Share

659. Part 4

last update publish date: 2024-11-17 01:02:39

Mereka segera lupakan hal itu, karena Tanjung Bagus punya kebiasaan latah. Tapi seringainya menandakan seringai kesakitan yang sungguh-sungguh. Aneh juga, jika gerakan itu hanya karena latah, tak perlu Tanjung Bagus menyeringai kesakitan, juga tak perlu mulutnya mengeluarkan darah kental. Pendekar Kera Sakti tetap tersenyum kalem memandangi Nini Pasung Jagat.

Yang dipandangi heran juga dalam hatinya. Pendekar Kera Sakti segera berkata, "Mengapa tak kau gunakan pukulan 'Rembulan Berdara

Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Pendekar Kera Sakti   1680. Part 10

    "Ratu Jiwandani adalah perawan suci yang tak pernah dijamah oleh lelaki mana pun juga. Beliau mempunyai perjanjian dengan leluhurnya, bahwa apabila Lembah Birawa masih dalam ancaman bahaya orang-orang Pulau Teluh, sang Ratu tidak ingin menikah dengan pria mana pun. Hati Ratu Jiwandani akan terbuka untuk seorang pria jika Lembah Birawa tidak diganggu lagi oleh orang-orang Pulau Teluh. Sebab orang-orang Pulau Teluh selalu bermusuhan sejak Lembah Birawa dipegang oleh nenek buyutnya sang Ratu."Kinanti bicara dengan sungguh-sungguh, kedua tanganya ikut bergerak-gerak memperjelas keterangannya. Pendekar Kera Sakti tampak berminat sekali mengikuti cerita itu, hingga lebih banyak diam daripada mengajukan beberapa pertanyaan."Mulia Guru Teja Biru mempunyai syarat, apabila mereka berhasil menumbangkan Penguasa Pulau Teluh dan membebaskan Lembah Birawa dari gangguan orangorang pulau itu, maka sang Ratu harus bersedia dinikahi oleh Maha Guru Perguruan Darah Surga. Sang Ratu pun

  • Pendekar Kera Sakti   1679. Part 9

    "Hmmm... aku tahu, anak muda itu punya jurus lain dari yang lain!" gumam Hantu Sesat. "Jika dia yang kupukul, maka kau yang kesakitan, Setan Bejat. Jadi jika kau yang kupukul, maka dia yang akan kesakitan! Nih, rasakan pembalasanku, Pemuda pongah! Haaahh...! Heeeaahh...!"Plak, brrukk...! Prak, prak, plok, buk, buuhg...!"Aaauuuh...! Hentikan! Hentikan!" teriak Setan Bejat yang semakin kesakitan dihajar Hantu Sesat."Aku tahu yang berteriak kesakitan bukan kau, Setan Bejat, tapi si pongah itu! Rasakan pembalasan ini! Haaaeh...! Hiaaah...! Modar kau!"Wuuss...!Tubuh Setan Bejat akhirnya terlempar karena pukulan bertenaga dalam dari teman sendiri. Rahangnya retak dan pelipisnya memar membuat telinganya berdarah. Hantu Sesat kerutkan dahi pandangi Setan Bejat yang terkapar tak berdaya itu."Celaka! Aku hampir membunuh teman sendiri! Anak muda itu masih tetap tenang-tenang saja?"Hantu Sesat serba salah, tak tahu harus bagaimana melawan

  • Pendekar Kera Sakti   1678. Part 8

    Blluukkk...!"Aaaoou...!" ia memekik keras dalam keadaan jungkir balik. Anehnya dalam satu kejap ia sudah mampu bangkit dan berdiri tegak di depan Kinanti. Kedua tangannya merentang membentuk cakar. Matanya mendelik dengan amat gusar."Heaahh...!" Lalu, tiba-tiba tubuhnya memutar dan kakinya berkelebat menyampar wajah cantik itu.Plaakk...! Kinanti terpental ke samping dan jatuh berguling-guling. Gerakan tubuhnya yang berguling itu berhenti tepat di depan Hantu Sesat. Kesadaran yang belum sepenuhnya dikuasai oleh Kinanti membuatnya tak bisa hindari tendangan kaki Hantu Sesat yang menggeram penuh dendam itu."Heeaah...! Modar kau, Bangsat!"Plook...! Wajah cantik itu menjadi sasaran kaki kasar kembali. Tubuh yang sekal itu terbuang ke belakang dan terguling-guling membentur batu besar."Habisi dia!" teriak Hantu Sesat kepada Setan Bejat, karena keadaan Kinanti lebih dekat dengan si Setan Bejat. Orang berkumis tebal itu segera mencabut cambukn

  • Pendekar Kera Sakti   1677. Part 7

    Claaapp...!Tiba-tiba tubuh kurus itu lenyap dari atas gundukan batu. Kinanti yang ingin ucapkan kata menjadi batal dan mulutnya hanya bisa ternganga tanpa suara. Matanya memandang mencari Demit Lanang. Ternyata yang dicari sudah ada di kaki bukit. Kinanti ingin menyusulnya, namun Demit Lanang sudah lenyap lagi dan pindah tempat semakin jauh."Aku harus mengabarkan peristiwa ini kepada Gusti Ratu Jiwandani!" pikir Kinanti, kemudian ia segera melesat pergi dengan satu lompatan yang tergolong cepat. Pendekar Kera Sakti tidak mau tinggal di persembunyian terus, ia pun segera melesat pergi mengikuti Kinanti. Karena gadis itu diharapkan bisa memberikan penjelasan tentang persoalan yang sebenarnya. Pendekar Kera Sakti sempat kehilangan jejak lagi karena Kinanti melesat dengan berbelok-belok arah. Tak aneh lagi jika Pendekar Kera Sakti keluarkan gerutuan karena merasa gagal mengikuti gadis cantik tadi.Namun ketika tiba di atas tanggul sebuah sungai lebar berair deras,

  • Pendekar Kera Sakti   1676. Part 6

    Traang...!Batu itu menghantam mata kapak yang lebar dan masih membekas merah karena darah. Hening segera tercipta setelah kejadian itu.Kejap berikutnya Ladang Bangkai mulai bicara. "Wasiat lisan dari Maha Guru Teja Biru sebelum beliau wafat mengatakan, bahwa akulah orang yang pantas menyandang gelar Maha Guru dalam perguruan kita. Dengan begitu maka aku berhak mengawini Ratu Jiwandani.""Wasiat palsu!" ucap Demit Lanang bernada tajam. "Maha Guru Teja Biru tidak pernah keluarkan wasiat lisan seperti itu kepada siapa pun. Tapi dalam peraturan yang tertulis pada Kitab Serat Merah, yang berisi peraturan bagi anggota Perguruan Darah Surga, bahwa orang yang berhak menyandang gelar Maha Guru adalah orang pertama yang menjadi murid Perguruan Darah Surga. Sedangkan orang pertama yang masuk dalam Perguruan Darah Surga adalah aku! Mengapa kau berani merencanakan penobatan gelar Maha Guru untuk dirimu sendiri, Ladang Bangkai! Itu sama saja kau ingin mati di tanganku!"

  • Pendekar Kera Sakti   1675. Part 5

    Ladang Bangkai pun berhenti dari gerakannya, ia masih memasang kuda-kuda walau mulutnya lepaskan tawa yang lantang, seakan melecehkan jurus lawan tadi."Ha, ha, ha, ha...! Permainan seperti itu ternyata masih menjadi andalan bagimu, Demit Lanang! Murahan sekali!"Dengan masih bersikap dingin, Demit Lanang berkata, "Apakah kau mempunyai permainan yang tidak murahan! Jika memang kau memilikinya, tolong tunjukkan kepadaku dan aku akan menilainya juga, Ladang Bangkai!""O, jadi kau ingin menjajal kekuatanku? Baik, kurasa kau akan menyesal sesampainya di neraka nanti. Heaaahhh...!"Ladang Bangkai melompat dalam satu gerakan seperti bayangan berkelebat. Kapak lebarnya dihantamkan bagai ingin membelah kepala Demit Lanang.Wuukkk...Laapp...! Demit Lanang hilang, kapak itu menghantam tanah bekas tempat berdirinya si Demit Lanang.Jrruubb ..!Dan begitu Ladang Bangkai menengok ke kiri, ternyata Demit Lanang ada di sebelah kirinya dengan

  • Pendekar Kera Sakti   406. Part 14

    "Lalu apa yang dilakukannya terhadap penyakitmu itu?""Tentu saja aku diobati tanpa operasi. Aku bisa sembuh asal aku mau menjadi pelayannya yang bertugas menjaga Kolam Keringat Bidadari. Pada mulanya aku tak sanggup, karena secara jujur kukatakan kepada beliau, bahwa aku wanita normal yang

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Pendekar Kera Sakti   462. Part 11

    "Setan kau! Keluar! Cepat keluar!" bentaknya dalam keadaan mulut terbungkam bantal. Kakinya segera merapat. Bahkan saling lilit. Saking kuatnya kaki saling lilit akhirnya ia terpelanting jatuh.Buhkk..!Makin menyingkap semuanya, makin kelabakan sang Ratu."Hiaaahh...!” te

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Pendekar Kera Sakti   418. Part 6

    Lemakwati menggerang panjang dengan mengerahkan tenaga hawa panasnya. Tangannya bergerak-gerak dengan lambat seperti mengangkat beban berat. Tubuhnya yang sudah berdiri itu menjadi gemetar bersama mulutnya yang menganga lebar serukan suara perlawanan."Heaaahh...! Hiiiaaah...! Hoooaah...! H

    last updateLast Updated : 2026-03-22
  • Pendekar Kera Sakti   459. Part 8

    "Katanya ada kelemahannya ya, Paduka?""Ada. Kelemahannya di pusar, karena darah campuran itu nggak bisa sampai di pusar. Sebab di pusar ada ruang kosong yang hanya terisi cairan pada saat manusia belum lahir dari rahim sang Ibu. Kalau sudah lahir, cairan itu habis dan ruang itu jadi kosong

    last updateLast Updated : 2026-03-22
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status