LOGINKini Valerie hanya bisa pasrah atas apa yang dia alami
"Valerie kamu sabar ya maafkan kami tidak bisa berbuat apa pun" ucap Freya sedih "Kalian tidak salah, ini semua karena darrel sialan itu yang membawa ku kembali ke sini" ucap Valerie "Aku sungguh membenci pria gila itu Valerie, ingin rasanya aku mencabik cabik nya" ucap Zoe kesal "Nona jika aku punya kekuatan aku akan menenggelamkan nya di laut" kesal Erine Mereka semua sangat marah apa lagi Valerie yang ingin sekali menghilang dari dunia itu Beberapa saat kemudian Valerie di panggil karena acara akan segera di mulai para tamu kerabat dan teman teman darrel pun sudah hadir di acara itu Beberapa kata sambutan pun sudah di lakukan dan memasuki acara inti saja Lalu Valerie pun di jemput oleh mama dan papa nya Valerie yang sudah cantik menggunakan gaun nikah yang membentuk badan nya memiliki ekor panjang dan menampakkan leher jenjang nya dan sudah menggunakan penutup kepala "Ayo sayang" ajak mama dan papa nya seakan tidak terjadi apa pun Valerie hanya diam membisu dan berharap ada ke ajaiban yang menolong nya Valerie dan kedua orang tua nya pun berjalan menuju altar pernikahan dan di sana darrel sudah menunggu nya saat sudah sampai darrel pun menyambut Valerie Dengan senyum indah dan membawa nya bersama nya untuk menghadap ke pastor Namun sebelum pastor itu berkata sudah terlebih dahulu datang seorang pria menggagalkan pernikahan itu "Tunggu pernikahan ini tidak boleh terjadi" ucap pria itu dengan lantang Sontak semua orang menatap pria asing itu yang berani menggagalkan pernikahan "Siapa pria itu" semua orang pun bertanya tanya "Apakah dia selingkuhan pengantin wanita" Beberapa beranggapan seperti itu Valerie pun menatap siapa pria itu dan tentu saja dia mengenali pria asing itu yang bahkan nama nya saja dia tidak ingat siapa Valerie menyipitkan mata nya mengapa pria itu sampai di sini dan dia juga menolong nya "Hei sialan siapa kamu apa hak mu menggagalkan pernikahanku" ucap darrel menghampiri pria itu "Kamu tidak bisa menikahi dia" ucap pria asing itu "Apa kamu tidak waras, aku harus memanggil Security untuk mengusir mu" marah darrel "Siapa pria itu Valerie " ucap mama nya menghampiri Valerie yang masi mematung Valerie hanya diam dan ketiga teman dekat Valerie pun menghampiri nya "Seperti nya tuhan berada di pihak mu" bisik Zoe Dengan langkah geram papa Valerie pun menghampiri darrel dan pria asing itu "Siapa kamu, mengapa kamu mengganggu acara pernikahan anak saya" ucap papa Valerie kesal "Oh paman kenalin saya Arsen Jacque Smith suami anak anda Valerie Abilene Jonhson" ucap pria asing itu yang tidak lain adalah Arsen "Apa suami, ternyata dia sudah menikah" bisik bisik tamu undangan itu "Apa maksud mu, suami bagaimana apakah kamu halu aku yang akan menjadi suami nya" kesal darrel yang menganggap pria asing ini sudah gila "Apa kau gila, sejak kapan kamu menikah dengan anak ku dan mengaku sebagai suami nya" kesal papa Valerie Mama dan ketiga sahabat Valerie pun terkejut "Apa ini val, sejak kapan kamu menikah Valerie" ucap mama nya menekan suaranya Namun lagi lagu Valerie hanya terdiam memandang pria asing yang sudah menjadi suaminya "Val, suaami" ucap ketiga nya tak percaya "Valerie kemari la" ucap arsen memanggil nya Lalu Valerie pun berjalan mendekati ketiga pria itu dan di perhatikan sama semua tamu yang hadir bahkan beberapa di antara mereka merekam kejadian itu "Maaf aku terlambat menjemput mu" ucap arsen kepada Valerie "Valerie apa maksudnya ini, kamu harus jelaskan kepada papa" teriak papa nya kesal dan malu "Valerie sudah pernah bilang ke papa kalau Valerie memiliki pilihan sendiri tapi papa tidak mempercayainya" ucap Valerie menangis "Lalu dengan begitu kamu menikah diam diam dengan pria asing ini" teriak papa Valerie "Kami sudah menikah dan sudah sah di mata hukum negara ku dan negara ini" jawab Arsen Mendengar itu darrel tertawa sinis "Paman aku yakin mereka bersekongkol untuk membatalkan pernikahan ini aku yakin Valerie membayar pria ini" ucap darrel tak percaya "Jika kalian sudah menikah mana bukti pernikahan kalian" ucap darrel lagi Lalu datang la edgar dan deanis membawa dokumen pernikahan mereka berdua yang dari paris dan dari Amerika "Baca la dengan seksama" ucap arsen santai Dengan cepat papa Valerie dan darrel pun membaca setiap bait dan menemukan ahwa dokumen itu asli dari negara masing masing "Dan kamu darrel apakah asisten mu tidak memberi tahu jika pengajuan kalian di tolak karena Valerie sudah menikah dengan ku" ucap arsen Lalu darrel pun melihat ke arah asisten nya Seperti minta jawaban "Maaf tuan, benar pengajuan itu di tolak" ucap asisten darrel Lalu arsen pun tersenyum tipis karena dia sudah menyiapkan segalanya "Valerie kamu benar benar membuat papa kecewa bercerai la dengan pria asing ini" ucap papa nya "Maaf paman pernikahan tidak semudah itu untuk bercerai apa lagi di negara saya tentu saja itu membutuhkan banyak alasan" ucap arsen menolak "Kamu sengaja kan ini pasti karangan kalian berdua, Valerie kamu pasti membayar pria ini kan dan merencanakan semua nya" ucap darrel yang masi tidak percaya "Apa kamu buta kamu tidak melihat bahwa itu asli aku sudah menikah dengan dia" ucap Valerie Semua orang sungguh tidak habis fikir endingnya akan menjadi seperti ini "Mama papa, maafkan Valerie ini la pilihan Valerie dan pria asing ini adalah suami Valerie maaf jika mengecewakan mama dan papa" ucap Valerie Lalu mengajak arsen untuk pergi meninggalkan tempat itu Semua orang hanya mematung dan masi tidak percaya akan hal ini Setelah mereka keluar hotel Valerie pun bertanya apakah suami nya itu membawa mobil "Apakah kamu membawa mobil" tanya Valerie "Tentu saja, ayo" ajak Arsen menuju mobil nya dan mereka pun meninggalkan hotel itu Di perjalanan mereka pun hanya diam membisu "Kemana kita akan pergi" tanya arsen "Emmm itu ke apartemen ku" ucap Valerie Lalu menunjukan maps kearah jalan menuju apartemen nya . Dan beberapa saat kemudian mereka pun sampai ke area apartemen elit di kota itu Lalu Valerie Dengan susah payah pun keluar dari mobil dan menuju unit nya Setelah sampai kedalam unit nya valeri langsung mengganti semua pakaian nya "Duduk la dulu , aku akan berganti pakaian" ucap Valerie dan meninggalkan arsen di ruang tamu Setelah selesai dengan aktivitas nya Valerie pun keluar dan mengambil minuman di kulkas nya memberikan kepada asen "Maaf aku membuat ke kacau an" ucap arsen tiba tiba "Tidak aku justru berterima kasih sama kamu, kalau kamu tidak datang tepat waktu mungkin aku sudah menikah dengan pria itu" ucap Valerie sedih "Tapi aku rasa mereka semua marah termasuk kedua orangtua kamu" ucap arsen "Papa dan mama sperti nya sudah gelap mata sehingga mereka semua tega melakukan itu kepada ku" ucap Valerie yang marah karena sikap orang tua nya. "Aku tidak menyangka jika kamu menepati janji untuk membantu ku menyelesaikan masalah ini" lanjut Valerie "Aku sudah berjanji dengan mu, tapi ini belum selesai kita harus menghadap kedua orang tua kamu" ucap arsen Mungkin masalah ini akan sedikit ribet karena papa dan mama Valerie pasti sangat marah dan malu.Amerika Zoe masuk kedalam ruangan CEO, disana ada wanita paru baya yang duduk di kursi nya"Maaf bi, apa bibi sibuk" tanya Zoe"Tidak zoe, ada apa" ucap wanita itu yang tidak lain adalah mama Valerie"Maaf sebelumnya bi, ntah kabar ini membuat bibi senang atau tidak yang jelas saya ingin memberi tahukan bahwa Valerie hamil bibi akan memiliki cucu" jelas zoeDia sengaja memberi tahu kabar ini karena dia ingin memperbaiki hubungan merekaDeg..."Apaa!! Valerie hamil" ucap mama Valerie terharu"Benar bi, kandungan nya baru masuk empat minggu saya harap bibi bisa bahagia mendengar kabar ini dan saya rasa Valerie juga merindukan bibi" ucap zoe"Baiklah kalau begitu saya Permisi dulu bi" ucap zoe yang langsung pergi meninggalkan tempat ituSedangkan mama Valerie masi syok dan dia juga bingung harus berbuat apa, rasa nya dia ingin sekali menemui putri nya ituDengan cepat mama nya bergegas meninggalkan rumah sakit menuju restoran suami nyaDia sungguh tidak sabar ingin mengajak suami nya it
Beberapa hari kemudian Valerie sudah di perbolehkan pulang dan mereka juga sudah mengecek keadaan janin nya yang berkembang dengan baik walaupun Valerie masi suka mual di pagi hari namun itu wajar terjadi pada ibu hamil.Sesampainya di mansion mereka menyambut Valerie Dengan hangat seperti ada kebahagian yang hadir di tengah tengah mereka dan itu tentu saja membuat Valerie sangat bahagiaApa lagi mertua nya yang sangat exited menunggu menantu nya pulang.Valerie sudah berada di kamar nya dan di sana dia di kelilingi oleh Arsen dan mertua nya"Kamu sudah baik baik saja sayang" tanya mama nya"Sudah ma, Valerie sudah jauh lebih baik" ucap Valerie"Syukurlah, kalian harus menjaga calon cucu mama ini ya dan ingat kamu harus menjaga kesehatan sayang" ucap mama Arsen"Baiklah ma, Valerie akan menjaga nya dengan baik" ucap ValerieArsen pun melihat Valerie dengan lembut"Tidak hanya kamu tapi kita" ucap nya begituMama dan papa nya tentu sangat bahagia karena putra mereka sudah dewasa dan be
Keesokan hari nya di pagi buta Valerie sudah di bangun kan dengan mual nya yang tidak tertahan Arsen yang mendengar itu pun langsung bangun dan menghampiri Valerie yang berada di kamar mandiHueekkk...hueekk...hueekkk"Valerie kamu kenapa" tanya arsen yang masi memijat tengkuk nya"Ahh aku sungguh mual, hueekkk...hueekkk...Arsen pun mulai khawatir karena istri nya selalu saja muntah dan mualBeberapa saat kemudian Valerie selesai dia pun cukup lemas dan lesu seperti kehabisan tenagaArsen pun dengan sigap merawat nya, saat Valerie sudah berbaring di ranjang lagi Arsen pun berpamitan untuk keluar sebentar untuk mencari dokter untuk menanyakan keadaan Valerie"Sebentar ya aku mencari dokter, jika mereka tidak bisa menyembuhkan kamu aku akan membawa mu keluar negeri untuk mendapatkan yang terbaik" ucap Arsen kesal yang melihat istri nya bolak balik ke toiletValerie mengangguk, dia cukup lemas saat iniArsen pun keluar dari ruangan itu dan mencari Eiden ke ruangan nya, sesampainya di sa
Tentu saja orang tua Arsen dan kedua sahabat nya Lalu Erica pun ikut khawatir saat mendengar Valerie berada di rumah sakit"Arsen bagaimana keadaan Valerie apa yang terjadi" ucap mama nya setelah sampai di ruangan itu dan tentu nya sangat khawatirValerie saat ini sudah di pindahkan ke ruangan VVIP"ah itu ma Valerie, Valerie jatuh dari kamar mandi jadi Arsen membawa nya ke rumah sakit tapi sekarang sudah membaik " ucap ArsenDia tidak ingin memberitahu keluarga nya terlebih dahulu atas apa yang di lakukan Erine Kepada Valerie saat ini"Apaa!! Kenapa bisa kamu si tidak bisa menjaga istri mu dengan baik" kesal mama nya"Maaf ma" ucap Arsen"Maaf tuan apakah saya bisa melihat nona" ucap Erica khawatir"Valerie lagi istirahat kalian bisa melihat nya sebentar " ucap Arsendengan cepat mereka masuk dan melihat keadaan Valerie yang masi tidak sadarkan diri karena obat pemenang yang di berikan dokter"Ma pa, Valerie hamil" ucap Arsen tiba tiba"Apaa!!" Ucap semua orang syok"Jangan keras ker
Waktu yang di tunggu tunggu pun tiba Valerie berhasil membuka butik baru nya itu dengan lancar di sana banyak para calon pembeli yang menghadiri grand opening tersebut.Setelah acara gunting pita para calon pembeli pun di persilahkan masuk di sana beberapa artis juga di undang"Nona ini sangat ramai" bisik Erica kepada Valerie"Aku juga tidak ekspek akan seramai ini" jawab Valerie"Semoga mereka menyukai barang kita nona" lanjut Erica yang melihat sekeliling"Selamat ya sayang, mama bangga sama kamu" ucap kedua mertua nya Valerie yang menghampiri menantu nya itu"Terimakasih ma, ini semua atas dukungan mama dan papa" ucap Valerie"Tidak sayang ini karna karya kamu sangat bagus benar kan pa" puji mama nya lagi"Iya ini karena kamu yang sangat luar biasa" lanjut papa mertua nya"Terimakasih banyak ma pa" ucap Valerie senang"Baiklah sayang mama sama papa mau lihat lihat dulu" ucap mertua nya itu Lalu meninggalkan ValerieSaat kedua paru baya itu pergi teman Valerie pun datang"Valerie,
Setelah selesai dengan semua nya Edgar pun membawa Valerie menuju restoran kantor di sana Deanis dan Arsen sudah menunggu"Bagimana hasil nya" tanya Arsen"Bagus tuan saya rasa Valerie sangat berbakat" puji Edgar"Kamu terlalu berlebihan" ucap Valerie malu"Syukurlah" ucap ArsenLalu mereka pun makan siang bersama dengan damai, namun semua itu dapat perhatian dari para pegawai mengapa mereka tidak mengajak Erine dan siapa wanita asing ituBegitu la yang di fikirkan oleh beberapa orang yang kepolisianValerie sebenarnya sadar akan tatapan itu namun dia melihat Arsen yang tenang dia pun ikut tenang."Apa mereka makan siang bersama" kesal Erine yang mendapat laporan dari teman nya"Benar aku melihat mereka cukup akrab apa mereka berteman sejak dulu" tanya teman Erine"Tidak tidak, wanita itu warga asing dan aku juga tidak pernah tahu arsen memiliki teman wanita" ucap Erine"Lalu dia siapa, apakah dia calon pengganti mu" ledek teman nya"Sialan mana mungkin itu terjadi, aku harus memastik







