Share

Bab 101. Diculik??

last update Last Updated: 2026-01-12 19:21:02

“Daffa, kamu datang! Aku tahu kamu akan datang untukku... Aku tahu kamu tidak akan pernah meninggalkanku!” seru Adeeva Afsheen senang ketika ia dibawa ke ruang kunjungan dan melihat Daffa di seberang kaca.

Sebuah senyum lebar terukir di bibir Adeeva dan jantungnya berdebar kencang. Sudah lama sekali ia tidak bertemu dengan Daffa dan Daffa masih setampan dulu.

Mata Adeeva kemudian tertuju pada jari kiri Daffa dan ia melihat cincin kawin emas putih di jari pria itu. Kilatan kecemburuan yang hebat melintas di mata dan pikiran Adeeva, tetapi ia berusaha memasang senyum palsu di wajahnya.

“Aku sudah memaafkanmu walaupun kamu tidak mengunjungiku beberapa minggu terakhir, karena kamu sudah ada di sini hari ini!” kata Adeeva malu-malu sambil menyelipkan rambutnya ke belakang telinga, “Aku sangat merindukanmu, Daffa...”

Daffa mendengus kesal, alisnya berkerut. Ia berkata, “Sepertinya kamu seharusnya berada di rumah sakit jiwa, bukan di ruang tahanan seperti ini. Karena kamu orangnya tidak norm
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 101. Diculik??

    “Daffa, kamu datang! Aku tahu kamu akan datang untukku... Aku tahu kamu tidak akan pernah meninggalkanku!” seru Adeeva Afsheen senang ketika ia dibawa ke ruang kunjungan dan melihat Daffa di seberang kaca.Sebuah senyum lebar terukir di bibir Adeeva dan jantungnya berdebar kencang. Sudah lama sekali ia tidak bertemu dengan Daffa dan Daffa masih setampan dulu.Mata Adeeva kemudian tertuju pada jari kiri Daffa dan ia melihat cincin kawin emas putih di jari pria itu. Kilatan kecemburuan yang hebat melintas di mata dan pikiran Adeeva, tetapi ia berusaha memasang senyum palsu di wajahnya.“Aku sudah memaafkanmu walaupun kamu tidak mengunjungiku beberapa minggu terakhir, karena kamu sudah ada di sini hari ini!” kata Adeeva malu-malu sambil menyelipkan rambutnya ke belakang telinga, “Aku sangat merindukanmu, Daffa...”Daffa mendengus kesal, alisnya berkerut. Ia berkata, “Sepertinya kamu seharusnya berada di rumah sakit jiwa, bukan di ruang tahanan seperti ini. Karena kamu orangnya tidak norm

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 100. Keinginan Apa??

    Di sisi lain, Keisha dan Daffa sedang menikmati bulan madu mereka.Beberapa hari telah berlalu dan mereka telah melakukan banyak aktivitas bersama. Mereka telah menjelajahi dan mencoba banyak makanan yang ada Maladewa. Tidak ada hal lain yang penting selain bersenang-senang dan menikmati kebersamaan satu sama lain.Hari itu, Daffa mengajak Keisha berjalan-jalan di sepanjang pantai berpasir putih untuk menyaksikan matahari terbenam. Karena tahu Keisha menyukai pemandangan matahari terbenam yang menakjubkan, ia ingin Keisha menikmatinya selagi mereka masih di tempat itu.Daffa menggenggam tangan Keisha saat mereka berjalan di pinggiran pantai dengan kaki tak beralaskan, merasakan pasir yang sejuk dan lembut di bawah telapak kaki mereka.Angin sepoi-sepoi yang hangat mengayunkan pohon-pohon palem dan suara ombak laut terus bergema di sekitar mereka.Saat matahari terbenam, cahaya keemasan menyinari lautan, suasananya memberikan tempat itu rasa ketenangan.“Ini terasa seperti mimpi,” Uca

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 99. Lakukan Cara Apapun!!

    Sementara itu, di Man City, seorang pria pulang kerumahnya, namun tiba-tiba seorang wanita paruh baya berteriak padanya, “Apa saja yang kamu lakukan selama ini, hah?! Kenapa Daffa masih hidup padahal seharusnya dia sudah mati?!!”“Aku sedang berusaha, Mam. Aku tidak menyangka dia akan selamat dari kecelakaan itu,” jawab pria itu sambil menarik dasinya dengan kesal.“Berapa lama lagi kamu akan berusaha? Apa kamu akan sadar ketika kamu kehilangan segalanya?!” tanya wanita paruh baya itu lagi.“Aku tidak akan kehilangan apa pun, Mam!! Yang membuatku marah adalah aku tidak tahu dia akan menikahi Keisha! Sepertinya dia ingin mengambil semua yang seharusnya menjadi milikku!!” desis pria itu dan mengepalkan tangannya dengan kuat.Pria ini tak lain adalah Skylar Howard, direktur pelaksana dan pewaris Howard Group saat ini. Wanita paruh baya yang ia ajak bicara adalah ibunya, Eliza Howard.Eliza menyipitkan matanya ke arah Skylar dengan curiga dan bertanya, “Jangan bilang kamu benar-benar jatu

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 98. Menikmati

    Keisha belum pernah ke Maladewa sebelumnya, tetapi itu adalah salah satu tempat impiannya untuk berlibur. Maladewa adalah sebuah kepulauan tropis yang terkenal dengan pantai pasir putih yang indah, air jernih, dan resor mewah, juga bisa melihat matahari terbenam yang memukau.Daffa meraih tangan Keisha dan menggenggamnya. Ia mengangguk dan menjawab dengan lembut, “Ya, dan kita akan membuat kenangan berharga di sini.”“Terima kasih sudah membawaku ke sini, sayang,” Ucap Keisha sambil menatap Daffa.Seorang sopir yang telah di pesan Daffa sebelumnya menjemput mereka dan membawa mereka ke resor. Salah satu staf kemudian mengantar mereka ke vila di atas air tempat mereka akan menginap selama seminggu.Vila itu berupa pondok di atas pantai dengan pemandangan laut jernih, dengan kolam renang pribadi, teras berjemur, dan bak mandi air panas luar ruangan. Vila itu menawarkan pemandangan laut, pegunungan.“Kami menawarkan layanan tur jika Anda ingin menjelajah sekarang,” tawar staf wanita itu

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 97. Honeymoon

    Sementara itu...Arif Wilson terus menghela napas sepanjang resepsi pernikahan Daffa dan Keisha.Ia dan istrinya, Margaret Wilson, duduk di meja yang sama dengan Henry Wicaksana, sahabatnya, dan Isabella Jane Wicaksana, sahabat istrinya.Melihat Daffa dan istri barunya, Arif merasa sedikit sedih.Kehidupan putri satu-satunya telah hancur karena ia jatuh cinta pada pria yang salah. Namun, pria itu dengan bahagia menikah dengan wanita yang dicintainya.Arif tidak membenci Daffa, tetapi ia merasa kasihan pada putrinya. Arif juga menyalahkan dirinya sendiri karena telah mendorong putrinya untuk mengejar Daffa Satya Wicaksana.Enam tahun yang lalu, sejak Keisha pergi meninggalkan Daffa, Arif berpikir itu adalah kesempatan bagus baginya dan sahabatnya untuk menjadi besanan. Tetapi siapa yang tahu bahwa cinta Daffa pada Keisha begitu kuat sehingga Daffa menolak putrinya tanpa ampun?Arif masih ingat raut wajah putrinya ketika ia menemukan Sophia di kamar hotel setelah tanpa sengaja tidur den

  • Penyesalan Tuan CEO [Mantan Kekasihku]   Bab 96. Suami Istri

    Setelah dansa pertama pengantin baru selesai, pembawa acara kembali mengumumkan bahwa dansa dibuka dan mengundang para tamu untuk bergabung dengan pasangan tersebut di lantai dansa.Quinn, yang sedang menjaga Mayra, tetap sendirian di meja ketika Mayra dipanggil untuk berdansa dengan Daffa dan Keisha.“Butuh pasangan untuk berdansa?”Suara seorang pria terdengar di telinga Quinn saat ia memperhatikan bagaimana semua orang berdansa di lantai dansa.Sambil menoleh ke arah suara itu, mata Quinn sedikit melebar ketika ia melihat salah satu sahabat Daffa, Satria Wira Yudha.Sambil menggelengkan kepalanya, Quinn menjawab, “Tidak, terima kasih. Saya lebih suka mengamati daripada berdansa. Saya lebih suka melihat orang bersenang-senang.”Satria mengangkat alisnya. Ia menarik kursi dan duduk di sebelah Quinn, “Aku bertanya-tanya mengapa kamu terlihat begitu familiar. Tapi kemudian aku mengirimkan beberapa foto pada ibuku karena ia sedang bepergian dan tidak bisa menghadiri pernikahan. Dan dial

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status