Compartir

Sebuah perlindungan

last update Fecha de publicación: 2026-10-01 19:02:40

"Juwita! Jaga ucapanmu!" bentak Oma Dewi tajam, mulai jengah pada kelakuan menantunya.

"Mama! Wanita ini sudah jelas cuma cewek matre yang mau memanfaatkan Leon. Kenapa Oma justru membelanya?" pekik Juwita seraya menatap nyalang ke arah Selina.

Tatap penuh kebencian itu membuat Selina mendadak tidak nyaman dan semakin menundukkan kepala.

"Cukup, Ma," sela Leon dingin, menahan kekesalan yang mulai memuncak. "Mama tidak kenal Selina. Jadi jangan asal menilai tanpa tahu apa-apa!"

"Mama ini ibumu, Leon! Mama tahu mana wanita yang benar-benar baik dan mana yang cuma mengincar hartamu!" balas Juwita tidak mau kalah.

Leon terkekeh sinis, lalu menarik Selina berdiri di sampingnya. "Kalau begitu, terserah Mama mau mikir apa. Yang jelas, keputusan Leon sudah bulat."

"Leon!"

"Leon tidak butuh persetujuan Mama untuk memilih pendamping hidup," potong Leon tegas, mengunci pandangan ibunya. "Kalau Mama tidak bisa menghormati calon istri Leon di rumah ini, lebih baik kami yang pergi."

Tanpa menunggu jawaban dari ibunya, Leon langsung menarik lengan Selina.

"Leon, kita mau ke mana?" tanya Selina canggung.

"Kita pergi dari sini," jawab Leon singkat.

"Tapi ibumu dan Oma bagaimana?" tanya Selina ragu saat Leon membukakan pintu mobil untuknya.

Leon menghela napas kasar. Ia menatap Selina sejenak, mengagumi kebaikan hati wanita itu yang masih sempat memikirkan orang lain di saat dirinya baru saja dihina.

"Rumah ini tidak aman buatmu," ujar Leon. "Cepat masuk. Aku bawa kamu ke tempat lain."

Selina terdiam sejenak, lalu mengangguk dan masuk ke dalam mobil.

Kendaraan mewah itu langsung melesat membelah jalanan kota, menuju sebuah mansion megah yang sengaja Leon siapkan untuk mereka berdua.

"I-ini rumah siapa?" tanya Selina terkejut saat melihat bangunan di depannya. Kemewahannya bahkan jauh melampaui rumah utama keluarga Hartono.

Leon mematikan mesin mobil, lalu menoleh menatap Selina.

"Rumah kita," jawab Leon santai. "Tempat ini atas namamu, Selina."

Selina melotot tak percaya. "Maksudmu apa? Ini terlalu berlebihan, Leon."

"Ini bagian dari perjanjian," pangkas Leon sambil melepas sabuk pengaman. "Aku butuh kamu bertindak sebagai istriku di depan publik, dan kamu butuh tempat aman dari keluargamu. Di sini, ibumu atau Mama tidak akan bisa menyentuhmu."

Leon turun, lalu membukakan pintu mobil untuk Selina.

"Ayo masuk," ajak Leon, mengikis jarak di antara mereka. "Mulai malam ini, kamu nyonya di mansion ini."

Leon menuntun Selina masuk ke mansion. Beberapa pelayan menyambut kedatangan mereka, membungkuk serentak memberi penghormatan.

"Siapkan makan malam untuk calon istriku," titah Leon tegas.

Selina sibuk memandangi sekeliling. Interior mansion ini begitu megah, sesuatu yang dulu mustahil bisa ia impikan. Senyum tipis terukir di bibirnya sebelum ia menoleh ke arah Leon.

"Leon, apa pernikahan kita akan diadakan di mansion ini?" tanya Selina. "Lalu, orang tuaku dan orang tuamu diundang juga?"

"Tidak perlu pesta atau undangan untuk saat ini. Situasinya tidak memungkinkan," jelas Leon datar.

Selina mengangguk paham. "Lalu, setelah ini kamu kembali ke rumahmu?"

Leon menyeringai. Ia melangkah mendekat, mengikis jarak hingga Selina menegang.

"Tentu tidak," bisik Leon dengan suara berat. "Aku tidur di sini, bersamamu."

Selina membelalak mendengar jawaban itu. Dengan cepat, ia mundur menjauhi Leon.

"Kamu gila! Kita bahkan belum menikah!"

Leon terkekeh pelan. Tangannya melingkar cepat di pinggang Selina, lalu menariknya kembali mendekat.

"Memangnya ada masalah, hmm?"

Continúa leyendo este libro gratis
Escanea el código para descargar la App

Último capítulo

  • Pernikahan Kontrak Dengan Mantan Kekasih    Fakta tentang Leon

    "S-Sayang... p-panggil... B-Bagas..." titah Leon dengan suara terbata-bata, tenggorokannya terasa di cekik dan menyempit."Leon, kamu kenapa?! Katakan padaku, Leon!"Leon tak sanggup lagi membalas. Ia terus meringis, mencengkeram kuat dadanya yang semakin sesak luar biasa. Pandangannya mulai kabur dan berkunang-kunang.Melihat tak ada jawaban, Selina langsung berlari kencang menuju kamar. Dengan tangan gemetar hebat, ia menyambar ponselnya lalu melakukan panggilan ke nomor Bagas.Beruntung nomor asisten suaminya itu selalu siaga. Hanya dalam satu kali dering, sambungan langsung terhubung."Bagas, tolong! Tolong Leon sekarang!" jerit Selina dengan suara bergetar menahan tangis.Tanpa menunggu balasan dari seberang telepon, Selina mematikan panggilan secara sepihak lalu berhambur kembali ke meja makan. Wajah Leon sudah pucat pasi bagai mayat, warna kebiruan bahkan mulai terlihat di bibirnya."Leon, bertahan sebentar! Kamu pasti kuat, kan?!" tangis Selina pecah.Sama sekali tak ada suar

  • Pernikahan Kontrak Dengan Mantan Kekasih    Pelukan pagi hari

    "Leon, ayo bangun! Aku sudah menyiapkan sarapan untukmu!" teriak Selina seraya menepuk-nepuk pelan pipi suaminya yang masih terpejam."Astaga, Leon... Lama-lama tidurnya kamu ini malah mirip kerbau, tahu nggak?" gerutu Selina kesal lantaran suaminya tak kunjung menunjukkan tanda-tanda akan terbangun."Eungh..." Leon menggeliatkan tubuhnya. Mata elangnya mengedip pelan, menyesuaikan cahaya yang masuk, lalu mendongak menatap wajah kesal istrinya."Kenapa, sih... pagi-pagi sudah teriak-teriak?" gumam Leon dengan suara serak khas bangun tidur.Selina berdecak gemas mendengar nada santai itu. "Leon, kamu tidak lihat ini sudah jam sembilan pagi?!"Bukannya panik, Leon justru menyunggingkan senyum tipis. Dengan gerakan cepat, ia melilitkan lengan kokohnya di pinggang Selina, lalu menarik tubuh hangat istrinya masuk ke dalam pelukan."Leon!" pekik Selina terkejut seraya meronta-ronta di dalam dekapan tegap itu. "Kamu belum mandi, jangan dekat-dekat aku!""Biarkan seperti ini dulu, Sayang. Ras

  • Pernikahan Kontrak Dengan Mantan Kekasih    Senyum puas Juwita

    "Apa?! Jadi orang tua Kak Leon menginginkan agar Kak Selina dan Kak Leon berpisah?!" pekik Rani dengan mata berbinar penuh antisipasi.Bu Rahayu langsung mengangguk cepat. "Iya! Bahkan tadi Ibu langsung dikasih uang tunai yang sangat besar!"Rani tak sanggup lagi menahan rasa bahagianya. Gadis itu melompat-lompat girang bak anak kecil yang baru saja dibelikan mainan impian."Ini kesempatan emas buat aku, Bu! Kita pisahkan dulu Kak Selina dari Kak Leon, setelah itu aku yang akan masuk mengisi kehidupan Kak Leon," ucap Rani begitu percaya diri. "Aku tahu Kak Selina pasti bukan tipe ideal keluarga kaya seperti mereka. Asal-usulnya saja cuma seperti gembel!"Bu Rahayu manggut-manggut setuju. "Iya, kamu benar. Kita harus cari cara secepatnya supaya mereka berpisah. Kalau rencana ini berhasil, kita bakal semakin dipercaya oleh Pak Arya. Siapa tahu beliau kasih uang lagi, atau bahkan menjadikanmu menantunya karena kamu jauh lebih cantik dibanding Selina!"Rani tersenyum penuh kemenangan. "Ib

  • Pernikahan Kontrak Dengan Mantan Kekasih    Rencana busuk

    "Tuan, saya sudah mendapatkan informasi yang Anda minta," ucap seorang laki-laki berpakaian serba hitam yang berdiri membungkuk sopan di hadapan Pak Arya."Apa saja yang sudah kamu dapatkan tentang wanita itu?" tanya Pak Arya tak sabar."Informasi yang saya peroleh menunjukkan bahwa Nona Selina selalu mendapatkan perlakuan buruk dari orang tuanya sejak dulu. Beliau terus-menerus dituntut untuk mencari uang, bahkan tak jarang mengalami kekerasan fisik dari ibu kandungnya sendiri," jelas detektif swasta tersebut.Kening Pak Arya mengernyit seketika. "Berarti yang kamu maksud, orang tua Selina itu sangat mata duitan?""Benar sekali, Tuan. Dari data yang saya kumpulkan, orang tua Nona Selina menjadikan anaknya sebagai mesin pencari uang untuk memenuhi kebutuhan mereka."Mendengar penuturan itu, sudut bibir Pak Arya terangkat, membentuk seringai tipis yang penuh intrik."Bagus. Pekerjaanmu selesai, dan imbalanmu akan langsung ditransfer ke rekeningmu detik ini juga," ujar Pak Arya dingin.

  • Pernikahan Kontrak Dengan Mantan Kekasih    Berfoto

    "Leon, pelan-pelan!" pekik Selina semakin erat mencengkeram lengan kokoh suaminya begitu kuda di bawah mereka mulai melangkah pelan."Hei... jangan takut. Aku kan sudah bilang semuanya akan aman selama ada aku di sini," ujar Leon lembut. Bibirnya mendaratkan kecupan hangat di pelipis Selina, menyalurkan rasa tenang.Selina menghela napas panjang, berusaha keras meredakan detak jantungnya yang berpacu kencang. Memang tidak mudah menghilangkan ketakutan yang sudah bersarang sejak kecil, tetapi kehangatan tubuh Leon di punggungnya sedikit demi sedikit memberi rasa aman.Sementara itu, Leon dengan lihai menuntun kuda tersebut berjalan perlahan, menyusuri garis pantai dengan hamparan pasir putih yang indah."Bagaimana? Nggak takut lagi, kan?" tanya Leon memastikan, seraya makin mempererat dekapannya di pinggang Selina.Selina mencoba menghela napasnya perlahan. Entah mengapa, rasa panik dan takut yang sempat menyerangnya tadi berangsur pudar, berganti dengan rasa aman dan nyaman karena de

  • Pernikahan Kontrak Dengan Mantan Kekasih    Kejutan

    "Sayang, apa kamu mau jalan-jalan ke pantai?" tanya Leon saat melihat istrinya sejak tadi duduk diam menunggunya."Jelas aku mau! Suasana di sini sangat indah, sayang sekali kalau tidak dinikmati," jawab Selina santai.Leon terkekeh pelan, lalu merangkul hangat pundak istrinya. "Ya sudah, ayo kita ke pantai sekarang agar liburanmu tidak sia-sia."Mata Selina seketika berbinar cerah. Ia mengangguk antusias dan menyamakan langkah kakinya dengan suaminya.Lantaran jarak antara area proyek vila dan pantai cukup dekat, mereka berdua memilih berjalan kaki menyusuri jalan setapak menuju pesisir pantai yang sore itu tampak begitu mempesona."Leon, apa kita cuma mau jalan-jalan memutari pantai seperti ini?" tanya Selina seraya mendongak menatap suaminya."Tentu saja tidak. Aku sudah menyiapkan sesuatu yang spesial untukmu," jawab Leon dengan sunggingan senyum misterius.Selina menautkan alisnya, mendadak penasaran setengah mati dengan kejutan yang disiapkan suaminya."Apa itu? Jangan bikin pen

Más capítulos
Explora y lee buenas novelas gratis
Acceso gratuito a una gran cantidad de buenas novelas en la app GoodNovel. Descarga los libros que te gusten y léelos donde y cuando quieras.
Lee libros gratis en la app
ESCANEA EL CÓDIGO PARA LEER EN LA APP
DMCA.com Protection Status