Share

Bab 29

Author: Stary Dream
last update publish date: 2026-03-02 06:57:00

Pemakaman ini diadakan secepat kilat. Tanpa tamu yang datang, tanpa tetangga mengetahui. Hanya ada Aldi, Sandi, Husna dan petugas pemakaman.

Bayi mungil yang belum cukup bulan itu akhirnya memenuhi panggilan Sang Kuasa. Berjaga di pintu gerbang sembari menunggu kedatangan orang tuanya di surga.

Aldi menciumi jasad anaknya untuk yang terakhir, sebelum kafan putih itu tertutup oleh limpahan tanah selamanya.

Aldi mengumandangkan adzan sambil menahan air matanya. Ia lalu membantu petugas pemakaman
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter
Comments (4)
goodnovel comment avatar
Stary Dream
sama² kak ♡
goodnovel comment avatar
Stary Dream
hihihihi ditunggu ya
goodnovel comment avatar
Adfazha
Met meratapi penyesalan terdalammu yg sia" ya Aldi buruan baca tuh jeritan hati terdalam Selina kna kezaliman mu & ibumu yg kejam hm Thor blh nmbh up gak hehehe
VIEW ALL COMMENTS

Latest chapter

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 120

    Sore ini, Raymond menjadi pemberitaan nasional. Kasusnya melejit. Baik dari pelecehan, penyerangan hingga rencana pembunuhan. Dan satu lagi.. penipuan. Para investor yang menjadi korban dari investasi bodong Raymond akhirnya ikut bersuara. Dimana mereka mengalami kerugian sampai miliaran rupiah. Tak sampai disitu, mereka pun sempat diancam jika berani melawan maka nyawa adalah jaminan mereka. Dan sekarang, tamatlah sudah riwayat Raymond. Bahkan ayahnya yang pernah menjadi menteri pun tak dapat berkutik karena kumpulan kejahatan yang dilakukan oleh putranya. Rangga juga sudah menunjuk pengacara untuk menangani kasusnya. Sekarang tinggal menunggu masa pemulihannya saja. "Satu per satu masalah kita selesai.." Mala bernafas lega. Ia lalu mematikan tayangan di televisi. Rangga diam seribu bahasa. Ia malu bersuara. Ibarat jatuh, Rangga juga tertimpa tangga. Semua masalah ini terjadi karena keserakahannya.

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 119

    Rangga dioperasi cito. Hanya ada Mala yang menunggu pria itu sampai keluar ke ruang observasi. Setelah sadar penuh, Rangga dipindahkan ke ruang super VIP. Dimana sudah ada Rama terlebih dahulu yang menjadi penghuninya. Rangga mulai tersadar dimana ia berada. Ketika ia membuka mata.. Rangga tersentak setelah mendapat tatapan tajam dari Taufan. "Papa..." Rangga lalu menoleh ke sebelah kiri. "Mama..." Tak hanya itu, ia juga menoleh ke sebelah kanan rupanya ada Rama yang masih terbaring di tempat tidur dengan Selina di sisinya. "Rama.." "Untung saja kamu masih hidup. Setidaknya kamu bisa memberikan keterangan pada pihak kepolisian mengenai kecelakaanmu." Ucap Taufan datar. Rangga mengerjap. Ia berusaha menggerakan kakinya yang nyeri. Namun, ia tersadar jika kakinya telah dibungkus sesuatu. "Jangan banyak bergerak, nak. Kaki kananmu patah." Ucap Mala lembut. Bagaimanapun Rangga ini ad

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 118

    Rama membuka matanya setelah mendengar keributan. Saat dia menoleh, pria ini kaget menemukan Selina tengah menindih seorang perawat wanita. "Selina! Ada apa???" "Mas! Panggil suster!" Seru Selina menahan wanita ini dengan cara menindih dadanya agar tak bergerak. Kedua tangan itu ditahan Selina agar tak bergerak. "Apa??" Rama tak paham. Yang dibawah Selina adalah perawat.. lantas kenapa Selina menyuruhnya memanggil perawat lagi? Manut akan ucapan Selina, Rama memencet bel berulang kali hingga dua orang perawat berpakaian dinas masuk. "Suster, tolong!" Ujar Selina. Dua perawat ini terbelalak. Mereka lekas membantu Selina dan mengamankan wanita yang sedang meringkuk ketakutan. "Siapa kamu?" Bentak perawat Mandala. Wanita bertubuh gempal ini sigap menahan tangan perawat gadungan. Perawat satunya memanggil security sementara Rama beringsut bangun dari t

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 117

    Mata Rama memerah mendengar penjelasan Rangga. Kakaknya ini akhirnya mengakui seluruh kesalahannya. Bahwa selama ini ia terlibat untuk menyembunyikan identitas pria yang sudah menghamili Anggia. Dan kabar buruknya, Ranggalah yang membantu pria itu menyamar menjadi Rama selama ini."Kenapa mas melakukan itu?"Sebuah pertanyaan singkat tapi tak mampu dijawab oleh Rangga. Pria ini hanya tertunduk dengan wajah yang memerah. Ia pun menangkupkan kedua tangannya di depan dada."Maafkan aku, Rama.. aku sungguh menyesal. Oleh karena sikapku yang pengecut kamu harus menjalani semua kepelikan ini. Aku benar-benar merasa bersalah.." lirih Rangga tercekat. Akhirnya benteng kesombongan ini runtuh juga."Andai saja mas jujur dari awal, mungkin semua tidak akan seperti ini.." balas Rama melirih.Pria ini menarik nafas berat sembari memejamkan mata. Akhirnya Rangga mengakui kejahatannya dan kalimat permintaan maaf itu sudah ia dapatkan."Aku suda

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 116

    "Assalamu'alaikum.""Wa'alaikum salam." Rama cepat-cepat memutus panggilan video yang disambungkannya.Selina masuk dengan senyum manisnya. Tangan wanita berhijab ini tampak penuh membawa satu paper bag dan satu tas tangan. "Mas Rama udah makan?" Tanyanya perhatian."Udah tadi. Itu habis." Rama menunjuk mangkuk buburnya."Alhamdulillah. Kebetulan aku buat puding mangga. Mas mau cicip?" Tawar Selina sembari membuka jaket tebalnya hingga tersisa gamis saja."Boleh. Kamu naik apa kemari?""Diantar ojek online." Selina menghidangkan puding tersebut ke Rama. "Mas bisa makan sendiri atau mau ku bantu?"Gara-gara pertanyaan itu, Rama jadi gugup."Aku bisa makan sendiri. Tanganku sudah lebih baik."Rama mengambil sendok puding tersebut dan memakan makanan lembut itu perlahan. Seperti biasa, masakan Selina tak pernah gagal."Maaf ya rasanya kurang manis. Sengaja aku kurangin karena Aulia juga

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 115

    Rangga menggelepar sembari memegang pipinya yang sudah tercetak lima jari dari Taufan. Ia pun jatuh berlutut dan memegang kaki papanya."Maaf, papa.. maafkan aku.." lirihnya ketakutan."Papa nggak menyangka kamu tega melakukan ini pada adikmu sendiri. Demi ambisimu, kamu menjadikan Rama sebagai kambing hitam! Apa sebenarnya yang kamu pikirkan?? Dimana hati nuranimu??!"Rangga tertunduk. Ia terus memegang kedua lutut papanya. Wajah itu telah memerah."Dan lihat hasilnya.. kamu ditipu, kan? Tak hanya itu, istrimu juga sudah meninggalkanmu! Dan lihat sekarang apa yang terjadi pada adikmu! Lihat!" Bentak Taufan. "Bangun!""Maaf, papa.." ucapnya mulai menangis."Bangun!" Teriak Taufan membuat rumah yang hening ini bak disambar petir.Mala yang tengah beristirahat sampai keluar dari kamarnya dengan raut rajah yang cemas."Rangga.." Mala menatap putra sulungnya yang bangun dari berlutut."Duduk disana!" Taufan

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 33

    "Cepat sekali kamu datang.. nggak ngajar?" Tegur Maryono."Ngajar, yah. Tapi hanya satu kelas aja. Ayah ngapain dari sana?" Aldi menunjuk ruangan yang bertuliskan NICU."Oh.. ayah hanya melihat karena penasaran. Rupanya itu ruangan khusus untuk ICU bayi."Dahi Aldi langsung mengernyit."Ayah kenal

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 32

    "Aldi." Tegur Maryono dengan suara beratnya. Aldi menatap ke arah mertuanya yang sedang terduduk dikursi sembari memegang tongkat, lalu membalas pandangan yang ditujukan oleh pria tinggi kepadanya."Kamal.." gumam Aldi.Kamal berjalan mendekat ke arah Aldi. Wajah dengan rahang tajam itu menatap de

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 31

    Aldi mengusap buku harian itu dengan jemarinya. Sesekali air jatuh ke atas kertas yang tercetak basah. Sebuah air mata penyesalan dari Aldi setelah membaca kisah hidup Selina yang memilukan.Selina dengan perjalanannya dalam mempertahankan rumah tangga ini. Tak tahu sudah banyak sekali Selina perta

  • Perjalanan 30 Hari Mencintaimu   Bab 28

    Aldi tergugup-gugup membalas pandangan pria paruh baya yang ada di hadapannya. Maryono menatapnya dengan rahang mengeras, matanya memerah seakan penuh penekanan.Rambutnya memang memutih tapi tubuh itu tampak tegap walau ada tongkat yang dijadikan penyangga untuk berjalan. Namun, sama sekali tak me

More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status