Beranda / Romansa / Istri Palsu Presdir / 288. Situasi Mencekam

Share

288. Situasi Mencekam

Penulis: Velmoria
last update Terakhir Diperbarui: 2026-01-12 21:06:19

Suara Ethan pecah karena panik. Tangannya meraba-raba dalam kegelapan, menyentuh wajah dan perut Ivy dengan gemetar untuk memastikan tidak ada luka.

“Katakan sesuatu, Sayang! Apa ada yang sakit?!”

“Uhuk! Uhuk!” Ivy terbatuk pelan, dadanya naik turun akibat syok. Punggungnya menempel pada pintu kayu, sementara tubuh besar Ethan mengurungnya sangat erat hingga ia bisa merasakan detak jantung suaminya yang menggila.

“Aku ... aku tidak apa-apa, Ethan. Aku baik-baik saja,” bisik Ivy terengah, mencengkeram kemeja Ethan sekuat tenaga. “Bayinya ... kurasa dia juga baik-baik saja. Aku tidak merasa sakit.”

Ethan mengembuskan napas panjang yang terdengar seperti raungan lega yang tertahan. Ia menyandarkan dahinya ke kening Ivy, napasnya masih memburu. “Demi Tuhan ... jangan bergerak. Tetaplah di bawahku, Ivy.”

Suara reruntuhan susulan masih terdengar samar di kejauhan.

Ivy mendongak, berusaha menenangkan diri. “Ethan, ada apa ini? Bangunan semegah ini tidak mungkin runtuh begitu saja, ‘kan?”

Eth
Lanjutkan membaca buku ini secara gratis
Pindai kode untuk mengunduh Aplikasi
Bab Terkunci

Bab terbaru

  • Istri Palsu Presdir   289. Pergilah, Sayang.

    Ethan meminta dengan suaranya yang parau. Ia tidak peduli pada luka-luka di tangannya sendiri, ia hanya fokus memindai setiap inci tubuh istrinya. “Apa ada yang sakit di perutmu? Katakan padaku!”Ivy menghirup udara segar Norwick dengan serakah, air matanya menetes bukan karena sakit, tapi karena melihat betapa hancurnya penampilan Ethan demi dirinya. “Aku baik-baik saja, Ethan ... bayinya kuat, dia baik-baik saja. Kau ... tanganmu ...”Ethan mengabaikan tangannya. Ia menarik Ivy ke dalam pelukannya, mendekap begitu erat seolah-olah jika ia melonggarkannya sedikit saja, Ivy akan menghilang. “Aku tidak apa-apa, Sayang. Selama kau dan bayi kita bernapas, aku tidak peduli pada hal lain.”Di kejauhan, mereka melihat Adrian keluar dari pintu samping sambil menggendong Isla yang tampak lemas.Pria itu segera mendekat ke tempat Ethan dan Ivy berada.“Isla!” Ivy menatap adiknya yang terlihat pucat dan bingung.“Kau baik? Kandunganmu?” Isla langsung memegangi lengan Ivy begitu dekapan Adrian p

  • Istri Palsu Presdir   288. Situasi Mencekam

    Suara Ethan pecah karena panik. Tangannya meraba-raba dalam kegelapan, menyentuh wajah dan perut Ivy dengan gemetar untuk memastikan tidak ada luka.“Katakan sesuatu, Sayang! Apa ada yang sakit?!”“Uhuk! Uhuk!” Ivy terbatuk pelan, dadanya naik turun akibat syok. Punggungnya menempel pada pintu kayu, sementara tubuh besar Ethan mengurungnya sangat erat hingga ia bisa merasakan detak jantung suaminya yang menggila.“Aku ... aku tidak apa-apa, Ethan. Aku baik-baik saja,” bisik Ivy terengah, mencengkeram kemeja Ethan sekuat tenaga. “Bayinya ... kurasa dia juga baik-baik saja. Aku tidak merasa sakit.”Ethan mengembuskan napas panjang yang terdengar seperti raungan lega yang tertahan. Ia menyandarkan dahinya ke kening Ivy, napasnya masih memburu. “Demi Tuhan ... jangan bergerak. Tetaplah di bawahku, Ivy.”Suara reruntuhan susulan masih terdengar samar di kejauhan.Ivy mendongak, berusaha menenangkan diri. “Ethan, ada apa ini? Bangunan semegah ini tidak mungkin runtuh begitu saja, ‘kan?”Eth

  • Istri Palsu Presdir   287. Boom!

    Ivy tersenyum tipis, sebuah senyum yang menunjukkan keberanian yang sempat ia bicarakan dengan Isla semalam. “Hanya duduk, Ethan. Tidak akan merusak suasana hatiku. Aku baik-baik saja.”Ada ragu dan enggan yang terlihat jelas dari bahasa tubuh Ethan. Ivy menyadari itu. Ia tahu suaminya lebih memilih dirinya, daripada sang ibu. Meski masih ada sisa rasa hormat Ethan terhadap Anastasia. Itulah yang Ivy ingin tetap Ethan pertahankan. Bagaimana pun, wanita itu adalah orang yang melahirkan Ethan.“Ayo, Sayang. Tidak apa-apa, sungguh.” Ivy menarik lengan suaminya yang akhirnya menuruti ajakannya.Begitu mereka duduk, ekspresi tanpa minat Anastasia berubah perlahan. Seperti ada binar ketertarikan di matanya, tapi rautnya datar, terutama saat tatapannya bertemu dengan Ivy.Ivy melirik suaminya. Ethan rupanya sedang menatap Anastasia sekilas. Tatapan yang langsung memberi isyarat agar tidak menimbulkan kekacauan. Sebegitu tidak nyamannya Ethan terhadap sang ibu, jika mereka bertiga berada dala

  • Istri Palsu Presdir   286. Aku Seperti Apa Sebelum Kau Datang

    Isla terkekeh pelan. Rasa penasaran Ivy, terasa sampai ke tempatnya berada. “Keberanianmu. Aku iri pada keberanianmu.”Ivy terdiam sejenak. Kata keberanian itu terasa berat di telinganya. Isla tidak tahu bahwa keberanian yang ia miliki sekarang adalah hasil dari luka-luka yang ia jahit sendiri selama bertahun-tahun. Atau mungkin, adik kembarnya tahu, tapi tetap menganggapnya kuat sehingga menggeser makna kuat itu menjadi ‘berani’ yang ditempa seiring waktu.“Keberanian bukan berarti kau tidak punya rasa takut, Isla,” sahut Ivy dengan nada lebih rendah, matanya menatap pantulan dirinya di jendela yang mulai menggelap. “Keberanian adalah saat kau tetap melangkah meski kakimu gemetar hebat. Dan lusa, kau akan melakukannya. Kau akan berdiri di samping Kairos, dan kau akan melihat mereka semua sebagai orang-orang yang tidak lagi bisa menyentuhmu.”Isla menghela napas pelan. “Aku harap begitu. Ivy, terima kasih sudah memeriksa daftar itu. Aku merasa lebih tenang sekarang.”“Sama-sama. Istir

  • Istri Palsu Presdir   285. Iri Padamu

    Wajah Ethan yang tadinya penuh sisa tawa langsung menegang. Seluruh otot tubuhnya mengeras dalam sekejap. Ia segera menarik dirinya sedikit menjauh untuk melihat wajah Ivy, matanya memindai dengan panik.“Apa? Sakit? Kaku?” Ethan bertanya dengan suara yang tiba-tiba parau karena cemas. Tangannya yang besar kini menangkup perut Ivy dengan gerakan protektif, seolah ingin melindungi isinya dari apa pun. “Katakan padaku, Ivy. Kutelepon dokter sekarang.”Ivy tetap memejamkan mata, namun sudut bibirnya mulai berkedut menahan senyum sekaligus sigap menahan suaminya. Ia bisa merasakan jantung Ethan berdegup sangat kencang di balik punggung yang ia peluk.“Rasanya ... seperti ada yang memanggil-manggil nama ayahnya dari dalam sini,” gumam Ivy pelan, nyaris berbisik dengan nada yang sangat serius. “Dia bilang ... ayahnya terlalu tampan sore ini, sampai-sampai ibunya tidak mau melepaskannya sama sekali.”Ethan mematung. Tangannya yang tadi gemetar karena panik mendadak berhenti bergerak. Ia mena

  • Istri Palsu Presdir   284. Aku Merasakan Sesuatu (21+)

    Masih bergairah begitu besar, Ivy membalas dengan mendaratkan bibir serta gigitannya di leher Ethan.Tidak terkejut, Ethan malah tertawa. Seakan ia sudah menduga akan mendapatkan sisi liar istrinya lagi dalam momen yang sama. “Masih ingin menghukumku, Sayang?” Sambil tangannya memainkan puting Ivy yang terus menegang.“Aaaah—mmh, aku tidak sedang menghukummu, aku sedang menandaimu,” balas Ivy sambil menggigit bibir bawahnya. “Ethan, hisap jari kakiku … lakukan semuanya. Aku ingin kau melakukan hal paling gila dan paling intim yang belum pernah kau lakukan pada siapa pun.”Permintaan Ivy yang tidak biasa itu justru membuat Ethan semakin terhibur. Ia sama sekali tidak merasa direndahkan. Justru sebaliknya, ia merasa sangat diinginkan.Ethan meraih kaki Ivy yang kecil, mengangkat, dan mulai mengecup jemari kaki istrinya satu per satu dengan penuh pengabdian, sesekali menyesapnya dengan cara yang membuat Ivy merinding kegirangan.Sambil terus memuja jari-jari kaki Ivy dengan hisapan dan j

Bab Lainnya
Jelajahi dan baca novel bagus secara gratis
Akses gratis ke berbagai novel bagus di aplikasi GoodNovel. Unduh buku yang kamu suka dan baca di mana saja & kapan saja.
Baca buku gratis di Aplikasi
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status