Share

Jujur

Author: Susi_miu
last update publish date: 2025-04-14 12:43:44

“Aku ingin kau menjawab pertanyaanku dengan jujur.”

Memang merupakan ide buruk melakukan konfrontasi di kamarnya sendiri. Moreau sudah bisa membayangkan apa yang mungkin akan Abihirt lakukan ketika dia—secara sengaja atau tidak, melukai perasaan pria itu.

Namun, mungkin ... perlu lebih berhati – hati terhadap urusan yang akan melibatkan Barbara, walau ibunya jelas tidak di sini.

“Jujur seperti apa yang kau inginkan?”

Perhatian Moreau tidak lepas dari setiap detil hal yang
Continue to read this book for free
Scan code to download App
Locked Chapter

Latest chapter

  • Perjanjian Terlarang   Ancaman

    Tidak ada keinginan murni untuk mengirimkan foto memalukan miliknya secara suka rela. Namun, Abihirt mengerti bagaimana Moreau akan marah jika dia tidak setuju. Gambar yang baru saja diambil sudah dikirim, dan sekarang merupakan momen paling menyenangkan untuk mengamati setiap detil tindakan yang Moreau lakukan.Satu bagian penting. Abihirt tidak pernah melewatkan kesempatan saat memperhatikan bagaimana pinggul itu bergerak seksi. Moreau benar – benar hampir membuatnya tak bisa menahan diri dan menjadi sedikit tidak waras.Tak bisa menyangkal bahwa pengaruh Moreau memang besar. Sesekali mereka akan melakukan kontak mata saat iris biru terang di sana dengan sengaja melirik ke arahnya. Tidak ada protes, tetapi Abihirt bisa melihat bagaimana Moreau sengaja melotot tajam.Sialnya, dia hanya tersenyum konyol. Berusaha melupakan bahasa isyarat yang melambung ke udara. Ironi. Tidak dibutuhkan waktu lebih lama untuk membuat Abihirt menyadari satu hal.Dia nyaris terpaku menyadari gelombang ba

  • Perjanjian Terlarang   Kuku yang Bagus

    “Kuku yang bagus, Daddy. Dari mana kau mendapatkannya?” Meski Moreau cukup keberatan melihat keberadaan Abihirt. Dia tetap tak bisa menolak satu pemandangan menggemaskan di hadapannya. Lore dapat dipastikan telah melakukan sesuatu sebelum pria itu bisa melarikan diri; sekadar memesan minum atau meminta dia duduk lebih lama di sini. Mereka berhadapan. Cara Abihirt mengamati kuku tangan sendiri tidak dapat dimungkiri. Ada rasa kesal, tetapi juga semacam suatu kebanggaan ketika pria itu berkata, “Dari little princess, dia mengaku tidak ingin tidur jika belum melakukan ini.” Sebelah alis Moreau terangkat tinggi. Bertanya – tanya tindakan apa saja yang sudah dilakukan anak – anak saat dia tidak di rumah? Mereka senang bermain. Moreau tahu. Menyimak itu sebagai proses di mana Abihirt menjadi kewalahan dan harus menunggu saat – saat paling tepat sekadar berada di sini. “Sekarang anak – anak sudah tidur?” tanyanya sambil menyelidik. Abihirt sempat memberi gestur tak acuh sebelum

  • Perjanjian Terlarang   Kepiting Rebus

    “Dia mengambil sepedaku.”Suara serak dan dalam Abihirt terdengar di antara teriakan anak – anak yang berusaha mengejar Juan. Harus Moreau akui bahwa ini adalah pemandangan—nyaris tidak pernah dia dapatkan; Lore dan Arias begitu menggemaskan saat sedang tersulut keinginan mengejar posisi Juan di depan. Ntah bagaimana pria itu melihat keberadaan sepeda Abihirt dan memutuskan untuk menaikinya tanpa izin.Sambil tersenyum, Moreau menyentuh lengan pria yang masih menjulang tinggi di sampingnya. Mereka sama – sama terbangun dengan keadaan—persis terakhir kali sebelum tertidur; bertelanjang, berantakan, dan akhirnya dia harus mengambil tindakan cepat, sebelum terlambat. Sebelum Abihirt kembali meminta sesuatu yang sudah pria itu dapatkan.Dan di sini. Berada di depan pintu rumah dan menyaksikan pemandangan menenangkan di pagi hari, Moreau tak ingin Abihirt melakukan sesuatu, selain tetap bersamanya.“Juan hanya memakai sebentar. Lagi pula, dia menemani Lore dan Arias bermain. Meminjamkan se

  • Perjanjian Terlarang   Bercerita

    Tubuh mereka sama – sama gemetar. Ini bukan kali pertama Abihirt mengeluarkan bagian dalam diri pria itu ke dalam tubuhnya. Ada sedikit ketakutan bahwa dia mungkin akan hamil, tetapi bagaimana Moreau bisa menolak kehadiran bayi lucu lagi ketika dia melahirkan nanti? Sebuah pertanyaan yang tanpa sadar membuat dia tersenyum konyol. Seharusnya tidak berpikir sejauh ini, karena bagaimanapun ... kesiapan harus selalu berada di kedua belah pihak. Namun, Moreau juga tidak akan memungkiri pertanyaan anak – anak beberapa waktu lalu. Sekarang cukup penasaran dengan pemikiran Abihirt. “Kau tidak takut aku hamil?” Dia tak bisa menahan diri lebih lama dan bertanya. Ada jeda beberapa saat, seolah Abihirt butuh waktu berpikir, meski akhirnya pria itu bertanya, “Hamil?” Moreau mendengkus. Sepertinya Abihirt terlalu fokus dengan kesibukan di kantor, sehingga apa pun yang menjadi kemungkinan di antara mereka nyaris tidak terpikirkan. “Yang kutahu, kau tidak melakukannya

  • Perjanjian Terlarang   Tidak Bisa Menahan

    Abihirt masih menunggu. Betapa tidak sabar pria itu, yang langsung menyusupkan jari – jari tangan sekadar menjambak rambutnya, tetapi cukup pelan; memberi Moreau petunjuk supaya melakukan sesuatu—secara tidak langsung telah mereka sepakati.Kenyataan bahwa dia pelan – pelan menyingkirkan jarak antara bibir dan permukaan perut Abihirt, membuat pria itu menggeram singkat, yang tertahan di udara ketika Moreau menjulurkan lidah sekadar menjilat tubuh seksi di hadapannya, meski tindakan yang dia lakukan menjadi kecupan – kecupan ringan.Sesekali Moreau akan menengadah hanya untuk mendapati bagaimana Abihirt menikmati setiap tindakan yang dia lakukan. Tangannya tak diam. Mulai membuka resleting celana kain di sana. Abihirt mungkin sedikit terkejut, tetapi pria itu mengerti sisanya. Prospek yang membuat Moreau sedikit ragu, meski dia benar – benar mengambil keputusan penuh tekad sekadar menggenggam bagian dari tubuh Abihirt; mengurut pria itu, sampai kejantanan di sana membengkak mantap.Ab

  • Perjanjian Terlarang   Tiba-tiba Kembali

    Hari pertama bekerja setelah menghilang selama beberapa waktu benar – benar terasa berat. Moreau baru saja menginjakkan kaki di kamarnya; merasa sangat tak ingin melakukan apa pun selain tidur. Ingatan tentang bagaimana sang manajer klub memberi peringatan masih terus bercabang di benaknya.Moreau yakin akan sulit andai dia ingin meminta izin untuk hal – hal penting tertentu. Mungkin dia perlu berusaha selama satu bulan penuh sekadar meyakinkan pria cerewet yang hanya bisa berkata pedas di balik meja kerja.Sekarang saatnya memejam. Dia sudah merasa akan segera terlelap ketika sayup – sayup ... suara dari arah jendela kamar kembali menarik apa pun tentang rasa lelah di sini, untuk mencuak ke permukaan.Kelopak mata Moreau segera terbuka. Siapa yang terduga diam – diam berusaha menyelinap? Tingkat waspada segera membentuk gumpalan tebal. Dia tak bisa terpaku lebih lama. Langsung menapakkan kaki di atas lantai, kemudian berjalan tentatif.Hal pertama yang dilakukan ada

  • Perjanjian Terlarang   Tidak Bisa Melarang

    “Kau tidak bisa mengatakan apa pun, itu artinya kau memang menguping. Sekarang biarkan aku pergi. Juan sudah menunggu di luar.” Moreau bergeser ke samping demi mencari sisa ruang untuk melewati tubuh ayah sambungnya. Namun, telah dipastikan bahwa Abihirt tidak akan melepaskannya begitu saja.

    last updateLast Updated : 2026-03-29
  • Perjanjian Terlarang   Penetrasi

    “Kau tadi hanya tidur 15 menit. Memangnya itu cukup untuk waktu istirahatmu, huh?” tanya Moreau di sela – sela kebutuhan hampir mengeluarkan desahan samar. Abihirt luar biasa pandai dan sekarang sentuhan pria itu telah menyelinap masuk di balik kain yang membalut di tubuhnya. “Abi—“ ucap Mor

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • Perjanjian Terlarang   Menemani Tidur

    Sudut bibir Moreau melekuk tipis saat dia menunduk, memperhatikan ekspresi wajah Abihirt yang tampak begitu tenang. Tidak dimungkiri, sesuatu seperti berusaha menyelinap di benaknya; lagi – lagi memberi tahu bahwa ada sekelebat bayangan—membentuk suatu rahasia yang tidak pernah bocor ke permukaan

    last updateLast Updated : 2026-03-30
  • Perjanjian Terlarang   Perlahan Saja

    Kebetulan mereka bertemu di sini. Moreau tidak pernah melepas perhatian dari bahu Abihirt ketika pria itu tampak sibuk bicara bersama Mr. Pablo. Sepertinya percakapan mereka merupakan obrolan serius, hingga dia nyaris tidak mendapati Abihirt memalingkan perhatian—bahkan kepada Anitta saat pelatih

    last updateLast Updated : 2026-03-30
More Chapters
Explore and read good novels for free
Free access to a vast number of good novels on GoodNovel app. Download the books you like and read anywhere & anytime.
Read books for free on the app
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status