Share

839. Part 11

last update Petsa ng paglalathala: 2025-01-01 01:01:08

"Tahan dan biarkan menguasai setiap urat nadi telapak tangan!" ujar Ki Candak Sedo.

Setelah melalui upaya yang susah payah, yang membuat telapak tangan bagaikan ingin terbakar pecah, Ki Candak Sedo perintahkan Karang Wesi untuk meraba sebatang pohon beringin.

"Usaplah pohon itu dengan lembut!" kata Ki Candak Sedo.

Karang Wesi melakukan apa yang diperintahkan gurunya. Tangannya mengusap pelan batang pohon beringin itu. Pertama-tama ditempelkan dengan pelan, lalu mengusapny

Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Pendekar Kera Sakti   1583. Part 9

    Putri Malu memandang penuh harap. Ada kesedihan di balik mata beningnya itu. Ada penyesalan juga di sana, yang semua itu membuat Pendekar Kera Sakti semakin penasaran ingin tahu segalanya. "Ibuku ditawan oleh Ratu Sukma Semimpi."Pendekar Kera Sakti terperanjat, matanya memandang tajam karena dahinya pun berkerut. "Kurasa ia tidak main-main dan juga tidak berbohong. Aku dapat melihat kesungguhan dukanya dari sorot pandangan matanya kali ini," pikir Pendekar Kera Sakti."Mengapa ibumu sampai ditawan oleh sang Ratu?""Ibuku adalah seorang tabib. Pernah mendengar nama Tabib Getar Hati?"Pendekar Kera Sakti diam berpikir sebentar, kemudian menjawab, "Baru kali ini kudengar namanya.""Itulah nama ibuku, ia ditawan oleh Ratu Sukma Semimpi karena dituduh salah melakukan pengobatan.""Pengobatan yang bagaimana?" tanya Baraka ketika Putri Malu diam sesaat."Awalnya... sang Ratu menderita luka dalam akibat pertarungannya dengan Penguasa Pulau C

  • Pendekar Kera Sakti   1582. Part 8

    Wuuuut...!Lalu, tubuh Nyai Sumbar Keramat pun tersentak naik dan melayang terjungkir balik. Akibatnya kedua tokoh tua itu seperti mainan di ujung dua tali, saling melayang dan terbuang-buang.Namun ketika Galak Gantung berhasil tapakkan kakinya di batang pohon dalam keadaan miring, ia berhasil pula menyentakkan tambangnya, sehingga Nyai Sumbar Keramat tertarik dan melayang cepat.Wuuut...! Brrrusss...!"Auaahg...!""Uuuhg...!"Baraka ingin tertawa melihat keduanya bertabrakan bagai orang buta beradu dengan orang buta. Keduanya sama-sama roboh dan berdarah. Keduanya sama-sama terkapar. Tapi agaknya Nyai Sumbar Keramat lebih parah, ia segera tak sadarkan diri alias pingsan.Pada saat itu, sekelebat bayangan merah datang dari balik dua pohon yang tumbuhnya merapat. Putri Malu muncul dari sana. Rupanya entah sejak kapan gadis itu mengintai pertarungan dari sana dan begitu melihat gurunya pingsan, ia segera muncul untuk melakukan pembelaan. Tapi pada saat itu pula Baraka berkelebat keluar

  • Pendekar Kera Sakti   1581. Part 7

    "Haruskah persoalan ini merenggut salah satu nyawa kita, Sumbar Keramat!""Anggani adalah muridku. Kalau seorang guru membela muridnya itu adalah tindakan yang wajar!""Semasa demi kebaikan memang wajar. Tapi Putri Malu, muridmu itu mempunyai keinginan yang kurang ajar. Mengorbankan orang lain untuk mencapai kepentingan pribadi adalah tindakan yang tidak terpuji, Sumbar Keramat. Apa artinya seorang guru membela murid yang tidak terpuji! Apakah sang Guru juga punya niat tidak terpuji juga!""Tak usah banyak mulut kau, Galak Gantung! Keluarkan kegalakanmu seperti masa muda dulu, aku tak akan mundur setapak pun!" sentak sang nenek berjubah merah. Ternyata dia adalah guru dari Putri Malu yang punya nama asli Anggani."Menarik juga percakapan mereka. Tapi aku masih belum jelas apa persoalan sebenarnya?" pikir Pendekar Kera Sakti."Jangan menyesal jika aku terpaksa menghancurkan hidupmu, Sumbar Keramat!""Sebelum kau lakukan, aku akan melakukan le

  • Pendekar Kera Sakti   1580. Part 6

    "Jangan percaya dengan fitnah si Galak Gantung itu!" kata Putri Malu."Ratu Sukma Semimpi tidak seburuk itu."Rupanya gadis itu masih ingin membujuk Baraka agar mau dibawa menghadap sang Ratu. Hal itu menimbulkan keheranan dan rasa ingin tahu yang mengusik hati Pendekar Kera Sakti."Kalau kau mau menghadap Ratu Sukma Semimpi dan mau memberikan kemesraan yang diharapkan beliau, Suling Naga Krishnamu akan kukembalikan ""Kalau aku tidak bersedia, bagaimana?""Kau akan kehilangan suling mustikamu selamanya!""Kalau aku memaksamu dengan kekerasan, apakah kau sanggup melawanku?"Pulri Malu diam saja. Ia melangkah bagai mempertimbangkan keputusannya. Baraka merasa tantangannya akan disambut dulu, setelah Putri Malu dikalahkan barulah si gadis akan menyerahkan Suling Naga Krishnanya.Tapi tiba-tiba Putri Malu melesat masuk ke semak-semak dan menghilang di sana. Baraka terkejut sekali karena tidak menduga kalau Putri Malu akan melarika

  • Pendekar Kera Sakti   1579. Part 5

    Slaap...!Seberkas sinar hijau dilepaskan dari tangan Putri Malu. Bentuk sinar itu seperti lempengan persegi empat. Galak Gantung kaget, sempat terkesiap sebentar, lalu tangannya berkelebat seperti menyambar sesuatu.Wuuut...! Ternyata tangan itu mengeluarkan asap yang menggumpal dan membuat sinar hijau tadi terperangkap di dalamnya. Asap itu segera membubung tinggi melewati pucuk-pucuk pohon, kemudian meledak di angkasa dengan suara menggelegar.Blegaaarrr...!Pada saat itu Putri Malu sudah berkelebat bagaikan terbang ke arah Galak Gantung.Weees...! Tangannya menghantam dada Galak Gantung dengan cepat. Tapi Galak Gantung menangkisnya dengan kaki, sedangkan kedua tangannya masih dikebelakangkan.Plak, plak, plak, deeess...!Kaki Galak Gantung menendang perut Putri Malu. Gadis itu terlempar empat langkah dalam keadaan menyeringai. Kemudian Baraka melihat darah segar meleleh dari telinga gadis cantik itu. Kejap berikutnya si gadis terb

  • Pendekar Kera Sakti   1578. Part 4

    "Jika aku berhasil menemukan, maukah memberiku hadiah?"Pendekar Kera Sakti memandang Putri Malu dengan berkerut dahi. Pandangan matanya sedikit menyipit karena ia mulai menaruh curiga."Maukah kau memberiku hadiah?" tanya Putri Malu lagi sambil tersenyum dan melirik nakal."Hadiah apa yang kau inginkan?""Hmmm...." senyumnya semakin berkesan nakal. "Tidak berat, juga tidak mahal.""Sebutkan! Jangan bertele-tele!" sahut Baraka agak keras karena penasaran dan tak sabar ingin segera mendapatkan Suling Naga Krishnanya."Aku minta hadiah segumpal kehangatan.""Maksudmu, singkong bakar atau ubi rebus?""Uuuh...!" Putri Malu cemberut jengkel. "Bukan kehangatan berupa makanan!""Jadi kehangatan apa yang kau inginkan?""Kemesraan...," jawabnya sambil mendekat dan berlagak manja. Bibirnya mulai tampak merekah mengundang selera. Matanya memandang sayu bagai ingin dicumbu. Jantung Baraka seperti mengalami gempa setempat. Ber

  • Pendekar Kera Sakti   1325. Part 25

    Brruk...! Brruk...! Gusraak...!Kapak Iblis terseret menjauh hingga membentur onggokan batu. Setan Akhirat tersedak satu kali ketika berusaha bangkit. Ternyata sedakan itu keluarkan darah kental dari mulutnya. Wajah dinginnya semakin pucat, mata tajam kian meruncing pandangannya. Ia tetap

    last updateHuling Na-update : 2026-04-02
  • Pendekar Kera Sakti   1302. KITAB LORONG WAKTU

    RASA penasaran membuat Pendekar Kera Sakti segera menuju ke Lembah Canang, tempat Biara Genta berada. Ketika ia pulang dari negeri dasar laut untuk membantu Pendeta Agung Dewi Rembulan yang terkena kutuk itu, ia sempat mampir ke Biara Damai dan Biara Genta. Sebab itulah Baraka tahu ke mana arah Lemb

    last updateHuling Na-update : 2026-04-02
  • Pendekar Kera Sakti   1304. Part 3

    Wuuukkk...! Blegaarr...!Gelombang itu membentur pukulan tak bersinar dan menimbulkan ledakan yang dahsyat. Jika gelombang hawa panas itu tidak besar dan tak seberapa hebat, ledakannya tak akan membuat pohon tumbang. Tapi karena kedua pukulan tenaga dalam itu ternyata sangat besar, maka ti

    last updateHuling Na-update : 2026-04-02
  • Pendekar Kera Sakti   1273. Part 15

    "Jangan, ah...!" suara Kusuma Sumi merengek manja. "Jangan...!""Jadi apa yang dilakukan Dewa Rayu itu?" Bayangan Baraka yang bukan-bukan, tapi sebenarnya Dewa Rayu membujuk Kusuma Sumi agar melepaskan pedang dipunggungnya. Kusuma Sumi tak mau pedangnya dilepas.Tiba-tiba terdengar

    last updateHuling Na-update : 2026-04-02
Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status