Share

Bab 9. Pertemuan Dua Orang dari Masa Lalu

“Apa kabarmu? Apakah hidupmu nyaman di luar negeri?” tanya Hendra kepada sesosok perempuan.

“Aku baik, dan juga hidup nyaman,” jawab perempuan itu sambil menyeruput kopi.

“Lantas, mengapa kau kembali ke Indonesia kalau kau lebih nyaman di luar negeri?”

“Nyaman saja tidak cukup, sayang. Aku perlu sesuatu yang lebih dari sekadar nyaman.”

“Sayang? Sungguh memuakkan. Tinggal di luar negeri rupanya tak mengubah karaktermu,” Hendra mendengus sinis.

“Manusia itu harus berpikir dan bertindak demi kemajuan. Sekarang aku sedang bertindak demi kemajuan hidupku?”

“Apalagi yang kurang dari hidumu? Anakmu tinggal di rumah mewah dan menjadi salah satu pewaris kerajaan perusahaan ayahnya sedangkan kamu cukup berfoya-foya tanpa memikirkan mendapatkan uang.”

“Hahaha, aku tidak mau kalau anakku menjadi salah  satu pewaris, aku mau ia menjadi satu

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status