Share

1366. Part 21

last update Date de publication: 2025-08-27 01:01:24

Selesai mengucapkan kata-kata itu, Baraka segera berkelebat pergi meneruskan rencananya, menuju Bukit Kayangan untuk temui gurunya, Yosodigdaya tak bisa mengejar karena keadaannya sangat lemah. Pukulan 'Jari Guntur-nya Baraka membuatnya jera menghadapi pemuda tampan itu. Tapi hatinya masih gemas dan ingin membalas.

“Bawa pulang Gusti Permeswari!" katanya kepada kedua anak buahnya itu.

"Panggil Rahutama dan Guntara, Suruh mereka susul aku di Bukit Rongga Bumi!. Kita akan li

Continuez à lire ce livre gratuitement
Scanner le code pour télécharger l'application
Chapitre verrouillé

Latest chapter

  • Pendekar Kera Sakti   1597. Part 23

    Hal itulah yang dikhawatirkan oleh Putri Malu. Karenanya, Baraka mempunyai cara sendiri untuk mengatasi kekuatan aji pemikat sang Ratu. Pendekar Kera Sakti juga punya cara sendiri untuk membebaskan Tabib Getar Hati, ibu dari Putri Malu yang menjadi kambing hitam sang Ratu itu."Bagaimana hasilnya, Putri Malu!" sapa sang Ratu dalam pertemuan yang diadakan secara mendadak karena Putri Malu pulang dari tugasnya."Mana pemuda tampan yang bergelar Pendekar Kera Sakti itu! Mengapa kau datang tidak membawa Baraka? Apakah kau tak ingin Ibumu selamat? Ingat tujuh hari lagi purnama tiba. Jika kau belum bisa membawa Pendekar Kera Sakti kemari, maka Ibumu akan kugantung di depan umum!""Gusti Ratu," kata Putri Malu sambil menahan kegeraman dalam hatinya. "Saya sudah bertemu dengan Pendekar Kera Sakti.""Bagus!" sahut sang Ratu dengan wajah mulai berseri-seri. "Lalu bagaimana?""Baraka ada di luar, Gusti!""Hah...! Mengapa tidak kau bawa masuk? Lek

  • Pendekar Kera Sakti   1596. Part 22

    "Hmmm... ya, ya... aku tahu, Suling ini awalnya adalah Suling Krishna dan setelah Mustika Naga Bumi menyatu padanya dan menjadi Suling Naga Krishna, suling ini memiliki nyawa sendiri dan berjalan sendiri menemuiku walau disembunyikan orang di tempat serapi apa pun!"Baraka manggut-manggut dan membayangkan peristiwa hilangnya Suling Naga Krishna saat dibuang ke jurang oleh Putri Kunang, murid Dewa Sengat yang kini menjadi penguasa di Pulau Dadap.Putri Malu terbangun dengan sendirinya tanpa dibangunkan oleh Pendekar Kera Sakti, ia terpekik kaget melihat kaki Baraka sudah pulih seperti sediakala. Bahkan wajah cantik itu sempat menjadi pucat karena kekagetannya. Semakin kaget lagi melihat suling mustika sudah ada di samping Pendekar Kera Sakti, ia nyaris tak bisa berkata apa-apa. Lalu, Pendekar Kera Sakti menjelaskan tentang kesaktian Suling Naga Krishnanya yang sejak kemarin dilupakan itu."Kalau begitu kita tak perlu melanjutkan perjalanan ke Bukit Wangi!" kata P

  • Pendekar Kera Sakti   1595. Part 21

    “Emang mau kering?" canda Baraka sekenanya.Gemas, Putri Malu mencubiti pinggang Baraka, yang hanya bisa mengaduh. Baraka hanya pasrah diserang demikian rupa. Maklum, sakit-sakit nikmat!“Maaf atas yang terjadi tadi Putri Malu” ucap Baraka akhirnya.“Tidak apa-apa, bukan kau yang salah”Sesaat keduanya terdiam dan saling pandang satu sama lain, entah apa yang ada dibenak keduanya, tapi tatapan keduanya terlihat penuh arti.“Apakah kau belum pernah merasakan yang seperti tadi, Putri Malu?” tanya Baraka hingga membuat raut paras jelita Putri Malu berubah, hingga akhirnya menggeleng.“Apa kau mau merasakan ke tingkat yang lebih tinggi.. jauh lebih nikmat dari yang tadi?”Putri Malu bisa merasakan desiran darah di wajahnya. Tentu Putri Malu tau apa maksud ucapan Baraka itu. Walau ingin menjawab tidak, tapi dalam benaknya mendorong untuk menerima tawaran itu. Putri Malu terdiam be

  • Pendekar Kera Sakti   1594. Part 20

    Benar seperti apa yang diduga oleh Baraka, jika malam itu akan terjadi badai, angin terasa dingin menusuk tulang. Yang jelas, angin berhembus keras sekali malam itu. Dinginnya terasa sekali menusuk tulang dan sumsum. Belum lagi dengan bunga-bunga es beterbangan seperti pasir putih di sekitar gua tempat mereka berdua bermalam. Baraka yang masih dalam penderitaan juga dapat merasakan betapa dingin menusuk tulangnya keadaan malam itu, tapi Baraka masih mampu bertahan.Putri Malu sendiri yang masih pura-pura tidur di pelukan Baraka, sebenarnya agak ngeri melihat cuaca malam itu, cuaca seperti ini memang menambah suasana semakin mencekam. Suara angin seperti raungan raksasa yang sedang marah.Gelap-gulita, tak terdengar suara apa-apa selain badai angin yang mengamuk! Baraka mendengar gigi Putri Malu bergemeletuk menahan dingin. Tidak tega, Baraka memeluk Putri Malu lebih erat lagi. Putri Malu sendiri pada mulanya merasa bagai dimasukkan ke dalam air beku, namun begitu meras

  • Pendekar Kera Sakti   1593. Part 19

    "Baiklah, aku menurut dengan saranmu. Kupikir memang ada baiknya aku menjaga diri agar aku bisa merawatmu."Pendekar Kera Sakti sunggingkan senyum tipis. Sorot matanya tertuju ke mata indah Putri Malu. Sorot mata itu merayap ke hidung bangir, lalu ke bibir menggemaskan, lalu ke dada. Sampai di dada sorot mata itu cepat-cepat naik lagi, tak berani terlalu lama memandangi dada berkulit mulus, takut terjadi pemberontakan dalam jiwanya."Masih terasa sakit?" tanya Putri Malu dengan suara lembut.Baraka menggeleng pelan."Tapi kau berkeringat, apakah menahan sakit?" sambil keringat di kening Baraka segera dihapusnya memakai kain ikat pinggang berwarna kuning. Kain itu dilepas dari pinggang Putri Malu dan digunakan mengeringkan keringat di sekitar kening dan pelipis. Dengan terlepasnya kain ikat pinggang yang selama ini membuat rompi merah tak berlengan itu menjadi rapat bagian depannya, maka keadaan rompi merah pun menjadi berubah. Rompi itu membuka dan kulit

  • Pendekar Kera Sakti   1592. Part 18

    Ketika hal itu ditanyakan kepada Baraka, Pendekar Kera Sakti itu hanya menjawab, "Aku tak tahu. Aku baru saja siuman dari pingsanku.""Oh, kau sempat pingsan!""Ya, karena menahan rasa sakit yang datang lagi secara bertubi-tubi ini!" sambil ia menunjuk kakinya yang kian membusuk.Karena senja semakin temaram, Putri Malu berkata kepada Baraka, "Aku tadi melihat sebuah gua di lereng sebelah selatan sana. Bagaimana kalau kau kubawa ke gua itu, lalu kutinggalkan di sana untuk mencari daun penangkal racun?""Apakah gua itu aman untuk kita?""Aku sempat memeriksa sebentar. Gua itu aman, hanya sedikit agak kotor. Dan lagi... sebentar lagi petang akan tiba. Kita harus segera dapatkan tempat untuk bermalam. Langit menghitam begitu, pasti akan turun hujan."Pendekar Kera Sakti tidak mempunyai pilihan lain, ia terpaksa menerima uluran tangan Putri Malu untuk bangkit dan menuju ke sebuah gua yang dimaksud si gadis tadi."Bagaimana kalau kau kupan

  • Pendekar Kera Sakti   873. Part 8

    Bisa dibayangkan betapa kecewanya hati Siluman Selaksa Nyawa. Hampir seluruh kekuatannya dicurahkan untuk menyirami bunga itu siang malam, tanpa makan, tanpa minum, tanpa bergerak, dan tanpa berkedip, juga tanpa buang air segala, semua dilakukan demi tumbuh dan berkembangnya bunga Sukma Weling. I

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-28
  • Pendekar Kera Sakti   895. Part 8

    Pemuda yang dijatuhkan dari pundaknya itu segera diangkat oleh Ratna Pamegat, lalu dibawanya lari lagi. Namun beberapa langkah ia melesat, tiba-tiba kembali tiga orang menghadangnya dengan senjata masing-masing di tangan. Wajah ketiga orang itu memancarkan nafsu membunuh. Ratna Pamegat yang belum

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-28
  • Pendekar Kera Sakti   874. Part 9

    Dess...!Ratu Teluh Bumi hampir terkapar saat itu. Untung ia masih bisa menjaga keseimbangan tubuhnya dengan terhuyung-huyung ke belakang. Tetapi dalam hatinya ia cepat membatin, "Jurus tendangan dan pedangnya memang cukup tinggi! Kalau aku tidak siap melapisi tubuhku dengan tenaga dalam y

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-28
  • Pendekar Kera Sakti   936. Part 10

    "Ya," jawab Baraka tersenyum tipis. "Aku mencarimu, Yayi!""Aku menghilang dari kemarin. Kalau tidak begitu,! Ki Argapura pasti menghalangiku. Hmmm... eh, kau ke sini untuk apa? Ikut sebagai peserta juga atau.. Hei, kau membawa pedangku!""Ki Argapura yang meminjamkannya!""J

    last updateDernière mise à jour : 2026-03-28
Plus de chapitres
Découvrez et lisez de bons romans gratuitement
Accédez gratuitement à un grand nombre de bons romans sur GoodNovel. Téléchargez les livres que vous aimez et lisez où et quand vous voulez.
Lisez des livres gratuitement sur l'APP
Scanner le code pour lire sur l'application
DMCA.com Protection Status