.

Winter meremat pergelangan tangan Mark yang masih menahan rahang kecilnya. “Aku sudah bersumpah akan mencari keadilan untuk nyawa-nyawa yang lenyap tanpa jejak.

”Oke."

Senyuman licik Mark terbitkan bersamaan dengan tangannya yang melepas cengkeraman. Membuat Winter terjatuh lemas sambil terbatuk meraup oksigen sebanyak-banyaknya.

“Jadi, nikmati saja pilihanmu itu.” Mark kemudian berjalan ke arah dua orang yang baru keluar dari dalam mobil.

Satu amplop tebal diberikan. Transaksi itu tidak luput dari perhatian Winter. Sampai dua kata akhirnya keluar dari mulut Mark. “Bawa dia.”

Mata Winter melebar ketika memahami maksudnya. Mark menyerahkan dia pada musuh supaya dia bungkam. “Mark, kau menjualku pada mereka? Berengsek kau, Mark!”

Winter mencoba menerobos untuk kabur, tapi sebuah tangan besar lebih dulu mencengkeram bahunya.

“Lepaskan!” Sedikit ilmu beladiri sempat membuat Winter terlepas. Sayangnya, dua orang tinggi besar itu bisa dengan mudah menangkapnya dan membekap hidungnya dengan cairan kimia yang menyengat.

Pandangan Winter mulai mengabur, lampu jalanan yang remang-remang berputar, dan hal terakhir yang dia lihat adalah Mark yang masuk ke dalam mobil tanpa sekalipun menoleh ke belakang.

“Aku mencintaimu, Winter. Dalam keadaan apapun, aku akan selalu melindungimu. Meski nyawa aku taruhannya.”

Ucapan Mark di masa lalu seperti menguap begitu saja, bersamaan dengan hilangnya kesadaran sang detektif muda.

***

Saat kesadarannya kembali, hal pertama yang Winter rasakan bukan lagi aspal dingin, melainkan karpet bulu yang tebal dan aroma tembakau yang mahal. Dia coba menggerakkan tangannya, tapi tubuhnya terasa lemas luar biasa.

“Mark ....” Mulutnya memanggil lirih. Berharap apa yang dia alami tadi hanyalah mimpi.

Sayangnya ketika dia coba membuka matanya yang masih berat itu, Winter mulai merasa kalau apa yang Mark lakukan adalah kenyataan. Dia ditukar dengan tumpukan dolar dan kenaikan jabatan oleh calon suaminya sendiri.

Winter mulai mengangkat pandangan, melihat kamar yang nampak asing di indra penglihatannya. Dinding bercat gelap dengan lukisan abstrak bernuansa maskulin. Aroma tembakau mahal dan parfum lelaki juga bisa dia hidu.

“Akh ....” Sekali lagi dia mengeluh sakit pada kepalanya.

Apakah dia akan mati di sini?

Winter coba membetulkan posisinya yang duduk di atas lantai dan bersandar di ujung ranjang. Ketika itu, dia baru sadar sesuatu.

“Aku diborgol?” Winter mencoba menarik tangannya, sialnya dia benar-benar diborgol ke pinggiran ranjang.

“Sudah bangun, Detektif Winter yang pemberani?”

Suara bariton itu membuat Winter mendongak cepat. Di sebuah sofa kulit, seorang pria duduk dengan kaki menyilang. Cahaya lampu gantung kristal di atas mereka membuat siluet pria itu tampak sangat dominan.

“Denzel?” tebak Winter lirih melihat siapa yang ada di sana.

Lelaki yang rambutnya tersisir rapi itu tersenyum miring. Wajahnya nyaris tidak berubah sejak terakhir kali Winter melihatnya sedang tidur bersama sahabatnya. Terlalu tampan untuk seorang mantan yang brengsek.

“Hai,” ucap Denzel santai. “Kau senang bertemu denganku lagi?”

Tunggu, Winter mengernyit bingung. Kenapa dia diculik mantan kekasihnya? Apa lelaki ini ada hubungannya dengan mafia-mafia busuk itu?

“Diam? Sedang mengagumiku?”

Percuma bicara dengan lelaki ini. Tingkat percaya dirinya sangat tinggi. Bisa-bisa Winter terserang hipertensi kalau terlalu lama berurusan dengannya.

Saat begitu terdengar suara pintu yang terbuka bersama dengan langkah sepatu yang mendekat.

Ketika berhenti di samping ranjang, Winter menoleh. Rupanya seorang pria dengan wajah sedikit mirip dengan Denzel. Hanya saja, sorot matanya berbeda. Lebih tenang dan manusiawi. Tidak menjijikkan seperti Denzel.

“Dia adikku.” Denzel seperti menjawab apa yang ada di pikiran Winter. “Bagaimana? Mau coba main berdua di kamar ini dengan kami?”

Expandir
Siguiente capítulo
Descargar

Último capítulo

Más capítulos

A los lectores

Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.

Sin comentarios
7 Capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status