Share

839. Part 11

last update Tanggal publikasi: 2025-01-01 01:01:08

"Tahan dan biarkan menguasai setiap urat nadi telapak tangan!" ujar Ki Candak Sedo.

Setelah melalui upaya yang susah payah, yang membuat telapak tangan bagaikan ingin terbakar pecah, Ki Candak Sedo perintahkan Karang Wesi untuk meraba sebatang pohon beringin.

"Usaplah pohon itu dengan lembut!" kata Ki Candak Sedo.

Karang Wesi melakukan apa yang diperintahkan gurunya. Tangannya mengusap pelan batang pohon beringin itu. Pertama-tama ditempelkan dengan pelan, lalu mengusapny

Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Pendekar Kera Sakti   1582. Part 8

    Wuuuut...!Lalu, tubuh Nyai Sumbar Keramat pun tersentak naik dan melayang terjungkir balik. Akibatnya kedua tokoh tua itu seperti mainan di ujung dua tali, saling melayang dan terbuang-buang.Namun ketika Galak Gantung berhasil tapakkan kakinya di batang pohon dalam keadaan miring, ia berhasil pula menyentakkan tambangnya, sehingga Nyai Sumbar Keramat tertarik dan melayang cepat.Wuuut...! Brrrusss...!"Auaahg...!""Uuuhg...!"Baraka ingin tertawa melihat keduanya bertabrakan bagai orang buta beradu dengan orang buta. Keduanya sama-sama roboh dan berdarah. Keduanya sama-sama terkapar. Tapi agaknya Nyai Sumbar Keramat lebih parah, ia segera tak sadarkan diri alias pingsan.Pada saat itu, sekelebat bayangan merah datang dari balik dua pohon yang tumbuhnya merapat. Putri Malu muncul dari sana. Rupanya entah sejak kapan gadis itu mengintai pertarungan dari sana dan begitu melihat gurunya pingsan, ia segera muncul untuk melakukan pembelaan. Tapi pada saat itu pula Baraka berkelebat keluar

  • Pendekar Kera Sakti   1581. Part 7

    "Haruskah persoalan ini merenggut salah satu nyawa kita, Sumbar Keramat!""Anggani adalah muridku. Kalau seorang guru membela muridnya itu adalah tindakan yang wajar!""Semasa demi kebaikan memang wajar. Tapi Putri Malu, muridmu itu mempunyai keinginan yang kurang ajar. Mengorbankan orang lain untuk mencapai kepentingan pribadi adalah tindakan yang tidak terpuji, Sumbar Keramat. Apa artinya seorang guru membela murid yang tidak terpuji! Apakah sang Guru juga punya niat tidak terpuji juga!""Tak usah banyak mulut kau, Galak Gantung! Keluarkan kegalakanmu seperti masa muda dulu, aku tak akan mundur setapak pun!" sentak sang nenek berjubah merah. Ternyata dia adalah guru dari Putri Malu yang punya nama asli Anggani."Menarik juga percakapan mereka. Tapi aku masih belum jelas apa persoalan sebenarnya?" pikir Pendekar Kera Sakti."Jangan menyesal jika aku terpaksa menghancurkan hidupmu, Sumbar Keramat!""Sebelum kau lakukan, aku akan melakukan le

  • Pendekar Kera Sakti   1580. Part 6

    "Jangan percaya dengan fitnah si Galak Gantung itu!" kata Putri Malu."Ratu Sukma Semimpi tidak seburuk itu."Rupanya gadis itu masih ingin membujuk Baraka agar mau dibawa menghadap sang Ratu. Hal itu menimbulkan keheranan dan rasa ingin tahu yang mengusik hati Pendekar Kera Sakti."Kalau kau mau menghadap Ratu Sukma Semimpi dan mau memberikan kemesraan yang diharapkan beliau, Suling Naga Krishnamu akan kukembalikan ""Kalau aku tidak bersedia, bagaimana?""Kau akan kehilangan suling mustikamu selamanya!""Kalau aku memaksamu dengan kekerasan, apakah kau sanggup melawanku?"Pulri Malu diam saja. Ia melangkah bagai mempertimbangkan keputusannya. Baraka merasa tantangannya akan disambut dulu, setelah Putri Malu dikalahkan barulah si gadis akan menyerahkan Suling Naga Krishnanya.Tapi tiba-tiba Putri Malu melesat masuk ke semak-semak dan menghilang di sana. Baraka terkejut sekali karena tidak menduga kalau Putri Malu akan melarika

  • Pendekar Kera Sakti   1579. Part 5

    Slaap...!Seberkas sinar hijau dilepaskan dari tangan Putri Malu. Bentuk sinar itu seperti lempengan persegi empat. Galak Gantung kaget, sempat terkesiap sebentar, lalu tangannya berkelebat seperti menyambar sesuatu.Wuuut...! Ternyata tangan itu mengeluarkan asap yang menggumpal dan membuat sinar hijau tadi terperangkap di dalamnya. Asap itu segera membubung tinggi melewati pucuk-pucuk pohon, kemudian meledak di angkasa dengan suara menggelegar.Blegaaarrr...!Pada saat itu Putri Malu sudah berkelebat bagaikan terbang ke arah Galak Gantung.Weees...! Tangannya menghantam dada Galak Gantung dengan cepat. Tapi Galak Gantung menangkisnya dengan kaki, sedangkan kedua tangannya masih dikebelakangkan.Plak, plak, plak, deeess...!Kaki Galak Gantung menendang perut Putri Malu. Gadis itu terlempar empat langkah dalam keadaan menyeringai. Kemudian Baraka melihat darah segar meleleh dari telinga gadis cantik itu. Kejap berikutnya si gadis terb

  • Pendekar Kera Sakti   1578. Part 4

    "Jika aku berhasil menemukan, maukah memberiku hadiah?"Pendekar Kera Sakti memandang Putri Malu dengan berkerut dahi. Pandangan matanya sedikit menyipit karena ia mulai menaruh curiga."Maukah kau memberiku hadiah?" tanya Putri Malu lagi sambil tersenyum dan melirik nakal."Hadiah apa yang kau inginkan?""Hmmm...." senyumnya semakin berkesan nakal. "Tidak berat, juga tidak mahal.""Sebutkan! Jangan bertele-tele!" sahut Baraka agak keras karena penasaran dan tak sabar ingin segera mendapatkan Suling Naga Krishnanya."Aku minta hadiah segumpal kehangatan.""Maksudmu, singkong bakar atau ubi rebus?""Uuuh...!" Putri Malu cemberut jengkel. "Bukan kehangatan berupa makanan!""Jadi kehangatan apa yang kau inginkan?""Kemesraan...," jawabnya sambil mendekat dan berlagak manja. Bibirnya mulai tampak merekah mengundang selera. Matanya memandang sayu bagai ingin dicumbu. Jantung Baraka seperti mengalami gempa setempat. Ber

  • Pendekar Kera Sakti   1577. Part 3

    "Tapi perlu kau ketahui, Nona... bahwa aku tidur di atas daun bukan dengan maksud pamer ilmu padamu. Aku tak tahu kalau kau ada di sekitar hutan sini. Kupikir tak ada orang, jadi aku berani melakukan hal itu. Kalau kutahu ada orang di hutan ini, aku tak berani lakukan hal itu, sebab takut dianggap pamer ilmu. Padahal ilmuku sangat rendah. Tidak ada sekuku hitamnya dibandingkan ilmu yang kau miliki, Nona. Aku ini manusia biasa, pengembara yang tidak punya bekal apa pun kecuali seutas nyawa dan sejengkal mahkota bagi seorang lelaki...."Sambil berbicara panjang begitu, diam-diam tubuh Baraka terangkat sendiri secara pelan-pelan. Telapak kakinya mulai tidak menyentuh tanah. Semakin lama bicara semakin naik, hingga sang gadis membelalak melihat Baraka bisa melayang-layang di udara tanpa alas berpijak apa pun."Waah.. Ini sudah pamer ilmu namanya. Kata-katanya merendah tapi tindakannya meninggikan diri." Si gadis menjadi kagum dan mengakui kehebatan Pendekar Kera Sakti seca

  • Pendekar Kera Sakti   389. Part 18

    Ya, memang Rani Adinda yang terkapar di sana dengan tubuh terluka panjang. Luka yang mengucurkan darah itu menandakan luka bekas sabetan pedang. Tubuh itu membiru, berarti pedang itu mempunyai racun yang berbahaya jika menggores kulit manusia. Dilihat dari kesegaran darahnya dan masih hangat, ber

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Pendekar Kera Sakti   325. Part 5

    Wuuutt...!“Waaaooo...!” teriak Cungkring Neraka saat melayang naik dan melayang turun tanpa bisa menjaga keseimbangan badan. Hampir saja ia menjatuhi tubuh Hantu Cungkring lagi kalau sang Hantu Cungkring tidak segera berguling-guling ke kiri tiga kali. Dan tubuh Cungkring Nerak

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Pendekar Kera Sakti   355. Part 5

    Wuuutt...!Tab...!Baraka menangkap genggaman tinju lawannya dengan satu tangan. Genggaman itu bagai ingin diremas oleh tangan Baraka. Hal itu cukup mencengangkan mata Katok Banjir, bahkan mata Raga Paksa sendiri ikut terbelalak lebar."Belum pernah ada yang bisa menangkap pukul

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
  • Pendekar Kera Sakti   397. Part 5

    Ternyata Kitab Lima Setan tidak disembunyikan di dalam rumah. Mungkin takut kalau dibaca para cucunya, Ki Mangut Pedas sembunyikan kitab itu jauh dari rumah. Baraka diajak pergi ke sebuah bukit oleh Ken Warok."Kakek pernah ceritakan tempat penyimpanan itu, dan aku pernah ke sana tapi nggak

    last updateTerakhir Diperbarui : 2026-03-21
Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status