Beranda / Romansa / Istri Palsu Presdir / 188. Seseorang Selain Stella

Share

188. Seseorang Selain Stella

Penulis: Velmoria
last update Terakhir Diperbarui: 2025-10-17 23:39:57

Ivy memajukan wajah dengan spontan, dan bibir mengecup bibir Ethan. “Ya, aku puas. Sangat puas, Sayang. Terima kasih,” bisiknya, setengah terengah.

Ethan kembali menatap sang istri dalam-dalam. “Kau menikmatinya?”

“Sangat,” angguk Ivy. “Bagaimana denganmu?”

Ethan tersenyum. Senyum yang membuat Ivy terpana. Dalam situasi seperti apa pun, Ethan tetap selalu terlihat sempurna, tanpa cela.

“Aku juga, Sayang ...” Lalu ujung jarinya mencolek hidung Ivy. “Justru aku nyaris kewalahan menghadapimu yang sangat ‘lapar’ hari ini.”

Ivy tertawa, tanpa rasa canggung, tapi tetap saja tersipu.

Mereka mulai mengenakan pakaian secara bergantian. Ivy dibantu oleh Ethan, begitu pun sebaliknya.

Saat mereka sudah berpakaian lengkap kembali, Ivy menawarkan bantuan, ketika melihat segaris lelah di raut Ethan. “Mau aku yang menyetir kali ini?”

Sedetik hening, lalu Ivy tersentak begitu ia sadar bahwa dirinya masihlah ‘Isla’ di mata semua orang, termasuk pria di sampingnya itu.

“Kau ... bisa menyetir—”

“Hahaha,
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Palsu Presdir   283. Hanya Untukmu (21+)

    Kecemburuan masih terpancar dari mata Ivy, meski perlahan ia luluh dalam semua pengakuan Ethan. Suaminya bukan pembohong. Suaminya pria yang paling ia percaya. Dan dengan segala kecemburuannya yang anggun di mata Ethan, rupanya telah berhasil membakar habis sisa kendali diri pria itu. Ethan tidak butuh waktu lama untuk membuktikan siapa pemilik hatinya. Ia mengangkat tubuh Ivy, mendudukkan di atas meja kerja mahogani yang luas, menyingkirkan tumpukan berkas penting tanpa rasa bersalah. Julian atau petugas kebersihan bisa membereskannya nanti. “Katakan lagi, Ivy,” bisik Ethan, suaranya parau dan dalam. Tangannya menyelinap di balik gaun satin Ivy, menyentuh kulit halus yang selalu berhasil membuatnya gila. “Katakan kalau kau hanya menginginkanku. Aku tidak pernah bosan mendengarnya, Sayang.” Ivy melingkarkan kakinya di pinggang Ethan, menarik pria itu semakin rapat. “Aku membencinya, Ethan. Aku benci fakta bahwa dia merasa mengenalmu lebih baik dariku—meski itu dusta sekalip

  • Istri Palsu Presdir   282. Yang Paling Kucintai

    Wanita itu berbalik.Dia ... Helena Davenport.Mata mereka bertemu. Tidak ada gerakan melangkah terburu-buru palsu dan senyum dibuat-buat seperti saat Stella melihatnya atau menyambut kedatangannya.Helena justru tersenyum. Senyuman yang bisa dipastikan sangat terkontrol dan sopan, seolah memang sudah memperkirakan pertemuan mereka ini.“Nyonya Winchester,” sapa Helena. Suaranya ramah dan santun, namun ada nada ‘kepemilikan’ yang halus saat ia menyebut nama belakang itu. “Luar biasa bisa bertemu denganmu di sini. Aku baru saja menyelesaikan pertemuan singkat dengan tim hukum Ethan.”Ivy merasakan jantungnya berdebar. Bukan. Jelas bukan debar karena takut, ini adalah debar kewaspadaan.Ia menyadari Helena tidak memanggil Ethan dengan sebutan Tuan Winchester atau Presdir, melainkan hanya Ethan saja.“Nona Davenport,” balas Ivy dengan dagu terangkat, mempertahankan martabatnya bahkan menyebut nama belakang keluarga wanita itu. “Aku tidak tahu kau punya urusan bisnis di sini sore ini.”He

  • Istri Palsu Presdir   281. Seseorang yang Mirip Denganku?

    ​“Aku akan menantikan pesta gila itu, Isla. Setidaknya aku punya alasan untuk keluar dari Alden sejenak.” Ivy terkekeh, namun tawanya perlahan memudar, digantikan oleh gurat pemikiran yang lebih serius.“Isla ...” panggil Ivy kembali, suaranya merendah. “Berbicara soal ketenangan ... aku baru ingat kalau selama kau berada di Alden, dalam jangkauan ibunya Ethan, apa kau sempat diperlakukan dengan tidak baik saat aku tidak berada di dekatmu? Mantan mertuamu itu tampak tenang di permukaan, jadi ...”​Isla di seberang sana langsung menangkap arah pembicaraan, walau sengaja digantungkan oleh Ivy. “Jujur kukatakan, tidak ada. Dia bahkan tidak memperhatikanku sama sekali. Cuma menatap sedetik, tanpa ekspresi, lalu berpaling.”Ivy menghela napas lega, memejamkan mata sambil tetap melanjutkan pembicaraan. “Aku pikir ... mungkin saja ada yang luput dari perhatianku. Aku cemas kalau kau punya trauma karena semua yang telah terjadi.”Tawa pelan menenangkan kemudian yang Isla perdengarkan. “Tidak,

  • Istri Palsu Presdir   280. Percakapan Dua Arah

    Setelah kepulangan rombongan Harrington termasuk Isla dan Kairos, mansion Ethan kini terasa sunyi.Ivy tidak ingin Ethan menemaninya terus di mana pun di sudut mansion ini. Ia meminta sang suami segera membereskan urusan Winchester Corporation yang rasanya sudah cukup lama dibiarkan ditangani oleh Julian.Ia ingin Ethan tetaplah pria yang bertanggung jawab penuh pada apa yang seharusnya memang menjadi tugas pria itu.Karena rindu, ia mencoba menghubungi satu nama di ponselnya. Nada menunggu hanya sekitar beberapa detik sampai akhirnya dijawab.“Halo, Ivy,” sapa di seberang. Ringan, penuh keceriaan.Di sini, Ivy tersenyum. “Bagaimana keadaanmu?”“Baik, tapi ya kau tahulah ...”Ivy segera paham, “Kau gugup?”“Ya. Sepuluh hari tidak lama lagi.”Lesu dari nada suara itu membuat Ivy menekankan. “Kau masih bisa merubah keputusanmu kalau kau merasa tidak yakin.”“Aku yakin.” Terburu-buru ia membalas. “Aku sudah yakin pada Kairos, Ivy.”“Kau tidak perlu membohongi dirimu sendiri. Kau tahu itu

  • Istri Palsu Presdir   279. Kecurigaan Tanpa Sebab

    Kairos berbisik lembut, mengecup bahu Isla yang masih sedikit berkeringat.“Aku ... aku tidak tahu apa yang merasukiku, Kairos,” suara Isla bergetar, hampir menangis. “Apa yang kita lakukan tadi ... itu salah, bukan? Memalukan, itu salahku. Aku merasa seperti wanita yang ... yang tidak punya harga diri.”Kairos membalikkan tubuh Isla agar mereka saling berhadapan. Ia menatap mata Isla yang berkaca-kaca dengan tatapan yang sangat teduh, tanpa ada sisa-sisa keliaran tadi.“Isla, dengarkan aku,” ucap Kairos tegas namun lembut. “Tidak ada yang salah dengan mengeksplorasi keinginanmu dengan calon suamimu sendiri. Di dalam kamar ini, tidak ada aturan sosial, tidak ada label tabu. Hanya ada kau dan aku.”Ia mengusap air mata yang mulai jatuh di pipi Isla. “Kau bukan wanita rendah karena menginginkan itu. Justru itu menunjukkan betapa besarnya kepercayaanmu padaku untuk membiarkanku menyentuh sisi paling pribadimu. Itu adalah bentuk penyerahan diri yang paling jujur, dan aku menghargainya leb

  • Istri Palsu Presdir   278. Lewat Jalan Berbeda (21+)

    Kairos bertanya sekali lagi, memastikan persetujuan Isla.Isla hanya bisa mengangguk lemah, kepalanya terkulai di bantal. “I-iya ... masukkan punyamu, Kairos. Sekarang.”Kairos memposisikan penisnya yang tegang di pintu masuk yang sangat sempit itu.Ia mendorongnya sangat lambat, inci demi inci, memberikan waktu bagi tubuh Isla untuk menerima kehadirannya.“Aaaaakh!” Isla memekik, cengkeramannya pada sprei begitu kuat hingga kuku-kukunya memutih. Rasa sakit yang tajam menghujamnya, namun dibarengi dengan rasa memiliki yang begitu menegangkan.Saat separuh batangnya terbenam, Kairos berhenti total. Tidak mau memaksa. Perjalanan ini akan sangat sulit. Harus pelan dan hati-hati.Ia membiarkan Isla beradaptasi dengan setengah ukurannya. Ia memeluk punggung Isla dari belakang, membisikkan kata-kata pemujaan yang membuat Isla merasa begitu berharga di tengah rasa sakitnya.“Kau milikku seutuhnya, Isla. Sepenuhnya. Tidak ada ruang lagi untuk orang lain. Aku selalu bisa memenuhimu, dari depan

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status