LOGINAkibat menantang untuk tidur bersama, Brianna Ellery berakhir terjerat dalam hubungan rumit dengan atasannya. Leon Alejandro Ronan, yang juga merupakan mantan kekasihnya di masa lalu. Meski tahu ini harus dihentikan, tapi benaknya membangkang. Sentuhan Leon mengusik, godaan yang diberikannya membuat Brianna goyah. Segala sesuatu menjadi tidak pada tempatnya, perasaannya, akal sehatnya, dan juga … kecupan basah Leon yang sekarang jatuh di tempat tak terduga. IG @almiftiafay
View MoreTiga tahun berlalu seperti musim yang datang dan pergi di Norwald. Salju turun, mencair, lalu kembali lagi. Daun-daun linden di sepanjang jalan di depan Aeterna berubah dari hijau muda menjadi emas sebelum akhirnya gugur memenuhi trotoar. Di belakang rumah, danau Stillensee beriak dengan tenang, memantulkan langit yang terus berganti warna dari tahun ke tahun. Hari ini, Brianna baru saja menghadiri pertemuan orang tua di sekolah dasar si kembar Lionel dan Evangeline. Ada pertunjukan seni yang ditampilkan dalam rangka memperingati hari anak-anak. Sebenarnya, ia datang bersama dengan Leon, hanya saja, prianya itu telah lebih dulu keluar untuk menemui Leiden dan Cassandra. Ia berjalan keluar dengan si kembar yang menggandeng tangan kanan dan kirinya, bersama-sama meninggalkan gedung untuk menuju ke depan. Sudah tidak terlalu ramai orang sebab mereka memang cukup terakhir keluar setelah acara usai. “Mommy, katanya ada anak kelas sebelah yang suka dengan Eve sejak kami masuk sekola
“Sayang—stooop!” Brianna berseru, hendak menghalangi pertengkaran anak kembarnya. Tapi Evangeline yang terlanjur kesal sepertinya tak mau mendengarnya. Ia berlari menuju Lionel yang terseret-seret kala berhasil bangun dari koper. Evangeline berteriak saat benar melemparkan diaper di tangannya. “HIYAAA!” “TIDAAAAK!” Lionel mencari perlindungan. Ia berlari melewati Brianna saat diaper itu melayang ke atas, melambung membentuk lingkaran parabola dan— PUKK! Mengenai kepala Lionel yang seketika membeku. Brianna memejamkan matanya dengan tak berdaya sebelum perlahan menoleh pada Lionel yang tak bergerak dengan diaper yang tersangkut di kepalanya. “Lho? Ada apa ini?” tanya Leon yang berjalan memasuki ruangan. Bergantian memandang anak kembarnya, mengamati selama beberapa detik sebelum mengetahui bahwa mereka sedang bertengkar. Brianna yang tadinya datang untuk bersantai dan bermain dengan mereka mendadak dibuat ‘darah tinggi’. “Kenapa kalian lempar-lemparan diaper-nya adik?” tanya
Brianna membuka mata dan melihat dirinya yang terbaring di atas sofa ruang tamu hotel tempat mereka menginap. Tubuhnya ditutupi oleh selimut, tengah berbaring nyaman bersama dengan seorang pria yang juga sama tak mengenakan pakaian. Dinginnya ruangan menusuk dari segala penjuru, Brianna perlahan bangun dan melihat jam yang menunjukkan pukul satu dini hari. "Ahh ...." gumamnya seraya meraba tengkuknya. Ia baru saja tidur sekitar satu jam setelah 'pergulatan' yang panas di sofa ini. Ia bersama Leon, apalagi yang dapat mereka pikirkan jika tengah bersama dan diawali dengan saling menggoda. Di meja makan sebelumnya, Leon mengatakan akan menggigit siapapun yang membuat berantakan kamar dan Brianna menantangnya. Maka demikianlah semua terjadi. Bukan hidungnya yang digigit oleh Leon, tetapi bibirnya, telinga, leher bahu dan puncak merah muda di dadanya yang kini terasa kebas. Ia memungut pakaiannya yang ada di lantai, membawanya ke dalam kamar dan meninggalkan Leon sendirian di dalam s
“Ka-kalau untuk itu ... Nona Eva bisa menanyakannya langsung pada Daddy,” jawab Ricky seraya menekuk lututnya untuk berlutut.“Memangnya Uncle tidak bisa menjawab?”“Bisa, tapi Daddy lebih pandai loh ....”“Benarkah?”Ricky mengangguk banyak-banyak. “Benar. Nona Eva bisa melihat ‘kan kalau Daddy bisa membuat banyak bayi? Sebelumnya Nona bersama Kakak Lion, yang kemarin Adik Leiden dan Adik Cassa.”Evangeline terlihat mengerutkan alisnya, seperti sedang menimbang ucapan Ricky sebelum ia menoleh pada Leon yang duduk di samping Brianna setelah mengambilkan kue untuknya.“Sepertinya Uncle Rick benar ....”Evangeline beranjak menuju pada Leon. Sementara Ricky mengembuskan napasnya dengan lega.“Hah ... selamat,” katanya. Ia selamat dari anak-anak cerdas Leon yang banyak ingin tahunya.Ia bangun dari berlututnya dan melihat sengitnya pandangan Leon dari kejauhan kala manik mereka bersirobok. Pria itu bersedekap seolah sedang mengatakan, ‘Ricky Nolan, apa yang kamu katakan pada anak gadisku?
Brianna menjatuhkan bibirnya pada milik Leon. Ciumannya mendapat balasan hingga ia tak kuasa menahan lenguhannya.“Eungh ….”Tangan besar Leon meraih pinggulnya, meremas dan menekan Brianna dalam dekapannya.Leon menariknya pergi dari tempat mereka berdiri semula.Brianna memiringkan kepala ke samp
RICKY NOLAN, THE WEIGHT ON MY SHOULDERS.....Gugusan mendung berarak mendekat, menaungi mereka yang berdiri di sekitar pusara. Pilihan orang menundukkan kepala sebagai penghormatan terakhir pada nama yang tertulis agung di sana dan pergi dari kefanaan dunia.Harlan Loy Ronan.Setelah prosesi usai,
Brianna melihat Leon yang mendengus hampir enggan. Pemuda itu selangkah maju saat Brianna menyilangkan kedua tangannya, melindungi bagian depan tubuhnya yang basah akibat disiram barusan. Beberapa siswa yang tadi mengejek Brianna tampak menundukkan kepala, mereka saling sikut, tidak mengantisipasi
## 5 tahun yang lalu. HARLAN LOY RONAN, THE DAY WHEN HE SAID GOODBYE .... Di dalam Roll Royce yang dikemudikan oleh Ricky, Harlan duduk di kursi penumpang bagian belakang. Matanya sesekali terpejam dengan tangan yang meremas dadanya. Saat pandangannya bertemu dengan manik Ricky yang ada di s












Selamat datang di dunia fiksi kami - Goodnovel. Jika Anda menyukai novel ini untuk menjelajahi dunia, menjadi penulis novel asli online untuk menambah penghasilan, bergabung dengan kami. Anda dapat membaca atau membuat berbagai jenis buku, seperti novel roman, bacaan epik, novel manusia serigala, novel fantasi, novel sejarah dan sebagainya yang berkualitas tinggi. Jika Anda seorang penulis, maka akan memperoleh banyak inspirasi untuk membuat karya yang lebih baik. Terlebih lagi, karya Anda menjadi lebih menarik dan disukai pembaca.
Ratings
reviewsMore