Share

Bab 1102

Author: Si Kecil Tangguh​
Di dalam hati, Andini masih berharap Haira bisa memiliki sedikit hati nurani. Setidaknya, melihat Putri Kecil yang masih begitu muda, semoga Haira masih mau berbelaskasihan padanya.

Namun siapa sangka, tiga hari kemudian, dia tetap menerima kabar bahwa Putri Kecil tiba-tiba jatuh pingsan dan tidak sadarkan diri.

Kali ini, yang datang ke Kediaman Pangeran Surya untuk menyampaikan pesan adalah Kasim Harko, orang kepercayaan Kaisar. Wajahnya penuh kegelisahan saat berkata, "Nona Andini, cepat ikut hamba masuk istana! Putri Kecil sudah sekarat!"

Tentu saja Andini segera mengikuti Kasim Harko masuk ke istana.

Putri Kecil telah dibawa masuk ke kamar tidur Kaisar dan terbaring di ranjang naga milik Kaisar. Di bawah ranjang naga itu, sudah ada barisan orang yang berlutut memenuhi ruangan. Para tabib dari balai kesehatan, para pelayan senior yang biasa merawat Putri Kecil, serta para dayang dan kasim yang bisa berhubungan dengannya sehari-hari, semuanya berlutut di sana.

Melihat pemandangan itu
Patuloy na basahin ang aklat na ito nang libre
I-scan ang code upang i-download ang App
Locked Chapter

Pinakabagong kabanata

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1389

    Namun, tatapan Andini malah terlihat sangat tegas. Dia menatap pintu batu yang dingin itu sambil menarik napas dalam-dalam, lalu tersenyum ke arah semua orang. "Kalau nggak dicoba, bagaimana kita tahu nggak bisa?"Tubuh Rangga mungkin tidak akan mampu menunggu datangnya bulan purnama berikutnya, sehingga Andini harus masuk ke wilayah terlarang itu.Saat itu, terdengar suara Surya perlahan-lahan dari samping. "Kalian tenang saja. Selama ada aku dan Pasukan Harimau di sini, aku akan pastikan keselamatan Andin."Begitu terdengar kata-kata itu, Kino dari Pasukan Harimau juga ikut menyahut, "Benar. Markas suku Tru saja pernah kami terobos. Aku nggak percaya wilayah terlarang ini bisa lebih kejam daripada gerombolan suku Tru itu."Darya juga ikut tertawa, "Kami bahkan berhasil kabur dari Penjara Air Hitam milik Keluarga Gutawa, wilayah terlarang kecil seperti ini nggak perlu ditakuti."Nada bicara Darya terdengar terlalu sombong, tetapi Andini tahu Darya sengaja berkata seperti itu untuk men

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1388

    Ganendra seolah-olah sudah memperkirakan pertanyaan itu akan muncul sejak awal. Ekspresinya tetap tenang, bahkan menampilkan sedikit kesan seolah-olah tidak tersinggung padahal Rangga sudah salah paham dengan tepat. Dia mundur selangkah dengan santai, lalu menghadap Rangga yang terbaring lemah di ranjang dan membungkuk untuk memberi hormat."Jenderal, terus terang saja, aku sudah lama mengagumi reputasi gemilang Jenderal di medan perang Negara Darsa. Keberanian dan kecerdikan strategi Jenderal sungguh membuatku kagum. Kali ini aku bisa menyelamatkan Jenderal, pertama-tama adalah untuk memenuhi rasa kagum pribadiku."Ganendra mengangkat kepala dan tatapannya yang membara memancarkan kesan ketulusan yang sengaja ditampilkan. "Kedua, aku juga berharap setelah tubuh Jenderal pulih, Jenderal bersedia menetap di Negara Tarbo dan mengabdi bagi negaraku. Dengan kemampuan Jenderal, aku yakin Jenderal pasti bisa mendapatkan jasa besar."Namun, mendengar semua itu, Rangga hanya bisa terlihat teta

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1387

    Ganendra sengaja berhenti sejenak, membiarkan suasana yang terasa berat itu menekan Rangga hingga nyaris kehabisan napas. Setelah itu, dia baru mengucapkan kata demi kata itu dengan jelas dan perlahan-lahan menancapkan kebohongan itu dalam-dalam ke dalam ingatan Rangga yang kosong."Aku tebak wanita dalam mimpi Jenderal Rangga itu pasti Andini. Dia itu sahabat masa kecilmu yang tumbuh bersamamu sejak kecil, tapi pada saat yang sama ...."Suara Ganendra tiba-tiba menjadi tajam dan menusuk hati Rangga dengan kejam. "Dia juga musuh yang sudah memusnahkan seluruh Keluarga Maheswara.""Musuh ... yang memusnahkan keluargaku?" gumam Rangga dengan mata yang membelalak, lalu menyipitkan matanya. Seolah-olah baru saja mendengar hal paling tidak masuk akal sekaligus mengerikan di dunia, wajahnya menjadi pucat pasi.Ganendra menjawab dengan suara yang terdengar tegas dan berwibawa, "Benar. Keluarga Maheswara adalah keluarga yang setia turun-temurun dan seluruh anggotanya adalah pahlawan. Karena di

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1386

    Namun, makin dikejar dengan tergesa-gesa, bayangan itu makin cepat memudar. Hingga akhirnya, sosok itu benar-benar lenyap di kedalaman kabut putus asa yang tak bertepi, hanya menyisakan gema samar-samar yang memilukan hati."Jangan pergi!"Rasa panik yang menyesakkan dan kehilangan yang begitu besar langsung mencengkeram Rangga. Dia meraung sambil tiba-tiba mengulurkan tangan ke depan untuk meraih dan tubuhnya berguncang hebat, lalu akhirnya berhasil melepaskan diri dari mimpi buruk yang dingin dan mencekik itu. Sepasang matanya pun tiba-tiba membelalak.Napas Rangga yang terengah-engah terdengar sangat jelas di kamar yang sunyi senyap itu. Keringat dingin telah membasahi pakaian dalam tipisnya dan menempel dingin di tubuhnya. Tatapannya yang tadinya kabur karena genangan air mata perlahan-lahan menjadi fokus.Namun, hal pertama yang dilihat Rangga adalah sosok berpakaian hitam pekat yang duduk tegak di sisi ranjang, yaitu Ganendra. Dia sedang menatap Rangga dalam diam dengan tatapan p

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1385

    Rambutnya yang basah oleh keringat menempel erat di pipi yang pucat. Bibirnya terkatup rapat membentuk garis lurus tanpa setitik warna darah. Dasar matanya dipenuhi urat merah yang mengerikan, sementara tatapannya terpaku mati-matian pada tubuh Rangga.Terlihat jari-jarinya bergerak secepat kilat, menjepit beberapa jarum perak, menusuk dengan presisi sempurna ke lebih dari sepuluh titik akupunktur di sekujur tubuh Rangga.Setiap kali satu jarum ditancapkan, kejang liar Rangga akan terhenti sesaat. Ujung jarum lalu bergetar hebat, mengeluarkan dengung halus tetapi tajam, seolah-olah tengah bertarung sengit melawan kekuatan dingin ekstrem yang telah meresap hingga sumsum tulang dan membekukan darah!Tiba-tiba, pupil Bahlil menyipit tajam! Dia melihat dengan jelas di bawah kulit, di sekitar beberapa jarum perak itu, pola racun dingin berwarna hijau kehitaman yang aneh justru merambat seperti makhluk hidup, memanjat sepanjang batang jarum dan melakukan serangan balik!Tanpa sedikit pun rag

  • Putri Pengganti Untuk Keluarga Adipati   Bab 1384

    Agos membungkuk dan masuk, memberi hormat dengan sungguh-sungguh kepada Ganendra. Namun, wajahnya sangat muram."Pangeran, Andini itu terlalu lancang! Berani-beraninya bersikap nggak hormat kepada Pangeran! Perlukah hamba mengutus orang untuk memberinya sedikit pelajaran supaya dia tahu batasan?"Nada suaranya menahan amarah. Jelas, dia belum pernah melihat ada orang yang berani berbicara seperti itu kepada Pangeran Kedua yang begitu mulia. Bahkan Braja, semasa hidupnya masih harus menjaga martabat Pangeran Kedua!Sorot mata Ganendra setajam pisau, seolah-olah menyayat Agos dengan satu lirikan dingin. Suaranya terdengar seperti pecahan es. "Pelajaran? Apa kamu sudah lupa di belakangnya ada Lembah Raja Obat?"Alis Agos berkerut, tampak agak meremehkan. "Hanya Lembah Raja Obat belaka ...."Belum sempat kata-katanya selesai, sebuah cangkir teh porselen melesat disertai embusan angin kencang dan menghantam keras lantai batu di samping kaki Agos! Prang!Suara retakan nyaring terdengar, peca

Higit pang Kabanata
Galugarin at basahin ang magagandang nobela
Libreng basahin ang magagandang nobela sa GoodNovel app. I-download ang mga librong gusto mo at basahin kahit saan at anumang oras.
Libreng basahin ang mga aklat sa app
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status