Share

Bab 35

last update Date de publication: 2025-06-19 20:49:28
Kata-kata itu membuat Nada semakin bingung. Daffa, majikannya yang dikenal dingin dan tidak peduli dengan siapa pun, kini tiba-tiba menunjukkan perhatian yang aneh terhadapnya. Apa yang sebenarnya dia inginkan?

Daffa keluar, berjaga di luar ruangan. Ia mendesah pelan. "Aku harus mengawasinya di sini
Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé
Commentaires (7)
goodnovel comment avatar
Lei Ni
kok cuma dicium tengkuknya udah mendesah? emang kalau dilecehin masih bisa napsu ya?
goodnovel comment avatar
Bint Basalamah
kampus,, tpi seragam abu abu, lantas dosen...,, masa seragam abu di ajar dosen? ngaco bgt sih,,, trs klo d lecehkan dan nada panik dan berontak masa iya dia msh bisa mendesah?? tiap dilecehkan slu akhirnya mendesah, murah amat sih si nada yaa??
goodnovel comment avatar
Ayu Aqilla
jadi kasian sama si daffa. nada nya dileceh kan gak ada perlawanan. malah mndsah
VOIR TOUS LES COMMENTAIRES

Latest chapter

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 235

    Beberapa bulan kemudian …. Cahaya senja membias indah di langit kota. Lembut dan keemasan, seolah langit pun ikut merayakan hari bahagia itu. Di sebuah gedung pernikahan yang elegan namun sederhana, Nada berdiri anggun dalam balutan kebaya putih gading berhias payet, rambutnya ditata sanggul renda

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 234

    “Astaga! Itu … itu kan Pak Gio? Guru kita, Ayu!” Nada menutup mulutnya dengan telapak tangan, suaranya nyaris tercekat di tenggorokan. Mata Ayu membelalak tak percaya. “Enggak mungkin. Dia kan di penjara! Kita lihat sendiri dia dibawa polisi waktu itu.” “Tenang. Jangan terburu-buru. Kita tunggu

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 233

    Tepat lima hari sejak Daffa terbaring koma di rumah sakit, kabut tebal mulai turun pelan menutupi jalan-jalan kota. Malam menjelma menjadi sosok yang menakutkan, seolah ikut menyembunyikan sesuatu. Langit mendung, tanpa bintang, dan udara terasa lembab karena hujan yang baru saja reda. Jalanan tam

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 232

    “Daffa!” Jerit Nada mengoyak keheningan malam. Ia mematung, matanya menatap shock dan tak percaya. Tubuh Daffa terhempas karena tabrakan keras oleh mobil itu. Kini tubuh malang tersebut tergeletak di aspal. Darah menggenang dari pelipis dan dada kirinya. Orang-orang mulai berkumpul. Lampu mobil-mo

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 231

    Langit mendung menggantung rendah sore itu. Petir samar menggeram dari kejauhan, seolah bumi pun tahu bahwa badai baru saja dimulai, bukan hanya di langit, tapi juga di hati manusia. Di dalam rumahnya yang kini terasa sempit meski luas, Hadi berjalan mondar-mandir dengan napas tersengal. Kertas anc

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 230

    “Sialan!” geram pria paruh baya itu. Tangan Hadi masih menggenggam kertas lusuh yang tadi terlipat di bawah batu. Angin malam menerpa wajahnya yang penuh peluh, meski suhu udara di luar tidak panas sama sekali. Lampu jalan berkedip pelan di kejauhan, menciptakan bayangan panjang di atas aspal yang

  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 157

    Nada, yang duduk di kursi penumpang, tampak sangat bersemangat. Wajahnya yang cerah mencerminkan kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan. “Aku suka banget suasana ini, Sayang," katanya dengan senyum lebar. Tangan kirinya menepuk-nepuk jendela mobil yang terbuka, menikmati angin yang berhembus pelan

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-29
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 151

    Namun, sebelum semuanya melangkah lebih jauh, Nada tiba-tiba menarik diri sedikit, wajahnya terlihat sedikit cemas. "Daffa," suaranya lembut, namun ada kekhawatiran yang terlihat di matanya, "Boleh kita pakai pengaman? Aku... aku takut hamil." Daffa terkekeh pelan, seolah mengerti kecemasan Nada

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-29
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 139

    Daffa menatap kakaknya itu untuk terakhir kali malam itu, tatapan yang tak sama lagi. Ada retakan yang tak bisa diperbaiki. Lalu ia berbalik, meninggalkan kamar itu dengan langkah berat dan hati yang jauh lebih berat. Ia berjalan cepat menuju ke luar kamar, hatinya berdebar kencang. Dia merasa cema

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-28
  • Pemuas Nafsu Tuan Muda   Bab 142

    "Apa? Untuk apa kau ingin bicara pada Nada?” Suara Daffa mulai meninggi. Wajah tampannya mendadak berubah menjadi merah padam. Kedua tangannya terkepal kuat. Perkataan Jeffan barusan benar-benar membuatnya marah. “Daffa, tolong dengar. Aku sudah lama kehilangan kasih sayang papa. Semenjak mama p

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-28
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status